More Than Words - Bab 469 Hanya anak kecil yang akan mengerjakan soal pilihan berganda (1)

Mendengar perkataan dari pelaku utama tersebut, Asisten pribadi Zhang berjuang sekali lagi untuk bangkit dari lantai. Tetapi kali ini, baru saja dia naik setengah jalan, dia kembali jatuh ke lantai.

Dia merasa bahwa tubuhnya melemah dengan cepat, dan dia juga merasakan nafsu pembunuhan dari beberapa orang disekitarnya.

Dia tahu apa yang akan dia hadapi selanjutnya. Dia tidak takut dan tidak panik, melainkan bertanya dengan suara pelan : "Pukul berapa sekarang ?"

"Kenapa ?" Apakah Tuan Zhang ingin mengetahui kapan kamu meninggal ? Boleh juga....."

Suara orang yang berbicara di balik sound system itu terdengar menjijikan dan membuat orang merasa sangat tidak nyaman.

"Sekarang pukul 01:20 pagi waktu Thailand...."

Pukul 01:20 waktu Thailand berarti pukul 02:20 waktu China..... Jika dihitung, sekarang Direktur Han dan nyonya telah tiba di Maldives.

Dia sudah mengenal William Han selama bertahun-tahun, dia tidak pernah melanggar perintahnya, juga tidak pernah membuat keputusan tanpa seizinnya. Ini adalah pertama kalinya, dan mungkin akan menjadi yang terakhir kalinya.

Namun, jika dia harus mati, dia juga harus bertarung hingga mati. Dia tidak akan membiarkan dirinya mati begitu saja !

Memikirkan ini, Asisten pribadi Zhang sambil menahan sakit memasukkan tangannya ke dalam sakunya, dan mengeluarkan sebotol obat dari sakunya.

Ini adalah obat uji coba Warren Xie yang dikembangkan atas dasar Tuan muda kedua dalam sepuluh tahun terakhir... Menurut Warren Xie, setelah minum obat ini, dapat meningkatkan kekuatan manusia dalam sekejap..... Namun, Warren Xie mengatakan bahwa obat ini belum bisa dipastikan. Semua tikus mati setelah dia menguji obat ini ke beberapa tikus putih muda, jadi obat ini juga akan membahayakan nyawa manusia.

Tetapi tidak peduli seberapa bahayanya obat ini, Hadley Zhang yang tidak takut dengan kematian, bukankah juga tidak takut mati setelah meminum obat ini ?

Sambil berpikir, Hadley Zhang mengangkat tangannya dan langsung menuangkan obat itu ke dalam mulutnya.

Ketika asisten pribadi Zhang menelan semua obat ke dalam perutnya, terdengar lagi suara di balik sound system itu : "Laksanakan !"

Selesai "dia" suara orang yang berbicara dibalik sound system itu memerintah, pintu Bar tiba-tiba ditendang buka oleh seseorang.

William Han yang mengenakan jas, dengan aura kejam, melangkah besar masuk ke dalam Bar.

"Apa yang terjadi sekarang ini ?" Pertanyaan dari orang yang berbicara di balik sound system itu. Ketika William Han masuk semakin dalam ke Bar, "dia" melihat wajah William Han melalui kamera CCTV. Setelah melihat wajah William Han, dengan cepat "dia" berkata : "William Han ?"

Asisten pribadi Zhang yang mendengar nama "William Han" disebut itu, segera menoleh sambil menahan sakit dan menatap William Han.

Karena cedera serius, dia menatapnya dengan sedikit buram, dia melihatnya dengan sekuat tenaga hingga bisa melihat jelas William Han.

William Han mengabaikan orang-orang yang ada disekitarnya, dengan sikap dingin dan tatapan mata yang tajam, William Han berjalan ke arah asisten pribadi Zhang.

Sepatu kulit hitamnya menginjak lantai kayu dan mengeluarkan bunyi yang keras.

Ketika dia berjalan semakin dekat ke arahnya, asisten pribadi Zhang perlahan bereaksi bahwa orang yang datang itu benar-benar adalah Direktur Han----- William Han !

Bukankah dia seharusnya berada di Maldives ? Bagaimana dia bisa datang ke sini ?

Seiring dengan keraguan Asisten pribadi Zhang, suara orang yang berbicara di balik sound system itu kembali terdengar : "Haha, ini menarik, benar-benar sangat menarik. aku pikir rencanaku kali ini akan gagal begitu saja. Aku tidak menyangka direktur Han..... kamu sendiri yang mendatangiku !"

Novel Terkait

Don't say goodbye

Don't say goodbye

Dessy Putri
Percintaan
6 tahun yang lalu
Wonderful Son-in-Law

Wonderful Son-in-Law

Edrick
Menantu
5 tahun yang lalu
Loving Handsome

Loving Handsome

Glen Valora
Dimanja
5 tahun yang lalu
Cintaku Pada Presdir

Cintaku Pada Presdir

Ningsi
Romantis
5 tahun yang lalu
Love From Arrogant CEO

Love From Arrogant CEO

Melisa Stephanie
Dimanja
6 tahun yang lalu
Uangku Ya Milikku

Uangku Ya Milikku

Raditya Dika
Merayu Gadis
5 tahun yang lalu
Be Mine Lover Please

Be Mine Lover Please

Kate
Romantis
5 tahun yang lalu
My Lifetime

My Lifetime

Devina
Percintaan
5 tahun yang lalu