The Revival of the King - Bab 180 Mempercayakan Seumur Hidup

Tidak tahu berarti iya, kalau tidak, Jessy Shangguan pasti sudah pergi dari awal, sisanya terserah Terry Fan.

Terry Fan ragu-ragu sejenak, kemudian dia segera memeluk dan menciumnya.

Jessy Shangguan menjadi tegang.

Dia tahu bahwa ini adalah pertanda datangnya badai.

Seluruh tubuhnya gemetar, tubuhnya menjadi semakin kaku, anggota tubuhnya tidak mendengarkan sama sekali.

Terry Fan sudah merasa bahwa jika dia memulai sekarang, dia pasti tidak akan menimbulkan perlawanan.

Tetapi jika memulainya, kecuali kalau mau berkompromi, kalau tidak, bukannya hanya akan merugikan Jessy Shangguan?

Masalahnya adalah bahwa Terry Fan tidak jelas tentang tujuan akhir dari "program pengasuh" Badan Intelijen Barat terhadapnya?

Jika hanya korps tentara bayaran di bawahnya yang bisa bergaul dengan korps tentara bayaran yang disewa oleh Biro Intelijen, itu bukan masalah sama sekali.

Tetapi jika dia ingin dia menyerahkan resimen tentara bayarannya, atau bahkan mengkhianati kepentingan negara, Terry Fan pasti tidak akan melakukan ini.

Masalahnya adalah bahwa tidak peduli individu, atau kelompok tentara bayaran Terry Fan, tidak apa-apa berurusan dengan panglima perang negara S dan tentara bayaran lokal. Jika ingin berurusan dengan Badan Intelijen Barat, itu sedikit berlebihan.

Kalau harus bertemu satu sama lain dan tahu pasti kalah, apakah terlalu egois kalau melibatkan Jessy?

Karena Terry Fan terlibat dalam pergulatan ideologis yang sengit, maka saat mencium Jessy Shangguan, dia tidak seantusias dulu.

Jessy Shangguan menjadi linglung.

Tidak heran jika Biro Intelijen Barat mengembangkannya menjadi agen khusus, terutama menargetkan Terry Fan dan kelompok tentara bayarannya, jadi yang dibutuhkan adalah kualitas Jessy Shangguan yang sebenarnya. Selain keterampilan menangkap dan bertarung yang sederhana, dia belum komprehensif dan ketat dalam pelatihan agen.

Apalagi dalam hubungan antara pria dan wanita, dia selalu mampu menjaga kualitas sejati seorang gadis.

Jadi menghadapi Terry Fan yang buru-buru, terutama aroma hormon pria yang terus-menerus terpancar dari Terry Fan, Jessy Shangguan menjadi bingung.

Sementara dia menghadapi ketakutan, dia menjadi lebih tegang, tapi segera menyadari ciumannya tampak jauh lebih lembut, tampak tidak terlalu peduli tentang apapun.

“Ada apa?” ​​Jessy Shangguan menggerakkan kepalanya ke belakang dan bertanya pada Terry Fan dengan mata besarnya.

“Apanya ada apa?"

"Kamu sepertinya sedang memikirkan sesuatu."

“Kamu merasa begitu?"

"Cih, aku bukan orang bodoh!"

Bukannya bodoh, tapi sepertinya agak terlalu tergila-gila.

“Aku sedang berpikir, kalian Biro Intelijen memandangku seperti apa? Kalau tidak penting, sepertinya tidak perlu memandangnya, kan? Kalau penting, mengapa tidak mengirim seseorang yang beridentitas untuk menghubungiku, kenapa hanya mengirimkan satu gadis kecil?"

"Hei, kamu harus tahu dengan jelas, apa itu gadis kecil? Aku agen terdaftar dari Biro Intelijen! Jika kamu tidak percaya padaku, hidup dan matimu sekarang ada di tanganku."

“Begitukah?"

"Menurutmu?"

“Kalau begitu, jika aku menidurimu, apakah nyawaku terselamatkan?"

“Atas dasar apa kamu meniduriku?" Jessy Shangguan berkedip pada Terry Fan.

Gila, pura-pura bodoh atau benar-benar bodoh?

Terry Fan segera memeluknya dan bangkit dari sofa, dia berjalan langsung ke dalam suite, dan melemparkannya ke tempat tidur.

"Apa yang sedang kamu lakukan?"

Bukankah sudah jelas?

Terry Fan melepas kausnya, seluruh tubuhnya berotot, dan sedikit rambtu di dadanya, tiba-tiba membuat Jessy Shangguan menjadi tegang.

Terry Fan menempelkan dadanya dengan erat ke dada Jessy Shangguan, Jessy Shangguan menahan napas, wajahnya yang cantik memerah.

"Aku ingin mengajukan satu pertanyaan, kalau aku tidak setuju untuk bergabung dengan Biro Intelijenmu, apakah hidupku tidak terjamin?"

"Menurutmu?"

“Kalau begitu, apakah kamu menerima perintah pembunuhan?"

"Tidak begitu juga."

"Bisakah kamu berbicara denganku secara detail?"

"Sebenarnya ... hmm, aku seorang agen spesial, atau kamu yang agen spesial,malah ingin mengumpulkan informasi dariku?"

“Apanya agen spesial? Kamu adalah tawananku sekarang, kalau kamu tidak mengatakan yang sebenarnya, kamu akan disiksa."

Jessy Shangguan memelototi, "Kalau begitu aku lebih baik mati daripada menyerah!"

“Benarkah?” Saat dia berkata demikian, Terry Fan mulai mengendurkan sabuknya.

"Apa yang kamu lakukan?" tanya Jessy Shangguan dengan ekspresi terkejut, "Kamu berani memecutku dengan ikat pinggang?"

Pada saat ini, Terry Fan melepaskan ikat pinggangnya, kalau untuk memecutnya, maka dia benar-benar bodoh.

Terry Fan tidak mengucapkan sepatah kata pun, dan melemparkan celananya ke samping, lalu ….

"Hei, ​​kamu—"

Saat ini, Jessy Shangguan mengerti apa yang akan dia lakukan, seluruh tubuhnya langsung bergetar hebat, tidak hanya seluruh wajahnya yang memerah, bahkan bibirnya pun menjadi sedikit panas.

Sebenarnya Terry Fan juga sangat gugup, ini adalah pertama kalinya, selain itu dia masih ragu-ragu, apakah perlu melakukan hal semacam itu di saat ini.

Terry Fan berpikir dengan matang, kalau Jessy Shangguan melawan, atau tidak bersedia, dia akan menahannya.

Tapi—

Sekujur tubuh Jessy Shangguan panas, sama sekali tidak menyadari apa yang akan dilakukan Terry Fan selanjutnya, apa artinya bagi dia?

Dia tidak melawan, bahkan tidak berani menatap mata Terry Fan.

Dia juga menelan air liurnya, dia merasakan bibirnya yang sedikit pecah-pecah.

Terry Fan tidak bisa menahannya lagi.

Selain kecantikan Jessy Shangguan yang awet muda, yang lebih penting lagi dalam pandangan Terry Fan, tidak ada rasa bersalah pada Valentine Li kalau dirinya melakukan suatu perbuatan dengan wanita lain.

Bagaimanapun juga, pernikahan mereka hanya berdasarkan secarik kertas itu, tanpa kenyataan yang sebenarnya, dan tidak ada tanggung jawab moral apapun.

Jadi ….

40 menit berlalu, setelah selesai melakukan, Terry Fan tidak pernah begitu lelah dan terpuruk di atas tubuh Jessy Shangguan.

Jessy Shangguan benar-benar gila.

Pada saat ini, dia sepertinya menyadari bahwa apa yang dilakukan Terry Fan barusan bukan hanya kontak fisik sederhana, tetapi juga mengambil semuanya darinya.

Jangan melihat selama bertahun-tahun, dia terus berakting di depan Terry Fan, seolah dia benar-benar memiliki perasaan yang dalam pada Terry Fan.

Sebenarnya tidak.

Hanya saja setelah Terry Fan selesai, Jessy Shangguan merasa bahwa dia akan menjadi wanitanya Terry Fan sepanjang hidupnya, dan Terry Fan akan menjadi pria yang harus dia percayakan seumur hidup.

"Hiks—" Memikirkan hal ini, Jessy Shangguan tiba-tiba menangis, dia menepuk bahu Terry Fan dengan putus asa, "Kamu jahat, kamu jahat, kamu sangat jahat! Hiks—"

Terry Fan menghela napas.

Dia tidak tahu bagaimana dia harus bersikap, dia tidak tahu bagaimana cara menghibur Jessy Shangguan dalam situasi ini, dia hanya bisa mengubur wajahnya di bahu Jessy Shangguan dan membiarkannya terus-menerus memukul bahunya.

Jessy Shangguan menangis semakin sedih, seluruh tubuhnya kejang-kejang.

Terry Fan sudah bukan siapa-siapa lagi, dia diam-diam membaringkan Jessy Shangguan, menunggu Jessy Shangguan mendorongnya pergi, sehingga dia bisa bangun.

Tidak disangka, meskipun Jessy Shangguan menangis semakin keras, dia terus memukuli bahu Terry dengan satu tangan, dan tangan lainnya memegangi leher Terry dengan erat, seolah dia takut Terry akan melarikan diri.

Novel Terkait

Balas Dendam Malah Cinta

Balas Dendam Malah Cinta

Sweeties
Motivasi
3 tahun yang lalu
Pernikahan Kontrak

Pernikahan Kontrak

Jenny
Percintaan
3 tahun yang lalu
Get Back To You

Get Back To You

Lexy
Percintaan
2 tahun yang lalu
Love at First Sight

Love at First Sight

Laura Vanessa
Percintaan
2 tahun yang lalu
Love and Trouble

Love and Trouble

Mimi Xu
Perkotaan
2 tahun yang lalu
Hello! My 100 Days Wife

Hello! My 100 Days Wife

Gwen
Pernikahan
2 tahun yang lalu
Wonderful Son-in-Law

Wonderful Son-in-Law

Edrick
Menantu
2 tahun yang lalu
Where’s Ur Self-Respect Ex-hubby?

Where’s Ur Self-Respect Ex-hubby?

Jasmine
Percintaan
2 tahun yang lalu