Inventing A Millionaire - Bab 59 Apa Kamu Gila

Ketika Robert Huo datang ke perusahaan, semua karyawan yang melihatnya tampak aneh.

Nova Ji kali ini kembali dari luar negeri dan membawa tiga orang teman asing, dengar-dengar mereka adalah negosiator.

Satu-satunya tujuan kedatangan mereka ke sini adalah untuk memfasilitasi akuisisi ini.

Sepuluh menit yang lalu, direktur dari semua departemen dibawa ke ruang konferensi untuk rapat darurat.

Orang-orang di perusahaan panik sekarang, semua orang khawatir kalau sampai diakuisisi. Kemana mereka harus pergi.

Sebagai asisten GM, Robert Huo terus tidak masuk kerja beberapa hari ini, kedatangannya hari ini sepertinya memiliki arti yang khusus.

Kebanyakan orang di perusahaan sangat meremehkannya, tetapi saat ini, orang-orang ini juga sangat ingin bertanya apakah dia mengetahui sesuatu.

Saat ini, langkah kaki cepat datang dari pintu.

Robert Huo menoleh untuk melihat. Dia melihat Charles Ji berjalan cepat dengan wajah muram.

Setelah menerima panggilan laporan, Charles Ji bergegas ke perusahaan dan di saat yang bersamaan juga menelepon Colin Ji dari Kantor Pusat.

Colin Ji mengetahui rencana Nova Ji untuk menjual perusahaan cabang beberapa hari yang lalu. Tapi dia sama seperti Charles Ji, merasa tidak terlalu mungkin.

Cabang keluarga, berani menjual keuntungan perusahaan dengan resiko menyinggung keluarga?

Tapi sekarang, Nova Ji menggunakan tindakan nyata untuk membuktikan bahwa dia tidak bercanda.

Kalau mau memecatku, maka aku akan menjual seluruh perusahaan.

Setelah Colin Ji datang terakhir kali, dia tidak kembali, dan selalu disambut oleh Charles Ji.

Ketika dia mendapat berita, dia juga segera bergegas ke sini, tetapi Charles Ji datang lebih cepat.

“Wakil CEO Ji, pagi.” Robert Huo menyapa sambil tersenyum.

Charles Ji menatapnya dengan tajam, dia bahkan sudah malas memarahinya, yang paling dia butuhkan sekarang adalah menghentikan Nova Ji.

Kalau tidak, cabang itu benar-benar akan dijual, meski Nova Ji dikeluarkan dari keluarga selamanya, sebagai penanggung jawab, tetap tidak akan berakhir dengan baik.

Keluarga Ji tidak terlalu bagaimana dengan keluarga cabang, juga tidak terlalu baik dengan keluarga inti.

Keluarga inti tidak hanya harus bersaing dengan keluarga cabang. Ada juga persaingan dengan kerabat keluarga inti. Selain itu karena sumber daya semuanya relatif banyak, persaingan yang ketat seringkali mengungguli pertarungan dengan Keluarga Cabang.

Ketika lift turun, Charles Ji langsung masuk, Robert Huo tidak mengikutinya, dia tahu meskipun dia masuk, dia akan diusir oleh Charles Ji, jadi untuk apa repot-repot cari masalah.

Adapun keluhan saat ini, itu bukan masalah besar.

Di bawah tatapan para karyawan, Robert Huo menunggu dengan nyaman lift berikutnya.

Dan tampangnya yang tenang juga membuat para karyawan semakin ketakutan.

Dari supir, dipromosikan menjadi Asisten GM, hanya dengan lewat koneksi belakang, bahkan Wakil CEO Ji juga tidak dipandang di mata, apa mungkin GM Ji benar-benar akan menjual perusahaan?

Banyak orang yang mulai bertanya-tanya bagaimana cara menemukan jalan keluar bagi diri mereka sendiri.

Robert Huo tidak peduli apa yang dipikirkan orang-orang ini, atau mungkin, ketenangannya sendiri membuat orang-orang ini berpikir lebih banyak.

Tidak lama kemudian, lift turun. Robert Huo berjalan masuk dan menekan tombol ke lantai atas.

Ketika dia keluar dari pintu lift, dia mendengar raungan marah Charles Ji, "Apa kamu sudah gila! Apa yang akan kamu dapatkan setelah kamu melakukan ini? Meski kamu mendapatkan uang itu, apa kamu pikir keluarga akan membiarkan kamu pergi!"

Di ruang konferensi, Charles Ji menunjuk ke Nova Ji dan berteriak padanya, ada sekelompok direktur yang bertanggung jawab dengan kepala mereka yang terkulai, tidak ada yang berani untuk melihat ke atas.

Sekarang wakil GM baru saja naik, siapa pun yang berani muncul, itu berarti siap dipukuli.

Sebelumnya Charles Ji diuntungkan dengan latar belakang Keluarga Ji inti, sebagian besar orang di perusahaan akan mengatakan hal-hal baik kepadanya, tetapi sekarang, Nova Ji mau menjual cabangnya.

Pada saat itu, apa pun status yang dimiliki Charles Ji, dia sudah kehilangan keuntungan terbesarnya.

Menghadapi omelan Charles Ji, Nova Ji tampak sangat tenang. Dia bahkan tidak bermaksud untuk bangkit dari kursi, dia hanya duduk di sana dan menatap Charles Ji dengan dingin, dia berkata, "Kamu mau membunuhku, mengapa aku tidak bisa gila? Karena kamu tidak ingin aku hidup dengan baik. Kalau begitu semua orang juga jangan harap bisa. Adapun balas dendam keluarga, kamu pikir aku akan peduli? Dunia begitu begitu, seberapa panjang tangan keluarga Ji bisa terjulur?"

“Kamu, kamu melakukan ini sama dengan mengkhianati tetua! Kamu punya hati nurani tidak!” Charles Ji sepertinya mengerti bahwa dia telah kehilangan kemampuan untuk mengancam Nova Ji, dan hanya bisa mengkritiknya dari aspek lain.

Nova Ji mencibir lagi, "Hati nurani? Apa kamu punya hati nurani? Aku telah melakukan banyak hal untuk keluarga, tapi apa yang Keluarga Ji berikan kepadaku? Setelah menyelesaikan Perusahaan Dagang Donglai, kalian membiarkan pelanggan tidak membayar, dan membuatku turun. Apa aku masih harus membayar kejahatan ini dengan kebaikan? Maaf, aku tidak mengerti tentang membalas kejahatan dengan kebaikan! Sudahlah, Wakil CEO Ji, sudah cukup, kalau kamu di sini untuk berpartisipasi dalam akuisisi, kamu bisa duduk dan bernegosiasi dengan perwakilan Shenggao Capital ini, kalau tidak tertarik, aku bisa mewakili kamu dan perusahaan untuk berdiskusi dengan mereka."

“Berdiskusi palamu! Tidak boleh!” Charles Ji berjalan cepat ke hadapan tiga teman asing itu. Dia berkata dengan sengit, "Aku tidak peduli apa latar belakang kalian, akuisisi kali ini, Keluarga Ji kami tidak tertarik, kalian bisa pergi!"

Salah satu teman asing tersenyum dan mengucapkan beberapa patah kata dalam bahasa Inggris.

Tingkat bahasa Inggris Charles Ji sangat buruk dan dia tidak dapat memahami apa yang mereka bicarakan, untungnya, Juni Ma, direktur departemen hubungan masyarakat di sebelahnya, menjelaskan, "Dia mengatakan bahwa rencana akuisisi hanya perlu dinegosiasikan dengan manajemen perusahaan yang paling ekuitas, yaitu GM Ji. Sedangkan yang lainnya, mereka tidak terlalu tertarik untuk berinteraksi, juga tidak ingin menyulitkan Keluarga Ji, ini hanya akuisisi biasa. "

“Biasa palamu!" teriak Charles Ji dengan marah, setelah kantor cabang diakuisisi, dia mau pergi kemana?

Ke perusahaan lain?

Semua cabang Keluarga Ji dikendalikan oleh keluarga cabang atau oleh keluarga inti lainnya, setiap orang punya posisinya masing-masing, tak peduli kemana dia pergi, tetap tak bisa mandiri.

Dia ditekan oleh Nova Ji di sini, pergi ke tempat lain memang bisa ada hasil bagus apa?

Setelah berjuang selama bertahun-tahun, tidak ada yang bisa diperjuangkan lagi di Keluarga Ji.

Pada saat ini, sekretaris wanita bergegas kemari. Dia berbisik di telinga Charles Ji, "Para klien sudah datang dan berkata mereka berharap dapat bertemu denganmu segera.

“Untuk apa mereka datang di saat begini! Tidak ada waktu, tidak bertemu!" kata Charles Ji tanpa berpikir.

"Tapi mereka bilang, mereka harus bertemu denganmu sekarang. Atau bertemu GM Ji …." kata sekretaris wanita itu.

Klien yang dikatakannya adalah mereka yang tidak membayar piutangnya.

Orang-orang ini jelas mendengar berita itu dan tahu bahwa cabang akan segera diakuisisi. Setelah cabang berada di bawah bendera Shenggao Capital, mereka harus membayar semua piutangnya. Selain itu, sejumlah besar kerusakan yang dilikuidasi dapat dikompensasikan untuk pelanggaran kontrak.

Dulu, piutang tidak dibayar karena Charles Ji ada di depan mereka, mereka tahu bahwa Keluarga Ji tidak akan mempersulit dirinya.

Tapi Shenggao Capital berbeda, mereka berasal dari luar negeri, siapa yang peduli hubunganmu bagus dengan siapa?

Tidak membayar sepeser pun di sini, aku akan mengajari kamu cara menjadi pria yang benar.

"Aku bilang tidak bertemu! Kalau mereka mau menunggu, biarkan saja mereka menunggu disana!" Charles Ji tidak peduli dengan hidup dan mati orang-orang ini sekarang, hidupnya sendiri saja tidak tahu akan bertiup ke arah mana.

Robert Huo, yang baru saja masuk ke ruang konferensi, kebetulan mendengar percakapan tersebut.

Dia tersenyum sedikit dan tidak melakukan apa-apa lagi, setelah melihat Nova Ji menengadah, dia mengangguk sedikit.

Nova Ji mengetuk meja dan berkata, "Sekarang negosiasi perjanjian akuisisi secara resmi dimulai."

"Berani sekali!" Charles Ji berteriak, “Paman ketiga akan segera datang, kalau kamu berani melakukan ini, tidak ada hasil baik yang akan terjadi!"

Nova Ji hanya meliriknya, dia tidak menanggapinya.

Dia sepertinya telah mempelajari proses akuisisi dengan sangat teliti, dengan manajemen ‘respon internal’ puncak perusahaan ini, tentu saja akuisisi akan berjalan dengan lancar.

Meskipun Charles Ji tidak mengerti apa yang dia komunikasikan dengan teman-teman asing itu, tetapi dari waktu ke waktu, mendengarkan penerjemah dari orang di sebelahnya, atau melihat wajah para direktur yang semakin rumit, dia secara kasar dapat menilai bahwa semuanya akan menjadi sangat buruk.

Charles Ji yang cemas terus melihat ke belakang ke pintu ruang pertemuan, sekarang dia sama sekali tidak punya ide.

Setelah sekitar sepuluh menit, sosok yang telah lama hilang akhirnya muncul.

Melihat Colin Ji di depan pintu, Charles Ji sangat gembira, dia buru-buru menyapanya, lalu berkata, "Paman, Nova Ji …."

“Aku tahu.” Colin Ji mengangkat tangannya untuk menghentikan ucapan Charles Ji, lalu dia berjalan cepat kesana.

Novel Terkait

Blooming at that time

Blooming at that time

White Rose
Percintaan
3 tahun yang lalu
Too Poor To Have Money Left

Too Poor To Have Money Left

Adele
Perkotaan
2 tahun yang lalu
 Istri Pengkhianat

Istri Pengkhianat

Subardi
18+
2 tahun yang lalu
Wahai Hati

Wahai Hati

JavAlius
Balas Dendam
2 tahun yang lalu
Yama's Wife

Yama's Wife

Clark
Percintaan
2 tahun yang lalu
Asisten Bos Cantik

Asisten Bos Cantik

Boris Drey
Perkotaan
2 tahun yang lalu
Cantik Terlihat Jelek

Cantik Terlihat Jelek

Sherin
Dikasihi
2 tahun yang lalu
Dewa Perang Greget

Dewa Perang Greget

Budi Ma
Pertikaian
2 tahun yang lalu