The Revival of the King - Bab 78 Benar-Benar Tidak Menduganya

Ketika melihat Terry Fan berpakaian lusuh, Mollie Ma pun merasa bahwa kesempatan sudah tiba, dia menggunakan cara menyogok bukan untuk mendapatkan kesan baik dari Terry Fan, tetapi setidaknya tidak membencinya seperti di masa lalu lagi.

Tentu saja, Mollie Ma tidak tahu jelas bahwa Terry Fan kini sudah berubah sehebat seperti apa yang Leopard katakan.

Menurutnya, Terry Fan tidak mencampuri urusannya ketika Jacky Hong mencari masalah di toko karena dia masih belum melupakan kesedihannya di masa lalu.

Mollie Ma juga tergolong sebagai peran yang cukup hebat, dia tidak berencana untuk langsung membuka mulutnya dan langsung meminta Terry Fan untuk membantunya menyelesaikan permasalahan Jacky Hong, tetapi dia memutuskan untuk terlebih dahulu mengobati luka Terry Fan.

Selama Terry Fan terpesona oleh karena kecantikannya, jika Terry Fan benar-benar sehebat apa yang Leopard katakan, maka Mollie Ma yakin bahwa dia akan berinisiatif untuk membantunya menyelesaikan Jacky Hong.

Jadi, dia pun tersenyum,”Sepertinya terlalu berlebihan, itu hanyalah beberapa ribu yuan saja, bahkan melibatkan hubungan teman di masa lalu, apa yang membuatmu berterima kasih. Jika kamu memang mudah sekali disogok, baiklah, aku akan memberikan lima ribu yuan lagi kepadamu.”

Sambil berbicara, dia pun kembali mengeluarkan lima ribu yuan yang dia berikan kepada Terry Fan di toko dan meletakkannnya di tangan Terry Fan.

Terry Fan tersenyum dan berpikir: Pengusaha tetaplah pengusaha, apakah dia bersiap-siap menghabiskan lima ribu yuan hanya untuk menyuruhku menyelesaikan permasalahan Jacky Hong?

Sebenarnya, sekalipun Mollie Ma tidak mengeluarkan lima ribu yuan ini, selama dia bersedia menemuinya, Terry Fan tetap saja akan membantunya.

Lagipula Mollie Ma hanya diam-diam menyerahkan uangnya ketika sedang di toko, lalu mengajaknya untuk bertemu setelah toko tutup, tanpa mengetahui identitas Terry Fan yang sesungguhnya sekarang ini, jadi kesan Terry Fan terhadap dirinya pun mengalami perubahan yang cukup besar.

Terry Fan menggenggam uang yang berada pada tangannya, lalu tersenyum dan bertanya,”Katakan saja, apa yang kamu ingin aku lakukan?”

Mollie Ma melirik ke arah sekeliling sejenak, lalu menyengol kaki Terry Fan,”Ayo pergi ke tempat lain untuk berbincang.”

“Bukankah tempat ini baik-baik saja?”

“Aku sudah membayarnya. Terlebih lagi, aku sudah duduk cukup lama dengan temanku di sana, lalu kini pindah duduk di sini, orang yang tidak tahu keadaannya mungkin saja mengira bahwa aku ini menjual diri!”

Terry Fan memasukkan lima ribu yuannya itu ke dalam sakunya,”Baik, kamu tentukan saja tempatnya.”

Ketika melihatnya bergegas memasukkan uangnya ke dalam sakunya, Mollie Ma pun mengerutkan alisnya dan berpikir: Apakah Leopard tidak salah? Jika dia memang sehebat itu, mengapa dia masih sangat menghargai uang bernilai beberapa ribu yuan itu?

Namun Mollie Ma pun langsung paham dalam sekejap, dia awlanya tidak pernah berpikir meminta Terry Fan untuk menyelesaikan permasalahan Jacky Hong, tujuan utamanya adalah ingin mencoba apa rasa dari lelaki yang sudah menjadi suami dari Valentine Li ini?

Walaupun Valentine Li menyerah untuk menghadapi tekanan Daisy Fang karena uang, namun Mollie Ma menganggap, jika Terry Fan memang tidak memiliki apa-apa seperti di masa lalu, sepertinya Valentine Li juga tidak akan menyerah begitu saja?

Mengenai apa yang baru saja Leopard katakan, sekalipun dia berada dalam situasi putus asa, akan lebih baik jika Terry Fan dapat membantunya menyelesaikan urusannya, namun tidak apa-apa jika memang tidak bisa, dia hanya akan kembali dan menemui Leopard saja.

Mollie Ma terlebih dahulu berjalan keluar, dia mengendarai Kia K5, walaupun harga mobil itu tidak terlalu mahal, dimana versi termewahnya hanya berharga dua ratus ribuan yuan, namun berdasarkan latar belakang keuangannya, memiliki mobil seperti ini sudah tergolong sangat membanggakan.

Terlebih lagi, mobil ini sangat trendy, cocok dikendarai seorang wanita.

Setelah naik ke mobil, Terry Fan pun melihat Mollie Ma menghentikan mobilnya di depan Gedung Kota Jiangcheng.

Terry Fan tercengang: Apa maksudnya ini, dia langsung datang ke hotel berbintang lima tanpa mengatakan apa-apa?

Mollie Ma melirik Terry Fan,”Apa yang kamu lakukan, mengapa ekspresimu semenakutkan itu? Aku adalah seorang perempuan yang baik, ini juga merupakan pertama kalinya aku datang ke hotel semewah ini, lingkungannya sangat mendukung untuk berbincang.”

Terry Fan pun tiba-tiba teringat bahwa Daisy Fang pernah berkata ada sebuah aula dansa yang berputar dan dapat melihat pemandangan seluruh kota di lantai teratas Gedung Kota Jiangcheng.

Dia tersenyum dan berpikir: Sepertinya aku sudah berpikir terlalu jauh, Mollie Ma mungkin hanya ingin berdansa denganku, namun aku mengira......

Terry Fan langsung beranjak turun dari mobil, mengikuti Mollie Ma berjala menuju ke aula, lalu menyadari ada cukup banyak orang asing duduk di dalam aula, ada yang datang untuk berlibur, ada yang melakukan perjalanan bisnis, ada juga yang berasal dari City College.

Tentu saja, ada juga investor Kota Jiang.

Terry Fan berjalan mengikuti Mollie Ma menuju ke arah lift, tidak disangka, ketika mereka baru saja melangkah setengah jalan, Mollie Ma tiba-tiba berpaling dan berjalan menuju ke arah resepsionis.

Setelah beberapa saat, Mollie Ma terlihat kembali dengan kartu kamar, lalu merangkul lengan Terry Fan dan langsung berjalan menuju ke arah lift.

Terry Fan pun bertanya kebingungan,”Kamu ini——”

“Dengar-dengar kamar suite di sini sangat mewah, aku juga tidak pernah menikmatinya, aku juga tergolong pertama kalinya kemari.”

Terry Fan menghentikan langkah kakinya, lalu menatap Mollie Ma dengan ekspresi tercengang.

Mollie Ma bergegas menarik tangannya,”Kita sedang berada di tengah lobi, bisakah kamu tidak membuatku merasa malu? Jika ada masalah, bicarakan saja nanti di kamar.”

Terry Fan benar-benar tercenang, dia benar-benar tidak menyangka mengapa Mollie Ma bisa berubah tiba-tiba pergi memesan kamar? Walaupun dia sudah tahu bahwa dia mempunyai hubungan dengan guru olahraga di masa SMP, namun dia hanya menebak bahwa itu hanyalah pemberontakkan masa mudanya, dimana dia hanyalah seorang gadis yang tidak mengerti apa-apa.

Kini dia baru saja bertemu kembali dengannya di sore hari, namun langsung membawanya ke hotel di malam hari, sepertinya terlalu cepat, bukan?

Namun, ketika melihat tatapan semua orang di sekeliling, terutama para orang asing yang sedang melihat mereka, Terry Fan pun tidak bisa mengatakan apa-apa, dia hanya bisa mengeraskan diri dan pergi ke kamar bersama dengan Mollie Ma.

Setelah masuk ke kamar, tatapan Terry Fan pun terlihat berbinar-binar, dia benar-benar tidak menyangka ada hotel sebagus ini di Kota Jiang, sepertinya tidak berlebihan sedikitpun jika dideskripsikan dengan menggunakan kata mewah, selain dari ruang tamu dan kamar, kamar mandinya juga dilengkapi dengan bak besar, lalu disertai oleh teras yang dikelilingi oleh pemandangan di teras samping ruang tamunya, yang cukup untuk melihat pemandangan Kota Jiang di malam hari.

Setelah masuk, Mollie Ma pun langsung berbaring di atas sofa kulit,”Wah, benar-benar sangat menakjubkan, ini adalah hotel yang paling bagus yang pernah kutinggali, aku langsung merasa bersemangat ketika masuk. Terrible, apakah kamu terbiasa menyelesaikan urusan lalu mandi, atau mandi terlebih dahulu sebelum menyelesaikan urusan?”

Astaga!

Ini benar-benar terlau berterus-terang, bukan?

Hal yang membuatnya lebih tercengang lagi adalah, Mollie Ma berbaring di atas sofa, meletakkan salah satu kakinya di sisi soa, lalu satunya lagi di pegangan tangan sofa, rok hitamnya juga cenderung bergerak ke atas hingga memperlihatkan celana pendek berwarna hitam di dalamnya.

Terry Fan tercengang menatap Mollie Ma untuk waktu yang cukup lama.

“Kenapa, Terrible, bukankah kamu adalah orang yang sudah menikah? Jangan berpura-pura seperti seorang pemula yang tidak paham, apakah kamu tidak pernah bertemu dengan wanita sebelumnya?”

Terry Fan tersenyum kusut.

Dia memang sudah sering bertemu dengan wanita, ada yang dari Timur, ada yang dari Barat, ada yang berkulit putih, berkulit kuning langsat, ataupun berkulit hitam, cantik ataupun tidak, dia sudah pernah melihat semuanya, namun dia tidak pernah menyentuh wanita sebelumnya, dia masih saja merupakan seorang pemula seperti apa yang Mollie Ma katakan.

“Astaga!”

Ketika melihat sikap Terry Fan, Mollie Ma pun tiba-tiba beranjak berdiri dari sofa dan langsung berjalan ke depan hadapannya, dia menatap Terry Fan dengan kedua hidung yang hampir bersentuhan, lalu bertanya,”Terrible, jangan katakan kepadaku bahwa kamu tidak pernah menyentuh wanita sebelumnya?”

Novel Terkait

Loving The Pain

Loving The Pain

Amarda
Percintaan
3 tahun yang lalu
Love And War

Love And War

Jane
Kisah Cinta
2 tahun yang lalu
Cinta Tak Biasa

Cinta Tak Biasa

Susanti
Cerpen
3 tahun yang lalu
Pergilah Suamiku

Pergilah Suamiku

Danis
Pertikaian
2 tahun yang lalu
Kembali Dari Kematian

Kembali Dari Kematian

Yeon Kyeong
Terlahir Kembali
2 tahun yang lalu
Cinta Yang Berpaling

Cinta Yang Berpaling

Najokurata
Pertumbuhan
2 tahun yang lalu
Cinta Seorang CEO Arogan

Cinta Seorang CEO Arogan

Medelline
CEO
2 tahun yang lalu
Asisten Wanita Ndeso

Asisten Wanita Ndeso

Audy Marshanda
CEO
2 tahun yang lalu