Inventing A Millionaire - Bab 189 Tidak Masuk Akal

Pelajaran ini membuat Robert Huo berhati-hati mempertimbangkan masalah menerima pesanan dari awal.

Jadi salah satu hal yang harus dia selesaikan sekarang adalah merekrut koki dalam jumlah banyak, menjamin rasa makanan diet bisa memuaskan keinginan kebanyakan orang.

Bila jumlah koki tidak cukup, Robert Huo bersedia tidak mendapatkan keuntungan ini, daripada menghancurkan mereknya sendiri karena persiapan yang tidak cukup.

Arti dari sebuah merek adalah premi yang lebih tinggi, modal yang lebih rendah, keuntungan yang lebih banyak.

Robert Huo sangat menganggap penting nilai dari merek, saat Natalie Ning masih bersikeras dengan menghasilkan uang, dia sudah mulai membuat reputasi merek.

Dalam hal dapur, Alex Liao mengenal sebuah sekolah pelatihan khusus, ada banyak murid yang melatih kemampuan memasak mereka di dalamnya.

Makanan diet tidak memerlukan kemampuan memasak yang tinggi, yang utama adalah mencocokkan makanan, rasa hanyalah tambahan yang menyenangkan.

Alex Liao menunjukkan bisa mewakili Robert Huo untuk pergi dulu ke sekolah pelatihan untuk mendiskusikan kerja sama, atau bisa langsung menunggu di gerbang sekolah merekrut siswa.

Tapi Robert Huo memutuskan untuk pergi berdiskusi sendiri, bagaimanapun ini adalah urusannya sendiri, tidak mungkin menyerahkan segala sesuatunya untuk Alex Liao melakukannya.

Dia itu membantumu, bukan bekerja untukmu.

Kedua orang tersebut mengobrol dengan gembira, mengobrol dengan sangat menyenangkan.

Setelah kenyang, Alex Liao naik mobil dan pergi.

Setelah mengantar CEO ini pergi, Natalie Ning berkata : “CEO Liao sepertinya sangat baik, sangat ramah.”

“Mungkin.” Robert Huo tidak setuju ataupun menyangkal, lalu berkata : “Nanti sore pergi menyewa sebuah toko yang cocok untuk memasak, selain itu Wesley Mu mungkin juga akan datang, membicarakan hal pengiriman barang. Nanti kamu pergi menemui beberapa

penanggung jawab paket dengannya, selesaikan urusan ini. Bila semuanya lancar, minggu depan makanan diet kita sudah bisa diunggah dan dijual.”

“Ha? Aku pergi sendiri?” Ekspresi wajah Natalie Ning ragu-ragu dan gelisah.

Dia tidak pernah membicarakan bisnis seorang diri, menjual baju di toko baju dan sekarang

benar-benar pengalaman yang berbeda.

Robert Huo tersenyum berkata : “Jangan begitu tegang, pada dasarnya Wesley Mu sudah membicarakan semua urusan, kamu hanya pergi membuat keputusan saja, sekalian melihat apakah ada hal yang detail yang harus diubah. Nanti urusan akan semakin lama semakin banyak, pasti ada saatnya kamu harus pergi mengerjakan sendiri, tidak bisa mengharapkan aku melakukan semuanya.”

“Apa kamu tidak takut aku mengacaukan segalanya?” Tanya Natalie Ning.

“Tidak takit.” Robert Huo melihat ke sekeliling, berkata : “Lebih buruk juga tidak mungkin akan lebih buruk dari dulu, jadi walaupun gagal, kita juga bisa menerima, lagipula sebenarnya aku tidak terlalu menyukai pikiran yang terlalu pesimis, bila ingin melakukannya, maka harus optimis sedikit.”

Natalie Ning melihatnya. Beberapa saat kemudian, baru mengangguk keras, berkata : “Aku akan berusaha keras!”

Robert Huo tersenyum, dia selalu berharap dari dulu Natanie Ning bisa bertumbuh, mewujudkan nilai kehidupannya.

Sekarang bisnis baru dimulai, kebetulan kesempatan yang baik untuk dia berlatih.

Seperti yang barusan dikatakan, nanti urusan semakin lama akan semakin banyak, walaupun dia memiliki tiga kepala dan enam lengan, juga tidak mungkin bisa mengurus semuanya. Akan ada saatnya, Natalie Ning harus berdiri keluar untuk menyelesaikan sebagian urusan.

Cepat atau lambat akan dilakukan, lebih baik sekarang memulainya.

Sore hari, setelah Robert Huo dan Natalie Ning mengantar Gaby pergi ke sekolah, mereka keluar masing-masing.

Robert Huo sudah lama memilih perkiraan lokasi toko, untuk kenyamanan, dia sengaja memanggil agen rumah yang terakhir kali membantunya menyewa gedung perkantoran itu.

Saat taxi sampai di tempat tersebut, agen sudah lama menunggu, begitu melihat Robert Huo, dia langsung menyambut dengan ramah : “CEO Li, selamat sore, silahkan Anda minum dulu.”

Saat terakhir kali menyewa kantor, saat dia mengetahui Robert Huo dan Natalie Ning bisa menghasilkan beberapa juta RMB dalam sebulan, dia sangat terkejut. Bos besar seperti ini, jelas bukan selevel dengannya yang sebulan paling banyak menghasilkan dua sampai tiga puluh ribu RMB.

Mungkin menjilat adalah sifat alaminya, sebagian alasan juga karena kebiasaan pekerjaannya.

“Tidak perlu segan.” Setelah Robert Huo menolak dengan halus, berkata : “Dulu kamu pernah berkata di sini ada sebuah toko yang akan disewakan, di mana?”

“Berada di sini, aku akan membawa Anda pergi.” Agen sambil memimpin jalan, sambil mengenalkan perkiraan situasi toko.

Luas seluruh toko kira-kira ada 200 meter persegi, dulunya adalah sebuah restoran, berbagai peralatan sangat lengkap. Sedangkan biaya sewa juga tidak mahal, satu meter persegi tidak sampai 80 RMB.

Walaupun daerah sini tidak bisa dibilang termasuk sangat baik, namun juga bisa dibilang harganya murah.

Agen sudah menelepon pada pemilik rumah, memintanya untuk datang, bila Robert Huo merasa tidak ada masalah, hari itu bisa langsung menandatanganinya.

Agen menunjuk sebuah toko jauh di depan dan berkata : “Itu tokonya, menghadap jalan, ada tempat parkir, sangat cocok dijadikan restoran!”

Robert Huo tidak berkata setuju ataupun tidak. Agen tentu saja akan memilih ucapan yang enak didengar, namun cocok atau tidaknya, tunggu sampai sudah melihat tempatnya.

Lalu saat keduanya berjalan sampai di depan pintu, terdengar suara bertengkar dari dalam.

Agen mengangkat kepala melihat, berteriak : “Tuan Ma, Tuan Ma!”

Di dalam ada seorang pria yang berumur kira-kira 50 tahun lebih menoleh, lalu berkata pada pria di depannya : “Aku tidak bertengkar denganmu lagi, pokoknya bila kamu tidak pindah, aku akan melapor pada polisi!”

Lalu, dia berjalan keluar dari dalam, agen bergegas mengenalkan berkata : “Ini adalah CEO Li yang akan menyewa toko, CEO Li, ini adalah Tuan Ma. Tuan Ma, apa yang terjadi, apa bertengkar dengannya?”

“Penyewa yang terakhir menyewa, sudah dikatakan dari awal. Aku akan mengembalikan uang sewa setengah tahun, lalu dia akan pindah. Hasilnya sekarang tiba-tiba menyesal, berkata uang sewa setengah tahun tidak cukup, memintaku paling sedikit mengeluarkan biaya pengoperan sebesar 200.000 RMB padanya. Kamu katakan, bagaimana mungkin ada orang yang begitu tidak masuk akal! Rumah adalah milikku, menyewakan padanya aku tidak mendapatkan uang, masih harus berbalik memberi ganti rugi padanya!” Jacques Ma berkata dengan ekspresi marah.

Mendengarnya, agen terkejut, bertanya : “Maksudnya adalah sekarang tidak dapat menyewakannya? Kalau begitu kamu katakan dari awal, bukankah ini membuat CEO Li sia-sia datang!”

“Bukankah aku merasa bisa mendiskusikannya?....”Jacques Ma melihat Robert Huo, dengan ekspresi meminta maaf berkata : “CEO Li bukan? Benar-benar minta maaf membuat kamu lihat hal yang mengejutkan seperti ini. Kamu tenang saja, asal kamu lihat tidak ada masalah dengan rumah ini, aku akan memberikan diskon 20% setahun untuk Anda sebagai ganti rugi. Sial, lebih baik aku menerima uang sewa lebih sedikit dari orang lain, aku juga tidak akan memberikan uang sedikitpun pada orang itu. Bila tidak pindah, sekarang aku akan lapor polisi mengusir mereka keluar!”

Robert Huo juga tidak menyangka akan bertemu dengan hal seperti ini, tidak menunggu dia berkata-kata, muncul seorang pria sekitar 30 tahun lebih berlari keluar dari dalam toko. Sambil menunjuk pada Jacques Ma sambil memaki : “Ayo lapor, lihat apakah ada orang yang akan memedulikanmu? Hitam di atas putih, di dalam kontrak sudah tertulis, kamu yang pertama melanggar janji, siapa yang berani mengusirku? Kamu datang untuk menyewa bukan? Jangan bilang aku tidak memberitahu padamu, bila tidak ada biaya pengoperan sebesar 200.000 RMB, maka kamu jangan menyewa toko ini!”

Tiba-tiba disalahkan membuat Robert Huo sedikit terkejut. Agen segera berdiri keluar membantu, berkata : Bicara sopan sedikit, menunjuk-nunjuk siapa? Lagipula, batas waktu sewa kamu sudah tiba, berdasarkan apa memberimu biaya pengoperan?”

“Berdasarkan apa? Berdasarkan aku yang menyewa duluan!” Pria itu berkata mendengus.

Rupanya yang tidak masuk akal ini, membuat Jacques Ma dan agen dibuat marah, bahkan Robert Huo pun sedikit tidak tahu harus berkata apa.

Sudah jaman apa, masih ada orang seperti ini?

Masalahnya, toko yang cocok di sekitar sini hanyalah toko ini, yang lainnya paling sedikit harus menunggu setengah tahun lagi. Bila tidak menyewa di sini, maka akan lebih jauh dari stasiun penyortiran paket, akan mempengaruhi keefesienan waktu pengiriman.

Robert Huo melihat Jacques Ma, bertanya : “Kenapa dia tidak bersedia pindah?”

“Masih kenapa lagi, tentu saja melakukan bisnis!” Jacques Ma berkata sambil marah : “Dia menyewa tokoku satu tahun, hanya bertengkar dengan tamu saja, satu bulan bisa bertengkar 10-12 kali. Lagipula berbagai air kotor mengalir ke mana-mana, tidak tahu sudah diadukan berapa kali oleh orang. Rasa masakan, anjing pun tidak bersedia memakannya, kamu bilang apakah bisnisnya bisa baik? Sudahlah bila dia tidak bisa berbisnis, masih mengatakan Feng Shui tokoku tidak baik, masih mengatakan saat renovasi menghabiskan 400-500 ribu RMB, memintaku menggantinya setengah padanya, bila tidak memberi maka tidak akan pindah. Hidup sampai sekarang, aku benar-benar pertama kalinya bertemu dengan orang yang tidak tahu malu seperti ini!”

“Siapa yang bilang tidak tahu malu! Percaya tidak, aku akan menghajarmu!” Pria tersebut menyerbu, dia meraih kerah baju Jacques Ma, ekspresi wajahnya sangat bengis.

Walaupun Jacques Ma adalah pemilik toko, tapi bagaimanapun usianya lebih tua, badannya juga lebih kurus.

Kerah bajunya ditarik olehnya, Jacques Ma seketika terkejut hingga wajahnya pucat, dia berteriak : “Kamu, kamu mau apa? Lepaskan aku, lepaskan aku!”

Agen juga ingin bergegas maju menarik, namun didorong oleh pria itu : “Pergi ke sana, bila membuatku marah, aku juga akan menghajarmu!”

Agen didorong terhuyung-huyung, hampir terjatuh duduk di tanah.

Novel Terkait

Beautiful Love

Beautiful Love

Stefen Lee
Perkotaan
2 tahun yang lalu
Wanita Yang Terbaik

Wanita Yang Terbaik

Tudi Sakti
Perkotaan
2 tahun yang lalu
You're My Savior

You're My Savior

Shella Navi
Cerpen
3 tahun yang lalu
Balas Dendam Malah Cinta

Balas Dendam Malah Cinta

Sweeties
Motivasi
3 tahun yang lalu
Mendadak Kaya Raya

Mendadak Kaya Raya

Tirta Ardani
Menantu
2 tahun yang lalu
My Charming Wife

My Charming Wife

Diana Andrika
CEO
2 tahun yang lalu
1001Malam bersama pramugari cantik

1001Malam bersama pramugari cantik

andrian wijaya
Merayu Gadis
2 tahun yang lalu
After Met You

After Met You

Amarda
Kisah Cinta
2 tahun yang lalu