The Revival of the King - Bab 141 Ini Hal Besar

Terry Fan tahu, sepasang suami istri Willy Wang dan Monica Li ini tidak hanya baik hati, tapi juga penuh rasa tanggung jawab. Melihat investasi yang begitu besar ini, yang pertama kali mereka pikirkan bukanlah banyaknya uang yang akan mereka dapat, sebaliknya mereka merasa sangat tertekan.

Selain telah dianggap saudara sendiri, kini mereka menjadi rekan kerja pilihannya.

Meskipun Terry Fan tak terlalu mempedulikan uang kecil seperti ini, seorang pria hebat pernah berkata, saat seseorang menjadi kaya, ia harus membuat banyak orang lain menjadi kaya juga.

Terry Fan merasa ia harus menjalankan amanat pria hebat itu, setidaknya ia harus bisa membuat teman-temannya kaya juga.

Terry Fan tersenyum dan berkata, “Dalam membuka restoran kecil, selama kau bersikap ramah dan masakanmu cukup lezat, ini sudah cukup untuk mendatangkan pelanggan. Tapi dalam membuka hotel sebesar ini, meskipun kelezatan masakan juga faktor yang sangat penting, tapi cara promosi, keramahan dalam pelayanan, dan manajemen internal juga sangatlah penting. Cara manajemen akan sangat menentukan keberhasilan ataupun kegagalan hotel ini. Dengan kata lain, keberhasilan sebuah restoran kecil hanya bergantung pada pemiliknya. Sedangkan untuk skala yang lebih besar, keberhasilan bergantung pada kerjasama tim. Maka kalian tak perlu merasa terlalu tertekan, kalian hanya perlu mengganti pola pikir kalian dan berusaha membangun tim yang berkualitas.”

Willy Wang dan Monica Li masih belum berani mengambil keputusan, mereka saling menatap satu sama lain, tak tahu harus berkata apa.

Tadi Willy Wang hanya bercanda, tak disangka Terry Fan menganggapnya serius.

Monica Li bahkan lebih gelisah lagi, meskipun ia tak mengharapkan Terry Fan membalas budi atas segala yang telah dilakukannya, tapi jika Terry Fan benar-benar mampu dan ingin membalas budi padanya, ia juga akan menerimanya dengan senang hati dan berusaha melaksanakannya sebaik mungkin. Setidaknya ia bisa membuktikan bahwa pengorbanannya tidak sia-sia.

Masalahnya, balas budi yang Terry Fan berikan pada mereka jauh lebih besar dari perkiraan mereka, membuat mereka sangat terkejut.

Dengan kemampuan dan pengalaman mereka, sepertinya mereka takkan mampu melakukannya.

Monica Li mencengkeram lengan Willy Wang dan berkata, “Hei, kita harus menjawab apa, bagaimana ini?”

Willy Wang menggeleng, “Damn, sepertinya aku sedang bermimpi. Terry, bisakah kita tidak bercanda tentang hal ini?”

“Willy Wang, kenapa kau tak berani? Dulu saat teman-teman sekelas mengusikku, kaulah yang selalu menyemangatiku, suatu hari nanti, saat kita sudah sukses, kita tunjukkan pada mereka! Kini kesempatan telah tiba, mereka telah membuat sebuah kelompok yang bobrok dan tak mengijinkan kita masuk, mari kita membuat kelompok orang sukses dan tekan mereka!”

“Tidak, Terry, ini bukan urusan biasa, ini urusan besar, ijinkan aku pulang dulu, aku dan Monica akan berdiskusi dulu.”

Saat ini, beberapa pelanggan memasuki restoran kecil itu dan berseru, “Pesan makanan.”

“Baik, sebentar.”

Willy Wang bergegas keluar.

“Hei, kau malah pergi! Willy Wang, aku sedang mendiskusikan hotel ini denganmu, kau...”

Willy Wang mengibaskan tangan, “Nanti kita bicarakan lagi.”

Terry Fan menatap sosoknya dari belakang dan menggeleng-gelengkan kepala.

“Terry,” kata Monica Li dengan suara lirih, “Kami tahu kau melakukan ini demi kebaikan kami, tapi investasi puluhan juta ini benar-benar terlalu besar, kami bahkan tak berani memimpikannya.”

“Monica, ada beberapa hal yang tak bisa kukatakan saat ada Willy Wang. Jika bukan berkat kau, mungkin aku takkan bisa bertemu nenek lagi, saat aku pulang, kau juga menyerahkan seluruh tabungan keluarga kepadaku...”

“Ssst... tak perlu dibahas!”

“Monica, gamblangnya saja, Valentine Li yang bersikap seperti itu padaku saja kubelikan Villa Ocean di Gunung Min, sementara kau bersikap begitu baik padaku, apalah artinya membangun sebuah hotel untukmu? Aku juga sudah bilang, saat mendapat keuntungan, kita akan membaginya, jadi kau juga membantuku mendapatkan uang!”

Monica Li tersenyum ragu, “Bahkan meskipun dianggap membantumu mendapatkan uang, tidakkah tanggung jawab ini terlalu besar? Bagaimana kalau begini, kau sendiri yang menjadi pemilik, Valentine Li yang bertanggung jawab mengurus keuangan hotel, Willy Wang bertanggung jawab di dapur, dan aku menjadi resepsionis.”

“Ini tak ada hubungannya dengan Valentine Li, anggap saja kalian membantuku menyimpankan uangnya, jika suatu saat nanti aku membutuhkannya, aku masih mempunyai dana darurat!”

“Tapi...”

“Tak perlu ragu lagi, aku telah mengatakannya, aku tak mungkin menarik perkataanku. Mulai besok tutuplah resto kecil ini, dan segera pasang pengumuman di internet untuk merekrut pegawai. Jika ada yang tak kau mengerti, tanyakan saja pada Kalvin Chang, kuharap hotel ini bisa dibuka sebelum Hari Kemerdekaan, setelah Tahun Baru, aku masih harus mengurus acara pernikahanku dengan Valentine Li.”

“Kalau begitu baiklah, nanti aku akan membujuk Willy Wang,” Monica Li tersenyum, “Valentine Li sungguh beruntung akan menikah dengan pria sebaik dirimu, hidupnya akan sangat bahagia!”

Terry Fan tak bisa berkata-kata, jika ia tahu lebih awal bahwa Monica Li memperlakukan neneknya dengan begitu baik, dan jika ia belum menikah, tanpa berpikir panjang Terry Fan pasti akan menikahinya.

Tapi semua ini sudah terlambat, tak ada yang bisa mengubah apa yang telah terjadi. Terry Fan tak bisa lagi menikahi Monica Li dan membahagiakannya, tapi ia bisa membuat kehidupannya menjadi lebih baik.

“Tenanglah, Monica, suatu saat nanti, tak hanya teman-temanmu, tapi seluruh wanita di Kota Jiang akan iri melihat kebahagiaanmu!”

Monica Li tersenyum lebar, “Saat ini aku sudah merasa sangat bahagia!”

Setelah Terry Fan pergi, Monica Li segera kembali ke restoran dan mengurus berbagai hal.

Meskipun mereka bersikap seperti biasa, sibuk menyambut dan melayani pelanggan, tapi mereka sama sekali tak mengobrol satu sama lain.

Karena Terry Fan membuat mereka merasa sangat tertekan, mereka sibuk dengan pikiran mereka masing-masing dan tak berbicara satu sama lain.

Setelah pulang ke rumah, mereka berbaring dengan gelisah di atas kasur, mereka sedang memikirkan hal yang sama dan belum bisa membuat keputusan. Beberapa kali mereka berunding, tapi akhirnya kembali terdiam.

Mereka terus berbaring dengan gelisah hingga dini hari.

Akhirnya Monica Li berkata, “Willy Wang, bagaimanapun, ini adalah maksud baik Terry Fan. Dan orang lain bisa membuka hotel besar, kenapa kita tidak? Jika ada yang tak kau mengerti, bertanyalah, belajarlah pada yang lebih ahli.”

Willy Wang mendesah, “Aku tak menyangka Terry Fan menjadi begitu kaya dalam waktu yang begitu singkat, tapi ia tetap sangat setia pada temannya. Tidakkah kau menyadari, 51% dan 49%, dengan kata lain setelah hotel itu selesai dibangun, ia akan segera menyerahkannya pada kita.”

Dalam hati Monica Li berpikir: Aku tak menyadarinya? Kukira malah kau yang tak menyadarinya!

“Willy Wang, kalau begitu, bagaimana kalau kita coba dulu?”

Willy Wang menggeleng dan berkata, “Tak perlu membahas apakah kita bisa memimpin hotel itu dengan baik atau tidak, dengan hubunganku dengan Terry Fan, meskipun kita harus merawat neneknya bertahun-tahun, ia berterimakasih pada kita saja sudah cukup. Aku merasa tidak pantas jika kita menerima hadiah yang terlalu besar ini!”

“Jangan berkata seperti itu, kita berdua memperlakukan nenek dengan sangat baik, bagaimana dengan Valentine Li? Yang sama sekali tak mempedulikan nenek. Kau juga bilang ia bahkan menyelingkuhi Terry Fan, tapi kini ia menjadi pemilik Villa Ocean Gunung Min. Secara gamblang, dibandingkan dengannya, kita sangat pantas menerima hotel pemberian Terry Fan ini.”

“Jangan bicara sembarangan, tahu dari mana ia selingkuh atau tidak? Mungkin saja tak ada hubungan apapun di antara Valentine Li dan Gordon Zhang,” Willy Wang menghela nafas, “Istriku, jadi menurutmu, sebaiknya kita menerimanya?”

Monica Li tersenyum manis, “Kau adalah suamiku, untuk urusan sebesar ini, kau saja yang mengambil keputusan, aku akan menurutimu.”

Novel Terkait

Revenge, I’m Coming!

Revenge, I’m Coming!

Lucy
Percintaan
2 tahun yang lalu
Istri kontrakku

Istri kontrakku

Rasudin
Perkotaan
2 tahun yang lalu
Pergilah Suamiku

Pergilah Suamiku

Danis
Pertikaian
2 tahun yang lalu
Rahasia Seorang Menantu

Rahasia Seorang Menantu

Mike
Menjadi Kaya
2 tahun yang lalu
Because You, My CEO

Because You, My CEO

Mecy
Menikah
2 tahun yang lalu
Pernikahan Kontrak

Pernikahan Kontrak

Jenny
Percintaan
3 tahun yang lalu
My Japanese Girlfriend

My Japanese Girlfriend

Keira
Percintaan
2 tahun yang lalu
Terpikat Sang Playboy

Terpikat Sang Playboy

Suxi
Balas Dendam
3 tahun yang lalu