Suami Misterius - Bab 17 Manusia dan Binatang Berbeda

Tiara cukup terkejut. Dia tidak melihat ada kemarahan sedikit pun dari Clara. Clara hanya tersenyum, seolah menganggap Tiara hanya bercanda saja.

Tiara merasa sangat frustrasi. Dia seperti melakukan serangan yang sia-sia.

Clara tidak memedulikannya, dia malah menatap mobil sport yang ada di belakang Tiara. Tak lama kemudian, pintu mobil itu terbuka dan keluarlah seorang pria yang mengenakan kacamata hitam dan jaket kulit berwarna hitam. Pria tersebut bersiul, ujung bibirnya naik seperti tawa seorang bajingan.

"Halo Nona, lama tidak berjumpa. Aku sangat kangen."

"Kakak Samuel, lama tak jumpa," balas Clara dengan senyum palsu di wajahnya.

Clara adalah mahasiswi tercantik di fakultasnya. Samuel terus mendekatinya selama dua tahun, tetapi Clara selalu mengabaikannya.

Untung saja hari ini dia mengenakan kacamata hitam. Kalau tidak, Clara akan merasa jijik melihat tatapan matanya yang penuh nafsu itu.

"Sam, kamu tidak ikut masuk denganku?" tanya Tiara dengan genit sambil menyandarkan tubuhnya pada Samuel.

"Dengar, masuk sendiri. Aku akan menunggumu di ranjang hotel malam nanti," balas Samuel dengan senyuman, tangannya masih meraba-raba tubuh Tiara.

"Menyebalkan!" kata Tiara sambil memukul dada Samuel dengan centil. Kemudian, dia berjalan masuk ke arah gedung pengajaran itu. Ketika melewati Clara, dia sengaja meliriknya dengan tatapan penuh kesombongan.

Clara sama sekali tidak tahu apa yang disombongkan oleh Tiara. Tiara hanya menggunakan tubuhnya untuk ditukar dengan sebuah kuota untuk masuk dalam daftar lulusan terbaik. Bagaimanapun juga, itu bukanlah kesepakatan yang menguntungkan.

Meskipun Samuel adalah putra dari rektor universitas, tetapi seperti yang semua orang tahu, dia seorang yang romantis dan suka berganti-ganti pasangan. Tidak mungkin dia menikah dengan Tiara.

Tiara tersenyum bangga sekarang, tetapi cepat atau lambat akan tiba saatnya dia menangis.

Clara hendak melangkah pergi, tetapi Samuel mengulurkan tangan dan menghalangi jalannya.

"Sudah begitu lama tak berjumpa, bagaimana kalau kita minum kopi sambil mengenang masa lalu?" ajak Samuel sambil melepas kacamata hitam dari wajahnya. Tatapan matanya yang penuh nafsu itu membuat Clara merasa tidak nyaman.

"Tidak perlu, aku masih ada urusan. Kita sepertinya juga tidak begitu akrab," jawab Clara dingin.

Ketika Samuel melihat sikap dingin Clara itu, raut wajahnya berubah, kemudian dia tertawa sinis, "Clara, jangan pura-pura tidak mau. Aku hanya memberimu satu kesempatan ini. Selama kamu bisa memuaskanku di atas ranjang, masalah tentang kuota lulusan terbaik itu bukan persoalan besar."

Samuel mengambil kartu kamar hotel dari sakunya dan menaruhnya di tangan Clara. "Aku tidak pernah menggunakan kondom ketika bermain dengan wanita. Kalau kamu hamil dan melahirkan anak bagiku, bukan tidak mungkin aku akan menikahimu. Aku bukan orang yang tak bertanggung jawab."

Clara mendengar suara tawa Samuel yang penuh nafsu itu. Dia bermain-main dengan kartu kamar di tangannya dan tertawa sinis.

"Kak, kamu belajar biologi di SMA, kan. Nah, kamu seharusnya tahu kalau spesies yang berbeda tidak bisa berhubungan badan, kalaupun bisa, mereka juga tidak akan dapat menghasilkan keturunan yang subur.

Clara mengatakannya dengan wajah yang serius.

"Kacau sekali," jawab Samuel kebingungan.

"Sederhananya, ada perbedaan antara manusia dan binatang. Manusia dan binatang tidak dapat bersatu," kata Clara. Yang dimaksud 'manusia' oleh Clara adalah dirinya sendiri, sedangkan 'binatang' adalah untuk menunjuk Samuel. Kemudian, tanpa ragu dia melemparkan kartu kamar itu kepada Samuel dan membalikkan badan meninggalkannya.

"Bah, omong kosong apa lagi dari seorang wanita yang telah dipermainkan," kata Samuel sambil meludah. Kemudian, dia mengeluarkan ponselnya dan menghubungi sebuah nomor.

"Nyonya Santoso, aku sudah melakukan apa yang Nyonya perintahkan. Mengenai promosi ayahku……"

Novel Terkait

Pernikahan Tak Sempurna

Pernikahan Tak Sempurna

Azalea_
Percintaan
4 tahun yang lalu
The Richest man

The Richest man

Afraden
Perkotaan
5 tahun yang lalu
Ten Years

Ten Years

Vivian
Romantis
4 tahun yang lalu
Blooming at that time

Blooming at that time

White Rose
Percintaan
5 tahun yang lalu
Satan's CEO  Gentle Mask

Satan's CEO Gentle Mask

Rise
CEO
4 tahun yang lalu
Kamu Baik Banget

Kamu Baik Banget

Jeselin Velani
Merayu Gadis
4 tahun yang lalu
Awesome Guy

Awesome Guy

Robin
Perkotaan
4 tahun yang lalu
His Soft Side

His Soft Side

Rise
CEO
5 tahun yang lalu