Si Menantu Buta - Bab 281 Hancurnya Fristy
Keesokannya ada berita yang sedang meledak di China , artis ternama Fristy dilaporkan ke polisi karena kasus narkoba dan sudah dibawa ke tempat penahanan di Kota Kimraden.
Begitu kasus Fristy memakai narkoba ini muncul di media , perhatian semua orang langsung tertuju di kasus ini . Semua orang lupa dengan Denny dan Kenny dan mulai memperhatikan berita tentang kasusnya Fristy .
Semua media yang memberitakan berita negatif tentang Denny dan Kenny , langsung menggantikannya dengan berita mengenai Fristy .
Banyak media swasta ingin membuat berita untuk memojokkan Denny dan Kenny untuk membuat beritanya menjadi trending . Melihat berita Fristy sudah ramai , media langsung menggantinya dengan kasusnya Fristy .
Berita tentang Fristy sangat menggemparkan .
Banyak fans yang sangat kecewa dengan Fristy sampai mereka rela menunggu di depan tempat penahanan dari pagi sampai malam , hanya demi untuk menunggu Fristy keluar dan memberi mereka penjelasan .
"Tidak disangka Fristy adalah orang seperti ini , dia terlihat sangat polos dan kemampuan aktingnya juga bagus , tapi diam-diam ternyata memakai narkoba ."
"Uang kita ternyata dihamburkan untuk narkoba , orang yang seperti ini tidak layak untuk disukai ."
Banyak orang yang kecewa dan mencaci maki Fristy .
Bahkan ada media yang membahas Fristy dan Tuan muda Ning di berbagai forum hiburan .
Masalah tentang Denny dan Kenny sudah berlalu , mereka sudah dilupakan oleh orang-orang .
Di periode waktu ini Denny dan Kenny berhasil mendapatkan dana segar dan harga saham Perusahaan Fintech Culture Neo dan Perusahaan Long Ming Teknologi kembali naik .
Selama beberapa periode waktu ini , kekayaan Denny dan Kenny mengalami kerugian yang cukup banyak , bagi mereka uang yang dikeluarkan menyewa orang untuk bertarung dan membayar biaya pengobatannya mereka tidaklah seberapa , tapi yang hilang adalah saham senilai triliunan rupiah .
Kenny mendapat kerugian yang berat dan Denny juga mengalami kerugian yang cukup banyak . Setelah dia membeli perusahaan yang dimiliki Empat keluarga besar di kota Kimraden , sekarang dia hanya memiliki sedikit uang di tangannya dan semuanya berasal dari sektor industri , setelah mendapatkan suntikan modal baru ini , Perusahaan Fintech Culture Neo yang awalnya dengan aset 600 Triliunan Rupiah hanya tinggal menjadi 120 Triliun Rupiah dengan aset negatif.
Bisnis memang seperti ini , ada pasang surut .
Dia bisa mendapatkan Triliunan rupiah dalam semalam tapi dia juga bisa berhutang triliunan dalam semalam .
Fristy menghabiskan tujuh hari di tempat penahanan .
Setelah dia keluar dari pusat penahanan , dia melihat para fansnya berkumpul di depan pintu untuk bertanya dan media massa yang ingin mewawancarainya dengan sorotan lampu yang banyak , dia cepat-cepat menutup wajahnya dan menundukkan kepalanya lalu masuk ke dalam mobil .
Sore hari , di Kota Lemuria .
Setelah Kenny selesai bernegosiasi tentang urusan bisnis dengan beberapa tamu dari luar negri , dia tersenyum jahat lalu merangkul perempuan cantik sambil berjalan keluar dari perusahaan dengan para bawahannya .
"Kenny !" Teriak Fristy ke arah Kenny dengan kemarahan dan langsung menamparnya wajahnya .
Fristy dengan marah dan mata yang melotot melihat Kenny .
"Kamu yang melaporkanku kan ? Kamu yang lapor aku pakai narkoba kan ? Sialan , padahal aku sudah begitu baik denganmu , tapi kamu ternyata mengkhianati aku !?"
"Tuan muda Kenny ." Wajah Widji memucat dan dengan ngeri melihat Kenny .
Semua orang terkejut melihat apa yang terjadi antara Fristy dengan Kenny .
Kenny dikejutkan dengan tamparan yang tiba-tiba dari Fristy lalu dia menyentuh wajahnya yang terasa mati rasa , tamparan ini membuat Kenny menjadi marah .
"Brengsek !" Kenny menamparnya balik sampai Fristy langsung terjatuh di lantai .
"Kenny , beraninya kamu memukulku !" Kata Fristy dengan marah dan sambil kesakitan , dia bangkit dan ingin membalas Kenny .
"Sialan ." Kenny menendang keras Fristy sampai terlempar .
Sekelompok paparazzi muncul dan menunggu kesempatan untuk mengambil foto Kenny dan Fristy .
"Sialan , kalau dia pingsan aku akan dapat masalah , Denny sudah tidak cari masalah lagi tapi masih ada orang-orang ini yang menganggu aku ."Kejadian ini membuat Kenny ketakutan , dia dengan cepat memerintahkan bawahannya untuk mengambil kamera paparazzi.
Fristy ditendang sampai muntah darah , tendangan ini membuat dia berbaring kesakitan di lantai.
"Tuan muda Kenny , Anda tenang saja ." Kata wanita cantik dengan lembutnya sambil mengelus dadanya Kenny .
"Kenny , kamu benar-benar bukan manusia , aku telah melakukan begitu banyak hal untukmu , tapi ternyata kamu berani memukulku . Kamu sepertinya sudah lupa hubungan ku dengan Tuan muda Ning ? Aku adalah orang yang diangkat oleh Tuan muda Ning , kamu berani memperlakukanku seperti ini , dia pasti tidak akan melepaskanmu . " Kata Fristy sambil menatap Kenny dengan penuh kebencian.
Kenny mengeluarkan sebatang rokok lalu menyalakannya , dia pergi ke arah Fristy dan berjongkok , dia melihat Fristy dengan senyumannya yang jahat .
"Dasar binatang!" Kata Fristy sambil mencoba menampar wajah Kenny .
Demi menjadi terkenal , demi mendapatkan uang dan demi mengamankan posisi di dunia hiburan , dia sudah mengkonsumsi obat penurun berat badan dan berbagai obat kecantikan untuk waktu yang lama dan tubuhnya sudah rusak . Dia berada di pusat penahanan selama 7 hari dan dia mengalami tekanan mental .
"Wanita murahan ." Kenny menampar Fristy sampai ke lantai lagi.
Kemudian dia menjambak rambut Fristy lalu dia pelan-pelan mengolesi abu rokok di wajahnya yang putih dan senyumannya yang jahat terlihat di wajahnya .
"Kenny , apa yang mau kamu lakukan lagi ? “ Kata Fristy dengan wajah yang ketakutan .
"Aku dan Denny sudah perang habis-habisan , media terus memberitakan tentang aku , semua orang menjadi tahu tentang aku . Demi menjadi penerus Keluarga Long , aku mengirim adik perempuanku ke Amerika selatan dan aku mematahkan kakak sulung saya , membuat Bibi marah , menyewa orang untuk menabrak mati pamanku , semua masalah ini sudah muncul di permukaan , aku melihatnya sendiri rasanya memalukan sekali ."
"Kamu seorang Artis , kamu begitu terkenal dan dicintai oleh begitu banyak orang , keberadaanmu hanyalah untuk membuat para laki-laki senang , kalau sudah ada masalah untuk apa dan demi apa melindungimu ? Sekarang Perusahaanku Rahadja Tekno sedang cuci gudang , aku akan menjualmu lagi biar bisa terkenal lagi , kamu harusnya berterima kasih kepada aku , herannya kenapa kamu memukul aku ? Selain itu ide ini bukan dari aku , tapi ide dari Denny , kalau kamu mau cari pelakunya cari dia " Kata Denny sambil tertawa jahat .
"Sebenarnya orang yang paling jahat adalah Denny dan empat tahun yang lalu kami bersumpah , aku adalah bosnya , Bagaimana mungkin dia menjadi bosku ?"
"Kamu tidak perlu mengandalkan Tuan muda Ning lagi . Kali ini kamu yang menjadi perisainya sendiri , Tuan muda Ning juga setuju . Jangan bilang aku tidak memberi kamu kesempatan , Ini adalah tiket yang aku beli dengan dengan namaku sendiri . Katanya Denny punya acara sore hari ini , Kalau kamu pergi ke kota Kimraden hari ini , harusnya masih ada waktu untuk mencari dia . "
Kenny mengeluarkan tiket dari sakunya dan melemparkannya di depan wajahnya Fristy lalu dia sambil tertawa dan berjalan pergi dengan wanita cantik yang ada di sampingnya .
Mulut Fristy berdarah dan melihat tiket pesawat yang ada di tanah , dia mengepal erat-erat kedua tangannya .
Jam 5 sore , di kota Kimraden , Perusahaan Fintech Culture Neo.
Rapat Denny baru saja selesai , Tyas, Mario Yian , dan para Pimpinan Empat keluarga besar menunggu sekelompok orang keluar dari ruang rapat .
Baru saja keluar dari lift , dia melihat Fristy mendatanginya dengan memar di wajahnya , " Dasar brengsek ! Ternyata kamu yang merencanakan untuk melukaiku ."
Ketika Fristy datang , sekelompok paparazzi bergegas melihat ke arah Fristy dan Denny .
"Apakah kamu gila? Kamu baru saja pergi ke Kota Lemuria pagi tadi dan sore ini kamu ke kota Kimraden , apa kamu tidak capek ?" Kata Denny dengan terkejut lalu dia cepat-cepat melewati Fristy dan menyuruh penjaga keamanan untuk menghentikannya .
"Denny , akan kubunuh kamu !" Raung Fristy .
"Dasar gila , aku sudah malas menanggapimu ." Denny melihatnya tersenyum aneh sambil berjalan masuk ke dalam mobil Benz .
"Kamu sudah dibiarkan hidup , harusnya kamu sudah bersyukur ." Kata Yian sambil dengan tatapan yang dingin ke arahnya dari luar jendela mobil .
"Hidupnya begitu sengsara , bukankah lebih baik biarkan dia mati saja ?" Kata Denny sambil tertawa .
Ketika Fristy berlari ke arah Denny , sekelompok paparazzi dengan gilanya terus memotret Fristy.
Fristy sudah hancur total.
Dia adalah artis paling populer di Cina , semakin tinggi ia terbang , semakin sakit ia jatuh .
Dia dilaporkan oleh Kenny karena menggunakan narkoba , karirnya sudah hancur . Dia masih punya masalah lain lagi dengan Tuan muda Ning , Brigil dan Kenny . Dia benar-benar meruntuhkan hati para fansnya dan dia sekarang sudah seperti orang gila , bolak balik dari Kota kimraden dan kota Lemuria hanya untuk mencari Denny dan Kenny .
Denny tahu rasanya kesepian , dikucilkan , berdesak-desakan, dia merasakannya selama tiga tahun berturut-turut . Sekarang karir Fristy telah hancur , dia juga harus menanggung rasa sakit yang pernah dia alami karena dia sudah terlalu sombong di industri hiburan dan untuk ini dia harus diinjak-injak oleh musuh-musuhnya.
Membunuhnya hanya akan mengotori tangan saja , kenapa tidak biarkan dia hidup dengan sengsara saja .
Dia masih ingin Fristy bersama dengan Sumanto , Kalau Sumanto sudah keluar dari rumah sakit , dia akan langsung mengurus Fristy .
………………
Seperti yang dikatakan Denny, Fristy sudah sangat sengsara , dia sudah hancur , dia tidak akan bisa mendapatkan uang dari dunia hiburan lagi dan dia tidak mungkin bisa bersinar lagi seperti sebelumnya .
Ketika dia menghadapi Denny dan Kenny , dia baru menyadari kalau dirinya seperti debu di mata mereka . Dia hanya seorang bintang. Dia hanya seorang artis dan tidak akan bisa menyewa orang lain untuk balas dendam .
Dia tahu kalau dia sudah dimanfaati oleh Kenny dan dia juga baru tahu betapa mengerikannya Denny ketika marah . Sebuah rencana jahat yang membuatnya namanya hancur dan membuatnya menjadi musuhnya Kenny.
Dia sudah minum banyak sekali wine di bar , fansnya mengenalinya dan menunjuk-nunjuk ke arahnya saat dia sedang minum wine , lalu fansnya memfoto apa yang sedang dia lakukan .
Tapi Itu tidak masalah , dia masih punya uang senilai miliaran rupiah dan uang yang dia dapat adalah hasil kerjanya selama 7 tahun saat dia sedang naik daun .
Ketika dia mabuk berat dan kembali ke apartemennya dengan memakai sepatu bermerek hak tingginya , lalu dia berbaring di lantai sambil melihat kartu bank yang bewarna emas kehitaman .
Hanya dalam tujuh hari , dia sudah dari surga jatuh ke neraka dan dia merasa kalau hidup begitu menarik.
"Sekelompok penipu." Kata Fristy sambil tertawa gila dan di pikirannya terus muncul sosok Kenny, Sumanto , Denny, Tuan muda Ning dan Brigil .
Ketika dia teringat dengan Sumanto yang wajahnya dipukuli sampai berdarah oleh Kenny , pikiran pertamanya adalah ingin menyelamatkannya , tapi dia tidak bisa membantu dan dia hanya bisa berbaring di lantai sambil menangis .
Dia selalu tidak puas dan dia selalu berpikir kalau dia sendiri bisa menemukan yang lebih baik lagi , jika saat itu dia tidak mengkhianati Sumanto , dia tidak akan berakhir seperti ini.
Ada orang yang dengan pelan membobol pintu apartemennya.
Fristy menunjukkan kewaspadaan dari matanya , "Siapa ! ? “
Ada sosok yang dengan cepat membuka pintunya lalu bergegas ke arahnya , dia baru saja mau menelepon polisi tapi ponselnya sudah duluan disingkirkan .
"Tuan muda Kenny sudah bilang , kamu masih punya arti di dunia ini , kalau kamu sudah mati , kamu bisa di jadikan alat untuk menuntut Denny " Sosok itu dengan cepat menggenggam lengan Fristy dan menyuntikkan obat ke pembuluh darahnya .
Ketika sosok itu pergi , dia berbaring di tanah sambil tertawa kesakitan ....
Novel Terkait
Hanya Kamu Hidupku
RenataHalf a Heart
Romansa UniverseBeautiful Love
Stefen LeeCinta Tapi Diam-Diam
Rossie1001Malam bersama pramugari cantik
andrian wijayaLoving Handsome
Glen ValoraGadis Penghancur Hidupku Ternyata Jodohku
Rio SaputraSi Menantu Buta×
- Bab 1 Bisa Melihat Lagi
- Bab 2 Friska Ye
- Bab 3 Sopir Dito
- Bab 4 Apaneca Hotel
- Bab 5 Mangsa Empuk
- Bab 6 Memberi Sumanto Pelajaran
- Bab 7 Kerja Sama Berhasil
- Bab 8 Cemoohan Dimana Mana
- Bab 9 Ancaman Neysia
- Bab 10 Hiburan Dari Friska Ye
- Bab 11 Mobil Baru
- Bab 12 Kamar Dagang Keluarga Chen
- Bab 13 Ruang VIP
- Bab 14 Masalah Tempat Duduk
- Bab 15 Berani Membuat Masalah
- Bab 16 Matanya Sudah Sembuh
- Bab 17 Siapa Yang Memimpin
- Bab 18 Perwakilan Kota Harayu
- Bab 19 Kebetulan
- Bab 20 Datang Untuk Meminta Maaf
- Bab 21 Dua Hal
- Bab 22 Bertindak Melawan Kepentingan Sendiri
- Bab 23 Lingkaran Pertemanan
- Bab 24 Erika
- Bab 25 Orang Yang Mencemaskan
- Bab 26 Jalan-jalan Bersama Friska Ye
- Bab 27 Wanita Cantik Adalah Sumber Dari Sebuah Masalah
- Bab 28 Makan Malam Di Plaza
- Bab 29 Ejekan Gissel Chen
- Bab 30 Konferensi
- Bab 31 Tolong Bawa Aku Berjaya
- Bab 32 Perjanjian dengan Friska
- Bab 33 Bisnis Keluarga
- Bab 34 Enam Buah Pesanan
- Bab 35 Arahan Gissel Chen
- Bab 36 Kemarahan Sumanto
- Bab 37 Karakter Alami Denny
- Bab 38 Selera Pakaianmu sedikit kampungan
- Bab 39 Cerdik
- Bab 40 Perusahaan Chevron
- Bab 41 Bisnis 6 Miliar
- Bab 42 Nikita
- Bab 43 Semua Demi Dirimu
- Bab 44 Ketentuan Sepihak
- Bab 45 Kakak Sepupu Glen Ye
- Bab 46 Begitu Diinjak Itu Akan Berakhir
- Bab 47 Kemunculan Tuan Yusef
- Bab 48 Pahlawan Keluarga Ye
- Bab 49 Memberikan Pelajaran Kepada Tresky
- Bab 50 Tuan Yusef Menyerahkan Wewenangnya
- Bab 51 Telepon Dari Fidel
- Bab 52 Memanfaatkan Orang Untuk Membunuh
- Bab 53 Pembalasan Tresky
- Bab 54 Kenapa Bisa Kalian?
- Bab 55 Aku Akan Mengikuti Pertandingan Ini
- Bab 56 Tantangan Dari Mark
- Bab 57 Sekali Pukul Pasti KO
- Bab 58 Pertandingan Tinju yang Megah
- Bab 59 Satu Pukulan Mengalahkan Jerry
- Bab 60 Mereka
- Bab 61 Kios Kecil di Kota Kuliner
- Bab 62 Yian
- Bab 63 Buket Bunga Keluarga Ye
- Bab 64 Perusahaan Adirama
- Bab 65 Kakak Ipar Keluarga Ye
- Bab 66 Pertemuan Tender Perusahaan Adirama.
- Bab 67 Stabilitas
- Bab 68 Orang Hebat Yang Turun Tangan
- Bab 69 Hukuman
- Bab 70 Terimakasih
- Bab 71 Pencapaian Keluarga Ye
- Bab 72 Mengungkapkan Kebenaran
- Bab 73 Mencari Orang Membereskannya
- Bab 74 Fredy Turun Tangan
- Bab 75 Kekacauan
- Bab 76 Negosiasi
- Bab 77 Peringatan Tresky
- Bab 78 Laki Laki Parasit
- Bab 79 Cemoohan Terang Terangan
- Bab 80 Kekesalan Denny Wang
- Bab 81 Denny Wang VS Roy Li (1)
- Bab 82 Denny Wang VS Roy Li (2)
- Bab 83 Menghadapi Keburukan Orang Lain
- Bab 84 Roy yang Tidak Terkalahkan
- Bab 85 Friska Sakit
- Bab 86 Fidel Melarikan Diri
- Bab 87 Balasan Dendam dari Keluarga Li
- Bab 88 Mario
- Bab 89 Laporan Keuangan Yian
- Bab 90 Nona Kedua dari Keluarga Wang
- Bab 91 Perubahan Besar
- Bab 92 Mark VS Brian
- Bab 93 Mark VS Brian 2
- Bab 94 Denny Wang VS Mario
- Bab 95 Denny Wang VS Mario 2
- Bab 96 Bertarung Sendiri
- Bab 97 Situasi Yang Tak Terduga
- Bab 98 Terbakar dan Keyakinan
- Bab 99 Pertarungan Terakhir
- Bab 100 Mata Denny
- Bab 101 Kekuatan Yang Habis
- Bab 102 Pertandingan Terakhir
- Bab 103 Persahabatan Yang Tidak Tergoyahkan
- Bab 104 Percakapan Yang Tulus
- Bab 105 Ulang Tahun Nyonya Besar
- Bab 106 Kebencian Gissel Chen
- Bab 107 Nyonya Besar Keluarga Ye
- Bab 108 Hadiah Ulang Tahun
- Bab 109 Tamu Terhormat
- Bab 110 Gissel Tidak Puas
- Bab 111 Perlu Dikatakan
- Bab 112 Hadiah Dari Denny Wang
- Bab 113 Kepanikan Nyonya Besar
- Bab 114 Dome
- Bab 115 Merugi
- Bab 116 Merebut Kekuasaan
- Bab 117 Jujur Dan Tulus
- Bab 118 Agresif
- Bab 119 Undangan Brigitta
- Bab 120 Sulit untuk Menolak Kebaikanmu
- Bab 121 Bermain-main
- Bab 122 Curahan Hati Antar Guru dan Murid
- Bab 123 Lay yang Mencari Masalah
- Bab 124 Mario Beraksi
- Bab 125 Mario Beraksi 2
- Bab 126 Mario Beraksi 3
- Bab 127 Young K dan Mario
- Bab 128 Tidak Mempunyai Cara
- Bab 129 Pesta Amal
- Bab 130 Pesta Amal 2
- Bab 131 Pesta Besar
- Bab 132 Denny dan Jennie
- Bab 133 Tim Gissel
- Bab 134 Briggita dan Denny
- Bab 135 Ruangan Pribadi VIP
- Bab 136 Suka Nikita Atau Tidak
- Bab 137 Pertaruhan yang Kacau
- Bab 138 Pemikiran Friska Ye
- Bab 139 Tidak Sombong Dan Tidak Memaksa
- Bab 140 Kebenaran Sudah Dekat
- Bab 141 Seperti Ditusuk Ribuan Anak Panah
- Bab 142 Menyingkirkan Mata-Mata
- Bab 143 Pembukaan Pusat Kuliner
- Bab 144 Yian Merebut Bisnis
- Bab 145 Cemilan Yian
- Bab 146 Raditya
- Bab 147 Keluarga Yang merusak pasar
- Bab 148 Taruhan dengan Billy
- Bab 149 Lobster Mala
- Bab 150 Kekuatan asli Yian
- Bab 151 Gissel Menginginkan Uang
- Bab 152 Membuat Masalah Dari Belakang
- Bab 153 Friska Main Tangan
- Bab 154 Kemarahan Denny
- Bab 155 Kembali ke Kota Kimraden
- Bab 156 Pengorbanan Friska Ye
- Bab 157 Friska Ye Dan Alice
- Bab 158 Denny Wang Mengaku Salah
- Bab 159 Kekuasaan Glen Ye
- Bab 160 Partner Yang Baik
- Bab 161 Menghancurkan Jembatan Setelah Menyeberangi Jembatan
- Bab 162 Bekerja Sama Dengan Friska Ye
- Bab 163 Keuntungan Yang Dapat Dibagi
- Bab 164 Kenny
- Bab 165 70 Triliun
- Bab 166 Gissel Chen Kembali
- Bab 167 Denny Wang Menyerang
- Bab 168 Young K Mencari Masalah
- Bab 169 Mario Menyerang
- Bab 170 Menangkap Jennie Wang
- Bab 171 Tuan Denny Mencari Anda
- Bab 172 Jalan Tanpa Penyesalan
- Bab 173 Ketua Baru Keluarga Ye
- Bab 174 Teguran Dome
- Bab 175 Mengecualikan Teman Sebaya
- Bab 176 Masalah Andreas
- Bab 177 Jeremy
- Bab 178 Tinjuan maut
- Bab 179 Master di pertarungan
- Bab 180 Thom
- Bab 181 Masalah Perusahaan Olaf Kaylee
- Bab 182 Bernegosiasi Dengan Jennie Wang
- Bab 183 Kebencian Dan Tekad
- Bab 184 Mencuri Uang Bos
- Bab 185 Gerakan yang Membahayakan
- Bab 186 Ada Kabar Gembira
- Bab 187 Berteman Dengan Thom
- Bab 188 Perasaan Orang Biasa
- Bab 189 Keangkuhan
- Bab 190 Memaksa Brian Menerima Tantangan
- Bab 191 Taktik
- Bab 192 Penampilan Brian
- Bab 193 Lonceng Penyelamat
- Bab 194 Sarung Tinju Surai Kuda
- Bab 195 Jurus Antelope
- Bab 196 Memenangkan Pertandingan
- Bab 197 Memperkenalkan
- Bab 198 kunjungan Marta
- Bab 199 Zotye
- Bab 200 Pertemuan Tak Sengaja di Pusat Perbelanjaan
- Bab 201 Ibu Mertua Menyebabkan Kekacauan
- Bab 202 Perubahan Kekuasaan Perusahaan
- Bab 203 Penampilan Pertama Thom
- Bab 204 Ini adalah Pria Yang Bergantung Pada Wanita
- Bab 205 Thom Kalah
- Bab 206 Denny Wang dan Kenny
- Bab 207 Tentara Bayaran Serigala Salju
- Bab 208 Thom Berlutut
- Bab 209 Bonus Sebesar Dua Ratus Miliar
- Bab 210 Jacob dan Gissel Chen
- Bab 211 Tangkap Young K
- Bab 212 Tindakan Jacob
- Bab 213 Jacob dan Young K
- Bab 214 Thom Ketakutan
- Bab 215 Berunding dengan Kenny
- Bab 216 Membalas Budimu
- Bab 217 Undangan Keluarga Wang
- Bab 218 Terjadi Sesuatu Pada Fidel
- Bab 219 Keserakahan Gissel
- Bab 220 Permainan Kecil Tyas
- Bab 221 Wawancara
- Bab 222 Bertemu Tyas
- Bab 223 Thom cedera
- Bab 224 Biar kamu tahu siapa aku
- Bab 225 Loyalitas Tyas
- Bab 226 Rahasia Tyas
- Bab 227 Rahasia Tyas 2
- Bab 228 Pertemuan Keluarga
- Bab 229 Kemarahan Gissel
- Bab 230 Penjahat Munafik
- Bab 231 Nenek Bertindak
- Bab 232 Kekuatan Keluarga Wang
- Bab 233 Membawakan Masalah
- Bab 234 Bersedia Mati
- Bab 235 Mengusirmu
- Bab 236 Diusir Dari Rumah
- Bab 237 Keluarga Wang Turun Tangan
- Bab 238 Mereka Sakit
- Bab 239 Aku Mohon Tolong Selamatkan Aku
- Bab 240 Golden Sore
- Bab 241 Devian Berlutut
- Bab 242 Serangan Empat Keluarga Besar
- Bab 243 Janji Aldi
- Bab 244 Aldi Beraksi
- Bab 245 Kehancuran Empat Tuan Muda
- Bab 246 Permohonan Anita
- Bab 247 Janji Jackson
- Bab 248 Teman Masa Sekolah Dasar
- Bab 249 Mengunjungi Acara Lelang
- Bab 250 Nizar Mencari Masalah
- Bab 251 Taruhan dengan Nizar
- Bab 252 Aku tawar seharga 20 Miliar
- Bab 253 Mengakui
- Bab 254 Identitas asli telah terungkap
- Bab 255 Orang Terkaya di China
- Bab 256 Denny dan Monica
- Bab 257 Anita Memohon
- Bab 258 Kenny Beraksi
- Bab 259 Rumah Tua Denny
- Bab 260 Kamu Sungguhlah Kejam
- Bab 261 Kenny Mengakuinya
- Bab 262 Denny Wang Mabuk
- Bab 263 Rahasia Tuan Muda Ning
- Bab 264 Berjumpa dengan Neo Hou
- Bab 265 Denny Wang Dan Tyas
- Bab 266 Tyas Marah
- Bab 267 Fristy Gagal
- Bab 268 Pembohong
- Bab 269 Meminta Fidel Memberimu Pelajaran
- Bab 270 Fidel telah kembali
- Bab 271 Amarah Fidel
- Bab 272 Kegemaran Denny Wang
- Bab 273 Tujuan Selanjutnya
- Bab 274 Kencan Sumanto
- Bab 275 Kenny yang Licik
- Bab 276 Pengkhianatan
- Bab 277 Harus waspada, Kak
- Bab 278 Membalas Dendam
- Bab 279 Penekanan
- Bab 280 Menghukum Fristy
- Bab 281 Hancurnya Fristy
- Bab 282 Masalah yang dihadapi Denny
- Bab 283 Nikita, Apa Kamu Bisa Bela Diri
- Bab 284 Denny Wang VS Nikita
- Bab 285 Serangan Demi Serangan
- Bab 286 Kekuatan Yang Seimbang
- Bab 287 Air Mata Nikita
- Bab 288 Pemadaman Listrik
- Bab 289 Apakah Kamu Takut Pada Hantu?
- Bab 290 Pembunuh Profesional
- Bab 291 Malam Teror
- Bab 292 Demi Mengobati Luka Nikita
- Bab 293 Nikita Tersipu
- Bab 294 Kekuatan Keluarga Xu
- Bab 295 Ingin Memakai Mahkota
- Bab 296 Situasi Berbahaya
- Bab 297 Sakura
- Bab 298 Semuanya berlutut dihadapanku!
- Bab 299 Denny Vs Kenny
- Bab 300 Mode Langit
- Bab 301 Selamat dari Musibah
- Bab 302 Keluarga Leonard
- Bab 303 Kartu Bank
- Bab 304 Desa Yang Suka Meminjam Uang
- Bab 305 Deposit
- Bab 306 Proyek
- Bab 307 Kenny Datang
- Bab 308 Kenny vs Desa Niutou
- Bab 309 Kenny VS Desa Niutou 2
- Bab 310 Kenny VS Desa Niutou 3
- Bab 311 Kemampuan Kenny yang Sesungguhnya
- Bab 312 Tiada Banding
- Bab 313 Kegagalan yang Tak Terduga
- Bab 314 Kawada
- Bab 315 Denny dan Kawada
- Bab 316 Malam Hari di Tempat Penginapan
- Bab 317 Yian yang Gosip
- Bab 318 Denny Tertangkap
- Bab 319 Denny dan Tim Khusus Pemecah Kasus
- Bab 320 Menuju Alock
- Bab 321 Pemimpin Stirdan
- Bab 322 Aku Adalah Presiden
- Bab 323 Pertemuan Kemenangan Kenny
- Bab 324 Kembali ke Keluargamu
- Bab 325 Denny Wang Dan Stirdan
- Bab 326 Sinyal Bahaya
- Bab 327 Malam Di Kota Judi
- Bab 328 Kematian Stirdan
- Bab 329 Joe Menyerang
- Bab 330 Akan terjadi pertempuran
- Bab 331 Peperangan dalam Wilayah
- Bab 332 Di Ujung Tanduk
- Bab 333 Saudara Baik
- Bab 334 Kembalinya Jacob
- Bab 335 Joe Mati Dalam Pertempuran
- Bab 336 Denny dan Tyas
- Bab 337 Kamu Sangat Kelewatan
- Bab 338 Salam dari Nikita
- Bab 339 Kyle
- Bab 340 Denny Wang dan Jacob
- Bab 341 Kyle yang Licik
- Bab 342 Salam Kedua
- Bab 343 Brigil dan Keluarga Ye
- bab 344 Dome Vs Brigil
- Bab 345 Guru besar
- Bab 346 Kagura dan Marcus
- Bab 347 Aku mengaku salah
- Bab 348 Dome yang Terluka
- Bab 349 Kematian Brigil Qin
- Bab 350 Kejutan Tak Terduga
- Bab 351 Permainan Kecil
- Bab 352 Prinsip dan Kesayangan
- Bab 353 Saudara Baik, Sangat Loyalitas
- Bab 354 Karina
- Bab 355 Senyum Mario
- Bab 356 Para Musuh Denny
- Bab 357 Widji Li Mencari Masalah
- Bab 358 Dendam Antara Guru Dan Murid
- Bab 359 Cepat Tangkap Dia
- Bab 360 Rasa Hormat
- Bab 361 Guru Tolong Aku
- Bab 362 Kembalikan Semuanya Padaku
- Bab 363 Bertemu
- Bab 364 Beri Tahu Dia
- Bab 365 Identitas Denny Wang
- Bab 366 Bersulang Untukmu
- Bab 367 Status keluarga
- Bab 368 Misi dari Monica
- Bab 369 Bekerja sama dengan Organisasi Skeleton
- Bab 370 Suara dari sebelah kamar
- Bab 371 Membohongi Monica
- Bab 372 Dua Hal Baik Datang Secara Bersamaan
- Bab 373 Kalian Melakukannya Dengan Baik
- Bab 374 Pria yang Tidak Berguna
- Bab 375 Wujud Asli
- Bab 376 Tidak sejalan
- Bab 377 Denny Wang dan Karina
- Bab 378 Dihalang Di lampu lalu lintas
- Bab 379 Bertemu Dengan Anggi
- Bab 380 Kunjungan Anggi
- Bab 381 Kisah Anggi
- Bab 382 Kisah Anggi 2
- Bab 383 Kekuatan Mark
- Bab 384 Mantan Guru dan Murid
- Bab 385 Dome Muntah Darah
- Bab 386 Nikita Mengakhiri Hubungan
- Bab 387 Adegan Yang Canggung
- Bab 388 Selamatkan Anggi
- Bab 389 Mengatur Anggi
- Bab 390 Pria Sejati
- Bab 391 Sangat boros
- Bab 392 : Denny Wang dan Anggi
- Bab 393 Melakukan Dua Kesalahan
- Bab 394 Teman untuk Melakukan Kejahatan
- Bab 395 Kekasih Baru Denny Wang
- Bab 396 Friska Ye Menangkap Penjahat
- Bab 397 Rahasia terbongkar
- Bab 398 Hancur Berantakan
- Bab 399 Perpisahan Suami Istri
- Bab 400 Sakura yang Kasihan
- Bab 401 Monica Bertunangan
- Bab 402 Matthew Mencari Masalah
- Bab 403 Listrik di Villa Padam
- Bab 404 Pembalasan Dendam dari Denny
- Bab 405 Pembalasan Dendam dari Denny 2
- Bab 406 Hati yang Terbuka
- Bab 407 Penderitaan Denny Wang
- Bab 408 Sangat Tertarik
- Bab 409 Aku Mau Bersama Denganmu
- Bab 410 Keluaga Zhao
- Bab 411 Batas waktu Tiga hari
- Bab 412 Konfik Yang Semakin Parah
- Bab 413 Tidak Terlibat
- Bab 414 Menghubungi Mario
- Bab 415 Tidak ada hubungan dengannya lagi
- Bab 416 Pernikahan Monica
- Bab 417 Menculik pengantin
- Bab 418 Menculik pengantin (2)
- Bab 419 Matthew Qin Bertindak
- Bab 420 Tidak Berdaya
- Bab 421 Aku Menunggumu
- Bab 422 Putus Asa
- Bab 423 Guru, Maaf
- Bab 424 Denny dan Dome
- Bab 425 Kehidupan Baru
- Bab 426 Cinta lama bersemi kembali
- Bab 427 Kembali ke Alock
- Bab 428 Menteri Kekuasaan
- Bab 429 Pertanyaan
- Bab 430 Ambisi Jacob
- Bab 431 Bertanding
- Bab 432 Ancaman
- Bab 433 Juara Kelas Menengah
- Bab 434 Ancaman Vincent
- Bab 435 Dua Hari Sebelum Pertandingan
- Bab 436 Kencan dengan Nikita
- Bab 437 Semua Orang Keluar dari Lorong
- Bab 438 Denny Wang vs Johnson
- Bab 439 Denny VS Johnson 2
- Bab 440 Serangan Balik
- Bab 441 Terima kasih Atas Kesempatannya
- Bab 442 Kemarahan Johnson
- Bab 443 Johnson terkejut
- Bab 444 Aku Akan Menang
- Bab 445 Minum Ini
- Bab 446 Sudah Kalah Belum?
- Bab 447 Salah
- Bab 448 Tatapan Mata Friska Ye
- Bab 449 Vincent Mencari Masalah
- Bab 450 Menghabisi Denny Wang
- Bab 451 Serangan Besar-Besaran
- Bab 452 Kita Bertemu Lagi
- Bab 453 Kamu Yakin?
- Bab 454 Organisasi Raja
- Bab 455 Tuan Sumanto
- Bab 456 Mengembalikan Uang
- Bab 457 Airon
- Bab 458 Operasi Rahasia
- Bab 459 Vincent Meminta Maaf
- Bab 460 Sekring Peledak
- Bab 461 Ingin mengirim barang
- Bab 462 Naples
- Bab 463 Menyerang Arab Saudi
- Bab 464 Rencana Jacob
- Bab 465 Tim Assassin
- Bab 466 Reaksi Rantai
- Bab 467 Siapakah Dirimu?
- Bab 468 Karena Ia itu Denny
- Bab 469 Bernard Berlutut
- Bab 470 Bunuh Denny
- Bab 471 Thom Tiba
- Bab 472 Kalian tidak bisa Kabur
- Bab 473 Pistol dari Belakang
- Bab 474 Mendapat Semuanya dalam Sekali Tangkap
- Bab 475 Hilangnya Airon
- Bab 476 Tuan Muda Ning Menemukan Pembunuh
- Bab 477 Sosok yang DIkenal
- Bab 478 Master
- Bab 479 Jacob Merebut Kekuasaan
- Bab 480 Seberapa Yakin
- Bab 481 Sebelum Hujan Badai
- Bab 482 istirahat Bersama
- Bab 483 Gelombang Arus Bawah
- Bab 484 Denny vs Sonny
- Bab 485 Sonny yang Perkasa
- Bab 486 Satu Pukulan KO
- Bab 487 Bunuh Dia
- Bab 488 Sonny Terjatuh ke Tanah
- Bab 489 Perubahan Situasi
- Bab 490 Kompetisi yang Semakin Memanas(1)
- Bab 491 Kompetisi yang Semakin Memanas(2)
- Bab 492 Bertahan
- Bab 493 Denny Menyerang Kembali
- Bab 494 Beraksi
- Bab 495 Analisa
- Bab 496 Lari Keluar
- Bab 497 Denny Kecelakaan
- Bab 498 Sumanto Datang
- Bab 499 Negosiasi
- Bab 500 Bicara empat mata
- Bab 501 Meminta bantuan
- Bab 502 Perang dagang
- Bab 503 30 triliun dollar AS
- Bab 504 Ancaman Jacob
- Bab 505 Nikita, Selamat Tinggal
- Bab 506 Aku Ingin Membawanya Pergi
- Bab 507 Masada
- Bab 508 Keributan Karena Kawada
- Bab 509 Keributan Besar Keluarga Takeda 2
- Bab 510 Kebencian terhadap keluarga Takeda
- Bab 511 Tidak dapat Memprediksi Denny
- Bab 512 Gretta
- Bab 513 Bahaya
- Bab 514 Karina
- Bab 515 Beri Kamu Sebuah Pertanggung Jawaban
- Bab 516 Geng Tujuh Bintang
- Bab 517 Kita Datang Terlambat
- Bab 518 Pemandangan Pernikahan Nikita
- Bab 519 Mulai Terlebih Dahulu
- Bab 520 Raphael Bertindak
- Bab 521 Denny Vs Raphael
- Bab 522 Ternyata dia punya kemampuan juga
- Bab 523 Kekuatan Raphael
- Bab 524 Menyerang secara bersamaan
- Bab 525 Istirahat Sebentar
- Bab 526 Bertemu Friska
- Bab 527 Geng Kapak
- Bab 528 Fengali
- Bab 529 Bertemu Vera
- Bab 530 Bertemu Anggi
- Bab 531 Kenny dan Raphael
- Bab 532 Bukan Keluarga Qin
- Bab 533 Kemarahan Anggi
- Bab 534 Perubahan Situasi Perang
- Bab 535 Bergabung
- Bab 536 Agassi Terperangkap
- Bab 537 Menghilangnya Anggi
- Bab 538 Airon Terluka
- Bab 539 Rencana Khusus
- Bab 540 Kelima Negara Bersatu
- Bab 541 Pertempuran yang Menentukan
- Bab 542 Mengendalikan Situasi
- Bab 543 Krisis
- Bab 544 Assassin Luksemburg
- Bab 545 Jacob Melarikan Diri
- Bab 546 Konfik Internal
- Bab 547 Pemberontakan Sumanto
- Bab 548 Bertemu Dengan Jacob
- Bab 549 Buat Gaun Pengantin Untuk Orang Lain
- Bab 550 Pertunjukkan Yang Bagus Dimulai
- Bab 551 Tim Pembunuh Terungkap
- Bab 552 Ada Pengkhianat
- Bab 553 Rustam
- Bab 554 Bunuh Denny
- Bab 555 Kamu adalah orangnya Jacob
- Bab 556 Kekuasaan Sumanto
- Bab 557 Keluarga Sorlokk
- Bab 558 Gandi
- Bab 559 Gandi Dan Sumanto
- Bab 560 Pembubaran Koalisi Lima Negara
- Bab 561 Krisis ekonomi
- Bab 562 Denny Memberi Uang
- Bab 563 Reuni Kampus
- Bab 564 Daniel
- Bab 565 50 juta dolar
- Bab 566 Debat Bisnis
- Bab 567 Sindiran Denny
- Bab 568 Gissel Membantu
- Bab 569 Gissel Berhasil
- Bab 570 Persyaratan Friska
- Bab 571 Tamat