Inventing A Millionaire - Bab 276 Berpikir Terlalu Jauh.

Sikapnya memang tidak dingin, tapi dia juga tidak terlalu bersemangat seperti saat pertama kali bergabung dengan perusahaan.

Robert Huo melihat bahwa dia sedang tidak dalam kondisi yang baik dan merasa tidak banyak bicara, dia hanya berkata pada Sisilia Jian: "Pergilah bekerja bersama dengan CEO Ning, aku juga akan pergi bekerja ke perusahaan."

“Baiklah, hati-hati bos!” Sisilia Jian melambaikan tangannya.

Setelah itu, dia berjalan ke sisi Natalie Ning dan memeluk lengannya dengan ramah, dia tersenyum dan bertanya: "CEO Ning, bagaimana rasanya Mercedes-Benz? Orang-orang mengatakan bahwa mereka lebih bersedia duduk di BMW dengan menangis, daripada duduk di sepeda dengan tertawa, tapi kamu sekarang tertawa sambil duduk Mercedes Benz.”

Lelucon ini membuat Natalie Ning nyaris tidak bisa tersenyum, tetapi perhatiannya terfokus pada kendaraan yang sudah menjauh dari sana.

Dia tahu bahwa Robert Huo tidak bisa lagi melihat ekspresinya, jadi saat ini begitu banyak perasaannya yang terlihat lebih jelas.

Ada kekhawatiran dan kecemasan di wajahnya, bahkan Sisilia Jian bisa melihatnya, tetapi tidak peduli apa yang dia tanyakan, jawaban Natalie Ning hampir sama dengan jawaban Cornelia Deng kemarin.

Dia terlalu lelah, dia hanya perlu beristirahat beberapa hari, kemudian dia akan membaik.

Tapi dia sendiri tahu itu, tidak peduli berapa hari pun dia beristirahat, sulit bagi dirinya untuk memulihkan dirinya.

Robert Huo menanyakan beberapa beberapa hal kemarin, sehingga sampai saat ini dia masih khawatir, terutama sekarang saat dia tahu bahwa Robert Huo akan pergi ke kantor cabang dari Keluarga Ji, dia bahkan memiliki keinginan untuk mengikutinya kesana, ingin melihat sebenarnya apa yang sedang terjadi.

Hasil terburuknya adalah suaminya tahu segalanya, bertahun-tahun persembunyiannya itu akan gagal.

Hasil terbaik...

Maka itu adalah dia benar-benar hilang ingatan.

Memikirkan hal ini, Natalie Ning mengeluarkan ponselnya dan menelepon Pan Simi. Sebenarnya dia ingin meneleponnya kemarin, tetapi Robert Huo selalu ada di sisinya, sehingga dia tidak berani bertanya dan membicarakan hal ini.

Sekarang, pada akhirnya dia berani melakukan panggilan itu.

Natalie Ning hanya punya satu pertanyaan untuk di pertanyakan, yaitu mengenai masalah hilang ingatannya Robert Huo, apakah hal itu benar?

Setelah panggilan tersambung, suara ceria dari Pan Simi terdengar di telinganya: "Natalie, ada apa meneleponku sepagi ini?"

“Aku ingin bertanya, apakah kemarin Shawn memberitahumu bahwa dia kehilangan ingatannya?” Natalie Ning bertanya.

Pan Simi bertanya dengan heran, "Dia telah kehilangan ingatannya? Dia tidak memberitahuku."

Hati Natalie Ning berdetak dengan kencang ketika dia mendengarnya, jadi dia tidak mengatakan apa-apa? Apa hal itu tidak benar?

Atau. Dia tidak hilang ingatan, tapi sengaja berpura-pura hilang ingatan!

“Kenapa menanyakan hal ini? Apakah terjadi sesuatu?” Tanya Pan Simi.

Natalie Ning merasa ragu-ragu, tetapi pada akhirnya dia tidak memilih untuk menyembunyikan hal ini, sehingga dia berkata: "Shawn memberitahuku kemarin bahwa dia sepertinya tidak dapat mengingat masa lalunya. Kamu adalah seorang ahli psikiater, kamu seharusnya dapat dengan mudah mengetahui apakah orang itu jujur atau tidak, jadi aku berpikir untuk bertanya padamu."

Pan Simi terdiam beberapa saat, lalu berkata: "Baiklah, kalau begitu nanti aku akan mencari waktu untuk menghubunginya, akan aku beri tahu padamu jika aku sudah memastikannya."

"Baiklah, kalau begitu maaf merepotkanmu," kata Natalie Ning.

Setelah menutup telepon, dia menarik napas dalam-dalam dan berkata kepada Sisilia Jian: "Ayo pergi, kita kembali ke perusahaan."

Sisilia Jian meng-iyakannya, saat dia melihat bahwa ada yang salah dengan kondisi bosnya, dia tidak berani banyak bertanya.

Hilang ingatan?

Pertanyaan yang diajukan Natalie Ning sedikit mendadak, dia tidak tahu bagaimana cara untuk menjawabnya.

Penampilan Robert Huo kemarin tidak seperti sedang hilang ingatan. Meskipun ketika ditanya dulu dia masuk universitas mana, dia mengatakan dia tidak dapat mengingatnya, tapi apakah itu bisa membuktikan bahwa dia telah hilang ingatan?

Menurut penilaian pribadi Pan Simi, hal ini tidak mungkin.

Jika seseorang kehilangan ingatannya, bagaimana mungkin dia sampai sekarang baru menyadarinya? Apakah dari dulu sampai sekarang dia tidak terlalu peduli dengan urusan pribadinya?

Pemikiran Pan Simi ini benar-benar mendekati kebenarannya.

Shawn Li tidak mengingat masa lalunya, karena dia sama sekali tidak tahu bahwa dirinya telah hilang ingatan, dan dia juga tidak memikirkan hal ini.

Orang lain telah memberikan kehidupan yang baik untuknya, memberinya perencanaan yang baik dalam kehidupannya, dia hanya perlu mengikuti jalan yang di beritahu orang lain kepadanya.

Adapun apakah dia berjalan dengan baik atau tidak, apakah itu cocok untuknya, dia tidak tahu.

Tidak ada yang tahu, bahwa Shawn Li mengalami masalah di otaknya, selama dia berada di rumah sakit, dia tidak sepenuhnya pulih. Ada bagian di otaknya yang tersumbat, sehingga membuatnya hilang ingatan. Hal ini juga menekan saraf otaknya, sehingga menyebabkan masalah yang mirip dengan kekurangan IQ.

Dia juga tidak akan memikirkan hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan apa yang dia lakukan sekarang, sehingga dia menjadi tidak terlalu berperasaan.

Pan Simi tidak begitu mengerti masalah Shawn Li, kesannya pada pria itu hanya berdasarkan apa yang di dengarnya dari Natalie Ning atau teman sekelas lainnya.

Oleh karena itu, setelah pertimbangan yang cermat, dia mendapatkan kesimpulan bahwa bajingan itu telah menggunakan cara tercela untuk menipu orang.

Dia berbohong tentang dirinya yang hilang ingatan agar dia bisa tidak bertanggung jawab atas masa lalunya. Hal yang sama terhadap pernikahannya, dia bisa terus mengatakan bahwa dirinya hilang ingatan. Kemudian pria itu akan mengajukan perceraian atau hal lainnya.

Memikirkan hal ini, tidak dapat di pungkiri Pan Simi mendengus dengan nada dingin, tidak heran dia itu bajingan tingkat tinggi, bahkan dia bisa memikirkan cara seperti ini.

Tampaknya dia harus bergerak dengan cepat, dia harus memperlihatkan wajah asli bajingan itu, sebelum pria itu melakukan tindakannya!

Orang yang mengajukan penceraian akan berbeda dengan kondisi orang yang diceraikan.

Paling tidak, Pan Simi tidak ingin temannya menjadi orang yang diceraikan, di mata banyak orang, diceraikan berarti dirimu adalah pihak yang gagal dalam pernikahan dan hal ini sangat memalukan.

"Tunggu saja! Kamu punya rencana yang hebat, aku juga punya cara yang hebat untuk melawannya!" Pan Simi mencibir.

Dia kini berpikir, mengapa bajingan itu ingin menggunakan cara hilang ingatan untuk melakukan penceraiannya, apakah karena dia selingkuh?

Mungkin saja karena dia selingkuh, sehingga dia ingin lepas dari belenggu pernikahan ini. Setelah cerai, secara resmi dia akan bebas, dengan cara ini, dia tidak perlu dihukum secara moral, juga tidak perlu mengkhawatirkan hal-hal lain.

Bajingan memang bajingan, mereka memiliki banyak cara yang busuk!

Bagaimana mungkin Robert Huo tahu bahwa masalah menjadi akan menjadi berlebihan seperti ini karena pemikiran Pan Simi, dia hanya bisa mengatakan bahwa begitu pemikiran seseorang salah, hingga tahap yang tidak ada cara untuk menyelesaikannya lagi. Maka hal itu akan mengarah pada hal yang sangat sulit untuk di bayangkan.

Jika Robert Huo tahu bahwa dia adalah orang seperti itu di hati Pan Simi, kemungkinan besar reaksinya yang pertama bukanlah marah, tapi merasa sangat lucu.

Saat ini, Robert Huo telah tiba di garasi perusahaan cabang Keluarga Ji.

Dia memarkir mobilnya dan naik ke atas. Orang-orang yang bertemu dengannya di sepanjang jalan masih menyapa dengan ramah.

Hal pertama yang biasanya dia lakukan ketika datang ke perusahaan adalah di beritahu oleh orang bahwa dirinya di suruh ke kantor Nova Ji.

Nova Ji terlalu mengandalkannya, tanpa bantuan Robert Huo dia berkali-kali tidak tahu bagaimana harus membuat keputusan.

Hari ini, tidak ada yang memberi tahu Robert Huo.

Menurut keadaan pada umumnya, dia harus pergi ke kantor bagiannya dan melakukan beberapa pekerjaannya sendiri.

Tapi Robert Huo datang bekerja bukan untuk bekerja. Dia memiliki keinginan yang lainnya.

Yang ingin dia lakukan adalah membuat Nova Ji sepenuhnya mengontrol Keluarga Ji secepat mungkin.

Hanya ketika dia sudah bisa sepenuhnya mengendalikan Keluarga Ji, barulah Robert Huo memiliki kesempatan untuk bersaing dengan Keluarga Huo. Kalau tidak, dia tidak bisa mendapatkan kesempatan itu.

Bahkan jika dia mengenal Griffin Huo yaitu anak tingkat dua dari keluarga itu, dan mengenal Zila Tang, orang yang akan menjadi menantu di Keluarga Huo, itu tidak berarti dia memenuhi syarat untuk bersaing dengan orang palsu itu.

Bagaimanapun, saat ini hanya dia yang tahu orang palsu itu, di mata orang lain, orang itu masih Bintang Harapan Keluarga Huo yang sebenarnya.

Dan sumber daya yang dia miliki, jangankan Robert Huo, bahkan keluarga Ji sulit untuk membandingkannya.

Ingin memanfaatkan keluarga yang memiliki aset puluhan miliar untuk menganggu keluarga teratas dengan aset ratusan miliar, gagasan Robert Huo sudah melebihi segala hal. Mengetahui bahwa dia sudah melakukan sesuatu yang sudah melebih segala hal, jadi dia tidak memikirkan cara yang lebih gila lagi.

Padahal, dari sudut pandang ini, jika Robert Huo memilih untuk menguasai perusahaan dengan aset lebih banyak, seperti ratusan miliar atau ribuan miliar, mungkin dia bisa memiliki sumber daya yang lebih baik dalam memerangi orang palsu itu.

Namun memikirkannya dengan sangat jelas, semakin besar aset perusahaan, semakin rumit struktur dalamnya, pada dasarnya mereka memiliki pemodalan dari luar negeri.

Itu adalah keinginan manusia, tidak peduli seberapa pintarnya dirimu, jika kamu ingin mengendalikan mereka, kamu harus memberikan keuntungan untuk orang-orang ini, terlalu banyak penghalangnya.

Jika ada cukup waktu, Robert Huo yakin dia bisa membongkar semua isi perusahaan apa pun.

Tapi tidak banyak waktu yang tersisa untuknya, dalam waktu yang singkat, tidak mudah untuknya dapat sepenuhnya mengendalikan Keluarga Ji, sebagian besar dari hal itu, dia bergantung pada keberuntungan.

Sama seperti Charles Ji, Colin Ji dan Cedric Ji, jika mereka tidak mencari masalah untuk diri mereka sendiri, Robert Huo benar-benar tidak memiliki kemampuan yang hebat untuk menghadapi mereka.

Orang lain mencari masalah untuk diri mereka sendiri, sehingga mendapatkan pelanggaran dan memberikanmu kesempatan ini.

Setelah dia menguasai Keluarga Ji, dia dapat menggunakannya sebagai perantara, memanfaatkan aset lainnya, hingga akhirnya mengunakan usaha yang kecil untuk mendapatkan hasil yang besar, kemudian menyerang targetnya!

Novel Terkait

Dewa Perang Greget

Dewa Perang Greget

Budi Ma
Pertikaian
2 tahun yang lalu
Anak Sultan Super

Anak Sultan Super

Tristan Xu
Perkotaan
2 tahun yang lalu
Kamu Baik Banget

Kamu Baik Banget

Jeselin Velani
Merayu Gadis
2 tahun yang lalu
Cinta Dan Rahasia

Cinta Dan Rahasia

Jesslyn
Kesayangan
3 tahun yang lalu
Balas Dendam Malah Cinta

Balas Dendam Malah Cinta

Sweeties
Motivasi
3 tahun yang lalu
My Enchanting Guy

My Enchanting Guy

Bryan Wu
Menantu
2 tahun yang lalu
Menantu Bodoh yang Hebat

Menantu Bodoh yang Hebat

Brandon Li
Karir
2 tahun yang lalu
Evan's Life As Son-in-law

Evan's Life As Son-in-law

Alexia
Raja Tentara
2 tahun yang lalu