The Revival of the King - Bab 240 Siapa Yang Mendalangi

Terry Fan tidak bisa menahan tawanya dan menatap nyonya Shangguan tanpa mengucapkan sepatah katapun, kakinya yang dibawah meja masih mengait, wajah nyonya Shangguan sedikit memerah.

Jessy Shangguan mendorong Terry Fan, kaki Terry Fan hanya bisa ditarik kembali dan menyentuh sedikit tanah.

“Apa yang kamu tawakan? Aku dan ibuku telah dijebak orang dan kamu masih bisa tertawa?”

Terry Fan memperhatikan wajah nyonya Shangguan yang memerah, tetapi tidak berani yakin apakah karena senyumannya atau karena gerakan kecil dibawah meja.

Tidak peduli kenapa, dia tidak ingin bertele-tele lagi.

“Kalian bilang masalah ini, didalamnya ada banyak masalah yang tidak aku mengerti.”

Jessy Shangguan bertanya tanpa berpikir: “Masalah apa?”

“Siapa yang menelepon kalian?”

“Aku tidak tahu!”

“Laki-laki atau perempuan?”

“Laki-laik.”

“Bagaimana dengan nyonya Shangguan punya?”

Nyonya Shangguan berkata: “Laki-laki juga.”

Terry Fan menganggukkan kepala: “Jika ada seseorang menelepon aku sekarang, selama itu bukan kalian berdua, orang itu pasti mengatakan kalian berdua menunggu aku disini, hal pertama yang akan aku lakukan adalah menelepon salah satu dari kalian, pertama-tama menanyakan kalian ada masalah apa.”

Perkataan Terry Fan sangat jelas, dalam keadaan normal, tidak peduli Jessy Shangguan atau nyonya Shangguan, selama diantara mereka menerima pesan mengatakan bahwa pihak lain ingin bertemu dengan mereka, reaksi pertama mereka seharusnya adalah menelepon pihak lain itu, bukan terburu-buru datang ketempat kejadian.

Orang biasa mungkin memiliki mentalitas ini, apalagi mereka adalah agen, bagaimana mungkin mereka tidak memiliki kewaspadaan atau pengetahuan umum seperti itu?

“Bukan begitu,” Jessy Shangguan menjelaskan: “Aku tidak menyangka ibuku akan datang, tiba-tiba mendengar ada orang yang mengatakan dia menungguku disini, aku ingin datang diam-diam memberikan dia sebuah kejutan, tentu saja aku tidak terpikirkan untuk meneleponnya!”

“Ini pertama kalinya ibumu datang ke kota Jiang, jika dia ingin bertemu denganmu, mengapa tidak meneleponmu secara langsung? Dan kamu menerima panggilan telepon dari laki-laki yang tidak dikenal, katakanlah kamu tidak khawatir dia akan menyakiti ibumu, setidaknya kamu bertanya, siapa kamu?”

Jessy Shangguan mengedipkan matanya dan terdiam sesaat.

Terry Fan menoleh ke nyonya Shangguan dan bertanya: “Nyonya, jika mengatakan umur Jessy masih muda, mendengar anda tiba-tiba datang ke kota Jiang, sekali senang langsung tanpa berpikir berlari untuk bertemu denganmu itu masih bisa dimaklumi, kalau orang seusia anda seharusnya tidak seceroboh itu bukan?”

Selesai mengatakan, Terry Fan menjulurkan dan mengaitkan kakinya dibetisnya.

Bulu kuduk nyonya Shangguan muncul lagi, dia menatap Terry Fan tanpa berkedip dan ragu-ragu untuk mengatakan yang sebenarnya.

“Hei!” Jessy Shangguan mendorongnya lagi: “Apa maksudmu, mengapa kamu selalu terlibat dengan masalah ini? Aku dan ibuku baru pertama kali datang di kota Jiang dan kami sudah dijebak, kamu tidak khawatir dan mencari tahu siapa dibalik masalah ini, sebenarnya apa yang ingin mereka lakukan? sebaliknya seperti mengintrogasi kita disini, sebenarnya apa yang ingin kamu lakukan?”

Terry Fan tersenyum dan berkata: “Pertanyaan aku ini adalah untuk mencari tahu orang itu, selama kalian mengatakannya dengan jujur, aku bisa mencari jejak mereka.

“Jadi maksud kamu, aku dan ibuku berbohong?”

“Ini kamu yang bilang.”

“Qich!” Jessy Shangguan menjulurkan jari telunjuknya lalu menunjuk hidung Terry Fan dan memarahinya: “Terry, kamu sedang mencoba bertingkah laku aneh padaku?”

“Jessy, jangan keterlaluan!” nyonya Shangguan menatap Jessy Shangguan sekilas, lalu bertanya Terry Fan dengan sangat tenang: “Bisakah kamu beritahu aku, disaat aku dan Jessy dalam keadaan tidak sadar, apa sebenarnya ada sesuatu yang terjadi?”

Ini seperti pertanyaan yang seharusnya ditanyakan oleh seorang agen.

Sebagai penanggung jawab atas rencana finalisasi program pengasuh, tidak sadarkan diri disaat waktu penting, pasti ada sesuatu yang terjadi dan masalah ini pasti ada hubungannya dengan program pengasuh, yang juga ada hubungannya dengan Terry Fan.

Karena itu, Terry Fan memberikan perhatian khusus pada pengalaman mereka, tidak bisa mentolerir keberadaan apapun yang mencurigakan.

Selain itu nyonya Shangguan juga adalah seorang agen lama, melihat sikap Terry Fan yang tiba-tiba berubah terhadapnya, dia menyadari bahwa identitasnya sendiri, kemungkinan besar sudah diketahui oleh Terry Fan.

Masalahnya sekarang adalah dia tidak mengerti, disaat dirinya tidak sadarkan diri, apa sebenarnya yang terjadi, hanya setelah mengetahui kebenarannya, dia baru bisa memutuskan apakah dia harus berterus terang untuk mengungkapkan identitas aslinya.

Terry Fan menatap langsung nyonya Shangguan, dari matanya yang polos, Terry Fan merasa dia tidak seperti sedang memainkan taktik.

Dengan kata lain, aksi kali ini bukan rencana nyonya Shangguan, melainkan orang lain.

Terry Fan tersenyum dan berkata dengan tenang: “Hari ini dipertigaan pinggiran kota, aku ditabrak oleh mobil yang membuntuti ku, disaat yang bersamaan sebuah truk besar datang melaju, sementara mobil lainnya menabrak saya langsung dari sisi kanan.”

“Ha?”

Nyonya Shangguan mendengarkan dengan tenang sedangkan Jessy Shangguan berteriak, dia segera menyadari bahwa alasan dia tidak sadarkan diri karena dia melangkaui pimpinan atasannya dengan melaporkan idenya sendiri kepada mantan direktur dan secara keliru percaya bahwa James mengirim seseorang untuk membiusnya.

Sampai sekarang dia masih tidak tahu, nyonya Shangguan yang sekarang duduk dihadapannya adalah atasannya, James.

Terry Fan berkata: “Tentu saja, rencana awal mereka tidak hanya itu, pada saat yang sama mereka mengirim tiga mobil SUV ketempat kejadian, mungkin untuk menjaga rahasia, waktunya agak terlambat untuk memberitahu pihak lain, ketika mobil SUV datang, aku sudah terhindar dari bahaya, meski mereka melakukan serangan kedua, aku masih bisa lolos dari kematian, jika dua serangan mereka menjadi satu, takutnya kalian tidak akan pernah bisa bertemu dengan aku lagi!”

“Sialan, James sudah keterlaluan, ini jelas-jelas terlihat dia sedang membalas dendam padaku!”

Jessy shangguan sangat marah, masih mengabaikan nyonya Shangguan yang duduk dihadapannya dan meludah, ini serupa dengan memberitahu nyonya Shangguan bahwa dia sudah memberitahu Terry Fan dia adalah agen dari biro intelijen.

Bahkan dapat dikatakan, bahwa atasannya bernama James.

Nyonya Shangguan mengerutkan alisnya dan melihat Jessy Shangguan tanpa mengucapkan sepatah katapun.

Jessy Shangguan baru menyadari mulutnya sudah membocorkan rahasia, wajahnya memerah, dia tampak sedikit malu dan berkata: “Maaf! Nyonya, aku tidak hanya memberitahu dia identitas aku, tapi juga memberitahunya identitas asli dari ketiga anggota keluarga kita.”

Nyonya Shangguan tidak terkejut dan juga tidak marah.

Kemarin nyonya Shangguan menerima panggilan telepon Jessy Shangguan, serta mantan direktur memberitahunya, setelah Jessy Shangguan mengirim email kekotak surat mantan direktur, nyonya Shangguan sudah mengerti, bahwa Jessy Shangguan tidak hanya tidak terpesona dengan Terry Fan, sebaliknya sudah ditangkap oleh Terry Fan.

Hanya saja tidak menyangka bahwa Jessy Shangguan benar-benar menunjukkan semua kartu kepada Terry Fan.

Jessy Shangguan menjelaskan lagi: “Maaf! Nyonya, kamu sudah pernah berkata padaku katakanlah tidak menjalankan misi, dia juga adalah seorang pria yang layak dipercaya seumur hidup, terlebih lagi dia menjelaskan bahwa dia bukan hanya tidak bermaksud melakukan hal itu kepada biro intelijen, bahkan dia bersedia bergabung dengan kewarganegaraan kita, jadi…..”

Novel Terkait

Kisah Si Dewa Perang

Kisah Si Dewa Perang

Daron Jay
Serangan Balik
2 tahun yang lalu
The Winner Of Your Heart

The Winner Of Your Heart

Shinta
Perkotaan
3 tahun yang lalu
The Break-up Guru

The Break-up Guru

Jose
18+
2 tahun yang lalu
Love Is A War Zone

Love Is A War Zone

Qing Qing
Balas Dendam
3 tahun yang lalu
Back To You

Back To You

CC Lenny
CEO
2 tahun yang lalu
Cinta Yang Berpaling

Cinta Yang Berpaling

Najokurata
Pertumbuhan
2 tahun yang lalu
Cinta Seorang CEO Arogan

Cinta Seorang CEO Arogan

Medelline
CEO
2 tahun yang lalu
Awesome Guy

Awesome Guy

Robin
Perkotaan
2 tahun yang lalu