Bretta’s Diary - Bab 936 Manusia Serigala

Trace mengangguk-anggukkan kepala, "Iya, aku sudah memikirkannya, aku sudah mencari detektif pribadi, ia sudah sedang menyelidikinya, setelah semua buktinya terkumpul, aku akan bergerak."

Bretta mengangguk-angguk pertanda tidak kecewa pada keputusan Trace itu.

Terkadang, orang memang tidak boleh terlalu berbaik hati, kalau menurut perkataan Bretta.

Tiap orang harus menanggung setiap resiko karena pilihannya sendiri, Ibu Trace telah berselingkuh dan itu sudah melanggar janji pernikahan mereka.

Selain berselingkuh, ia juga bekerjasama dengan selingkuhannya itu untuk mencelakakan suaminya, wanita seperti ini benar-benar tidak bisa dimaafkan.

Setelah pergi dari rumah Trace, Bretta dan Lexy pun pergi ke rumah Beatrice.

Dengar-dengar katanya Beatrice pingsan di lokasi syuting hari ini, lalu ia merengek-rengek meminta pulang, tidak mau pergi ke rumah sakit.

Bretta dan Lexy tidak sempat bertanya panjang lebar, mereka langsung membawa mobil dan menuju ke sana.

Beatrice sedang barbering di atas sofa ruang tamunya di rumah besarnya itu, ia tampak sangat lemah.

Di dalam rumah itu hanya ada dirinya sendiri, tidak ada manager dan asistennya.

"Ada apa? Bukankah hanya karena diputuskan oleh Bruce saja, kejar saja kembali."

Lexy merasa, kedua orang ini tak akan bertengkar lama, bagaimanapun mereka berdua saling mencintai.

Beatrice tak berkata apa-apa, malah menutupi wajahnya dengan kipas lipat, pertanda yang sangat buruk.

Hanya orang meninggal yang menutupi wajahnya seperti itu, Bretta sangat tidak suka akan hal-hal seperti ini, dengan kesal ia langsung berjalan ke arah Beatrice dan membuang kipas di wajah Beatrice ke lantai.

Setelah itu, barulah Beatrice membuka matanya, "Bretta, tendang aku sampai mati saja."

"Akun juga mau, tapi aku tidak mau melanggar hukum." Bretta menatapnya dengan dingin.

"Aku sudah tidak ingin hidup lagi."

"Hanya karena putus cinta saja?" kata Bretta kesal.

"Bukan, apa kau tahu dia sejahat apa....... Dia...... Bisa-bisanya dia...... Akan bertunangan dengan orang lain...... Huhuhu."

Lalu, Beatrice pun menangis tersedu-sedu lagi, jari-jari tangannya yang panjang menutupi wajah sedihnya itu.

Bretta dan Lexy pun saling bertatapan setelah mendengarnya, mereka merasa sedikit terkejut.

"Jangan menangis dulu, katakan dengan jelas, Bruce akan bertunangan dengan siapa?" kata Lexy sambil menarik tubuh Lexy berdiri dari sofa.

Sambil menangis Beatrice berkata, "Kalian semua pasti tidak tahu kan? Dia benar-benar merahasiakannya dengan baik...... Katanya teman kuliahnya dia. Wanita itu juga bukanlah putri emas dari keluarga ternama, ia hanya seorang guru biasa, sama seperti Bonnie, tapi ia adalah guru kimia SMA, rupanya...... juga biasa-biasa saja, tapi keluarga mereka sudah saling bertemu, katanya mereka akan segera bertunangan."

"Kau dengar semua ini dari siapa?" tanya Bretta.

"Dari berita-berita gossip ya?" tanya Lexy.

Beatrice menggeleng-gelengkan kepala, "Kalau berita yang menulisnya, aku pasti tidak akan khawatir...... Temanku yang mengatakannya, temanku itu kebetulan adalah tetangga dari wanita itu, ia juga merekam video untukku, pagi ini Bruce datang ke rumahnya bersama dengan kedua orang tuanya untuk makan sina di sana, huhuhu...... Tetangga-tetangga di perumahan itu sudah tahu semua, katanya dalam satu minggu ini mereka akan bertunangan."

Bretta: ......

Lexy: Ya sudah lah, Bruce itu benar-benar manusia serigala, kejam sekali.

Jujur saja, mereka berdua tidak tahu harus berkata apa, yang jelas Bruce pasti sudah sangat marcha, karena Hayden dan Graham sudah tidak bisa membujuknya lagi.

Belakangan ini, tidak ada seorang pun yang bisa menghubunginya, Beatrice sempat pergi ke tempatnya dan membuat onar, tapi tidak ada hasilnya.

Orang biasa pasti tidak akan bisa bertunangan dengan orang lain secepat ini, tapi pria Capricorn bisa.

Oleh karena itu, Bretta dan Lexy pun mempercayai ucapan Beatrice.

Lexy bingung, setelah menahan ucapannya beberapa saat, akhirnya ia berkata, "Dalam situasi seperti ini, kau hanya bisa membalasnya dengan menikah dengan Stephen Zhao."

Setelah mendengar perkataan Lexy, tangisan Beatrice bertambah parah.

Ia mengusap air matanya, lalu berkata, "Tapi aku tidak suka pada Stephen, aku suka pada pria brengsek itu."

Novel Terkait

Love and Trouble

Love and Trouble

Mimi Xu
Perkotaan
5 tahun yang lalu
The Comeback of My Ex-Wife

The Comeback of My Ex-Wife

Alina Queens
CEO
5 tahun yang lalu
Rahasia Seorang Menantu

Rahasia Seorang Menantu

Mike
Menjadi Kaya
5 tahun yang lalu
Cinta Dan Rahasia

Cinta Dan Rahasia

Jesslyn
Kesayangan
6 tahun yang lalu
Love at First Sight

Love at First Sight

Laura Vanessa
Percintaan
6 tahun yang lalu
Seberapa Sulit Mencintai

Seberapa Sulit Mencintai

Lisa
Pernikahan
5 tahun yang lalu
Menantu Luar Biasa Bangkrut

Menantu Luar Biasa Bangkrut

Menantu
5 tahun yang lalu
Waiting For Love

Waiting For Love

Snow
Pernikahan
6 tahun yang lalu