The Revival of the King - Bab 249 Berbahaya

Setelah Terry mengatur semua ini, dia langsung kembali ke kota Jiang.

Setelah pesawat terbang, walaupun Jessy Shangguan terlihat sedih tetapi Terry tetap percaya jika nyonya Shangguan dan direktur akan membantu, Jessy Shangguan tetap percaya jika Terry akan dapat duduk bersama ketua untuk bernegosiasi.

Dia anak muda yang tidak berpengalaman, pernah berharap dirinya menjadi seorang agen rahasia, juga merasa sombong dan bangga, tetapi sekarang semua ini berbeda dirinya hanya ingin berada di samping pria yang ia cintai dan menjadi seorang wanita yang mencari perlindungan saja.

Melihat kota Jiang yang perlahan menjauh, Jessy Shangguan merasa akan dengan segera kembali lagi.

“Nyonya, terimakasih!”

Nyonya tersenyum, lalu dengan pelan menepuk tangan Jessy Shangguan.

Nyonya Shangguan sangat mengerti, jika ucapan terimakasih dari Jessy Shangguan itu tulus karena melalui Jessy Shangguan, niat dari ketua bisa tersampaikan kepada Terry.

Di saat bersamaan di mobil, juga mengingatkan Terry apa yang harus dia lakukan.

Dan juga berjanji, dengan Terry bisa mengalahkan Biro Intelijen, maka melalui direktur dia dapat menekan ketua, untuk memaksa dia duduk dan bernegosiasi bersama Terry.

Tetapi nyonya Shangguan tidak memberitahu mereka, dengan kepergian mereka yang terburu-buru ini juga karena perintah dari ketua.

Bisa menjadi ketua di Biro Intelijen pasti otaknya tidak akan bermasalah.

Rahasia yang nyonya Shangguan beritakan itu, sebenarnya adalah permintaan dari ketua agar nyonya Shangguan melakukan hal seperti ini, melalui nyonya Shangguan dia memberitahu Terry, asalkan Terry dapat meninggalkan bagian Timur, walaupun menuju ke Biro Intelijen dan bernegosiasi tetap akan mengalami bahaya.

Karena seperti ini, Terry akan fokus untuk bernegosiasi dengan Biro Intelijen, dan akan mengabaikan keamanan ketika bernegosiasi.

Maka, dia akan memiliki kesempatan.

Ketua bahkan dengan sengaja meminta nyonya Shangguan memberitahu Terry, dia dan Jessy Shangguan harus segera pergi ke negara T, maka Terry sendiri harus mengantarkan mereka ke bandara.

Ketua ketika Terry kembali ke kota Jiang, telah mempersiapkan sesuatu.

Dengan artian, nyonya Shangguan sangat mengetahui, jika Terry belum bisa kembali dengan hidup-hidup ke kota Jiang.

Walaupun Terry telah melakukan cara pria, dan menunjukan kasih sayangnya kepada nyonya Shangguan, tetapi nyonya Shangguan sangat mengerti jika itu hanya rencana Terry saja.

Sebagai senior dari agen rahasia, nyonya Shangguan sangat mengerti bagaimana bersikap tidak serius, dan juga bagaimana bertindak atas pria dan kepentingan negara.

Tentu saja, entah itu menunjukkan sikap aslinya, atau sebuah rencana saja, Terry dapat menggunakan cara ini, untuk menggoda atau mencari tahu setidaknya di dalam hati Terry, nyonya Shangguan tetap memilki harga yang tetap.

Karena seperti itu, walaupun ketua telah mengatur cara untuk membunuh tetapi untuk berjaga-jaga, jika ada sebuah perubahan tetap saja nyonya Shangguan bisa menjadi penghubung dan jembatan bagi Terry juga ketua, sebelum pembunuhan terjadi, ketua meminta nyonya Shangguan dan Jessy Shangguan untuk pergi.

Dengan artian, Terry hanya bisa secara perlahan meninggal di Biro Intelijen, baru bisa menemui nyonya Shangguan dan Jessy Shangguan, jika tidak semua ini akan sia-sia.

Dan bagi nyonya Shangguan, keuntungan negara tetap akan menjadi nomor satu, jika Terry bisa hidup kembali maka dia adalah seseorang yang kuat.

Pada saat itu, entah Terry sendiri yang mencarinya atau memberikan perintah, nyonya Shangguan akan rela berada di pelukannya.

Sama seperti tadi ketika dia mendeskripsikan kepada ketua Biro Intelijen, orang kuat yang menundukan kepalanya, wanita juga hanya berserah pada pria yang kuat.

Walaupun bibir nyonya Shangguan tidak berkata tetapi di dalam hati dia berkata kepada Jessy Shangguan : Sayang berdoalah, semoga Tuhan menjaga Terry untuk kabur dari ketua.

Pada saat ini, direktur dan ketua, telah berada di seberang lautan Barat, sambil menunggu sebuah kabar dari kota Jiang.

Walaupun ketua telah membuat pengaturannya, direktur sendiri tetap masih mengingatkan : “Terry ini adalah orang dengan berkekuatan hebat, apakah kamu memang berencana untuk menyelesaikan dia di kota Jiang?”

Ketua dengan percaya diri berkata : “Yang Mulia Direktur, seharusnya kamu mengetahuinya, jika bagaimanapun kekuatan Terry hari ini, itu karena dia adalah ikan peliharaannya kita, sekarang kita telah memompa airnya, jangankan seekor ikan sungai di bagian Timur, jika itu adalah ikan hiu dan paus di Atlantic dia bisa berbuat apa?”

Direktur menggelengkan kepalanya : “Kamu jangan terlalu sombong, walaupun hanya seekor ikan peliharaan kita yang lepas, tetapi kekuatan dia memang berbeda, apalagi kekuatan tubuhnya, seperti tidak bisa kita bayangkan.”

“Yang Mulia Direktur, aku merasa kamu terlalu sering melihat film spiderman dari bagian Timur, dan sedikit tidak masuk akal, tenang saja, di kondisi normalnya dalam 24 jam, kita akan melihat sesuatu yang inginkan, jika itu tidak bisa, maka kita akan mengundang dia ke kota S atau mungkin kebagian barat, aku sendiri tidak percaya, dengan kekuatan dia sendiri dapat menghancurkan seluruh Biro Intelijen.”

“Walaupun seperti itu, kamu tetap harus memikirkan negara T, itu adalah tujuan dari negara kami, dan di saat yang genting seperti ini, kita terlalu fokus kepada Terry, yang tidak tahu keberadaan yang jelasnya ini, sebuah negara memiliki tujuan perangnya, jika tidak sengaja mendapatkan sebuah lubang besar, maka kamu dan aku akan sama-sama mendapatkan kesusahan.”

“Tenang saja, Yang Mulia Direktur, bukankah kita telah memberikan James untuk dia? Jika memang tidak bisa bergerak lagi, maka kita akan mengeluarkan dia, dan juga di samping dia sendiri ada Jessy Shangguan, aku merasa tugas akhir program pengasuh ini tidak akan kalah.”

Direktur tidak berkata lagi, dia tahu jika ketua adalah orang yang tidak akan berhenti jika tidak mendapatkan.

Jika di lihat dari keuntungan negara, direktur sangat berharap rencana ketua berhasil.

Tetapi secara pribadi, dan untuk keuntungan ini dia berharap Terry dapat keluar dari lubang besar ini.

Maka dari itu direktur berencana memberikan waktu 24 jam kepada ketua, jika dalam 24 jam ini, ketua memberikan kerugiaan besar untuk bagian Barat, maka dia akan mengurus tugas akhir dari program pengasuh.

Selanjutnya hanya perlu melihat Terry saja, tetap dengan perkataan itu, nyawa seseorang tetap berada di tangannya sendiri, dengan kekuataan yang cukup besar, baru bisa berdiri dengan bangganya.

Jika kamu tidak cukup kuat, jangan menyalahkan yang di atas, maka tetaplah menjadi sebuah batu yang di pijak orang lain, jika tidak rasa malu yang di hadapi diri sendiri atau menjadi mati.

Ketika Terry mengemudi kembali langit telah berubah menjadi gelap, lalu lampu di jalanan mulai terlihat kedua lampu jalanan yang menyinari.

Perjalanan dari menuju kebandara melewati sebuah jalanan bersemen dnengan kiri kanan yang di penuhi kehijauan, Terry mengendarai mobilnya sambil melihat ke kiri dan kanan, lalu tidak jauh dari kehijauan di sana, terlihat beberapa orang bergerak.

Terry menurunkan kaca mobilnya, lalu terdengar seorang wanita berjerit : “Tolong, tolong, tolong kalian lepaskan aku, anak... di perutku... ah——”

Novel Terkait

Everything i know about love

Everything i know about love

Shinta Charity
Cerpen
3 tahun yang lalu
Cinta Dibawah Sinar Rembulan

Cinta Dibawah Sinar Rembulan

Denny Arianto
Menantu
3 tahun yang lalu
After The End

After The End

Selena Bee
Cerpen
3 tahun yang lalu
Kembali Dari Kematian

Kembali Dari Kematian

Yeon Kyeong
Terlahir Kembali
2 tahun yang lalu
Love From Arrogant CEO

Love From Arrogant CEO

Melisa Stephanie
Dimanja
2 tahun yang lalu
Rahasia Istriku

Rahasia Istriku

Mahardika
Cerpen
3 tahun yang lalu
The Campus Life of a Wealthy Son

The Campus Life of a Wealthy Son

Winston
Perkotaan
2 tahun yang lalu
Uangku Ya Milikku

Uangku Ya Milikku

Raditya Dika
Merayu Gadis
2 tahun yang lalu