Hanya Kamu Hidupku - BAB 18 Pernyataan Cinta Yang Begitu Tiba-Tiba

Wanita itu menikah tidak sampai setengah tahun, sudah melahirkan seorang putra untuk Kimho .

Ini artinya apa?

Ini membuktikan ketika ibu Pani sedang menghadapi penyakitnya, Kimho sudah berhubungan dengan wanita itu bahkan wanita itu sudah mengandung.

Anak yang didapatkan dari wanita yang dicintai dibandingkan dengan Pani yang merupakan anak dari wanita yang tidak dicintainya, bisa dianggap sepenting apa.

Ayahnya saja sama sekali tidak mempedulikan putrinya ini, apalagi wanita yang dinikahi ayahnya itu.

Ellen sungguh iba pada Pani, ia menggenggam tangan Pani yang sedang membereskan lembar soal latihan.

Pani tercengang, ia menatap Ellen dengan tatapan bingung.

Ketika melihat rasa iba di matanya, mata Pani langsung berbinar-binar, ia mengangkat dagunya, tersenyum : “Menatapku dengan begitu dalam, kamu berniat membantuku mengerjakan semua soal latihan ini?”

Ellen melihat wajah Pani yang begitu santai, hatinya berseru, namun ia malah mengangkat alisnya sambil berkata, “Ngarep!”

“Cih~”

Pani melambaikan tangan.

……

Sore sepulang sekolah, Pani segera pergi ke tempat ia bekerja part time, sehingga ia tidak menunggu Ellen, begitu bubar sekolah langsung pergi.

Ellen menggendong tasnya berjalan keluar kelas sambil menunduk.

Sepasang kaki yang panjang dan jenjang muncul dihadapannya.

Ellen sempat tercengang, ia mengangkat kepalanya perlahan dan melihat, itu, Bintang.

Ellen melihat wajahnya yang hangat dan tampan, senyum kecil tersungging di bibirnya.

Akhir-akhir ini dia lumayan sering bertemu dengannya!

Bintang menggendong tas di satu bahunya, tubuh dengan tinggi 180 berdiri di depan Ellen yang hanya 160 terlihat berjarak 1 kepala tingginya.

“Kamu… ada urusan?” Ellen bertanya.

“….em.” wajah Bintang tiba-tiba menjadi merah, terlihat sangat imut.

Ellen mengetatkan bibir dan menatapnya, bertanya melalui tatapan mata.

Bintang terus mengambil nafas dan menghembuskannya melalui mulutnya, terlihat sangat tegang.

Ellen juga kebingungan, “Kamu…….”

“Ini….” Bintang menggigit bibir, wajahnya yang tampan menoleh kebelakang lalu mengeluarkan sebuah kotak hadiah yang indah, kedua matanya yang jernih terlihat tegang dan tidak henti menatap lalu menunduk melihat wajah Ellen .

Ellen terkejut, bertanya dengan heran : “Apa ini?”

“Hadiah.” Bintang berkata dengan suara lirih, lalu menyodorkan kotak hadiah itu kehadapan Ellen, terlihat seperti mengutarakan kalaupun ia menolak, ia akan tetap menyodorkannya.

Heee….

Ellen menggigit bibir bawahnya, tangannya menggenggam tali tasnya dengan erat, ia menatapnya sambil berkata pelan, “Kenapa kamu tiba-tiba memberikan hadiah padaku?”

Wajah Bintang merah sampai hampir bisa saingan dengan matahari, suaranya bahkan lebih kecil dari Ellen, “Kamu, mau tidak jadi pacarku?”

“……..”

Meskipun suaranya kecil, namun Ellen bisa mendengarnya.

Jantungnya tiba-tiba berdegup kencang, wajah Ellen sangat merah, matanya yang indah dan berkilau menatap Bintang, ia tercengang sepenuhnya tanpa bisa bereaksi apapun lagi.

Tidak mendengar jawaban darinya, Bintang mengetatkan bibirnya, ia menatap Ellen dengan dalam, “Aku menyukaimu. Maukah kamu jadi pacarku?”

Dia bilang, menyukainya………..

Wajah Ellen merah sampai ke leher, ungkapan perasaan ini boleh tidak jangan terlalu tiba-tiba?

Setelah beberapa saat lamanya, Ellen menarik nafas panjang, menatap Bintang sambil berkata, “Maaf, aku…….”

Merasa Ellen seperti ingin menolaknya, Bintang langsung memotong ucapannya, “Kamu boleh tidak menjawab sekarang, aku akan memberikanmu waktu untuk mempertimbangkannya, aku, akan menunggumu.”

Bintang menatap Ellen dengan hangat, “Ok?”

Ellen melihatnya tegang sampai keringat memenuhi keningnya, ucapan yang disiapkan untuk menolaknya mendadak hanya berputar di kerongkongannya, lalu kembali kedalam perutnya.

Dia tidak mengatakan apapun, hanya mengulurkan tangan menerima hadiah di tangan Bintang.

Melihat Ellen menerima hadiahnya, Bintang sempat tercengang satu detik, lalu detik berikutnya, detak jantung yang begitu keras dan cepat langsung menyerbu dadanya.

Novel Terkait

The Revival of the King

The Revival of the King

Shinta
Peperangan
5 tahun yang lalu
Air Mata Cinta

Air Mata Cinta

Bella Ciao
Keburu Nikah
6 tahun yang lalu
Craving For Your Love

Craving For Your Love

Elsa
Aristocratic
5 tahun yang lalu
Mr Lu, Let's Get Married!

Mr Lu, Let's Get Married!

Elsa
CEO
5 tahun yang lalu
Love Is A War Zone

Love Is A War Zone

Qing Qing
Balas Dendam
6 tahun yang lalu
Cinta Yang Berpaling

Cinta Yang Berpaling

Najokurata
Pertumbuhan
5 tahun yang lalu
Awesome Husband

Awesome Husband

Edison
Perkotaan
5 tahun yang lalu
The Serpent King Affection

The Serpent King Affection

Lexy
Misteri
6 tahun yang lalu