The Revival of the King - Bab 258 Tampaknya Mengerikan, Tapi Tidak Berbahaya

Mobil Terry dengan cepat melewati kota, sekarang sudah menuju ke Villa Ocean Gunung Min.

Di sini kebetulan adalah persimpangan jalan negara dan jalan kampung, Terry baru mengendarai sampai setengah, kebetulan sedang di samping gunung, lalu satu sisinya adalah sawah, tiba-tiba melihat di depan ada motor listrik roda tiga dan membawa buah sehingga pelan-pelan jalan.

Dia hanya bisa mengurangi kecepatan, waktu yang sama menghidupkan dua kali lampu jauh.

Perkiraan masih ada dua tiga ratus meter, sudah bisa belok kanan untuk perjalanan ke atas gunung, jadi Terry tidak buru-buru, berencana mengikuti motor listrik ini, tunggu motor listrik melewati persimpangan.

Di saat ini atas mobil terdengar suara "Tong".

Respon pertama Terry adalah ada yang melompat ke atas mobil, tapi terus terdengar suara mengguling, "Bam" jatuh di bagian kirinya.

"Tidak baik!"

Terry diam-diam katakan, tiba-tiba menambah kecepatan dan langsung menabrak motor listrik roda tiga itu.

Dia tiba-tiba menyadari ada orang yang di bagian kanan gunung, bersiap mendorong batu ke bawah. Namun batu tadi duluan jatuh.

Benar, ketika mobilnya menabrak motor listrik itu, juga dengan cepat melaju ke depan, di belakangnya terdengar suara batu jatuh, ada beberapa biji jatuh ke bagasinya, sehingga mobil goyang dan dia selamat lagi.

Saat Terry melihat motor listrik di depan, orang yang di motor sudah tidak ada.

Setelah turun dari mobil, dia diwaktu pertama mendaki bukit, tapi malah menemukan ada mobil dump truk di bukit, saat dia melewati mobil itu, tiba-tiba dumpnya naik, sehingga batu di mobil berguling ke bawah.

Berbahaya sekali!

Terry bergegas melihat dump truk itu, lalu melihat orang yang berbaring di samping posisi pengemudi, tampaknya seperti petani lokal, sudah pingsan, seharusnya ini mobil dia.

Dan orang yang duduk di posisi pengemudi, sudah kabur.

Terry menekan filtrum orang itu, lalu dia pelan-pelan membuka mata, juga dengan tangannya memegang leher, mungkin dia dibuat pingsan.

"Siapa......kamu?"

"Apakah ini mobilmu?"

Orang itu duduk tegak, lalu melirik mobilnya, "Iya!"

"Apa tadi ada orang yang masuk ke mobilmu?"

"Iya, saat di persimpangan jalan, ada orang yang bertanya jalan, orang itu menghalang mobilku, ketika aku membuka jendela mobil, juga mengulurkan kepala, tiba-tiba merasa sakit dan tidak tahu apa-apa lagi."

Saatini mobil petani pelan-pelan tergelincir ke bawah.

Terry bergegas membuka pintu mobil dia, lalu mendorongnya turun, kemudian dirinya turun dari sisi lain.

Melihat mobil itu pelan-pelan turun dari bukit, orang itu dengan nangis berteriak: "Mobilku, mobilku--"

Terry tidak melihat, di sini sama sekali tidak ada jalan.

Orang yang mengendarai mobil pasti datang dari belokan Villa Ocean Gunung Min, mobil ini membawa batu, sedikit miring, bisa dibilang pengemudi ini hebat, jika tekniknya tidak bagus, mungkin sebelum Terry sampai, dirinya sudah duluan terbalik.

Terry melompat ke bawah untuk memeriksa mobil listrik roda tiga, di atas mobil ada buah juga ada timbangan.

Tidak perlu katakan lagi, mereka pasti sudah di salah satu tempat membuat pingsan orang penjual buah, kemudian merebut motor ini.

Jacky di depan pintu villa mendengar suara di bawah gunung, jadi bergegas membawa orang turun, setelah melihat situasi ini, langsung terkejut.

"Kawan, nasibmu sangat baik, ini......siapa yang melakukan jebakan kejam ini?" Jacky mengerutkan dahi: "Tadi para teman melihat mobil ini dari atas belok ke sini, semua orang masih mengatakan sepertinya di sini tidak ada jalan lagi!"

"Jangan bahas ini dulu, nanti baru bahas di rumah."

Teman Jacky mendorong motor buah ini ke samping dan Terry bergegas menaiki mobil lalu belok ke atas.

Mereka melihat mobil BMW ini, lalu menggelengkan kepala.

Siapapun bisa melihat bahwa mobil Terry hari ini, bukan hanya pertama kali terjadi kecelakaan, selain atas mobil dan bagasi hancur, kedua sisi mobil juga ada goresan, bahkan kaca spion juga hilang setengah.

Terry menggunakan remote kontrol untuk membuka pintu rumah. Saat parkir mobil, lampu depan pintu tiba-tiba terang.

Setelah melihat Terry turun mobil, Penny dan Valentine baru berani membuka pintu.

Valentine berlari ke sini, tampaknya sangat panik dan dengan perhatian memegang lengan Terry juga bertanya: "Terry, kenapa ini?"

Penny mengelilingi mobil ini, lalu dengan tidak menyangka menggelengkan kepala: "Bagaimana kamu mengendarai mobil ini? Jika tidak tahu, pasti mengira ini adalah mobil perang yang mengikuti perang dunia kedua!"

Terry menggerakkan bahu, lalu menyuruh mereka kembali ke villa dulu, kemudian dia menyuruh Jacky dan saudaranya masuk.

Melihat villa berkelas tinggi, Jacky tidak membiarkan saudara lain ikut, hanya membawa Andy dan saudara akrabnya, kemudian tiga orang masuk ke dalam.

Penny memberi kode pada Valentine, jadi Valentine bergegas dari dalam kulkas mengambil beberapa botol Red Bull.

Penny memberinya kode lagi, Valentine bergegas mengerti, lalu lari ke gudang dapur untuk mengangkat sekotak Red Bull sampai depan pintu dan mengantar ke tempat saudara Jacky.

"Kakak ipar, jangan sibuk lagi!"

Jelas-jelas umur Jacky lebih tua dari Terry dan Valentine, tetapi dia tahu bersikap etiket pasti tidak salah. Saat belum akrab denganTerry, dia hanya bisa memanggil Valentine sebagai kakak ipar.

"Iya, kakak ipar, jangan sibuk lagi, cepat istirahat dulu."

Umur Andy lebih tua dari mereka, namun melihat Jacky memanggil kakak ipar, dia juga ikut. Waktu yang sama dari tangan Valentine menerima sekotak Red Bull: "Kamu duduk dulu, aku yang antar."

Andy memberikan Red Bull pada saudara yang di depan pintu, kemudian kembali ke ruang tamu.

Terry menyuruh Penny dan Valentine duluan naik ke atas, karena dia ingin berbicara dengan Jacky.

Valentine ingin tahu apa yang terjadi, jadi tidak ingin pergi. Namun Penny memberinya kode sambil naik ke atas, sehingga Valentine hanya bisa ikut ke atas.

Hanya saja dia tidak kembali ke kamarnya, malah datang ke salah satu kamar lantai dua, Penny membuka pintu, mereka bergegas masuk dan berdiri di pintu untuk mendengar apa yang dikatakan Terry?

"Kak Jacky, Kak Andy, hari ini terima kasih pada kalian, jika kalian tidak tepat waktu sampai, mungkin rasa rindu pada keluarga....... aku saja tidak tahu apakah aku bisa selamat."

"Kak Terry, jangan berkata seperti ini, kamu bisa meneleponku termasuk melihat berat kami. Oh ya, siapa yang begitu berani melakukan jebakan di Taisui, apakah Paman Noah, Paman Llyod atau Paman Bennet?"

Terry menggelengkan kepala: "Jika itu mereka, beri mereka keberanian juga tidak berani datang ke rumahku dan bagaimana mungkin terpikir untuk merepotkan beberapa kakak."

"Jangan berkata seperti ini, jika lain kali ada masalah, bilang saja, jangan mengatakan repot atau tidak, terlalu sungkan."

"Iya." Andy memotong percakapan: "Kak Jacky sudah katakan, lain kali Kak Terry ada masalah bisa mencari kami, tidak perlu sungkan dengan keluarga sendiri!"

Novel Terkait

Back To You

Back To You

CC Lenny
CEO
2 tahun yang lalu
Satan's CEO  Gentle Mask

Satan's CEO Gentle Mask

Rise
CEO
2 tahun yang lalu
King Of Red Sea

King Of Red Sea

Hideo Takashi
Pertikaian
2 tahun yang lalu
Memori Yang Telah Dilupakan

Memori Yang Telah Dilupakan

Lauren
Cerpen
3 tahun yang lalu
His Second Chance

His Second Chance

Derick Ho
Practice
2 tahun yang lalu
Suami Misterius

Suami Misterius

Laura
Paman
2 tahun yang lalu
Pernikahan Tak Sempurna

Pernikahan Tak Sempurna

Azalea_
Percintaan
2 tahun yang lalu
Yama's Wife

Yama's Wife

Clark
Percintaan
2 tahun yang lalu