Inventing A Millionaire - Bab 88 Targetnya Berubah.

“Aku sudah peringatkanmu, jangan membuat masalah dengannya akhir-akhir ini, kenapa kamu masih melakukan hal yang begitu sembrono? Apakah kamu tidak akrab dengan nama keluarga bermarga Sang itu? Itu rahasia perusahaan, kamu pikir jika hal semacam ini terungkap kalian akan ada kebaikan untuk kita? Apakah kamu punya otak!"

Colin Ji memarahinya dengan begitu lancar, Charles Ji tidak berani mengucapkan sepatah kata pun.

Soal pengalihan aset, dia memang memberi tahu hal ini pada Leon Sang.

Hanya sedikit orang yang tahu bahwa Charles Ji dan Leon Sang berteman. Bagaimanapun, mereka tidak berada dalam lingkaran bisnis yang sama atau berada di kelompok usia yang sama.

Tetapi orang-orang yang berperilaku buruk memiliki kesukaan yang serupa, misalnya, bermain kartu adalah salah satu cara mereka mencari hiburan.

Keduanya bertemu di tempat main kartu dan merasa cocok satu sama lain.

Kali ini Charles Ji membocorkan rahasia perusahaan kepada Leon Sang, berharap dia dapat mengambil kesempatan untuk mengusir Nova Ji dari Dewan Perdagangan. Leon Sang sendiri tidak menghargai Nova Ji, ia sudah bertahun-tahun di Devan Perdagangan. Status sosialnya juga jauh lebih tinggi dari Nova Ji. Bukankah mudah untuknya mengusir pendatang baru seperti itu?

Di luar dugaan, Nova Ji tidak bisa diusir. Sebaliknya, Loen Sang telah dihancurkan oleh Robert Huo. Begitu mereka meninggalkan ibukota provinsi, Dewan Perdagangan mengirimkan surat resmi. Mengumumkan bahwa Luyao Chemicals telah mengundurkan diri secara suka rela dari Dewan Perdagangan.

Ini pernyataan yang bagus. Semua orang di Dewan Perdagangan tahu bahwa Wakil Ketua Zheng menemukan bukti kebenaran mengenai Leon Sang, kemudian Oscar Kang sendiri mengusirnya.

Seluruh cerita tentang masalah ini telah beredar di dunia bisnis. Colin Ji menelepon Charles Ji untuk menanyakan keadaan setelah mendengar apa yang telah dia dengar. Baru setelah itu dia tahu bahwa Charles Ji telah memberi tahu kepada orang luar tentang pengalihan aset cabang ini.

Hal ini membuat Colin Ji sangat marah, dia melakukan ini semua untuk membantu Charles Ji agar dapat mengendalikan perusahaan dan menekan Nova Ji.

Meskipun secara langsung menekan rekan kerja merupakan hal yang wajar, namun tindakan ini juga merusak nama baik keluarganya dan tidak dapat di umukan kepada publik.

Jika Charles Ji melakukan hal ini, maka itu sama dengan membahayakan Colin Ji. Jika ada yang mengetahuinya, dia mungkin akan terlibat.

Setelah memarahi, hingga Colin Ji merasa sedikit lelah, dia berhenti sebentar.

"Paman ketiga, aku hanya tidak senang wanita itu mengambil kesempatan ini untuk mengancam kita. Jadi aku ingin menunjukkan padanya bahwa aku juga bisa berbuat sesuatu. Siapa yang tahu Leon Sang sangat tidak berguna. Tidak hanya tidak dapat menanggani Nova Ji, dia bahkan di hancurkan." Charles Ji berkata dengan perasaan tertekan.

"Apakah kamu benar-benar melakukannya karena ceroboh atau kamu sengaja menipuku? Apakah Nova Ji seseorang yang bisa dihadapi dengan begitu mudah? Jika orang itu begitu mudah ditangani, apakah dia masih membutuhkan bantuan dari orang yang bermarga Sang itu? Biarkan masalah perdagangan kali ini dia yang memegang kendali, hal yang paling bijak bagi kita sekarang adalah menjauh darinya dan menunggu kesempatan yang tepat. Sebelum itu, apapun yang kamu lakukan, kamu tidak boleh bertindak di luar perkiraan! Terlebih lagi, jika kamu tidak tahu apa-apa tentang Luyao Chemicals, tapi berani memanfaatkannya untuk mencelakai orang! ”Kata Colin Ji dengan kesal.

Untuk menangani Nova Ji, dia mungkin lebih mendesak daripada Charles Ji. Tetapi Colin Ji tahu bahwa posisi Nova Ji saat ini di kantor cabang tidak tergoyahkan.

Berurusan dengannya sekarang sama saja dengan membuat masalah untuk dirinya sendiri.

Bisa dikatakan, karena Charles Ji biasanya selalu bersikap hormat padanya, maka ia menganti orang untuk melakukan pekerjaan bodoh, kalau tidak dia dari awal pasti sudah datang dan memilih sendiri orangnya.

“Pokoknya, kamu tetap di perusahaan dengan patuh, jika tidak ada kerjaan carilah masalah untuk Nova Ji, dia saat ini bukanlah seseorang yang bisa kamu ganggu dengan mudah.” Kata Colin Ji.

"Aku mengerti." Charles Ji berhenti sejenak, lalu berkata: "Karena Nova Ji tidak bisa di ganggu. Maka aku bisa mengganggu orang yang bermarga Li itu bukan?"

“Kenapa kamu mau mengganggunya?” Tanya Colin Ji.

"Aku hanya kesal saja saat melihatnya, mengikut di buntut Nova Ji sepanjang hari, aku tidak tahu ide buruk apa yang akan muncul nanti. Aku selalu merasa bahwa situasi akhir-akhir ini tidak berjalan dengan baik, hal ini pasti berhubungan dengan anak itu!" Kata Charles Ji.

Belum lagi, meski Charles Ji biasanya tidak terlalu pintar, tapi firasatnya sangat akurat.

Sebaliknya, Colin Ji yang selalu lebih pintar ternyata tidak memiliki firasat seakurat yang dirasakan Charles Ji.

"Otakmu benar-benar sudah rusak. Dalam kasus perdagangan sebelumnya, bukankah anak itu yang membantu kita membawa Nova Ji pulang, sekarang kamu sepertinya sudah gila!" Colin Ji menegurnya.

“Hantu yang tahu apakah mereka bekerja sama dalam drama ini untuk menipu orang atau tidak, bagaimanapun juga, aku tidak suka pada anak itu!” Charles Ji berkata dengan sangat tidak senang: “Kamu menyuruhku tidak menyentuh Nova Ji, maka aku mengikutimu, tapi orang yang bermarga Li itu adalah orang yang luar, tidak ada hubungannya sama sekali dengan kita, kamu tidak bermaksud melindungi dia bukan?"

Colin Ji merasa ragu-ragu. Ketika Robert Huo membantunya membujuk Nova Ji untuk terakhir kalinya, dia masih mengagumi orang itu. Untungnya dia tahu akhirnya seperti apa, sehingga tidak seperti kata-katanya dan berakhir dengan kejadian yang lain lagi.

Tapi Charles Ji jelas-jelas merasa dirugikan akhir-akhir ini. Dia baru saja mengalami kerugian besar karena Nova Ji, bahkan teman baiknya, Leon Sang juga ikut di hancurkan dalam meja judi.

Jika dia menghentikan pria ini untuk orang luar saat ini, sepertinya memang tidak pantas.

Setelah memikirkannya, Colin Ji menyerah pada ide untuk melindungi Robert Huo.

Bukankah hanya seorang asisten? Jika terjadi sesuatu, paling pada akhirnya dia hanya perlu memberinya bonus. Lagi pula, dia tidak sepenting keponakannya!

"Maka terserahmu, tapi tidak peduli apa pun yang kamu lakukan. Ingatlah satu hal, jangan libatkan Nova Ji! Kali ini, aku telah menyuruh orang untuk membantu menekannya, tidak banyak orang yang akan tahu detail tentang hal ini. Tapi selanjutnya, jika hal serupa terjadi lagi, jangan salahkan aku jika aku tidak peduli!" Colin Ji memperingatkannya.

Mendengar dirinya mendapatkan izinnya, Charles Ji merasa sangat gembira dan buru-buru berkata: "Jangan khawatir, Paman ketiga, aku hanya akan berurusan dengan orang yang bermarga Li itu. Aku tidak peduli dengan Nova Ji dan apapun yang dia lakukan."

Colin Ji menjawabnya dan menutup teleponnya setelah beberapa kali memperingatinya lagi.

Baginya, ini hanya masalah kecil, juga suatu kehormatan bagi orang kecil yang telah melakukan sesuatu pekerjaan untuknya dan sekarang di gunakan untuk melampiaskan amarah Charles Ji.

Berapa banyak orang yang ingin diintimidasi oleh Keluarga Ji, tetapi mereka tetap tidak mendapatkan kesempatan seperti ini.

Colin Ji tidak akan pernah mengerti apa yang salah dari keputusannya ini.

Ini adalah satu-satunya kesempatan untuk memenangkan Robert Huo.

Sebelum Robert Huo membujuk Nova Ji di depan keduanya, dia juga membenarkan hubungan mereka untuk bisa lebih cepat mengendalikan Keluarga Ji.

Tapi sekarang, baik Colin Ji maupun Charles Ji tidak menganggapnya sama sekali, dengan karakter Robert Huo. Jelas, mereka tidak akan diberi kesempatan lagi.

Setelah meletakkan ponselnya, Charles Ji mencibir sebentar, lalu menelepon nomor lainnya: "Suruh orang-orang itu bersiap-siap dan selesaikan hal ini dalam dua hari. Aku akan memberi mereka setengah dari bonus!"

Robert Huo yang sedang makan siang bersama keluarganya, tidak tahu bahwa Charles Ji tidak bisa menangani Nova Ji, berubah jadi menargetkan dirinya.

Dan Charles Ji tidak menyangka bahwa bocah yang biasa-biasa saja di matanya. Sebenarnya adalah musuh di dekatnya yang paling menakutkan.

Di malam hari, sekitar setengah jam sebelum waktu makan malam, Natalie Ning baru saja membawa pulang Gaby dan belum berjalan masuk. Robert Huo yang berada di dapur, mendengar ada orang yang sedang berdebat.

Hingga ia segera meletakkan pisau dapur di tangannya dan berjalan keluar, membuka pintu untuk melihat keadaan didepan, yang dia lihat adalah Natalie Ning sedang menghadapi beberapa pria dengan wajah yang menyeramkan.

Melihat Robert Huo keluar, Gaby bergegas menghampirinya dan mengeluh: "Ayah, ibu di ganggu oleh orang jahat ini!"

Robert Huo mungkin tidak memiliki perasaan yang disebut cinta untuk Natalie Ning, tetapi masih ada perasaan teman di antara mereka, bagaimanapun, mereka telah hidup bersama begitu lama.

Dia segera mengambil beberapa langkah ke depan, menarik Natalie Ning ke belakangnya, ia melihat ke tiga pria di depannya dan berkata dengan nada dingin, "Siapa kamu dan apa yang ingin kamu lakukan!"

Natalie Ning yang ditarik di belakang oleh Robert Huo, rasa aman itu menenangkan detak jantungnya yang gelisah dengan memompa dengan cepat.

“Mereka berkata bahwa mereka adalah teman judimu yang datang kepadamu untuk menagih hutang.” Natalie Ning memberitahunya dengan suara rendah.

Teman judi?

Robert Huo menatap beberapa orang itu dengan hati-hati dan dengan cepat teringat sesuatu di benaknya.

Saat itu, salah satu pria paruh baya kurus dengan gigi kuning yang terlihat seperti perokok tua mencibir: "Shawn Li, ingatanmu buruk sekali. Baru dua bulan tidak bertemu denganmu, kamu sudah tidak ingat sahabatmu ini? Apakah mobil listrik itu memukulmu hingga hilang ingatan?"

Dalam ingatan Shawn Li, orang-orang ini memang pernah bertemu dengannya, semuanya adalah teman yang biasa minum dan bermain kartu bersamanya.

Shawn Li menabrak tiang telepon hari itu, tidak satu pun dari orang-orang ini yang biasa memanggilnya sahabat mengunjunginya, bahkan lebih buruk dari teman palsu.

Saat ini dirinya hampir pulih kembali dan mereka semua tiba-tiba datang untuk meminta uang.

Tapi dalam ingatan Shawn Li, Robert Huo tidak ingat ia pernah berhutang.

Meskipun dia suka minum dan bermain kartu, tapi Shawn Li itu pemalu dan tidak pernah berani meminjam uang untuk bermain. Tidak peduli seberapa parah dia kehilangan, selama uang di sakunya dihabiskan, dia berbalik dan pergi, ini merupakan salah satu dari sedikit keuntungannya.

Oleh karena itu, beberapa orang ini datang untuk meminta uang, ini sama sekali tidak masuk akal.

"Aku tidak ingat aku pernah meminjam uang padamu." Robert Huo berkata lagi: "Jika tidak ada hal lain, kamu bisa pergi dari sini. Jika kamu menggangguku dan keluargaku lagi, aku akan memanggil polisi."

“Laporkan saja pada polisi, biarkan pegawai itu negeri melihat siapa yang harusnya di tangkap.” Pria bergigi kuning itu mencibir dan mengeluarkan surat tanda pinjaman dari sakunya, mengangkatnya di depan mata Robert Huo, dan berkata: “Lihat dengan mata anjingmu, apa ini!"

Melihat surat tanda pinjaman itu, Robert Huo tiba-tiba mengerutkan keningnya, kertas itu dengan jelas menyatakan bahwa Shawn Li telah dipinjamkan 100 ribu RMB oleh ketiga orang ini.

Ada tulisan tangan Shawn Li dan sidik jari merah dirinya dan mereka bertiga.

Bahkan Natalie Ning terkejut dan bertanya: "Ada apa? Kapan kamu meminjam uang dengan begitu banyak?"

Novel Terkait

Uangku Ya Milikku

Uangku Ya Milikku

Raditya Dika
Merayu Gadis
2 tahun yang lalu
That Night

That Night

Star Angel
Romantis
3 tahun yang lalu
Thick Wallet

Thick Wallet

Tessa
Serangan Balik
2 tahun yang lalu
The True Identity of My Hubby

The True Identity of My Hubby

Sweety Girl
Misteri
2 tahun yang lalu
Mr Huo’s Sweetpie

Mr Huo’s Sweetpie

Ellya
Aristocratic
2 tahun yang lalu
Too Poor To Have Money Left

Too Poor To Have Money Left

Adele
Perkotaan
2 tahun yang lalu
See You Next Time

See You Next Time

Cherry Blossom
CEO
3 tahun yang lalu
Antara Dendam Dan Cinta

Antara Dendam Dan Cinta

Siti
Pernikahan
2 tahun yang lalu