The Revival of the King - Bab 181 Menghadapi Pilihan

Tanpa diragukan lagi hari ini adalah hari yang paling membahagiakan untuk Terry Fan tidak peduli dalam perasaan hati atau tubuh.

Dia tidak pernah membayangkan hal yang terjadi antara pria dan wanita ternyata bisa membawakan kebahagiaan yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya, hal ini dengan benar-benar sangat berbeda dengan apa yang dipikirkan olehnya.

Tapi yang masih tidak dimengerti olehnya adalah, setelah dia melakukan hal itu, Jessy Shangguan tenyata tidak berhenti menangis. Kalau begitu hubungan antara pria dan wanita bisa memberikan rasa kebahagiaan kepada pria, disaat bersamaan bisa memberikan rasa sakit untuk wanita.

Kalau begitu mengapa masih ada banyak wanita yang bersedia melakukannya?

Kita tidak usah membahas Penny Zhou yang sudah tua itu, Daisy Fang yang merupakan wanita muda itu saja sepertinya bersedia melakukan hubungan antara pria dan wanita.

Jika tidak dia tidak mungkin berdiri di depan ruangan kantornya dengan memasang wajah yang melemas yang berarti bisa digunakan kapan saja.

Bagaimana pun ini adalah pengalaman pertama untuk Terry Fan, masih belum ada pengalaman, jadi dia tidak bisa menikmati kebahagiaan yang tak tertandingi dari reaksi dan bahasa tubuh Jessy Shangguan barusan.

Terry Fan tidak tahu apakah semua wanita sama, Jessy Shangguan menangis bukan berarti tubuhnya tidak merasakan kebahagiaan, tapi dia merasa dirinya akan segera meninggalkan kedua orang tuanya, dan akan menyerahkan tubuhnya kepada pria yang sudah menikmati tubuhnya, sulit untuk menghindari perasaan yang bahagia.

Tangisan wanita pada keadaan ini sama seperti tangisan bayi yang baru lahir, untuk sementara waktu berpisah kepada dirinya yang kemarin dan menjalankan peran baru dalam hidupnya.

Jessy Shangguan memukul pundak Terry Fan dengan pelan, sambil menangis dan menunggu ditenangkan darinya.

Siapa sangka pada saat seperti ini Terry Fan tidak tahu bagaimana cara membujuknya, dia terus menundukkan kepala tanpa mengucapkan apa-apa, sampai Jessy Shangguan lelah untuk menangis, dia masih berada disana tanpa bergerak sama sekali, keringat mereka berdua sudah bergabung menjadi satu.

Keadaan Jessy Shangguan saat ini seperti seorang anak yang sedang manja, awalnya dia ingin diperdulikan oleh orang dewasa, tapi melihat Terry Fan tidak ada respon sama sekali, dia juga tidak memiliki siapa-siapa lagi.

“Apa kamu berencana terus berada diatas?”

Jessy Shangguan menghapus air matanya dan bertanya dengan tidak senang.

“Memangnya?” Terry Fan tersenyum dengan canggung.

“Hanya tahu tersenyum bodoh, cepat berdiri, apa kamu ingin membuatku kelelahan sampai mati?”

“Oh.”

Terry Fan berdiri dari atas tubuhya, menundukkan kepala, langsung terasa pusing! Diatas seprai……

Jessy Shangguan melihat seprai terdapat noda merah karena dirinya, membuatnya merasa malu dan canggung, dan merasa sedikit bangga dan sombong : “Kamu lihat, kamu sudah membuatku menjadi seperti ini dan tidak bisa menenangku lagi.”

Terry Fan berdiri di samping kasur, tersenyum dengan bodoh, dan tidak berhentinya menggaruk kepala belakangnya.

Melihat tubuh Terry Fan, Jessy Shangguan langsung menutup kedua matanya : “Jelek sekali, untuk apa berdiri disana saja? Cepat bersihkan tubuhmu ke kamar mandi dan kenakan celanamu!”

“Oh.”

Terry Fan dengan tidak enak mengambil baju dan celananya, lalu berlari kea rah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.

Pada saat ini dia mulai teringat dengan kejadian kemarin malam, ketika Penny Zhou mandi di dalam kamarnya.

Dia sangat berterima kasih kepada tuhan karena sebelumnya dia tidak pernah merasakan wanita, jadi dia tidak tahu dengan rasa bahagian yang terjadi pada wanita, jika tidak dia tidak tahu apa yang akan terjadi……

Setelah Terry Fan selesai mandi dia sudah melepaskan seprainya ke samping lalu masuk ke dalam kamar mandi tanpa berbicara sedikit pun.

Setelah dia sudah masuk ke dalam, Terry Fan diam diam berjalan ke luar pintu, mengambil seprai itu dan melihatnya dengan jelas.

Apakah ini perawan? Tidak tahu Valentine Li……

Saat ini Terry Fan masih menganggap Jessy Shangguan adalah wanitanya sendiri, selain itu dia juga berencana ingin mengurus surat cerai dengan Valentine Li dalam waktu dekat ini.

Jika dia masaih memiliki kekhawatiran kepada Valentine Li, berarti hanya tersisa satu hal, dia ingin melihat apakah Valentine masih perawan?

Selain itu apakah darahnya Valentine Li bisa sesegar Jessy Shangguan?

Terry Fan mengeluarkan ponselnya, memotret seprai itu, dia juga tidak tahu mengapa dia melakukan ini, mungkin hal ini akan berguna untuk kedepannya?

Dia selalu merasa ini adalah pengalaman pertama untuknya dan Jessy Shangguan, jadi cukup berarti untuk meninggalkan sebuah kenangan.

Setelah Jessy Shangguan sudah selesai mandi, dia tidak seperti sebelumnya yang terlihat manja, dalam seketika dia berubah menjadi lebih dewasa, dia seperti seorang gadis yang sudah berubah menjadi wanita dewasa, melihat kearah kamar dengan wajah yang datar.

Terry Fan malah semakin menudur, dia berdiri disana dengan memberikan senyum yang bodoh kepada Jessy Shangguan, dia terlihat tidak tahu harus berbuat apa, tidak sedang berdiri dan juga tidak sedang duduk.

Setelah canggung beberapa saat, dia akhirnya berkata : “Kalau tidak ada urusan lain, aku pergi dulu ya?”

Brengsek! Apa maksudnya, setelah selesai bersetubuh dia ingin pergi?

Jessy Shangguan memutarkan matanya, dia duduk diatas sofa tanpa menngatakan apa-apa, dia tidak menonton televise dan tidak melihat hp, dia hanya duduk melamun disana.

Terry Fan juga merasa dirinya sedikit cuek, hanya saja dia tidak tahu harus berkata apa, maka dari itu dia berkata seperti itu.

Maksud dia adalah, tidak peduli apa yang dikatakan oleh Jessy Shangguan, dia akan melanjutkan kata-katanya, tapi siapa sangka Jessy Shangguan malah tidak mengatakan apa-apa.

Terry Fan tidak memiliki pilihan lain, dia duduk di samping Jessy Shangguan, lalu tersenyum berkata : “Maaf ya, aku tadi salah.”

“Salah?” Jessy Shangguan menolah menatapnya tajam, berkata “Kalau begitu apa kamu menyesal?”

“Tidak, tidak, aku hanya ingin mengatakan, tadi tanpa mendapatkan pesetujuan darimu, aku…. Sudah bertindak semberono.”

“Baguslah kalau kamu tahu, jadi apa yang ingin kamu lakukan?”

“Apa yang kamu katakan, aku akan ikuti.”

“Apa maksudnya apa yang aku katakan, kamu akan ikuti? Aku tidak mengatakan apa-apa, bukankah kamu juga sudah menyelesaikan urusan?”

Gila, apakah ini adalah Jessy Shangguan yang dia kenal? Mengapa sikapnya bisa berubah dengan cepat seerti ini?

“Apa maksudmu adalah ingin aku bergabung dengan Biro Intelijen barat?”

“Apa yang kamu katakan.” Jessy Shangguan menggerutkan keningnya, lalu memukulinya dengan cincinya : “Apa kamu kira aku menggunakan trik kecantikkan? Aku ingin bertanya kepadamu, setelah menyelesaikan masalah ini, kamu setidaknya harus memberikan penjelasan kepadaku bukan?”

Terry Fan baru mengerti, dia langsung menjawab : “Apa itu, besok aku akan bercerai dengan Valentine Li, lalu kita akan urus pernikahan, bagaimana menurutmu?”

“Tidak usah terburu-buru.” Jessy Shangguan berkata : “Aku ingin bertanya kepadamu, kedepannya kamu berencana ingin berbuat apa kepadaku?”

“Menyuruhmu untuk menjadi istriku ya!”

“Dimana?”

Terry Fan tidak mengerti, dia langsung berbalik bertanya : “Dimana?”

“Maksudku adalah kamu berencana melamarku di Kota Jiang atau di Negara S?”

“Terserah padamu! Jika kamu bersedia berada di Kota Jiang, maka kita akan membuat pesta pernikahan di Kota Jiang, jika kamu ingin mengadakan pesta pernikana di Negara S, maka kita akan membuat acara disana.”

“Jika aku ingin kembali ke barat?”

“Boleh, aku akan ke barat untuk mengadakan pesta pernikahan!”

“Jika aku ingin kamu pindah kewarganegaraan menjadi orang barat?”

Terry Fan pada saat ini baru mengerti, setelah berputar dalam waktu yang lama, ternyata Jessy Shangguan sudah membuatnya masuk ke dalam jebakannya.

Novel Terkait

Wanita Yang Terbaik

Wanita Yang Terbaik

Tudi Sakti
Perkotaan
2 tahun yang lalu
Gue Jadi Kaya

Gue Jadi Kaya

Faya Saitama
Karir
2 tahun yang lalu
Ternyata Suamiku CEO Misterius

Ternyata Suamiku CEO Misterius

Vinta
Bodoh
2 tahun yang lalu
More Than Words

More Than Words

Hanny
Misteri
2 tahun yang lalu
Don't say goodbye

Don't say goodbye

Dessy Putri
Percintaan
3 tahun yang lalu
Wanita Pengganti Idaman William

Wanita Pengganti Idaman William

Jeanne
Merayu Gadis
3 tahun yang lalu
Hei Gadis jangan Lari

Hei Gadis jangan Lari

Sandrako
Merayu Gadis
2 tahun yang lalu
That Night

That Night

Star Angel
Romantis
3 tahun yang lalu