Inventing A Millionaire - Bab 111 Omong Kosong Yang Tidak Menyelesaikan Masalah

Setelah memikirkannya sejenak, Robert Huo berkata kepada Natalie Ning,"Ada masalah yang mendesak di perusahaan, aku harus pergi sejenak sekarang, kamu dan Gaby pulang saja terlebih dulu."

“Oke, hati-hati di jalan,”perintah Natalie Ning.

Sejak hubungan mereka berdua mulai membaik, perhatiannya menjadi semakin jelas.

Di masa lalu, Robert Huo selalu merasa bahwa wanita yang terlalu melekat itu tidak baik, mereka harus mampu mandiri supaya menjadi lebih menarik. Tapi sekarang. Dia menyadari bahwa dia sudah salah berpikir.

Tidak peduli seberapa kuat pun seorang pria, dia akhirnya tetap saja akan lelah, ketika saat dimana dia paling membutuhkan seseorang untuk menemaninya, karakter seperti Natalie Ning adalah yang paling cocok.

Setelah perlahan menghela nafas, Robert Huo naik taksi dan berangkat menuju ke perusahaan.

Namun naik taksi di siang hari memang tidak mudah, apalagi di kota bernuansa tua dengan jalan sempit dan banyak orang seperti ini. Hal ini juga membuat Robert Huo terus berpikir. Mungkin sudah saatnya untuk membeli mobil.

Ketika tiba di perusahaan, semua orang yang dia temui di jalan berinisiatif menyapanya dengan sangat ramah.

Satu per satu, Asisten Li juga berteriak dengan penuh semangat.

Sekalipun dia kini tidak datang berkerja selama beberapa hari. Tidak akan ada yang berani mengatakan apa pun, siapa yang membiarkan perusahaan sepenuhnya dikendalikan oleh Nova Ji.

Sekalipun mereka ingin mendiskusikan sesuatu, mereka hanya dapat bergumam dalam hati mereka sendiri, jika tidak, jika ada yang melaporkan mereka, nasib mereka benar-benar akan berakhir.

Beberapa menit kemudian, Robert Huo tiba di kantor Nova Ji.

Ketika membuka pintu, Nova Ji, Colin Ji dan Charles Ji terlihat sedang duduk di sofa.

Kopi terlihat terpampang di hadapan mereka masing-masing, tetapi kopi di dalamnya sepertinya belum bergerak sama sekali, tidak tahu apakah rasanya tidak enak atau mereka tidak ingin meminumnya.

Ketika melihat Robert Huo datang, Charles Ji langsung ingin beranjak berdiri tanpa dia sadari. Namun dia melirik Colin Ji yang duduk di sebelahnya, bokongnya yang baru saja meninggalkan permukaan sofa itupun kembali terduduk.

Nova Ji melambaikan tangannya secara alami, lalu berkata,"Mari, duduk."

Dua kata sederhana tersebut menunjukkan bahwa hubungan diantara mereka berdua tidak biasa.

Colin Ji menatap Nova Ji tanpa mengubah ekspresinya, tidak tahu apa yang sedang dia pikirkan.

Robert Huo pergi duduk dan bertanya,"Ada apa. Apakah kopinya tidak enak? Apakah kamu ingin aku menyeduhnya ulang?"

“Tidak perlu repot-repot, mari berbincang tentang bisnis terlebih dulu.” Nova Ji sepertinya terlihat sedikit tidak sabar, dia kemudian berkata,“Paman ketiga kali ini datang untuk berbicara mengenai permasalahan kenaikan jabaan.”

“Aku tidak pernah berkata bahwa aku pasti akan membantu merekomendasikanmu,” Colin Ji langsung memperbaiki perkataannya.

Suasana hati Nova Ji seharusnya masih berada dalam keadan yang baik, dia kemudian berkata dengan penuh senyuman di wajahnya,"Aku juga tidak mengatakan harus dinaikkan jabatan."

Colin Ji mendengus, lalu menatap Robert Huo dan berkata,"Walaupun aku tidak tahu metode apa yang kamu gunakan untuk membuat Charles Ji bersedia membantumu berbicara, namun aku benar-benar ingin tahu mengenai ide yang kamu miliki. Dengan kata lain, menurutmu, kualifikasi apa yang kamu miliki untuk membuatku menjadinya sebagai seorang perujuk? Apakah hanya bergantung kepada kelemahan Charles Ji yang kamu ketahui? Itu tidak ada hubungannya denganku. "

Jelas sekali, Colin Ji tahu bahwa Charles Ji tidak mungkin berinisiatif membantu Nova Ji. Terlebih lagi, ketika Charles Ji pergi mencarinya, dia juga menjelaskan bahwa Robert Huo adalah pemimpin di balik semua masalah ini.

Selain itu, dia juga mengungkapkan semua kelemahannya yang sedang dikendalikan oleh Robert Huo.

Colin Ji memarahinya dengan sangat parah, bahkan menendangnya beberapa kali.

Dia bahkan tidak bisa menghadapi seorang asisten GM yang kecil-kecilan.

Tapi kesimpulannya sudah ditetapkan. Colin Ji harus datang secara pribadi.

Tentu saja, bukan karena takut dengan ancaman Robert Huo.

Seperti yang dia katakan, Robert Huo hanya bisa mengancam Charles Ji, tidak ada hubungannya dengan dirinya.

Dia kali ini datang hanya karena ingin mengklarifikasi hubungan Robert Huo dengan Nova Ji, jika memungkinkan, dia juga ingin sekaligus membantu Charles Ji untuk mendapatkan kembali videonya.

Tidak peduli bagaimanapun ceritanya, ini adalah keponakannya sendiri, yang juga merupakan salah satu penerusnya yang dididik di dalam keluarga Ji.

“Permasalahan Vice CEO Ji tentu tidak ada hubungannya denganmu. Tapi jika kamu bersedia menjadi perujuk GM Ji, maka manfaat yang didapatkan sangat besar. Jika kamu punya waktu luang, aku bisa menjelaskannya secara detail,"kata Robert Huo.

"Silahkan jelaskan,"ucap Colin Ji.

Robert Huo mengiyakannya, erbanjak berdiri untuk mengambil kertas dan pulpen, lalu menulis beberapa kata.

Setelah kertas dengan kata-kata di atasnya itu didorong, Colin Ji menunduk dan melihat tulisan itu berisi,"Ancam, tekan, untung, provokasi."

“Apakah kamu sedang mengancamku?” Colin Ji bertanya dengan suara yang rendah.

"Ini bukanlah sebuah ungkapan." Robert Huo tersenyum dan berkata,"Kata ancaman yang pertama, jika dijelaskan lebih sederhana, adalah untuk meningkatkan kekuatanmu dalam keluarga Ji. Keluarga inti Ji. Kedepannya, tetap hanya akan mendidik keturunan keluarga inti Ji, sampai sejauh ini, masih belum ada yang bisa melanggar tradisi. Terlebih lagi, posisimu di keluarga Ji juga tidak begitu stabil. Pertarungan perusahaan cabang juga akan terjadi di kantor pusat perusahaan keluarga Ji, bahkan hanya akan lebih serius daripada di sini. Aku yakin bahwa ada banyak orang akan mengatakan bahwa kamu tidak layak menduduki posisi ini, lalu menuntut pemecatan, bukan? "

“Kamu kurang ajar!” ucap Colin Ji sambil menatapnya tajam.

“Aku masih belum selesai berbicara.” Robert Huo menggelengkan kepalanya dan berkata,"Tapi apakah kamu pernah berpikir bahwa ada begitu banyak orang di keluarga inti, mereka tidak kekurangan dirimu, juga tidak menyingkirkan dirimu. Kamu tidak memiliki teman sepihak dan hanya bergantung kepada hubungan darahmu saja. Tetapi jika kamu menjadi perujuk dari keluarga cabang yang pertama, hal ini akan membuat orang berpikir bahwa kamu telah mencapai kesepakatan dengan keluarga cabang. Jika dipikirkan kembali, kamu juga seharusnya sudah mengetahui seberapa takut keluarga inti terhadap ancaman keluarga cabang, serta seberapa keluarga cabang ingin mendapatkan langsung sebuah posisi di keluarga inti yang kuat. Selama mereka meragukan adanya hubungan antara dirimu dengan keluarga cabang, mereka tidak akan berani bertindak terlalu banyak terhadap dirimu, juga tidak akan memaksamu untuk sepenuhnya mengundurkan diri. "

Colin Ji tercengang saat mendengar ucapannya ini, sepertinya cukup masuk akal?

Dia tahu jelas rasa takut inti cabang terhadap keluarga cabang. Jika dia benar-benar mendapatkan bantuan dari keluarga cabang, sekalipun palsu, siapa yang berani berteriak terhadap dirinya?

Harus diketahui, dia adalah anak dari keluarga inti yang menggenggam kekuatan finansial, bukanlah sembaranga sosok!

Permasalahan kekuatan yang disalirkan dari keluarga inti ke keluarga cabang akan menyebabkan bencana yang tidak akan sanggup ditanggung oleh anggota keluarga cabang!

Ketika teringat akan hal ini, Colin Ji pun bertanya,"Tekan?"

"Ini bahkan lebih sederhana. Setelah membangun kekuatan awal, kamu dapat menekan mereka untuk menyerahkan kepentingan yang berada di tangan mereka. Atau memberikan lebih banyak kemudahan bagimu. Kamu seharusnya tidak mungkin tidak paham bagaimana cara mempergunakan keadaan seperti ini." Robert Huo tersenyum dan berkata,"Kata untung juga sangat sederhana. Kamu memiliki kekuatanmu sendiri, kamu juga dapat menggunakan dari keluarga cabang untuk mendapatkan lebih banyak keuntungan. Keuntungan ini adalah keuntungan terhadap sesama. Kamu dapat memilih untuk menggunakan sebagian untuk menarik keluarga cabang, juga bisa menarik keluarga inti. Tidak peduli bagaimanapun kamu menggunakan keuntungan ini, semuanya hanya akan mendatangkan lebih banyak teman sekutu dan sumber daya. Sedangkan provokasi adalah untuk menetapkan statusmu sendiri. Bujuklah lebih banyak orang yang memiliki kemampuan untuk memanfaatkan koneksi mereka. Selama kamu sudah mendapatkan orang-orang berbakat ini, maka kamu akan memiliki hak untuk berbicara yang lebih besar, serta kedudukan yang lebih stabil. Jadi, ini adalah keempat kata yang aku berikan kepadamu. Apakah kamu merasa puas? "

Rahang Charles Ji hampir jatuh ketika mendengarnya, bagaimana dia bisa menjelaskan kata ancam, tekan, untung, provokasi seperti itu? Namun, kedengarannya memang sangat menggoda.

Sepintas rasa gembira melintas di mata Colin Ji, tidak diragukan lagi bahwa penjelasan Robert Huo memberinya harapan yang sepenuhnya kepadanya. Jika dia benar-benar dapat melakukan ini, statusnya di keluarga Ji dapat dikatakan tidak jauh berbeda dengan posisi kepala keluarga kedepannya.

Tidak, jika dia dapat mengusahakan keempat kata ini dengan semaksimal mungkin, posisi kepala keluarga sepertinya mungkin saja menjadi miliknya?

Namun, Colin Ji tidak sepenuhnya mengungkapkan rasa senangnya ini. Dia mendengus lagi dan berkata,"Ini semua hanyalah tulisan di atas kertas. Bisa dilakukan atau tidak, semuanya hanya kamu sendiri yang menjelaskannya. Jika tidak bisa dilaksanakan, bukankah aku akan mengalami kerugian besar?"

“Bagaimana mungkin?” Robert Huo berbicara dengan sikap bingung,“Jika kamu gagal, kamu masih akan mendapatkan perusahaan cabang ini, karena kamu adalah perujuk GM Ji, yang juga merupakan penuntunnya. Aku percaya , GM Ji akan sangat menghormati pembimbingnya. Selain itu, dengan tingkat hubungan dengan GM Ji ini, kamu juga akan dipandang baik di keluarga cabang. Ketika saatnya tiba, sekalipun keluarga inti mempersulitmu, keluarga cabang tetap akan menghormatimu untuk menghargai dirinya. Bagaimanapun, keadaannya tetap lebih baik daripada bertempur sendirian seperti saat ini. "

Nova Ji mengambil kopinya dan mencicipnya, kopinya memang terasa sedikit pahit, bahkan lebih pahit setelah mendingin. Tapi di dalam hatinya, dia benar-benar tidak bisa menahan rasa senangnya.

Dengan keberadaan orang berbakat seperti Robert Huo, dia tidak perlu mengatakan sepatah kata lebih banyak lagi dan hanya mendengarkannya saja.

Dia kini merasa sangat ingin tahu, dari mana pria ini mempelajari semua ini, bagaimana dia bisa berbicara dengan sangat baik seperti ini.

Jangan membahas mengenai Colin Ji, dia bahkan ikut bersemangat hingga tidak sabar untuk segera membangun sebuah bisnis besar!

Ekspresi berpikir mulai muncul pada wajah Collin Ji, harus diakui bahwa kata-kata Robert Huo berhasil membuatnya goyah.

Rasa ragu dalam hatinya tidak mengalahkan desakan dan harapannya, untuk sesaat, dia bahkan ingin segera menyetujuinya.

Tapi keluarga inti benar-benar tidak pernah merekomendasikan anggota keluarga cabang sebelumnya, sebagai pelopor pertama, dia tidak tahu apakah hal ini akan berakhir baik atau buruk, ini adalah hal yang paling tidak meyakinkan bagi Colin Ji.

Novel Terkait

You're My Savior

You're My Savior

Shella Navi
Cerpen
3 tahun yang lalu
Love From Arrogant CEO

Love From Arrogant CEO

Melisa Stephanie
Dimanja
2 tahun yang lalu
Spoiled Wife, Bad President

Spoiled Wife, Bad President

Sandra
Kisah Cinta
2 tahun yang lalu
Seberapa Sulit Mencintai

Seberapa Sulit Mencintai

Lisa
Pernikahan
2 tahun yang lalu
King Of Red Sea

King Of Red Sea

Hideo Takashi
Pertikaian
2 tahun yang lalu
Nikah Tanpa Cinta

Nikah Tanpa Cinta

Laura Wang
Romantis
2 tahun yang lalu
Si Menantu Buta

Si Menantu Buta

Deddy
Menantu
2 tahun yang lalu
My Cute Wife

My Cute Wife

Dessy
Percintaan
2 tahun yang lalu