Inventing A Millionaire - Bab 147 Akar Masalah

Denovan Ji merasa sangat senang mendengarnya, lima ratus juta, ini adalah jumlah uang yang paling dibutuhkan arus kas keluarga Ji sekarang ini. Hutang dalam jumlah besar tidak dapat ditagih karena berbagai jenis alasan, sekalipun berhasil ditagih, sebagian besar hanya akan dibagikan kepada anak-anak dan anggota keluarga yang tak terhitung jumlahnya, akhirnya hanya uang dalam jumlah sangat sedikit yang dapat dicatat dalam arus kas perusahaan.

Lima ratus juta dari Liu's Corp. sudah cukup untuk mendukungan keluarga Ji dalam jangka waktu yang lama, tanpa harus mengkhawatirkan risiko dalam permasalahan modal.

Oleh karena itu, Denovan Ji memiliki niat untuk menyanjung Moris Liu, dia kemudian tersenyum dan berkata,"Menurutku, karena kalian berdua adalah sepasang suami dan istri. Mengapa kalian minum anggur dengan cara biasa, kalian harus saling bersulang!"

Moris Liu tersenyum dan menajamkan tatapannya, namun dia berkata,"Sepertinya bukanlah ide yang bagus......"

“Apanya yang tidak bagus, cepat atau lambat, kalian tetap akan menjadi suami istri, saling bersulang terlebih dahulu bukanlah sebuah masalah besar, benar bukan, Nova?” ucap Denovan Ji.

Nova Ji masih menggenggam gelas anggurnya, dia kemudian tersenyum dan berkata,"Ini adalah tempat umum, kamu harus memperhatikan beberapa pengaruh yang akan diakibatkan, begini saja. Biar aku bersulang segelas, kakak sepupu, bagaimana kalau kamu juga ikut mendampingi sejenak."

Meskipun dia bersikap sopan, namun dia sama sekali tidak mengikuti naskah yang sudah direncanakan oleh Denovan Ji.

Denovan Ji tersenyum canggung dan berkata,"Ini adalah masalah suami istri yang terjadi antara dirimu dengan Tuan Muda Liu, bagaimana aku mungkin ikut mencampurinya?"

“Kita masih belum menjadi pasangan.” Nova Ji mengoreksi ucapannya.

Ketika kata-kata ini terucapkan, Moris Liu terlihat merasa tidak terlalu puas.

Aku tidak berhasil mengundangmu makan malam selama dua hari. Setelah hari ini akhirnya berhasil, kamu bahkan tidak memberi menghargaiku dengan saling bersulang.

“Sepertinya Nona Nova masih belum terbiasa.” Moris Liu berkata,”Begini saja, lupakan permasalahan saling bersulang, masih ada banyak cara untuk mengekspresikan kemesraan. Selama Nona Nova bersedia untuk duduk di pangkuanku dan menghabiskan segelas anggur ini, hal itu juga tidak jauh berbeda dibandingkan dengan saling bersulang. "

Nova Ji menatapnya dan berkata,"Aku tetap akan menunggu sampai kita menikah, lagipula, ini adalah tempat umum, kita......"

“Nova Ji, jangan bersikap keterlaluan!” Denovan Ji tiba-tiba membanting meja dan beranjak berrdiri,“Kamu tidak datang ketika diundang untuk makan bersama, namun kini kamu juga tidak mau meminum anggur, kamu benar-benar tidak menghargai orang lain, apa yang ingin kamu lakukan! Jangan lupa, Tuan Muda Liu adalah penolong keluarga Ji, kamu akan menjadi istrinya di masa depan, untuk apa kamu masih saja berpura-pura di sini!”

Moris Liu juga menatap ke arah Nova Ji, dia menyipitkan matanya dan bertanya,"Apakah Nona Nova yakin ingin menolak? Aku hanya memintamu untuk duduk di pangkuanku dan minum segelas anggur, apakah kamu masih saja tidak akan menghargai diriku?"

"Maaf." Nova Ji perlahan meletakkan gelas anggurnya dan berkata,"Aku datang sebagai tamu, aku bersedia menghormati Tuan Muda Liu, jadi aku mohon Tuan Muda Liu juga dapat menghormatiku."

Suaranya dingin dan nadanya perlahan berubah, sangat berbeda dari sebelumnya.

Moris Liu langsung emosi ketika mendengarnya, dia sudah berusaha menahan cukup lama dalam dua hari ini, saat ini, Nova Ji masih saja terus menolaknya berulang kali, dia sudah merasa tidak tahan dan berbicara dengan nada rendah,”Aku akan memberimu satu kesempatan lagi. Datang kemari dan duduk di pangkuanku! "

Nova Ji bukanlah seseorang yang suka mematuhi perintah orang lain, terlebih lagi, dia masih sangat membenci leluhur generasi kedua seperti Moris Liu ini, jika diubah dengan waktu lain, dia mungkin sudah meninggalkannya sejak awal.

Tetapi Moris Liu sudah berhasil menjalankan rencana selanjutnya, dia tidak dapat berhenti pada saat ini.

Oleh karena itu, Nova Ji tetap menahan rasa tidak senangnya, lalu berkata dengan ekspresi yang ramah,“Lihat saja dirimu ini, kenapa kamu tiba-tiba marah. Aku sudah berkata aku pasti akan menikah denganmu, kenapa kamu masih saja merasa secemas itu. Kamu juga tahu, keluarga kami mendidik anak-anak putri dengan sangat ketat, aku benar-benar tidak dapat melakukannya di depan hadapan banyak orang...... "

Sikapnya yang menyedihkan itu tidak membuat Moris Liu merasa tidak senang, dia tiba-tiba beranjak berdiri dan meraih lengan Nova Ji, lalu menariknya ke sisinya,"Mohon tahu diri, jika bukan karena penampilanmu yang menawan, apakah kamu merasa aku akan menghabiskan waktuku bersama denganmu di sini? Aku hanya menyuruhmu meminum segelas anggur, namun kamu bersikap seakan-akan aku menyuruhmu untuk tidur bersama denganku, mengapa kamu tidak bisa melakukannya. Aku hari ini harus melihat apakah kamu sanggup melakukannya atau tidak!”

Nova Ji sudah pernah membayangkan situasi seperti ini, tetapi ketika saat seperti ini benar-benar tiba, dia masih saja merasa panik. Dia juga khawatir mengenai rencana selanjutnya, dia khawatir penolakannya yang terlalu keras akan mengacaukan segalanya.

Setelah merasa ragu sejenak, Moris Liu menariknya ke dalam pelukannya.

Keraguan Nova Ji membuat Moris Liu berpikir bahwa dia takut dengan kekuatannya, bahkan Denovan Ji yang berada di sampingnya ikut melihatnya dengan senang, tanpa ada sedikitpun niat untuk membantu.

Dia hanyalah seorang wanita dari keluarga cabang Ji, namun masih saja suka berpura-pura sekeras itu, lagipula, dia juga akan segera menjadi keluarganya, untuk apa mereka masih harus terus membuang waktu.

Pada saat ini, sebuah sosok tiba-tiba bergegas ke depan hadapan Moris Liu dan menonjok wajahnya.

Tonjokan yang datang tiba-tiba itu membuat Moris Liu menjerit kesakitan, pada saat melepaskan Nova Ji, dia juga terus bergerak mundur. Jika tidak ada meja dan kursi di sampingnya, dia mungkin langsung jatuh terduduk di atas permukaan lantai.

Wajah Denovan Ji tampak memucat, dia langsung berdiri dan berteriak,"Kamu yang bermarga Li, kamu benar-benar gila!"

Sambil berbicara, Denovan Ji langsung bergegas berlari ke sisi Moris Liu dan menuntunnya untuk beranjak berdiri,”Tuan Muda Liu, apakah kamu baik-baik saja? Apakah kamu terluka?”

“Sialan, beraninya kamu memukulku! Keluarga Ji benar-benar mengajari kalian dengan sangat baik, beraninya kamu memukulku!” Moris Liu mengelus wajahnya sambil terus berteriak penuh rasa marah.

Denovan Ji menatap ke arah Nova Ji,”Cepat kemari dan tuntun Tuan Muda Liu, kamu juga. Cepat bersujud dan minta maaf, jika tidak, aku akan membuatmu berakhir lebih mengenaskan lagi!”

Ekspresi Nova Ji terlihat semakin memburuk.

Dia tidak menyangka bahwa Robert Huo akan tiba-tiba memukulnya. Berdasarkan bekas pada pipi Moris Liu yang membengkak, terlihat jelas bahwa dia menggunakan tenaga yang cukup kuat.

Hal ini membuatnya merasa sedikit khawatir, pada saat yang bersamaan juga merasa tidak paham, bukankah dia menyuruhnya untuk membujuk Moris Liu. Dia kini memukulnya, bagaimana cara dia berakting?

Roebrt Huo menganggukan kepalanya, mengisyaratkan kepadanya bahwa dia tidak perlu mengkhawatirkannya, lalu menatap ke arah Moris Liu dan Denovan Ji, kemudian berbicara dengan sikap datar,”Aku sudah memukulmu, apa lagi yang bisa dilakukan?”

“Apa lagi?” Moris Liu langsung mendorong Deovan Ji, lalu menunjuk ke arah Robert Huo dan berteriak,”Sialan, tunggu saja kalian! Aku akan pulang dan berkata kepada ayahku bahwa aku tidak akan melaksanakan pernikahan ini lagi, ketika saatnya tiba, lihat saja bagaimana keluarga Ji akan menyelesaikan dirimu!”

Sambil berbicara, Moris Liu pun hendak berjalan ke luar.

Sikapnya yang tergesa-gesa itu membuat Denovan Ji terkejut, dia bergegas menariknya,”Tuan Muda Liu, Tuan Muda Liu, bicarakan dengan baik terlebih dahulu. Hei kamu yang bermarga Li, cepat.......”

“Jika kamu memarahiku satu kalimat lagi, aku akan sekaligus menghabiskanmu!” Ucap Robert Huo dengan nada bicara yang dingin.

Tatapannya yang dingin itu membuat Denovan Ji tercengang melihatnya.

Selanjutnya, Robert Huo kemudian berkata,”Tuan Muda Tertua Liu, kamu mungkin sedikit salah paham terhadap hal ini.”

“Salah paham apanya, bisa-bisanya kamu berkata aku salah paham setelah memukuliku? Berhentilah bermimpi! Aku akan pulang dan membatalkan pernikahan ini, jika keluarga Ji tidak menghabiskanmu, aku benar-benar tidak akan pernah selesai melampiasan emosiku!” Ucap Moris Liu dengan nada marah.

Ekspresi Robert Huo tetap terlihat tenang, bahkan terlihat sedikit mendingin, dia kemudian berkata,”Kesalahpahaman yang kumaksud adalah pengertianmu terhadap poin penting pernikahan ini, bukannya bermaksud untuk membicarakan pukulanku terhadap dirimu yang merupakan senior kedua sepertimu, aku bahkan sudah memukulmu, namun jika kamu ingin pulang dan membatalkan pernikahannya, sepertinya orang pertama yang tidak akan memaafkanmu adalah ayahmu.”

Moris Liu awalnya sudah berjalan sampai di pintu ruang VIP, ketika mendengar ucapan ini, dia pun langsung berdiri diam tanpa disadari.

Walaupun Denovan Ji terkejut melihat tatapan Robert Huo, hingga sudah tidak berani marah lagi, namun dia masih saja berbicara denga nada yang sangat kejam,”Apakah otakmu bermasalah? Kamu jelas-jelas adalah pihak yang bersalah dalam hal ini, bagaimana Dirut Liu mungkin.......”

“Generasi pemuda dari keluarga Ji. Benar-benar mengecewakan, urutan sekunder bahkan diisi oleh orang tidak berotak, benar-benar meyedihkan,”ucap Robert Huo, Denovan Ji benar-benar merasa kesal hingga tubuhnya bergemetar, jika bukan karena identitasnya sebagai seorang asisten yang tidak cocok untuk bertengkar pada saat seperti ini, dia mungkin sudah menyerangnya sejak awal.

Robert Huo juga malas berbasa-basi dengannya, dia hanya berkata kepada Moris Liu,”Keluarga Ji memang menginginkan uang Liu’s Corp., namun bukankah Liu’s Corp. memerlukan beberapa perusahaan cabang keluarga Ji untuk memperluas usaha. Jika pernikahannya dibatalkan hanya karena kamu dipukul sekali saja, hingga akhirnya menyebabkan kerugian yang melebihi satu miliyar yuan, menurutmu, siapa yang akan terlebih dahulu dipukul oleh Dirut Liu? Kamu menikah dengan dirinya, bukan denganku, orang yang ingin membatalkan pernikahannya juga adalah dirimu. Jadi, orang yang memicu permasalahannya tetaplah dirimu.”

“Kamu, ucapanmu itu penuh dengan kebohongan, jelas-jelas kamu yang terlebih dahulu memukulku!”

“Aku tidak mengelaknya, namun sekalipun aku adalah pemicu permasalahannya, kamu adalah orang yang emosi. Sebelum menghukmku, kamu akan terlebih dahulu diberikan sebuah pelajaran yang tidak akan bisa kamu lupakan. Bagaimana kalau kamu menelepon Dirut Liu sekarang, lalu bertanya, apa yang akan terjadi jika kamu tidak bersedia menikah,”ucap Robert Huo.

Nada bicaranya terdengar mendatar, namun Moris Liu yang mendengarnya itu bergemetar.

Jangan mengira bahwa dia sangat angkuh, dia sebenarnya adalah orang yang paling memahami bisnis ini, beberapa perusahaan cabang milik keluarga Ji itu adalah target yang paling penting.

Lima ratus juta yuan itu bukanlah sebuah masalah bagi Liu’s Corp., mungkin jika mereka bisa mendapatkan kekuasaan untuk mengendalikan beberapa perusahaan ini, keuntungan yang akan mereka dapatkan kedepannya bisa saja mencapai miliyaran rupiah yuan.

Jangan membahas mengenai putranya yang tidak kompeten ini, sekalipun Tuan Liu sendiri yang tertekan, dia juga tidak akan merasa keberatan.

Novel Terkait

Menantu Bodoh yang Hebat

Menantu Bodoh yang Hebat

Brandon Li
Karir
2 tahun yang lalu
Sang Pendosa

Sang Pendosa

Doni
Adventure
2 tahun yang lalu
Takdir Raja Perang

Takdir Raja Perang

Brama aditio
Raja Tentara
2 tahun yang lalu
Untouchable Love

Untouchable Love

Devil Buddy
CEO
3 tahun yang lalu
Penyucian Pernikahan

Penyucian Pernikahan

Glen Valora
Merayu Gadis
2 tahun yang lalu
The Break-up Guru

The Break-up Guru

Jose
18+
2 tahun yang lalu
Hanya Kamu Hidupku

Hanya Kamu Hidupku

Renata
Pernikahan
2 tahun yang lalu
Cinta Yang Dalam

Cinta Yang Dalam

Kim Yongyi
Pernikahan
2 tahun yang lalu