The Revival of the King - Bab 103 Mencurahkan Apa Yang Ada Di Otaknya.

Keesokan harinya, operasi nenek berjalan dengan sukses, ketika dia membuka matanya, ia melihat Terry Fan, Penny Zhou, Willy Wang, Monica Li dan Valentine Li, berdiri di sampingnya, dia segera memegang tangan Valentine Li.

"Nak, kamu sangat cantik, bahkan lebih cantik daripada aku saat masih kecil. Ketika aku terbaring di meja operasi, aku terus berkata pada diriku bahwa aku harus meninggalkan ruang operasi ini dengan hidup, aku ingin melihat istri cucuku!"

Valentine Li memiliki perasaan yang rumit di dalam hatinya, dia memegang tangan neneknya dengan erat, tetapi sudut matanya melirik Terry Fan.

Dia tahu bahwa Terry Fan tumbuh besar bersama neneknya, kasih sayang dirinya pada neneknya lebih dalam dari pada ayahnya, Selama nenek menyukainya, Terry Fan tidak bisa berbuat apa-apa padanya.

Melihat ini, Monica Li meneteskan air matanya dengan kegembiraan.

Menurut pendapatnya, Terry Fan dan neneknya telah melewati masa sulit, tapi saat ini, Terry Fan sudah bertemu ayah dan ibu tirinya Penny Zhou juga sangat baik, selain itu, Valentine Li dan Terry Fan juga berakhir dengan baik, ia percaya Terry Fan akan menjalankan kehidupan yang bahagia.

Tapi Willy Wang tidak setuju.

Bahkan jika dia tidak melihat Valentine Li dan Gordon Zhang bersama-sama malam itu dengan mata kepalanya sendiri, dia tetap merasa ada sesuatu antara Valentine Li dan Gordon Zhang.

Dalam pandangagan Willy Wang, penting bagi seorang pria untuk menemukan istri yang cantik, tetapi apakah istrinya bersih atau tidak, hal itu mungkin lebih penting daripada penampilannya.

Apalagi sekarang Terry Fan berbeda dengan dirinya yang dulu,. Karena dia sudah bertemu dengan ayahnya, maka ratusan juta kekayaan Fan’s Corp akan menjadi milik Terry Fan kedepannya. Dia sudah menjadi orang yang sangat kaya, apakah dia masih mau menerima wanita yang sudah di kotori oleh Gordon Zhang?

Melihat Valentine Li yang menerima kasih sayang dari orang-orang, Willy Wang berpikir: Aku harus memisahkan mereka berdua!

Terry Fan tidak mengatakan apapun, selama neneknya senang, maka dia merasa bersyukur.

Valentine Li meliriknya dari sudut matanya, pria itu sudah menyadari bahwa, menurut pendapatnya, tidak peduli neneknya menyukai Valentine Li atau tidak, dia tetap akan menghormati janjinya pada Valentine Li.

Penny Zhou bahkan lebih hebat. Dia segera berjalan ke arah neneknya dan memegang erat tangan nenek yang sebelahnya: "Nenek, senang sekali melihat matamu sembuh, jika tidak, aku akan menyalahkan diriku seumur hidup."

Nenek tertegun sejenak: "Nak, apa maksud perkataanmu ini? Aku yang sudah tua dan penglihatanku memburuk. Maka apa hubungannya denganmu?"

"Nenek, kamu orang tua yang bijaksana, sehingg kamu tidak dendam padaku. Jika bukan karena aku terlalu teledor, sehingga mengusirmu dari rumah tua itu, kamu tidak akan..."

"Hei, jangan membahas hal yang sudah berlalu, sehingga mengatakan kata-kata yang tidak enak di dengar, kamu tidak memiliki hubungan darah denganku, lagipula rumah yang dulu itu punya Hendrik Fan, hal itu pantas, jika dirimu ingin mengambil kembali atau ingin menghancurkannya untuk di bangun kembali, lagipula kamu sudah mengembalikanku setengah uangnya bukan?”

"Nenek, jika kamu berkata seperti itu, aku merasa malu sekali pada diriku sendiri.”

"Aku mengatakan yang sebenarnya, nak, kamu saat ini sudah sangat besar, kamu tidak punya anak, maka perlakukanlah Terry sebagai anakmu sendiri! Terry adalah anak yang baik hati, dia mungkin untuk beberapa saat tidak akan terbiasa, tapi lama kelamaan, dia pasti akan menghormatimu. "

"Aku tahu, sekarang yang lebih penting kita menghormati orang tua dulu!"

Semua yang dilakukan Penny Zhou adalah untuk di tunjukkan pada Terry Fan, sebenarnya ada beberapa hal yang tidak boleh dikatakan disini, dia bersedih-sedih seperti itu di depan orang-orang, sama dengan memberikan pesan kepada Terry. Semakin baru semakin cepat.

Untungnya, Terry Fan tahu segalanya, jika tidak, dirinya mungkin akan benar-benar percaya oleh kemampuan acting wanita itu yang luar biasa.

Pada saat itu, neneknya tentu saja tidak melupakan Willy Wang dan Monica Li, ia berulang kali berterima kasih kepada mereka, jika bukan karena mereka berdua, nenek tidak akan bisa bertahan sampai Terry Fan kembali ke sini.

Semua orang dengan senang hati mengobrol bersama, Willy Wang dan Monica Li segera mengucapkan selamat tinggal kepada semua orang karena mereka harus bergegas kembali untuk membuka toko.

Ketika Terry Fan mengantar mereka keluar, Willy Wang tidak tahan untuk tidak berkata langsung kepada Terry Fan: "Terry, kamu sekarang benar-benar telah menjadi anak generasi kedua orang kaya, putra tertua dan satu-satunya dari Keluarga Fan. Pada saat ini, jika kamu mengunakan topi hijau masuk ke Fan’s Corp, apakah menurutmu itu pantas?"

“Mengapa dia harus mengunakan topi hijau?” Monica Li yang awalnya tidak bereaksi, ketika mendengar itu, dia langsung bertanya dan memelototi Willy Wang: “Omong kosong, apa yang kamu bicarakan? Lebih baik menghancurkan sepuluh kuil, daripada merusak pernikahan orang. Apakah karena kamu setiap hari berada dekat dengan arang, sehingga kepalamu telah di bakar oleh arang hingga rusak?"

Willy Wang dengan tidak senang berkata: "Apa yang kamu tahu? Ini namanya jika tidak melihat apa yang hari itu kulihat, aku juga tidak akan kepikiran, jika malam itu di depan pintu rumah sakit..."

"Sudahlah, cepat tutup mulutmu!"

Terry Fan tersenyum tipis: "Tidak apa-apa, Willy Wang adalah satu-satunya sahabatku, dia begini demi kebaikanku"

"Lihat itu?"

"Sana, jauh-jauh!"

Terry Fan menepuk pundak Willy Wang, kemudian menghadap pada Monica Li dan berkata, "Aku sangat senang melihat pengelihatan nenekku dapat pulih kembali. Seperti yang dikatakan nenek, jika bukan karena kalian, dia mungkin akan..."

Willy Wang menepuk bahu Terry Fan: "Jika kita sahabat, maka jangan membicarakan itu lagi!"

"Betul," Monica Li juga berkata demikian: "Jika terima kasih, cukup dengan mengatakannya sekali atau dua kali, jika mengatakannya terlalu banyak hal itu terlihat palsu. Ngomong-ngomong, bagaimana berbicara apa dengan kantor dekorasi itu? Aku hari ini pergi melihatnya sebentar, orang baik itu, mereka sebenarnya mendekorasi atau menghancurkan rumah? "

Terry Fan tersenyum dan berkata, "Jangan khawatir tentang hal ini. Mari kita bicarakan nanti setelah selesai mengurusnya."

Terry Fan tiba-tiba berkata: "Ngomong-ngomong, kamu dan ayahmu sudah bertemu. Menurutku ibu tirimu sepertinya sangat manusiawi, maka nenek tidak mungkin tinggal di rumah kami lagi bukan?"

Monica Li tiba-tiba menyadari sesuatu: "Terry, apakah kamu sudah merencanakan sebelumnya, maka dari itu kamu mendekorasi rumah untuk kami?"

Melihat bahwa dia tidak bisa menyembunyikannya lagi, Terry Fan hanya bisa tersenyum dan berkata: "Sudah kubilang kepada kalian, bahwa aku benar-benar tidak kekurangan uang, tapi kalian tidak percaya, jadi aku hanya bisa membuktikannya dengan cara ini!"

Willy Wang mendorongnya: "Dasar bocah..."

Terry Fan memeluk bahunya dengan erat: "Kita sahabat, jadi jangan katakan apa pun!"

Monica Li memelototi Terry Fan dan berpikir: Bocah busuk ini, bahkan aku sudah menyembunyikannya dari keluargaku dan Willy Wang, memberikan uang rumah itu padanya, tapi dia malah memakai uang itu untuk mendekorasi!

Tentu saja, dia tahu betul bahwa melihat begitu banyak dinding di rumah itu telah dihancurkan, maka dekorasi kali ini, harganya akan jauh melebihi lima puluh ribu RMB.

Willy Wang berhenti dan berkata: “Semua sudah seperti ini, aku tidak bisa mengatakan apa-apa lagi, tapi satu hal, jangan menghabiskan terlalu banyak uang."

"Jangan khawatir, aku bukan orang yang boros."

Willy Wang mengangguk dan tidak bisa menahan dirinya untuk tidak mengatakan kalimat lain: "Terry Fan, aku harus mengatakan satu hal lagi, jika kamu benar-benar menikah dengan Valentine Li, maka kamu berperilaku murahan!"

“Apa yang kamu bicarakan?” Monica Li menyeret Willy Wang berjalan ke depan, pada saat yang sama ia berbalik dan berkata kepada Terry Fan: “Kamu cepatlah kembali, jangan mengantar kami lagi.”

"Baiklah, hati-hati!"

Sambil mendorong Willy Wang, Monica Li berbisik: "Apakah kamu sakit? Kamu benar-benar tidak tahu apa yang tidak patut di katakan, tapi kamu katakana, Terry Fan telah menyukai Valentine Li sepanjang hidupnya, memangnya kenapa kalau mereka menikah?"

"Aduh, kamu tidak mengerti..."

"Apa yang tidak aku mengerti, bukankah kalian para pria suka wanita yang perawan? Tapi bagaimana dengan para pria? Siapa yang menjamin bahwa kalian tidak pernah menyentuh wanita lain sebelum menikah?"

"Aku tidak!"

"Kalau itu, selain aku, siapa lagi yang akan menyukaimu?"

"Cih……"

"Baiklah, biar ku peringatkan, jangan menfitnah orang yang tidak-tidak, Valentine Li orang seperti apa, apakah Terry Fan tidak tahu? Apakah perlu untuk dirimu mengingatkannya terus? Sana cepat pulang dan memasak!"

Novel Terkait

Satan's CEO  Gentle Mask

Satan's CEO Gentle Mask

Rise
CEO
2 tahun yang lalu
Cinta Pada Istri Urakan

Cinta Pada Istri Urakan

Laras dan Gavin
Percintaan
2 tahun yang lalu
Cinta Seorang CEO Arogan

Cinta Seorang CEO Arogan

Medelline
CEO
2 tahun yang lalu
Pergilah Suamiku

Pergilah Suamiku

Danis
Pertikaian
2 tahun yang lalu
You Are My Soft Spot

You Are My Soft Spot

Ella
CEO
2 tahun yang lalu
Rahasia Istriku

Rahasia Istriku

Mahardika
Cerpen
3 tahun yang lalu
Cinta Adalah Tidak Menyerah

Cinta Adalah Tidak Menyerah

Clarissa
Kisah Cinta
3 tahun yang lalu
My Perfect Lady

My Perfect Lady

Alicia
Misteri
2 tahun yang lalu