The Revival of the King - Bab 15 Ambang Batas Kesabaran

Kenny Liu langsung menghalangi jalan Terry Fan, Valentine Li ingin memperingatkannya untuk sedikit lebih berhati-hati, namun sudah tidak sempat lagi.

Terry Fan langsung mengerem motornya, hingga tubuh Monica Li langsung bergerak maju, saat ia beranjak turun dari motornya dan melihat Valentine Li, ia pun mengulurkan lehernya dengan wajah yang memerah.

Valentine Li sebaliknya tidak menyetujuinya, ia benar-benar tidak menganggap surat pernikahan itu sebagai sebuah permasalahan, terlebih lagi menghargai Terry Fan, sekalipun ayahnya, Jensen Li, sudah menginatkannya kemarin, Valentine Li tetap saja tidak mempunyai niat dan ketertarikan untuk pergi memperhatikan Terry Fan, jadi ia benar-benar tidak menghiraukan keadaan dimana Monica Li sedang bersama dengan Terry Fan.

Namun Kenan Liu tersenyum dengan perasaan tak percaya,”Hei, bukankah ini Adik Monica? Walaupun dia adalah My Old Classmate, namun kamu sepertinya adalah istri dari Willy Wang, Willy Wang sepertinya juga merupakan teman baik dari Terrible ini, apakah dunia kini sudah berubah, dimana istri dari seorang teman dapat dibonceng bersama-sama?”

Security yang sedang memantau parkirnya mobil dan mengawasi tiang penutup yang terus naik turun itu langsung mengenali Kenan Liu, Valentine Li, dan Terry Fan, mereka bertiga adalah orang-orang yang membuat keributan di sini kemarin, terlebih lagi, Kenan Liu saat itu juga membawa banyak sekali preman.

Kedua security saling bertatapan sejenak, salah satu security kemudian mengeluarkan ponselnya dan bersiap-siap untuk melapor polisi, dimana security lainnya berjalan menuju ke arah Terry Fan dan beberapa orang lainnya, lalu memperhatikan perkembangan situasinya tanpa bersuara.

“Kenan Liu, apa yang kamu katakan?”

Walaupun tubuh Monica Li itu mungil dan tidak sering berbicara pada masa sekolah, setelah menikah dengan Willy Wang, ia tetap menjalani kesehariannya tanpa memicu keributan, namun saat ia melihat sikap Kenan Liu yang sangat angkuh hari ini, terutama sikapnya yang menyepelekan Terry Fan yang selalu diam-diam ia kagumi, ekspresi wajahnya pun langsung menegang.

Pada saat ini, Monica Li sudah tidak menghiraukan bagaimana Valentine Li menatapnya, juga tidak takut orang lain berkata bahwa ia bersikap tidak baik, ia kini hanya mempunyai satu keinginan yaitu melindungi Terry Fan supaya tidak terluka.

Ia langsung menegakkan tubuhnya dan menghalangi sisi depan Terry Fan.

Kenan Liu tersenyum nakal,”Monica, Willy Wang harus bekerja keras dari pagi subuh hingga larut malam, bersusah payah mencari nafkah, jika kamu memang ingin mempunyai lelaki simpanan, kamu sebaiknya mencari lelaki yang lebih tampan. Lihat wajah Terrible ini, tidak hanya cerah, tetapi bahkan sedikit gelap!”

“Kenan Liu,” Monica Li menunjuk Kenan Liu dan mengomel,”Pergilah sejauh mungkin, aku berselingkuh ataupun tidak itu tidak ada hubungannya denganmu!”

“Astaga, aku lupa, kamu sepertinya tidak berada di dalam group teman sekelas.” Kenan Liu menunjuk Valentine Li dengan jari jempolnya dan bertanya,”Apakah kamu tahu siapa ini? Dia adalah istri Terrible......”

Sebelum ia sempat selesai berbicara, Valentine Li langsung meliriknya tajam,”Pergi, untuk apa kamu melemparkan masalahnya kepadaku?”

Terry Fan terus menahan emosi yang berada dalam hatinya, ia ingin melihat seberapa hebat Kenan Liu berakhir, namun tidak disangka bahwa ucapan Valentine Li ini langsung membuatnya emosi.

Apanya yang disebut melemparkan masalahnya kepadanya? Apakah kita bukan pasangan suami istri yang legal? Permasalahan perselingkuhanmu kemarin masih belum selesai dibicarakan, lalu kamu ternyata ingin langsung membersihkan semua hubungannya denganku?

“Baik, aku tidak akan melibatkanmu.” Kenan Liu yang terus tersenyum licik itu tiba-tiba bersikap menegang, ia langsung melirik hina Terry Fan dan bertanya,”Terrible, apakah kamu sudah melupakan atau tidak mendengar jelas apa yang kusampaikan kepadamu kemarin?”

Terry Fan sudah merasa kesal oleh karena ucapan Valentine Li itu, sama halnya seperti sebuah roket yang hendak meledak ketika menyentuh Mars, namun tidak disangka, Kenan Liu benar-benar semakin memanaskan dirinya.

Terry Fan langsung berjalan menuju ke arah Kenan Liu tanpa bersuara, kedua matanya terlihat menemabkkan tatapan dengan aura yang mematikan.

Valentine Li langsung terkejut ketka melihat keadaannya, ia langsung berteriak,”Kenan, hati-hati!”

Valentine Li kini juga tercengang, ia kini seharusnya hanya terus terdiam, atau membantu berpikir dari sisi Terry Fan, namun sebaliknya, ia memperingatkan Kenan Liu untuk berhati-hati.

Terlebih lagi, ia juga terus memanggil Terry Fan sebagai “Teribble”, tetapi terus memanggil Kenan Liu sebagai “Kenan”, hal ini tentu saja membuat Terry Fan merasa semakin marah.

Pada saat Terry Fan berjalan menepis melewati bahu Monica Li, Monica Li pun tercengang sejenak, saat ia baru saja ingin mengulurkan tangannya untuk menahan Terry Fan, ia ternyata sudah terlambat setengah langkah.

Kenan Liu belum menyadari bahaya yang akan segera ia hadapi, Kenan Liu menganggap aura Terry Fan yang mematikan itu sebagai rasa malu yang berubah menjadi rasa kesal, sekalipun ia meminjamkan seratus kali lipat keberanian yang lebih banyak kepada Terry Fan, ia juga tidak akan berani menyentuh dirinya sedikitpun.

“Kenapa, apakah bocah ini ingin beradu?”

“Beradu? Kamu tidak pantas!” Setelah selesai berbicara, kaki Terry Fan langsung melayang dan menendang uluk hati Kenan Liu.

“Peng”.

Kenan Liu merasakan tenaga dorongan yang sangat kuat, yang langsung membuatnya kehilangan keseimbangan dirinya, pada saat tubuhnya sedang melayang di udara, ia baru menyadari rasa sakitnya, saat ia terbanting ke atas permukaan tanah dan hendak beranjak berdiri, ia hanya merasakan sebuah perasaan manis pada uluk hatinya, lalu “pfft”, segumpalan darah pun langsung keluar.

Kedua security terlebih dahulu terdiam.

Mereka awalnya membuat rencana dimana salah satu dari mereka langsung melerai keadaan ketika Kenan Liu mulai bertindak, dimana satunya lagi bersiap-siap melapor polisi, namun situasi yang mereka temui adalah, Terry Fan baru saja berjalan ke depan hadapan Kenan Liu, namun Kenan Liu langsung melayang pergi.

Kedua security saling bertatapan, lalu tidak tahu harus melakukan apa untuk sekejap.

Valentine Li tercengang.

Berdasarkan ingatannya, Terry Fan adalah seorang manusia yang tidak berguna, ia selalu digertak oleh semua teman laki-laki yang berada di dalam kelas pada masa kecilnya, Gordon Zhang kemarin sudah terlebih dahulu menjatuhkannya, namun akhirnya dipukuli oleh para gangster yang dibawa oleh Kenan Liu hingga akhirnya tidak mempunyai kekuatan untuk melawan.

Walaupun Terry Fan sudah memukuli Gordon Zhang hingga dirawat di rumah sakit kemarin malam, namun Valentine Li beranggapan bahwa Gordon Zhang hanya tidak memperhatikannya, sehingga Terry Fan berhasil mmukulnya pada saat ia sedang lengah.

Ketika kini melihat satu tendangan Terry Fan dapat menerbangkan Kenan Liu, bahkan terduduk hingga memuntahkan darah di atas permukaan tanah, ia kini akhirnya merasa percaya terhadap ucapan ayahnya, Terry Fan pasti bukan bekerja di lokasi konstruksi, melainkan bertemu dengan sejenis kesempatan yang misterius.

Setelah Monica Li terkejut untuk sejenak, tubuhnya mulai bergemetar penuh dengan semangat, jika bukan karena Valentine Li yang berdri di samping, ia pasti sudah berteriak “habiskan dia” sejak awal.

Lagipula, Valentine Li dan Terry Fan juga sudah menikah secara resmi, Monica Li khawatir Valentine Li merasa salah paham terhadap dirinya sendiri, ia hanya bisa mengepal kedua tangannya yang mungil, lalu memujinya dalam hati: Bagus, pukulan yang sangat bagus!

Terry Fan berjalan menghampirinya, Kenan Liu yang sedang duduk di atas tanah itu tiba-tiba ingin beranjak berdiri dan menyerangnya, namun pada saat ia baru saja bertopang pada permukaan tanah, dadanya merasakan rasa sakit yang sangat luar biasa, sakit yag membuatnya tidak bisa berteriak.

Terry Fan langsung menendang wajah Kenan Liu, lalu menginjak kakinya di atas permukaan tanah dan berbicara dengan sikap yang dingin,”Bocah jelek, apakah kamu sudah lupa akan pengalamanmu di sekolah? Ingat, mulai hari ini, aku akan memukulimu setiap kali aku melihatmu, aku akan memukulimu hingga kamu pergi meninggalkan kota ini!”

Kata-kata ini adalah kata-kata yang Kenan Liu sampaikan kepadanya kemarin, ia kini mengembalikannya kepada Kenan Liu tanpa kekurangan sepatah katapun.

Kenan Liu tentu saja tidak mau mengalah, ia bersikeras ingin beranjak berdiri dari permukaan tanah, namun semakin ia memberontak, maka uluk hatinya juga terasa semakin sakit, ia hanya bisa menyerah seperti seekor anjing yang tertidur menyamping dan tidak berani bergerak sedikitpun.

Valentine Li kini kembali sadar, ia mengambil ponselnya sambil menunjuk Terry Fan dan mengomel,”Terrible, cepat lepaskan dia, jika tidak, aku akan segera melapor polisi!”

Terry Fan merasa semakin emosi!

Teringat untuk melapor polisi saat ini, ke mana saja kamu pergi sebelumnya, lalu ke mana saja kamu pergi kemarin? Ia paham jika memang karena Gordon Zhang, namun hari ini ternyata karean Kenan Liu?

Hal yang membuat Terry Fan paling kesal adalah, Willy Wang dan Monica Li terus memanggilnya sebagai Terry Fan, setelah ia kini meregistrasikan pernikahannya, Valentine Li masih saja memanggilnya sebagai “Terrible”!

Terry Fan mengeluarkan surat nikah dari dalam sakunya dan langsung melemparkannye ke depan hadapan Valentine Li, ia lalu menginjak wajah Kenan Liu sekali lagi, lalu langsung berjalan ke arah rumah sakit.

Novel Terkait

Revenge, I’m Coming!

Revenge, I’m Coming!

Lucy
Percintaan
2 tahun yang lalu
Spoiled Wife, Bad President

Spoiled Wife, Bad President

Sandra
Kisah Cinta
2 tahun yang lalu
Menantu Luar Biasa Bangkrut

Menantu Luar Biasa Bangkrut

Menantu
2 tahun yang lalu
Cinta Yang Dalam

Cinta Yang Dalam

Kim Yongyi
Pernikahan
2 tahun yang lalu
Jalan Kembali Hidupku

Jalan Kembali Hidupku

Devan Hardi
Cerpen
2 tahun yang lalu
Marriage Journey

Marriage Journey

Hyon Song
Percintaan
2 tahun yang lalu
Takdir Raja Perang

Takdir Raja Perang

Brama aditio
Raja Tentara
2 tahun yang lalu
Cinta Setelah Menikah

Cinta Setelah Menikah

Putri
Dikasihi
2 tahun yang lalu