The Revival of the King - Bab 95 Teman Sekolah Datang Menjenguk

Melihat Jensen Li berusaha keras untuk bangkit, Valentine Li tidak tahu harus tertawa atau menangis: sepertinya uang telah menyebabkan semua kekacauan ini!

“Ayah, dihidungmu masih ada selang oksigen, ditanganmu juga masih ada jarum infus, bekas operasimu juga masih belum pulih, bagaimana kamu bisa bangkit?”

“Kalau begitu…… kamu tidak perlu menemaniku disini, aku baik-baik saja, segeralah pergi ketempat nenek!”

“Baiklah, setelah selesai menyuapimu aku akan pergi, kabarnya ayahnya juga dirawat dirumah sakit.”

“Ah? Anakku, apa kamu masih tidak memahaminya? Nenek dan ayahnya sudah dirawat dirumah sakit, dan seharian ini dia menunggu diluar ruang operasi……” Jensen Li kemudian menghela nafas: “Saat kamu harus menunduk, kamu harus menunduk, jujur saja, selain penampilannya, jika dilihat dari segi ketulusan, aku tidak bisa melihat, kalau Gordon Zhang bersikap lebih baik dari Terry Fan?”

“Baiklah, setelah aku selesai menyuapimu, aku akan segera kesana.”

“Aku tidak makan lagi, kamu cepatlah kesana!”

Disaat itu, beberapa orang kemudian masuk, Valentine Li mengangkat wajahnya, ternyata mereka adalah teman-temannya, ada cowok dan ada cewek, yang memimpin mereka adalah Jason Pang, ayahnya adalah bos perusahaan pipa dan pemanas, sekarang dia menjabat sebadai GM perusahaan, diantara teman-teman sekelas dialah yang paling kaya.

Kenneth Chen dan Mollie Ma juga datang.

Kenneth Chen ingin melihat situasi Terry Fan dan Valentine Li setelah keduanya mendaftarkan pernikahan mereka.

“Apakabar nona Li yang cantik!”

“Apakabar paman Li!”

“Ya,” Valentine Li segera bangkit dan menyambut mereka: “Mengapa kalian datang?”

Jason Pang kemudian mengomeli Valentine Li, mengapa dia tidak memberitahu pada mereka, kalau ayahnya dioperasi, jika Gordon Zhang tidak memberitahu mereka digrup, mereka semua tidak akan mengetahuinya.

Berikutnya, Jason Pang kemudian memimpin menjadi yang pertama menyerahkan amplop merah pada Valentine Li.

Amplop merah yang diberikannya cukup besar, didalammnya ada RMB 1000, sementara yang lain memberi RMB 200-300, ada juga yang memberi RMB 500-600.

Kenneth Chen juga memberi sebuah amplop merah dengan nominal RMB 600, tetapi Mollie Ma menyediakan sebuah amplop merah lain dengan isi RMB 10.000, amplop itu rencananya akan diberikannya pada Terry Fan secara diam-diam.

Setelah Jason Pang melihat pengumuman yang disebarkan oleh Daisy Fang di grup, dia kemudian dengan terkejut mengatakan “Tunggu sebentar, Terry Fan yang mana ini? Apakah sijelek yang sering diejek terrible itu? Ada apa dengan Gordon Zhang, jika pinggangnya sakit dia seharusnya mengatakannya padaku, jika dia ingin mencari bantuan juga tidak seharusnya dia mencari si terrible bukan?”

Teman-teman sekelas yang lain juga memiliki pendapat yang sama, dia juga sudah lama diam-diam menyukai Valentine Li, hanya saja dia selalu merasa kalau dia tidak setampan Gordon Zhang, dan juga tidak kuliah ditempat yang sama dengan Valentine Li, karena itulah pria itu pun menyembunyikan perasaannya.

Yang berbeda dari pria itu dengan yang lain adalah, dia juga pernah mengejar Daisy Fang.

Meskipun kekayaan keluarganya tidak lebih sedikit dari keluarga Fang, dia menganggap diantara teman sekelasnya, tidak ada seorang pun yang pantas mengejar dan mendapatkan Daisy Fang, tapi pada akhirnya dia juga ditolak oleh Daisy Fang.

Pada akhirnya, dia berkenalan dengan calon istrinya yang sekarang, dan bersiap-siap melangsungkan pernikahan mereka setelah hari kemerdekaan.

“Aih, nona Li yang cantik, ayah mertua melakukan operasi besar seperti ini, mengapa menantunya tidak kelihatan bayangannya?”

Jensen Li merasa sangat tidak senang saat mendengar nada mengolok ini, dia khawatir Terry Fan bisa muncul tiba-tiba, tetapi dihadapan putrinya ini, dia juga tidak enak hati mengatakannya, bagaimanapun mereka semua datang karena putrinya.

Valentine Li tertawa tidak enak hati, kemudian tidak menjawab.

“Aku rasa si terrible ini benar-benar tidak bisa diandalkan, kamu sudah putus dengan Gordon Zhang, mengapa kamu tidak menghubungiku?”

Valentine Li saat itu pun tertawa tidak senang dan mengatakan: “Yang benar saja, orang yang sudah akan menikah setelah hari kemerdekaan, mana boleh bercanda seperti ini, aku tidak berani mengusik bos wanita pemilik event organizer, bagaimana jika dia kemudian meminta teman-teman event organizernya menungguku didepan pintu gerbang sekolah, bagaimana aku bisa bekerja?”

“Lihatlah yang kamu katakan ini, bukankah masih ada aku? Jika kamu menghubungiku, aku akan segera membantumu, dan event organizernya itu, aku juga memiliki saham disana, jika tidak bisa lagi, aku mungkin saja akan menyerahkan event organizer itu padamu!”

“Sudahlah, ada banyak orang ditempat ini, tidak enak sampai dibicarakan, bagaimana jika sampai terdengar oleh orang rumahmu itu, malam hari nanti mungkin kamu harus berlutut didekat papan cuci!”

“Yang benar saja, nona cantik Li, jangan-jangan kamu sudah mempersiapkan papan cuci untuk si terrible? Ya ampun, betapa beruntungnya dia, bisa berlutut diatas papan cucian yang kamu beli!”

Teman-teman yang lain kemudian tertawa terbahak-bahak: “HEHEHE____”

“Barang itu, dan si terrible memiliki nilai yang sama!”

Mollie Ma malah bertanya: “Dimana si Gordon Zhang? Dia yang mengumumkan hal ini pada kita, mengapa dia sendiri malah tidak terlihat?”

Kenneth Chen kemudian mengatakan: “Wow, mungkinkah mereka berdua mencari tempat yang sepi dan berkelahi disana?”

“Hahahaha____”

Perkataannya ini, membuat semua orang tertawa.

Jensen Li mendengar dari anak perempuannya, kalau nenek Terry Fan dirawat tidak jauh dari tempat itu, dan lagi ibu tirinya juga berada ditempat itu.

Jensen Li khawatir keributan mereka, bisa memancing kedatangan Terry Fan, bagaimana jika mereka semua sampai datang ketempat ini, bukankah hal itu akan sangat membingungkan.

Pria itu pun segera merintih kesakitan.

Disaat itu mereka semua pun terdiam, Valentine Li segera mendekati Jensen Li dan bertanya: “Ayah, ada apa?”

“Sakit.”

“Yang mana?”

Ketika Valentine Li menunduk, Jensen Li kemudian memberikan isyarat padanya, Valentine Li pun paham.

Wanita itu kemudian mengangguk, dan berbalik keteman sekolahnya dan mengatakan: “Maaf sekali, ayahku baru dioperasi, dia butuh ketenangan, ayo pergi, kita keluar, dan duduk ditaman saja.”

“Tidak perlu, tidak perlu,” Jason Pang mengatakan: “Kita hanya datang menjenguk, sebentar saja kita juga akan pergi, jika kamu butuh bantuan, hubungilah kami.”

“Oh ya, Valentine Li, kamu disini saja, kami pergi dulu.”

“Nanti kamu beritahu si terrible, kami semua sudah datang, jika kedepannya kami datang dan kami tidak melihatnya, kami tidak berani jamin lagi.”

“Benar sekali, sudah tidak tampan, tidak kaya, mertua dioperasi, dia malah tidak datang dan melayani.”

Semua teman sekelasnya mengomel, seolah-olah mereka semua tidak senang jika mereka tidak memarahi Terry Fan.

Valentine Li juga khawatir jika Terry Fan sampai mendengar hal ini, apalagi jika Penny Zhou juga mendengarnya, wanita itu segera mengantarkan kepergian mereka dengan senyuman.

Setelah mengantarkan mereka ke pintu rumah sakit, mereka semua meminta Valentine Li untuk segera kembali, setelah berterima kasih pada mereka, wanita itu segera berabalik dan kembali.

Setelah tawa mereka berhenti, mereka kembali membuat keributan, terutama si Jason Pang, dia tidak henti-hentinya mengatakan Valentine Li seperti sebuah bunga yang ditancapkan diatas kotoran sapi.

Kenneth Chen biasanya akan ikut menyahut, karena ada Mollie Ma disana, pria itu hari ini kelihatan lebih serius.

Ada seorang teman wanita yang kemudian bertanya: “Oh ya, apa kalian rasa Terry Fan dan Valentine Li akan mengundang kita ke pernikahan mereka?”

“Memangnya dia akan mengundang kita?” Jason Pang dengan dingin mendengus, dia kemudian menambahkan: “Meskipun dia tidak memberikan undangan, kita juga harus pergi dan membuat keributan disana, sampai dia kewalahan, kita lihat apa yang akan dilakukan si terrible?”

Mollie Ma tertawa dingin, didalam hatinya dia berpikir: buat saja keributan, nanti kita lihat siapa disana yang dipermalukan!

Ketika semua orang tertawa dan bercanda, Mollie Ma kemudian mengeluarkan ponselnya, dan mengirimkan pesan singkat pada Terry Fan: kamu dimana?

Novel Terkait

Demanding Husband

Demanding Husband

Marshall
CEO
2 tahun yang lalu
Memori Yang Telah Dilupakan

Memori Yang Telah Dilupakan

Lauren
Cerpen
3 tahun yang lalu
Love And Pain, Me And Her

Love And Pain, Me And Her

Judika Denada
Karir
2 tahun yang lalu
My Lifetime

My Lifetime

Devina
Percintaan
2 tahun yang lalu
Cinta Dan Rahasia

Cinta Dan Rahasia

Jesslyn
Kesayangan
3 tahun yang lalu
Kembali Dari Kematian

Kembali Dari Kematian

Yeon Kyeong
Terlahir Kembali
2 tahun yang lalu
King Of Red Sea

King Of Red Sea

Hideo Takashi
Pertikaian
2 tahun yang lalu
Pernikahan Kontrak

Pernikahan Kontrak

Jenny
Percintaan
3 tahun yang lalu