Inventing A Millionaire - Bab 48 Buah sebanyak 3000 kg

Ketulusan yang tiba-tiba ini, membuat Cornelia Deng tidak bisa terus menegurnya lagi, bahkan di dalam hati Ibu mertua ini, masih merasa sangat terkejut.

Karena sifatnya Shawn Li itu termasuk orang yang sangat sombong, walaupun standarnya sangat tinggi namun dirinya tidak sanggup mencapai standar tersebut, serta kesombongannya yang tidak didukung oleh kenyataan, namun dia tidak pernah berdiri diam dan membiarkan orang menegur dirinya.

Bahkan Cornelia Deng dan Ardi Ning, dulu hanya karena mengatainya dengan beberapa kata saja, orang ini langsung membalikkan badan dan pergi dengan marah, membuat suasana pun menjadi sangat kaku.

Begitu tidak menghormati orang tua, pantas saja Ardi Ning tidak menjaga harga dirinya.

Sekarang Robert Huo tidak hanya sopan saja, dan penampilan dia dengan Shawn Li pun berbeda sekali, tiba-tiba Cornelia Deng pun tidak tahu harus mengatakan apa.

Sifat Ardi Ning lebih terus terang, yang dia pertimbangkan pun lebih sedikit, mendegus dan berkata: “Apa yang dikatakan memang terdengar seperti apa yang akan dikatakan oleh seorang manusia, tapi sayangnya tidak melakukan apa yang dilakukan manusia!”

“Duh, siapa yang tidak melakukan hal yang dilakukan manusia, mengapa aku baru datang saja langsung dimarahi”. Terdengar suara seseorang di depan pintu.

Ardi Ning melihat ke sana, hanya melihat Ocean Gu sambil membawa sekeranjang pisang, buah naga dan lain-lain, wajahnya pun langsung terlihat kurang senang, dan berkata: “Ada apa kamu kemari?”

“Memangnya bisa kenapa lagi, tentu saja mengantarkan makanan untuk keponakan aku, lihatlah barang di toko kamu ini, bisa dimakan kah? Begitu sama.” Ocean Gu sambil berkata, sambil memberikan keranjang buah ke dalam tangan Natalie Ning, berkata dengan sambil tersenyum: “Beberapa tahun tidak ketemu, Paman juga tidak ada barang yang bisa diberikan kepada kamu, buah ini kamu ambil saja untuk dimakan, kalau tidak cukup nanti ambil ke tempatku saja.”

Natalie Ning merasa sedikit kaku, ia menerimanya juga tidak bagus, tidak menerimanya juga tidak bagus.

Wajah Ardi Ning malah sudah terlihat sangat kesal, dia sendiri membuka toko buah, sekarang Ocean Gu malah datang memberi buah kepada Natalie Ning, ini bukannya sama saja dengan menampar mukanya?

Sudah benar-benar tidak bisa bersabar lagi, Ardi Ning langsung menepuk sandaran sofa dan berdiri, sambil menunjuk Ocean Gu dan berkata: “Yang bermarga Gu ini, kamu pagi-pagi sengaja datang membuat aku kesal ya?”

“Bagaimana bisa mengatakan hal seperti ini, aku mana ada sengaja membuat kamu kesal?” Ocean Gu sambil berkata: “Apa yang aku katakan juga tidak salah, buah-buah di toko kamu memang asam, tidak bisa dimakan, tadi ada beberapa pelanggan lama kamu datang membeli buah, mengatakan bahwa jeruk kamu asam sekali, pisang juga sangat keras, dilihat sekilas seperti sudah matang, sekali dimakan ternyata masih kesat. Kak Ning, walaupun kita ini sudah berumur, tapi harus mengikuti perkembangan zaman juga, ini sudah zaman apa, masih tidak ingin keluar untuk melihat-lihat, maka cepat atau lambat pasti akan mengalami kerugian.”

Semua orang bisa melihat, kalau Ocean Gu ini sengaja datang untuk memamerkan usaha di tokonya sangat laris.

Belasan tahun yang lalu, usaha di toko Ardi Ning sangat bagus, anak perempuan cantik, benar-benar menjadi pusat perhatian orang.

Sekarang anak perempuannya menikah dengan orang yang salah, usaha toko buah yang sudah hampir hancur, dengan susah payah akhirnya Ocean Gu bisa berada diatasnya, bagaimana mungkin ia akan melepaskan kesempatan seperti ini.

Hampir setiap hari kemari untuk berkeliling, gaya yang menyombongkan diri itu, sudah terlalu jelas.

“Kamu!” Ardi Ning merasa sangat kesal, hampir ingin melambaikan tinjuannya, langsung ditahan oleh Eugene Ning.

Walaupun sikap Ocean Gu ini sedikit seperti orang jahat yang memegang kekuasaan, tapi sudah bertetangga selama bertahun-tahun, sering bertemu, tidak perlu karena hal kecil seperti ini sampai memainkan tangan.

“Paman Gu, kamu jangan berkata lagi, badan Ayahku tidak begitu sehat, kamu membuat dia kesal sampai berpenyakit nanti.” Kata Eugene Ning.

“Coba kamu lihat masalah ini, aku hanya perhatian kepada dia saja, ingin mencari jalan keluar untuk dia, bagaimana bisa menjadi membuat dia merasa kesal.” Ocean Gu sambil berkata, melihat ke Natalie Ning, sambil membawa ekspresi wajah yang bangga, berkata: “Natalie, kamu ini harus membujuk Ayahmu yang keras kepala ini dengan baik, jelas-jelas buah dari provinsi lain lebih baik, hanya membayar biaya pengiriman yang lebih banyak saja, mengapa tidak boleh pergi melihat-lihat, kalau takut ditipu, ikut aku pergi saja, ada aku yang menjamin juga.”

“Jamin kentut kamu! Saat aku membuka usaha buah-buahan, bahkan bubur pun kamu hampir tidak sanggup makan, sekarang masih berani dengan tidak malu meminta aku mengikuti kamu? Bermimpi saja kamu! Aku Ardi Ning mending mati kelaparan pun, tidak akan mau memasukkan barang dari tempat yang sama denganmu!” Ardi Ning berkata dengan marah besar.

“Coba lihat sifat yang pemarah ini……” Ocean Gu terlihat tidak berdaya, sambil menggelengkan kepala: “Baik, kalau begitu aku juga tidak banyak berkata lagi, banyak pelanggan yang ada di toko, aku harus segera kembali. Natalie, buahnya kamu makanlah yang banyak, di tempat Paman sana ada banyak, kalau ingin makan datanglah kemari.”

Natalie Ning tidak tahu harus menjawabnya dengan bagaimana, mengatakan iya, atau mengatakan tidak?

Bagaimana pun pasti akan menyinggung orang juga…..

Di saat Ocean Gu hendak membalikkan badan dan keluar dari pintu, sebuah mobil truk berukuran sedang dengan perlahan melaju perlahan ke depan pintu.

Jendela mobil diturunkan, seorang pria yang terlihat sangat sopan, kira-kira berumur 30an, sedang mengulurkan kepala bertanya kepada Robert Huo yang ada di depan pintu: “Mohon maaf, apakah Anda kenal dengan Tuan Shawn Li?”

“Aku.” Jawab Robert Huo.

Melihat sekilas ke tulisan yang tercetak di mobil, Robert Huo sudah tahu asal-usul orang tersebut.

Tulisan Howard’s Fruit yang besar itu, terlihat jelas.

Dia melihatnya, Ocean Gu juga melihatnya, Ardi Ning mereka yang ada di dalam juga melihatnya.

Melihat mobil Howard’s Fruit yang berhenti di sini, Ocean Gu terlihat sedikit terkejut dan bertanya: “Ini bukannya mobil chiller box dari Howard’s Fruit? Mengapa bisa kemari?”

Sebagai buah unggulan di provinsi ini, semua toko buah di bawah Howard Xia itu menggunakan mobil chiller box untuk mengirim produk mereka, agar dapat memastikan bahwa buah-buahan tersebut selalu dalam kondisi paling segar mulai dari memetik buah sampai buah tersebut dibeli pelanggan.

Pengiriman seperti ini, biaya akan menjadi lebih tinggi, toko buah biasa sama sekali tidak sanggup menggunakan mobil seperti itu, hanya perusahaan terkemuka yang bisa melakukan hal seperti ini dengan detil dan sempurna.

Mendengar ucapan Ocean Gu sepert itu, Robert Huo tersenyum dan berkata: “Kualitas buah di rumah kurang bagus, jadi aku meminta Howard’s Fruit mengantar beberapa sebagai pengganti.”

Ocean Gu tertegun, meminta Howard’s Fruit untuk mengantarkan barang untuk diganti?

Benar tidak ini?

Dia kenal dengan Shawn Li, tahu kalau dia adalah menantu tidak berguna dari Keluarga Ning, ia juga merupakan lelucon para tetangga di sini.

Orang seperti ini, bisa meminta mobil chiller box Howard’s Fruit untuk mengantarkan buah?

Walaupun pada awalnya sedikit terkejut, namun setelah itu, Ocean Gu pun memahaminya.

Ini ingin menghasilkan reputasi dengan kerugian?

Howard’s Fruit bukanlah grosir, mengambil barang dengan mereka, sama saja dengan membelinya dengan harga eceran.

Ocean Gu menolehkan kepala melihat ke Ardi Ning, berkata sambil tertawa: “Kak Ning, kamu ini benar-benar menaruh modal besar.”

Maksud dari ucapannya, Ardi Ning paham, bukankah hanya ingin mengatakan bahwa ia menghasilkan reputasi dengan kerugian itu tidak memiliki arti, ujung-ujungnya hanya menjadi bahan lelucon orang lain.

Sebuah toko buah yang kecil, mengambil merk Howard’s Fruit untuk membangun reputasi, sanggupkah dia mengalami kerugian seperti ini?

Saat ini, ada 4 orang pria turun dari mobil, pertama adalah orang yang berbicara dengan Robert Huo itu, sambil membawa sebuah daftar harga, dengan sopan ia berkata: “Halo Tuan Li, aku adalah Manajer toko dari Howard’s Fruit Mike He, ini adalah daftar buah-buahan yang dikirimkan kepada Anda, dengan jenis dan harga yang tercantum di atas, mohon Anda mengecek apakah ada masalah, jika tidak ada, maka kami akan mulai memindahkan barang.”

Ocean Gu merasa sedikit terkejut sambil mendengar di samping, Manajer toko dari Howard’s Fruit?

Jangan melihat dia hanya seorang Manajer toko dari toko buah, harus melihat toko itu merupakan toko seperti apa.

Manajer toko merk waralaba seperti itu, jauh lebih hebat daripada wiraswasta kecil seperti Ocean Gu.

Manajer toko sendiri yang mengantarkan barang? Perlukah sampai segitunya?

Robert Huo juga tidak banyak berpikir, setelah menerima daftar harga tersebut ia melihatnya dengan sekilas, jumlah cukup, harga juga sangat terjangkau, lalu ia pun menganggukkan kepala dan berkata: “Tidak ada masalah, mulai pindah saja.”

Sambil ngomong, Robert Huo menolehkan kepala kepada Cornelia Deng dan berkata: “Ibu, barang yang mereka antar kali ini tidak sedikit, menurut Anda sebaiknya mengganti barang yang ada di rak, atau memindahkannya dulu lalu menggantinya dengan perlahan? "

Cornelia Deng masih belum memahami situasi ini, dia tadinya mengira Robert Huo hanya meminta orang mengantarkan beberapa kilo buah saja untuk keadaan darurat seperti ini, siapa sangka, sebuah mobil chiller box pun langsung datang kemari.

Mobil yang begitu besar, tidak mungkin hanya mengantar beberapa kilo buah saja, paling sedikit juga puluhan kilo.

Yang dipikirkan Cornelia Deng sekarang bukan puluhan kilo buah cukup atau tidak, ia berpikir, berapa banyak kerugian yang ada?

Ardi Ning langsung berjalan kemari, dengan wajah yang kesal langsung memerahi Robert Huo dan berkata: “Berapa banyak buah yang kamu minta? Otak kamu masuk air ya!”

Buah sebanyak puluhan kg ini, Keluarga Ning masih sanggup menanggung kerugian ini, bahkan jika benar seperti apa yang dipikirkan Ocean Gu, dibeli dengan harga eceran, ia pun bisa menganggapnya sebagai pembelian untuk anak perempuannya.

Tapi kalau terlalu banyak, bagaimana mereka rela kehilangan uang seperti ini?

Robert Huo melihat daftar harga yang ada di tangannya, dan menjawab: “Kira-kira ada 3.000 kg lebih.”

Ardi Ning mendengar ucapan tersebut matanya pun langsung terkejut, sambil mengelus dadanya, hampir saja langsung terduduk di lantai.

3, 3.000 kg lebih?

Dihitung berdasarkan harga Howard’s Fruit yang sekitar 20% lebih tinggi dari toko biasa, harga 50kg jika dihitung dengan semua jenis buah, mungkin harganya lebih tinggi sekitar 300 RMB.

Kalau benar-benar hanya rugi 300 RMB saja, Ardi Ning juga tidak menganggap itu masalah, pergi makan di luar juga harus menghabiskan uang seharga ini.

Tapi ini 3.000 kg, berarti hampir 20.000 RMB!

Ketika usaha toko buahnya sedang bagus-bagusnya, dia juga hanya menghasilkan begitu banyak dalam sebulan saja, sekarang dia kehilangan uang sebanyak itu dalam satu hari, saking kesalnya Ardi Ning hampir pingsan.

Novel Terkait

My Japanese Girlfriend

My Japanese Girlfriend

Keira
Percintaan
2 tahun yang lalu
Cinta Di Balik Awan

Cinta Di Balik Awan

Kelly
Menjadi Kaya
2 tahun yang lalu
I'm Rich Man

I'm Rich Man

Hartanto
Merayu Gadis
2 tahun yang lalu
Loving The Pain

Loving The Pain

Amarda
Percintaan
3 tahun yang lalu
Pergilah Suamiku

Pergilah Suamiku

Danis
Pertikaian
2 tahun yang lalu
Cinta Setelah Menikah

Cinta Setelah Menikah

Putri
Dikasihi
2 tahun yang lalu
Balas Dendam Malah Cinta

Balas Dendam Malah Cinta

Sweeties
Motivasi
3 tahun yang lalu
Unplanned Marriage

Unplanned Marriage

Margery
Percintaan
2 tahun yang lalu