More Than Words - Bab 895 Aku adalah Suaminya (1)

Saat sampai di depan ruang gawat darurat, Michael Han pun dihalangi oleh para perawat: "Tuan, permisi apakah anda adalah keluarga dari wanita hamil ini?"

"Aku........" Michael Han yang ditanya pun terdiam.

Karena keadaan Grisellin Song yang sangat darurat, perawat itu tidak menyadari kejanggalan dari perkataan Michael Han yang terbata-bata, dan dengan cepat berkata: "Begini, keadaan ibu hamil ini sangat membahayakan, butuh tanda tangan dari keluarga untuk menjalankan operasi, apakah anda suaminya? Jika iya, silahkan ikuti saya, jika tidak, mungkin harus segera menghubungi sanak keluarga terdekat....."

Mendengar sampai sini, Michael Han tidak menunggu lanjutan perkataan perawat itu, dan kembali menelan kata "bukan" yang hampir dia ucapkam, dan menggantinya: "Iya, aku adalah.... suaminya."

"Semua yang terjadi kepadanya, semuanya akan saya tanggung, tolong kalian segera menjalankan operasi untuknya, terima kasih....."

Michael Han tidak tahu berapa banyak halaman yang dia tanda tangani, semua nya itu adalah bebrapa peringatan dan lembar operasi. Setelah menunggu dia selesai menandatanganinya, perawat itu mengambil lembaran itu, dan mengurus urusan belakangnya, Michael Han seorang diri menunggu di pintu ruang gawat darurat, dia melihat darah yang menempel di tubuhnya, ada kepanikan yang belum pernah terjadi di dalam hatinya.

....

Tidak peduli seberapa kuat Selena Xia meronta, tangan pria itu, masih juga menyentuh tubuhnya, walaupun masih dibatasi dengan kemejanya, tapi sentuhan seperti ini, masih juga membuatnya kehilangan kendali untuk bersuara.

Karena terus menghindar, pria itu pun tidak berhasil melepaskan kemejanya, tidak tahu apakah pria itu terlalu mendesak, atau karena tatapan dan cemooh orang-orang di sekitarnya yang menertawakannya, membuatnya ingin membuktikan diri, dia meraih kemeja Selena Xia dan menariknya dengan keras, dengan suara "sraakk", bahu putih Selena Xia pun terpampang.

Pria itu tidak sabar untuk menyentuh bahunya, kekuatannya tidak berkurang, dan pakaian Selena Xia pun terkoyak lebih banyak, area kulitnya yang terpampang pun semakin luas. Orang-orang di sekitar yang melihat tontonan itu, melihat kulit putih yang terpapar itu, ketertarikan di mata mereka serentak berubah menjadi sangat gembira.

Melihat wanita yang dibencinya di hadapan matanya sendiri, Fennya merasa sedikit malu, bibirnya membentuk sebuah senyum gila, dia menghentakan kaki palsunya, dan tertatih melangkah ke depan, dia melihat dengan congkak ke tubuh setengah telanjang Selena Xia, pakaiannya sudah dirusak hingga nyaris terlihat seperti tidak berpakaian, dengan bangga Fenny berkata: "Sudah lihat belum? Sekarang yang berkuasa atas nasibmu adalah aku..... bukankah kamu sangat takut? Kalau begitu memohonlah kepadaku...... berlututlah dan memohonlah kepadaku, mungkin aku akan membiarkanmu mati dengan cara yang tidak sekeji ini! Paling tidak, aku bisa mempertimbangkannya, untuk tidak membuatmu menjadi tontonan banyak orang saat sedang dipakai seseorang secara perlahan!"

Perkataan Fenny itu, membuat Selena Xia merasakan penghinaan yang begitu dalam, takut? Tentu saja dia takut, tapi semakin dia takut, juga tidak boleh menunjukkannya, dia mengatupkan bibir rapat-rapat, tidak membiarkan dirinya mengeluarkan suara yang lemah.

Sudah sampai di saat seperti ini, wanita ini ternyata masih bisa begitu angkuh?!

Fenny tidak tahu apakah sebenarnya dia iri dengan keteguhannya, atau cemburu, singkatnya dia ingin menghancurkan keanggunan yang dimiliki oleh Selena Xia yang tidak pernah dia miliki dalam hidupnya, "Baiklah, cukup berani, aku ingin lihat sampai dimana keberanianmu itu?!"

Sambil berkata, Fenny melirik ke arah pria lain yang ada di situ, dan pria itu pun segera menyerang mentergap Selena Xia.

Selena Xia yang diperlakukan seperti itu oleh Fenny, merasa begitu marah hingga tangannya pun mulai bergetar, saat dia menggerakkan bibir untuk memaki Fenny, tiba-tiba pintu pabrik itu ditendang terbuka oleh seseorang, suara "boom" mengiang dengan lantang di seluruh pabrik!

Novel Terkait

Memori Yang Telah Dilupakan

Memori Yang Telah Dilupakan

Lauren
Cerpen
6 tahun yang lalu
Kisah Si Dewa Perang

Kisah Si Dewa Perang

Daron Jay
Serangan Balik
5 tahun yang lalu
Perjalanan Cintaku

Perjalanan Cintaku

Hans
Direktur
5 tahun yang lalu
Istri ke-7

Istri ke-7

Sweety Girl
Percintaan
6 tahun yang lalu
Kamu Baik Banget

Kamu Baik Banget

Jeselin Velani
Merayu Gadis
5 tahun yang lalu
Angin Selatan Mewujudkan Impianku

Angin Selatan Mewujudkan Impianku

Jiang Muyan
Percintaan
6 tahun yang lalu
1001Malam bersama pramugari cantik

1001Malam bersama pramugari cantik

andrian wijaya
Merayu Gadis
6 tahun yang lalu
Meet By Chance

Meet By Chance

Lena Tan
Percintaan
5 tahun yang lalu