Inventing A Millionaire - Bab 154 Aku Mau Dua Ratus Juta

Menurut Cedric Ji, membatalkan pernikahan sebenarnya hanya merupakan permasalahan satu kalimat, asalkan dia dapat menahan perasaan malunya, dia benar-benar tidak perlu mengkhawatirkan apa pun.

Tapi Dirut Liu mengatakan sesuatu yang membuat tubuhnya berkeringat,"Jangan mengira aku tidak tahu apa yang dipikirkan keluarga Ji, bukankah dunia luar mengira bahwa pernikahan dengan Liu's Corp. membuktikan bahwa keluarga Ji berada dalam situasi yang kurang baik, hingga kamu ingin membatalkan pernikahannya? Aku juga tidak takut untuk bilang kalau Nova Ji dari keluarga Ji milikmu itu sudah bersiap-siap meregistrasikan pernikahannya dengan anakku, anakku Moris Liu. Selama mereka sudah mengambil surat pernikahannya, berapa lama lagi keluarga Ji dapat bertahan hidup? Meski kamu tidak menyetujuinya sekarang, ketika keluarga Ji bangkrut, perusahaan-perusahaan itu masih menjadi milikku! "

"Kamu ini sembarangan berbicara! Dia adalah anggota keluarga Ji, tanpa adanya persetujuanku, dia sama sekali tidak mungkin menikahi anakmu!" Cedric Ji berusaha untuk mempertahankan nada bicara yang tenang.

Dirut Liu tersenyum dingin dan berkata,"Kalau begitu, aku ingin menyarankanmu untuk menanyakan pendapat calon menantu perempuanku terlebih dulu, apakah kamu benar-benar mengira semua orang akan menuruti perkataanmu."

Setelah memutuskan panggilan. Cedric Ji berdiri cukup lama tanpa bergerak, Murray Ji dan yang lainnya berdiri di dekatnya dan bertanya,"Apa yang dikatakan Dirut Liu?"

"Si brengsek ini ternyaa berani mengancamku!" Ucap Cedric Ji dengan nada rendah.

Murray Ji dan yang lainnya tidak terdiam. Mereka sudah bisa membayangkan apa yang dikatakan Dirut Liu. Jika tidak menolak untuk membatalkan kontrak pernikahan, maka dia mungkin menggunakannya sebagai ancaman untuk membuat keluarga Ji menjual perusahaan cabang tersebut.

Saat ini, Cedric Ji berpaling menatap Colin Ji dan bertanya,”Di mana Nova Ji? Di mana dia? Cepat suruh dia datang untuk menemuiku!"

"Dia sepertinya sudah pergi menemui Moris Liu sejak pagi, keduanya terlihat sangat rukun......"

Colin Ji merasa semakin marah ketika mendengarnya,"Putri dari keluarga Ji, untuk apa kamu selalu mencari pria dari keluarga lain! Cepat suruh dia kembali sesegera mungkin!"

Semua orang berekspresi aneh ketika mendengarnya, awalnya kamu terus menyuruh Nova Ji untuk menemani Moris Liu dengan baik, sekarang kamu berkata demikain, bukan kamu hanya menampar wajahmu sendiri.

Colin Ji diam-diam tertawa di dalam hati, namun dia menampilkan ekspresi yang sangat serius, dia langsung mengeluarkan ponselnya dan menelepon Nova Ji.

"Nova, itu, Dirut ingin mendiskusikan sesuatu denganmu, cepat kembali sejenak. Apa? Kamu tidak bisa melangkah pergi karena sedang minum teh dengan Moris Liu? Ini......"

Colin Ji baru saja menyelesaikan setengah ucapannya, namun Cedric Ji langsung merebut ponselnya, orang tua terkuat dalam keluarga Ji berbicara dengan nada marah terhadap ponselnya,"Minum teh apa! Datang ke kantorku dalam waktu setengah jam, apakah kamu sudah dengar! "

Suara Nova Ji yang tenang terdengar dari ponselnya,"Jangan bicara terlalu keras, bukannya aku tidak bisa mendengarmu. Aku tentu saja akankembali setelah selesai minum teh dengan Moris."

Setelah selesai berbicara, Nova Ji pun langsung menutup telepon.

Ketika mendengar nada putus dari dalam ponsel, Cedric Ji hampir saja menghantam ponselnya karena marah. Karena sudah merasa sangat marah, dia bahkan ingin menelepon Nova Ji lagi.

Colin Ji berjalan menghampirinya dan berbisik,"Jangan memaksanya terlalu keras saat ini, bagaimana jika dia benar-benar marah?"

Jari Cedric Ji berhenti, setelah beberapa saat berlalu, dia langsung melempar ponselnya ke dada Colin Ji,"Cepat bawa dia untuk temui aku saat dia kembali!"

“Aku mengerti.” Colin Ji mengangguk dan mengiyakannya.

Penantian ini berlangsung selama hampir empat jam.

Ketika sekitar pukul dua siang tiba, Nova Ji dan Robert Huo kembali ke perusahaan.

Dalam empat jam ini, Cedric Ji menunggu hingga rambutnya hampir saja memutih, sekelompok rekan kerja sama di luar berteriak-teriak meminta pengembalian dana, telepon dari bank dan kreditur terus masuk seperti derasnya turunnya butiran salju, membuatnya seluruh tubuhnya benar-benar merasa dingin.

Cedric Ji tidak pernah bertemu dengan situasi berbahaya seperti ini sebelumnya, setiap menit dan setiap detik terasa sangat sulit dilalui.

Ketika Nova Ji dan Robert Huo berjalan masuk ke kantor, mereka melihat sekelompok orang duduk ataupun berdiri di dalam, semuanya adalah petinggi keluarga Ji.

Ketika melihat mereka berdua melangkah masuk, semua mata langsung tertuju pada mereka.

Dalam menghadapi tatapan para petinggi keluarga, Nova Ji bersikap sangat santai. Pada kenyataannya, semakin serius orang-orang ini bersikap, maka dia akan bersikap semakin santai.

Karena dia tahu bahwa tekanan orang-orang ini berasal dari setiap gerakannya.

Cedric Ji yang sebelumnya berteriak di telepon kini langsung tersenyum ketika melihat Nova Ji,"Nova, mari, mari, mari dan duduk di sini. Siapaitu, seduhkan teh."

“Setelah minum teh dengan Moris cukup lama di pagi hari, aku tidak ingin meminumnya lagi, langsung katakan saja ada apa. Aku masih harus makan malam dan nonton film bersama dengan Moris nanti malam,”ucap Nova Ji.

Nada bicaranya yang penuh semangat membuat senyum Cedric Ji terlihat semakin canggung. Dia ingin sekali menegur Nova Ji untuk tidak terlalu dekat dengan Moris Liu, tetapi dia tidak berani mengatakannya. Jika dia melakukannya, dia hanya melawan kehendaknya sendiri.

Ketika melihat Cedric Ji tidak mengucapkan sepatah kata pun. Colin Ji berdeham, lalu lanjut berkata,"Nova, tujuan kami memanggilmu kembali kali ini sebenarnya sangat sederhana. Kamu seharusnya sudah mendengar tentang permasalahan keluarga belakangan ini. Karena pernikahan dengan Liu's Corp. berdampak terhadap kehilangan kepercayaan pihak kerja sama terhadap keluarga Ji. Orang-orang di luar yang menuntut pengembalian barang dan pengembalian uang adalah contohnya. Jadi kami sudah berdiskusi sejenak dan memutuskan untuk tidak memaksamu menikah dengan Moris Liu, cepat berterima kasih keapda Dirut! "

Cedric Ji perlahan mengangguk ketika mendengarnya, kata-kata Colin Ji membuatnya sanggup menjaga harga dirinya.

Namun, hal yang membuat wajah Cedric Ji mengerut adalah Nova Ji ternyata merasa tidak setuju dan berkata,”Siapa bilang aku tidak akan menikah dengannya? Menikah atau tidak adalah urusanku. Apa hubungannya dengan keluarga? Jika aku tidak ingin menikah, kalian juga tidak perlu memaksaku, tetapi jika aku ingin menikahinya, kalian tidak memiliki kekuatan untuk mengontrol. Sudah masa apa ini, kalian masih menjalankan gaya feodal lama. "

“Nova Ji! Perhatikan cara kamu berbicara dengan orang yang lebih tua!” Damien Ji membanting meja dan beranjak berdiri.

Nova Ji meliriknya dan berkata,"Apakah kamu tahu aku sekarang lebih tua? Ketika awalnya memaksaku untuk menikah, mengapa kamu tidak mengatakannya ketika sedang berdiskusi?”

"Kamu!"

Melihat keduanya hendak bertengkar, Cedric Ji sudah tidak bisa mempertahankan harga dirinya lagi. Dia langsung buru-buru berkata,"Nova, kita yang bersalah dalam tindakan sebelumnya, tetapi pernikahan ini sama sekali tidak boleh dilaksanakan! Kamu mungkin tidak terlalu paham mengenai krisis keluarga, jadi, aku akan menjelaskannya kepadamu......"

“Aku tahu jelas bahwa keributan di luar itu seperti keributan di pasar sayur setiap hari, bagaimana aku mungkin tidak mengerti jelas.” Nova Ji tersenyum dingin dan berkata,“Tapi ini tidak berarti aku harus memaksakan diri untuk berkompromi demi menyelamatkan klan keluarga. Jika aku mengikuti keinginan kalian dan tidak menikah seperti yang kalian katakan, aku tetap hanya akan menjadi keturunan dari keluarga cabang kedepannya, sekalipun aku dinaikkan ke tingkat ketiga atau bahkan tingkat kedua, bukankah ini artinya aku tetap hanya akan bersaing untuk mendapatkan ketenaran dan kekayaan dengan sekelompok orang yang tidak kompeten. Tetapi jika aku menikahi Moris Liu, aku dapat memperoleh apapun yang aku inginkan tanpa harus berusaha. Bukankah menjadi menantu Liu’s Corp. lebih baik dari pada menjadi keuturunan keluarga cabang? "

Wajah Cedric Ji langsung menegang ketika mendengarnya, dia benar-benar sudah merasa sangat malu dimarahi oleh seorang junior seperti ini

Murray Ji membuka mulut dan berkata,”Itu bukanlah keadannya, sekalipun kamu hanyalah keturunan keluarga caang. Kamu tetap akan memiliki kesempatan untuk bergabung dengan dewan direksi di masa depan, tidak lebih buruk daripada menjadi menantu Liu's Corp. Terlebih lagi, kamu adalah keturunan dari keluarga Ji, bagiamanapun. Seharusnya...... "

"Jangan katakan semua ini tidak berguna, Moris Liu, aku pasti akan menikahinya, jadi aku perlu beradu dan bertengkar dengan kalian sepanjang waktu. Kalaupun menjadi direktur, aku juga hanya akan memperoleh beberapa puluh juta setiap tahunnya. Apa hebatnya." Nova Ji mengerutkan bibirnya dan berkata,"Kalau ini adalah permasalahan yang ingin kalian katakan, maka aku harus segera memesan tiket bioskop, jadi aku tidak akan menemani kalian berbincang lagi."

Setelah selesai berbicara, Nova Ji pun berpaling pergi.

Bagaimana mungkin Cedric Ji membiarkan dia pergi seperti ini. Dia langsung tergesa-gesa mendorong Colin Ji beberapa kali, untuk mengisyaratkan menyuruhnya untuk menetap.

Colin Ji bergegas melangkah maju untuk menarik Nova Ji dan berkata,"Jangan terlalu tergesa-gesa, sebenarnya, jika kamu rela mengorbankan kebahagiaan pribadi untuk keluargamu, bukannya tidak ada keuntungan lainnya. Direktur atau sejenisnya terlalu jauh. Dengan demikian, dewan direksi baru saja membuat keputusan untuk mengeluarkan tiga ratus juta sebagai subsidi untuk semua rekan kerja sama. Sebagai direktur keuangan, aku dapat mengajukan kepada dewan direksi untuk memberikan sedikit bagian kepadamu. Bukankah kamu memerlukan satu miliar untuk mengembangkan peruashaan cabang, dengan demikian, aku akan memberikan enam puluh juta."

Cedric Ji membuka mulutnya, tetapi tidak bicara, jika dia bisa menghabiskan enam puluh juta untuk merubah pikiran Nova Ji, maka itu bukanlah sebuah kerugian.

Terlebih lagi, uang ini juga dihabiskan untuk perusahaan cabang, bukan untuk orang lain.

Pada akhirnya, Nova Ji masih saja bersikap meremehkannya,"Enam puluh juta benar-benar adalah angka yang sangat tinggi, apakah status menantu Liu’s Corp sepadan dengan sejumlah uang ini? Paman ketiga, menilai bahwa kita pernah bekerja sama sebelumnya, aku tidak akan banyak omong kosong lagi, dua ratus juta! Tidak boleh kurang sepeserpun. Jika kalian ingin aku melepaskan status menantu Liu's Corp., kamu boleh menggantikannya dengan dua ratus juta, jika tidak, jangan datang temui aku lagi, aku tidak mempunyai waktu untuk banyak bertele-tele dengan kalian. "

Setelah selesai berbicara, Nova Ji langsung bersikap tegas dan melangkah pergi meninggalkan kantor.

Novel Terkait

Asisten Wanita Ndeso

Asisten Wanita Ndeso

Audy Marshanda
CEO
2 tahun yang lalu
Bretta’s Diary

Bretta’s Diary

Danielle
Pernikahan
2 tahun yang lalu
Wanita Yang Terbaik

Wanita Yang Terbaik

Tudi Sakti
Perkotaan
2 tahun yang lalu
Villain's Giving Up

Villain's Giving Up

Axe Ashcielly
Romantis
2 tahun yang lalu
Siswi Yang Lembut

Siswi Yang Lembut

Purn. Kenzi Kusyadi
Merayu Gadis
2 tahun yang lalu
Uangku Ya Milikku

Uangku Ya Milikku

Raditya Dika
Merayu Gadis
2 tahun yang lalu
My Secret Love

My Secret Love

Fang Fang
Romantis
3 tahun yang lalu
Precious Moment

Precious Moment

Louise Lee
CEO
2 tahun yang lalu