Inventing A Millionaire - Bab 43 Rencana Akuisisi

“Jika tidak ada pertanyaan lain, bubarlah.” Kata Nova Ji.

Tidak ada orang yang berani mengatakan keberatan mereka, mereka bisa melihatnya bahwa Nova Ji telah bertekad untuk menyelesaikan masalah ini.

Setiap orang yang memiliki hubungan dekat dengan Charles Ji semuanya keluar dari ruangan kantor dengan cepat, mereka berencana untuk melaporkan hal ini kepada Charles Ji, ingin melihat apa katanya.

Dan orang yang lebih dekat dengan Nova Ji, masih tinggal di dalam ruangan kantor.

Hanya saja orang yang tinggl di sini sangat sedikit, selain Direktur Departemen Humas Juni Ma, hanya ada Wakil Direktur dari Departemen Pemasaran Jeff Zhao.

Ketika Juni Ma dalam masalah, ia diterima oleh Nova Ji, jadi ia pun selalu merasa berterima kasih kepadanya, Jeff Zhao lebih muda, memang tidak suka dengan orang seperti Charles Ji yang melakukan sesuatu dengan sembarangan, tidak memiliki kompetensi apa-apa hanya bisa mengandalkan latar belakang keluarga.

Juni Ma dari tadi sudah tidak bisa menahan rasa penasaran di dalam hati, sekarang orang lain pun telah pergi semua, setelah pintu ruang konferensi tertutup, ia langsung bertanya: “GM Ji, Anda yakin ingin melakukan ini? tidak peduli berhasil atau tidak, mungkin akan menyebabkan pengaruh negatif terhadap perusahaan, nanti kalau Kantor pusat meyalahi, Anda……..”

“Aku sangat yakin.” Kata Nova Ji.

Tujuan dia melakukan rapat hari ini hanya ada satu, yaitu melakukan yang terbaik untuk menyelidiki aset perusahaan, Departemen Pemasaran, Departemen Perencanaan, dan Departemen Hukum bersatu untuk membuat sebuah daftar biaya akuisisi perusahaan kepada dirinya dalam waktu 48 jam.

Benar, apa yang ingin dilakukan Nova Ji sangat sederhana, dia telah menghubungi perusahan modal fisik, bermaksud untuk menjual semua saham yang ia miliki, jika Perusahaan modal asing tersebut menyetujui permintaannya, maka Nova Ji akan bekerja sama dengan sepenuhnya dengan pihak tersebut dalam rencana mengakuisisi perusahaan cabang tersebut.

Bagi Nova Ji, tentu saja sikap seperti ini merupakan sikap yang merugikan pihak Keluarga Ji, bahkan banyak orang di dalam kantor pun merasa kurang senang.

Perusahaan yang berjalan dengan baik, mengapa kamu bekerja sama dengan orang luar untuk mengakuisisi secara tanpa alasan seperti ini? bukankah ini seperti permainan!

Namun ada juga sebagian orang yang paham, Nova Ji ini terpaksa sampai bertindak seperti demikian, kiri juga jalan buntu, kanan juga jalan buntu, mengapa tidak menarik Keluarga Ji untuk tumpuan saja.

Bagaimanapun setelah menjual saham, lalu bekerja sama untuk melakukan akuisisi, dia juga dapat menghasilkan banyak uang, biarpun nanti Keluarga Ji mengusir dia keluar, uang ini juga cukup bagi dirinya untuk dihabiskan dalam sisa hidupnya.

Lagi pula, kalau Perusahaan modal asing memberikan uang yang cukup banyak, belum tentu juga Keluarga Ji tidak ingin menjual perusahaannya.

Apa tujuannya mendirikan sebuah perusahaannya, untuk menghasilkan uang juga bukan.

Jeff Zhao malah sangat mengagumi sikap Nova Ji yang berani berjuang ini, berkata: “Kak Ma, aku rasa tidak ada masalah GM Ji melakukan seperti demikian, orang yang sabar dirundung terus juga akan melawan!”

Juni Ma melihat sekilas ke dia, sambil berkata dengan senyum pahit, : “Tapi dengan begitu akan menjadi bahan pembicaraan orang.”

Umur Juni Ma 20 tahun lebih tua daripada Jeff Zhao, umur semakin tua, semakin peduli dengan muka, dia tidak ingin memiliki reputasi yang buruk ketika dia tua.

Bekerja sama dengan perusahaan asing, mengakuisisi perusahaan, ini merupakan hal yang sangat dibenci orang-orang.

Nova Ji terpaksa melakukan hal seperti ini, mungkin saja akan ada banyak orang yang merasa simpati kepadanya, namun tidak semua orang memiliki latar belakang seperti dia.

“Kalau tidak bagaimana jika aku pergi berdiskusi lagi dengan customer-customer itu, mungkin saja mereka mau memberikan uang?” Tanya Juni Ma.

“Tidak perlu.” Kata Nova Ji: “Aku tahu bahwa mereka bekerja sama dengan Charles Ji untuk menunda pembayaran, mereka mendapatkan potongan harga, orang-orang ini bukannya suka mengambil keuntungan seperti ini, yasudah biar mereka mengambilnya sampai puas, tunggu perusahaan diakuisisi, semua aset dan utang dialihkan ke Perusahaan modal asing, sampai saat itu mereka melanggar kontrak dan tidak membayar utang, sampai ke pengadilan baru menjelaskannya kepada Hakim saja!”

Juni Ma tidak banyak berkata, dia juga bisa melihat bahwa Nova Ji kali ini sudah bertekad untuk maju terus, 8 ekor kuda pun tidak bisa menarik dia lagi.

“Kalau kamu sudah bertekad, aku juga tidak membujuk lagi, tapi Shenggao Capital ini, Anda yakin mereka bisa dipercaya?” Tanya Juni Ma.

“Tentu saja bisa dipercaya, tunggu 2 hari lagi setelah daftar biaya akuisisi sudah keluar, aku akan pergi ke kantor pusat mereka, selama beberapa hari aku pergi, masalah di kantor aku serahkan kepada kalian mohon ditangani dengan baik.” Nada ngomong Nova Ji tertegun sebentar, lalu menghelakan nafas dengan perlahan dan berkata: “Lupakan saja, tidak ada yang perlu ditangani juga, lagipula kedepannya akan menjadi miliki orang lain.”

Melihat wajahnya yang terlihat sedih, Juni Ma dan Jeff Zhang pun tidak mengatakan apa-apa.

Saat kabar ini sampai ke telinga Charles Ji, Wakil CEO Ji yang masih berbaring di dalam pelukan lembut Sekretaris wanitanya tiba-tiba terbangun dari ranjang, ia sambil memegang hp, mengerutkan alis dan bertanya: “Kamu yakin ini adalah kabar yang benar? Dia Nova Ji berani mengkhianati Keluarga Besar, menjual perusahaan cabang kepada Perusahaan modal asing?”

“Sementara masih belum memiliki bukti yang akurat, tapi GM Ji meminta kami membuat daftar biaya akuisisi, dan ekspresi wajahnya juga terlihat serius.” Kata Anto Li, dia juga merupakan pendukung Charles Ji yang paling terpercaya, dan setia.

“Aku tidak percaya wanita ini berani melakukan hal seperti demikian! Mungkin saja dia sedang menipu.” Charles Ji membuat penilaian awal, berkata: “Sekarang jangan menghiraukan dia terlebih dahulu, meminta kalian melakukan apa, kalian melakukannya saja, jangan membiarkan dia mendapatkan bukti bersalah kalian. Aku malah ingin lihat, sebuah penipuan bisa bertahan berapa lama!”

“Baik, aku paham, nanti aku akan segera memberitahukan kepada mereka.” Kata Anto Li.

Setelah menutup telepon, Sekretaris wanita itu pun mendekatinya lagi, bertanya: “Nona Besar Ji melakukan hal heboh seperti apa lagi?”

“Anto Li berkata Nova Ji sepertinya ingin menjual perusahaan kepada Perusahaan modal asing untuk mendapatkan uang cash.” Charles Ji tersenyum dingin, berkata: “Tapi aku rasa, ini pasti hanya cara ia menipu orang lain, walaupun aku tidak tahu apa yang ingin dia lakukan, tapi kalau dia mengira dengan ancaman seperti ini langsung ingin membuat aku melakukan apa yang diinginkan, maka dia sudah terlalu meremehkan aku Charles Ji!”

“Menjual perusahaan? Dia masih belum memiliki kemampuan seperti itu bukan.” Sekretaris wanita itu berkata sambil tertawa, sama sekali tidak menganggap Nova Ji.

“Tentu saja, dia hanya seorang wanita busuk saja, keluarga memberikan nafkah kepada dia, dia malah menganggap dirinya itu orang hebat!” Charles Ji mendengus, sambil berkata dengan wajah yang penuh dengan senyuman jahat: “Aku sudah memberitahukan kepada Paman ketiga, dalam beberapa hari, dia akan mewakilkan Kantor pusat untuk menanyakan masalah tentang piutang, sampai saat itu dia tidak bisa mengeluarkan uang, lihat saja nanti dia akan mati dengan bagaimana!”

Mereka berdua tertawa dengan sangat senang, seolah-olah sudah bisa melihat Nova Ji tidak punya jalan lain lagi.

Dua hari kemudian, Nova Ji melambai tangan sambil mengucapkan selamat tinggal kepada Juni Ma di gerbang keberangkatan bandara: "Kembalilah, 2 hari ini sudah membuat kamu lelah."

“Aku tidak lelah, malah Anda….” Juni Ma ingin mengatakan sesuatu namun tidak jadi, lalu ia hanya menghelakan nafas, dan berkata: “Hati-hati di jalan.”

Dua hari ini, semua orang di kantor sangat sibuk, semua karyawan di seluruh Departemen pun mulai bergerak, akhirnya di waktu yang sudah ditentukan, mereka memberikan sebuah daftar biaya akuisisi kepada Nova Ji.

Sambil membawa daftar biaya akuisisi, Nova Ji memesan sebuah tiket pesawat untuk terbang Kota Jinshan.

Dari keluar sampai ke gerbang keberangkatan, terlihat seperti Juni Ma saja yang mengantar dia, tetapi sebenarnya ada beberapa pasang mata yang menatapnya secara diam-diam.

Melihat sendiri Nova Ji benar-benar naik ke dalam pesawat, Anto Li yang bersembunyi di sudut terlihat curiga.

Wanita ini benar-benar pergi ke Kota Jinshan!

Shenggao Capital, dua hari ini mereka juga sudah menemukan banyak informasi spesifik, memang merupakan sebuah Perusahaan modal asing yang terkenal suka mengakuisisi aset dari berbagai negara, dan cara mereka juga sangat gelap.

Setelah diincar oleh mereka, maka perusahaan yang bisa dijual dengan harga 30 juta RMB, namun karena berbagai faktor yang tidak terduga, nilai perusahaan akan terus menurun, ujung-ujungnya, perusahaan hanya dijual dengan harga 10 atau 20 juta RMB.

Selain ini, Anto Li mereka juga tidak bisa menemukan hal-hal lain.

Apakah Nova Ji sudah menghubungi Shenggao Capital, mereka tidak bisa mengetahui hal ini, karena mereka adalah Perusahaan modal asing, bahkan mereka pergi tanya pun, pasti tidak akan mendapatkan jawaban.

Menurut pemikiran pada umurnya, piutang tidak bisa ditagih, Nova Ji akan menghadapi sanksi dari perusahaan, seharusnya ia berada di dalam kantor, memikirkan segala cara untuk menyelesaikan masalah ini.

Tapi dia malah pergi ke Kota Jinshan, bahkan ini bersandiwara pun, pergi ke sana dan pulang kemari juga akan memakan waktu 2 3 hari.

Saat ia sudah kembali, mungkin saja perintah dia ditarik dari posisi ini pun sudah turun.

Sikap yang tidak biasa ini membuat Anto Li tidak bisa tidak merasa curiga, mungkin masalah ini benar-benar mungkin terjadi.

Dan ada satu hal, juga membuat Anto Li merasa curiga.

Yaitu Robert Huo kemarin tidak masuk kerja.

Pagi hari ini, tiba-tiba tersebar berita di kantor, berkata kalau ada orang melihat Nova Ji memberikan sebuah cek kepada Robert Huo di garasi, membiarkan dia pulang untuk beristirahat dulu.

Posisi Robert Huo yang menjabat sebagai Asisten GM ini, adalah hasil dari pengangkatan Nova Ji sendiri, dan hal ini pun mendapatkan banyak kritik.

Sekararang bekerja belum sampai 2 hari, sudah diberi sebuah cek untuk meminta dia pergi.

Ini menandakan apa?

Apakah bermaksud, kalau Nova Ji benar-benar berencana untuk tidak peduli lagi masalah apapun di kantor, kalau tidak, mengapa tiba-tiba ia membiarkan Asistennya pulang ke rumah.

Dan Charles Ji yang mendapatkan informasi ini, setelah menutup telepon, juga menunjukkan eskpresi curiga.

Sebenarnya apa yang ingin dilakukan wanita ini?

Berdasarkan pemahaman Charles Ji terhadap Nova Ji, sekarang seharusnya dia berada di kantor dan memikirkan segala cara untuk mengangani customer-customer itu, bagaimana mungkin akan menyia-nyiakan waktu beberapa hari ini untuk pergi ke Kota Jinshan?

Bahkan 2 hari yang lalau, Nova Ji juga tidak mencari satu customer pun untuk menagih piutang, seolah-olah masalah-masalah ini benarr-benar tidak penting bagi dirinya.

Novel Terkait

Pengantin Baruku

Pengantin Baruku

Febi
Percintaan
2 tahun yang lalu
Excellent Love

Excellent Love

RYE
CEO
2 tahun yang lalu
Too Poor To Have Money Left

Too Poor To Have Money Left

Adele
Perkotaan
2 tahun yang lalu
The Comeback of My Ex-Wife

The Comeback of My Ex-Wife

Alina Queens
CEO
2 tahun yang lalu
Cinta Seumur Hidup Presdir Gu

Cinta Seumur Hidup Presdir Gu

Shuran
Pernikahan
2 tahun yang lalu
Spoiled Wife, Bad President

Spoiled Wife, Bad President

Sandra
Kisah Cinta
2 tahun yang lalu
More Than Words

More Than Words

Hanny
Misteri
2 tahun yang lalu
Someday Unexpected Love

Someday Unexpected Love

Alexander
Pernikahan
2 tahun yang lalu