Cinta Di Balik Awan - Bab 90 Terbang Seperti Phoenix

Langkah terhenti didepan pintu emas, mendorong pintu, didepan jendela berdiri seseorang, tepatnya, seorang wanita.

Dilihat dari bayangan punggungnya, Kelly tidak memiliki kesan padanya.

“Halo, permisi apa kamu mencariku? “

Dia bertanya dengan tidak yakin, kedua matanya menatap lurus kedepan.

Wanita itu tidak balik badan, dengan anggun berdiri disana memancarkan ketidakpeduliannya.

“Halo, apa……“

“Aku mendengarnya, tidak perlu buang waktu untuk mengulangnya. “

Kesombongan yang dapat terlihat dari kedatangan yang tidak di undang, dan hal baik tak akan datang.

Wanita itu berjalan menghampirinya dengan tangan di dada, memandangnya dari atas ke bawah, matanya yang tajam penuh penghinaan.

“Kamu Kelly? “

Ambil napas dalam-dalam, dia tersenyum mengangguk: “Ya. “

“Kenal aku? “

Menggelengkan kepala: “tidak kenal. “

“Lihat baik-baik, kenal tidak? “

Kelly kesal dengan perintah ratu ini, Kelly paling benci orang lain berbicara dengannya dengan nada memerintah.

“Maaf, aku benar tidak kenal. “

Sebenarnya, alis dan rupanya sangat mirip seseorang, tapi tanpa sadar, dia tidak ingin menghubungkan kedua orang ini.

“Heh, kalau itu aku beritahu kamu aku siapa, dengan yang baik, namaku Mulan, kakak pertama Dion! “

Kalimat terakhir, di tekankan secara khusus.

Kelly menutup matanya, hatinya paling tidak suka menghadapi masalah verifikasi ini.

“Tahu kenapa aku mencarimu? “

“Tidak tahu“

Mulan tersenyum dingin: “tidak tahu? Benar tidak tahu atau pura-pura tidak tahu? “

“Kak, kalau ada hal langsung to the point saja. “

Dia menghela nafas, harus berhadapan dengan orang-orang seperti ini.

‘Kak’ itu panggilan yang bisa kamu panggil? Dia tersenyum mencibir: “jangan kira sudah hebat, merasa bisa terbang seperti phoenix. “

“Aku tidak pernah merasa begitu. “

Kelly merasa luar biasa, bisa bertemu dengan kakak kedua Dion, orang yang begitu baik, jujur dan santai, sedikitpun tidak berlagak seperti anak konglomerat, tapi kakak pertama didepan nya……

Ei, benar-benar buat orang tidak menyanjung.

“Aku tidak berpikir itu cara terbaik, karena sudah sekolah ke Zurich, meskipun punya sedikit otak, tapi, hanya punya otak saja tidak bisa, harus punya akhlak juga, adik keempat ku muda, ganteng, beberapa tahun ini tidak sedikit wanita disekitarnya, tapi pada akhirnya siapa yang tidak dicampakkan? Jangan bilang aku tidak mengingatkan mu, meskipun kamu cantik, juga tidak akan lebih beruntung dibanding dengan beberapa wanita itu. “

Tatapan mata simpatik Mulan menusuk hati Kelly, dia mengangkat dagunya dan berkata dengan keras kepala, “Terima kasih atas pengingatmu, tapi kamu terlalu khawatir, aku bukan wanita adikmu, dan tentu saja tidak akan ada akhir apa-apa. “

“Tidak mengaku? Aku bahkan bisa mencari sampai kesini, kamu kira aku tidak memahami faktanya terus bisa kemari? Aku Mulan dari dulu tidak pernah melakukan sesuatu yang tidak pasti. “

“Terus kamu mau nya apa? “

Dia sudah malas untuk menjelaskan apa pun, lagipula, masih ada satu bulan lagi sebelum dia lulus, saat itu semuanya akan berakhir.

“Gampang, jauhi adik keempatku, dan tunangan. “

“Atas dasar apa aku harus mendengarmu? “

“Kamu bisa tidak dengarkan aku, kecuali, kamu sudah buat persiapan untuk tidak lulus. “

Novel Terkait

Siswi Yang Lembut

Siswi Yang Lembut

Purn. Kenzi Kusyadi
Merayu Gadis
6 tahun yang lalu
Pergilah Suamiku

Pergilah Suamiku

Danis
Pertikaian
6 tahun yang lalu
Waiting For Love

Waiting For Love

Snow
Pernikahan
6 tahun yang lalu
The Richest man

The Richest man

Afraden
Perkotaan
6 tahun yang lalu
Istri Direktur Kemarilah

Istri Direktur Kemarilah

Helen
Romantis
6 tahun yang lalu
Jika bertemu lagi, aku akan melupakanmu

Jika bertemu lagi, aku akan melupakanmu

Summer
Romantis
6 tahun yang lalu
Menantu Luar Biasa Bangkrut

Menantu Luar Biasa Bangkrut

Menantu
6 tahun yang lalu
His Second Chance

His Second Chance

Derick Ho
Practice
6 tahun yang lalu