Inventing A Millionaire - Bab 67 Kesepian

Meskipun Freya Gu tidak berbicara, tapi melihat sinar mata Robert Huo telah membuatnya merasa sangat dihargai.

Raut wajah Guru Wang yang di atas podium menjadi tidak enak dilihat, dia tidak bisa membantah ucapan Robert Huo, dia merasa sangat malu.

Tetapi di hadapan pria yang luar biasa ini, Guru Wang tidak berani menyinggung perasaannya.

Dia ragu-ragu, dan akhirnya berkata: "Kalau begitu sampai disini dulu, pertemuan orang tua hari ini berakhir di sini."

Setelah mengatakannya, Guru Wang buru-buru meninggalkan kelas.

Orang tua lainnya, beberapa masih memperhatikan Robert Huo, beberapa berdiri dan berjalan pergi.

Terutama Ibunya Clarissa Tang dan Ayahnya Erick Ma, mereka berdua yang paling cepat pergi.

Ayahnya Erick Ma dulunya adalah yang paling dihormati di antara orang tua yang lainnya, karena disini sangat sedikit orang yang belajar di luar negeri, apalagi sekolah terkenal seperti Oxford.

Sekarang, pemalsuan tentang riwayat pendidikannya hampir dibuka langsung oleh Robert Huo, mana bisa dia tetap diam disana, mungkin kedepannya dia akan sangat jarang datang ke pertemuan orang tua.

Beberapa orang tua yang menyumbang terlalu sedikit maju untuk menyapa Robert Huo, dengan wajah memuji dan kagum, yang tidak berani hanya tersenyum padanya dan berjalan pergi.

Meskipun Freya Gu tidak terlalu percaya diri, tapi karena putrinya berhubungan baik dengan Gaby, dia akhirnya berjalan mendekat, dan berkata kepada Robert Huo: “Ucapanmu sangat bagus, terima kasih telah berbicara untuk kami."

“Aku hanya mengatakan apa yang menurutku benar dan salah, tidak perlu sungkan.” Kata Robert Huo sambil tersenyum.

Senyumnya sangat hangat, Freya Gu melirik Stella Yue yang sangat gembira ngobrol dengan Gaby di samping, dia menghela nafas lega dalam hatinya.

"Aku masih ada keperluan lain, aku pergi dulu, sampai jumpa.” Freya Gu kembali menyapa Fernaldy Fang, lalu meninggalkan kelas.

Pertemuan orang tua telah selesai, Robert Huo juga meninggalkan kelas, Fernaldy Fang terus mengikutinya.

Pengusaha real estat yang menyembunyikan identitasnya ini memiliki kesan yang sangat baik tentang Robert Huo, dan ketika meninggalkan sekolah dia membujuk berkata: “Kalau ada waktu kita makan bersama, aku harus lebih banyak berkenalan dengan orang yang berpengetahuan luas seperti kamu!”

Robert Huo tersenyum dan tidak menolak.

Dia tidak peduli dengan tingkatan dan kelas orang saat berteman, dibandingkan dengan miliarder yang memiliki kekayaan puluhan miliar,lebih mudah berhubungan dengan orang biasa .

Pemikiran mereka tidak terlalu rumit dan juga tidak terlalu licik.

Fernaldy Fang juga tidak berencana untuk segera mengungkapkan identitasnya, Dia berharap dengan identitasnya saat ini, dia dapat melihat apakah pria ini benar-benar layak menjadi teman.

Keduanya berpisah di gerbang sekolah, Robert Huo awalnya berencana untuk naik bus pulang kerumah, tetapi sebelum dia mencapai tempat pemberhentian bus, dia melihat Freya Gu yang berjongkok di depan.

Dia berjalan mendekat dan menatapnya, terkejut ketika menyadari pergelangan kaki Freya Gu berdarah, di atas sepatunya ada jejak bekas tergilas ban sepeda listrik.

“Kenapa?” Tanya Robert Huo.

Freya Gu mendongak dan menatapnya, memegangi pergelangan kakinya, dan berkata dengan wajah kesakitan: “Tadi ada sepeda yang melaju dengan sangat cepat, menabrakku dan melarikan diri.”

Robert Huo melihat ke arah yang dia tunjuk, mana bisa lagi melihat pelakunya.

Melihat Freya Gu yang tidak lagi bisa mengendarai sepedanya, dia berkata: “Aku akan memapahmu sampai ke rumah sakit untuk memeriksanya.”

"Tidak perlu, kamu sibuk urusanmu saja, aku bisa pergi dengan naik mobil ....” Kata Freya Gu, tapi ketika dia berdiri, dia malah tidak dapat menahan rintihan kesakitannya.

Jika bukan karena Robert Huo tepat waktu membantunya, dia akan langsung jatuh ke bawah.

Pergelangan kakinya sangat jelas sudah bengkak, tidak tahu apakah itu mengenai tulangnya atau tidak.

"Kamu tidak bisa seperti ini, jika sampai melukai tulangmu, tidak bisa bergerak sembarangan, akan mudah memperdalam lukamu. Aku akan memapahmu sampai ke rumah sakit untuk memeriksanya, kebetulan di dekat sini ada satu.” Kata Robert Huo.

“Ini… terlalu merepotkanmu.” Kata Freya Gu dengan rasa bersalah, dia sudah terbiasa menyelesaikan masalah apapun sendirian, dia tidak suka merepotkan orang lain.

“Tidak merepotkan, putrimu dan Gaby teman baik, kita sebagai orang tua sudah seharusnya saling membantu.” Kata Robert Huo tersenyum.

Setelah itu, dia membantu Freya Gu untuk duduk di pinggir jalan, lalu mencari taksi dan membantunya masuk ke dalam mobil.

Ketika sampai di rumah sakit, pemeriksaan X-Ray, ambil obat, semua dibantu oleh Robert Huo.

Setelah kematian suaminya, Freya Gu sudah lama tidak merasakan rasanya dirawat oleh orang lain. Melihat sosok Robert Huo yang berdiri sedang mengambil obat, ekspresi wajahnya menjadi sedih.

Jika suaminya belum meninggal, seharusnya dia sangat bahagia sekarang. Tapi sayang, meski suaminya meninggal dalam kecelakaan mobil, tapi dialah yang bertanggung jawab atas kecelakaan itu.

Bukan hanya kehilangan nyawanya, dia masih harus membayar lebih dari satu juta Rmb kepada keluarga korban.

Keluarganya dulu masih punya simpanan uang, tapi kecelakaan itu langsung menghabiskan semua uangnya. Untungnya, dia membeli asuransi sebesar lima ratus Rmb sebelumnya. Kalau tidak, bahkan rumah mungkin harus dijual.

Setelah beberapa saat, Robert Huo membawa obat dan melihat dia yang sendu, dia mengira dirinya masih terkejut, menenangkan berkata: “Tidak perlu takut, dokter sudah bilang hanya keseleo dan luka luar, setelah istirahat beberapa hari akan sembuh.”

"Terima kasih. Maaf telah menyita waktumu.” Freya Gu meminta maaf.

“Tidak apa-apa, lagian sore ini aku tidak ada pekerjaan.” Robert Huo jongkok dan melihat luka pergelangan kakinya, berkata: “Masih sangat bengkak, mungkin perlu beberapa hari baru membaik.”

Ini adalah pertama kalinya keduanya bertemu.Meski memakai celana panjang, dan tidak ada celah, tapi diamati oleh pria yang hampir tidak dikenal dari jarak dekat, membuat Freya Gu sedikit tidak nyaman.

Dia hanya pernah berpacaran sekali, yaitu dengan Ayahnya Stella Yue, dia hampir tidak pernah dekat dengan pria lain.

Tanpa sadar dia menarik kembali kakinya, gerakannya membuat Robert Huo menyadarinya, berdiri dan berkata: “Kamu sepertinya tidak bisa berjalan sendiri?”

Freya Gu sangat ingin mengatakan bahwa dia bisa, tetapi gerakan kecil tadi, membuatnya sangat sadar bahwa pergelangan kakinya masih membuatnya sangat kesakitan.

Akhirnya, dia tidak bisa tidak menyetujui untuk membiarkan Robert Huo mengantarnya pulang.

Rumahnya tidak terlalu jauh dari sekolah, dan membutuhkan waktu sepuluh menit dengan taksi.

Ini adalah daerah yang sudah cukup tua, mungkin hanya sedikit lebih baik dari rumah Shawn Li.

Dia dengan perlahan membantunya naik ke lantai tigam Freya Gu mengeluarkan kunci rumah, ruangannya sangat kecil tapi sangat rapi dan bersih.

Segala macam kebutuhan sehari-hari ditata dengan rapi dan teratur. Dapat dilihat dia adalah seorang wanita dengan kepribadian yang teratur.

Melihat Robert Huo memandangi rumahnya, Freya Gu berkata dengan sedikit malu: "Sebelumya ini adalah rumah tua, ini seperti menjadi sebuah lelucon untukmu.”

“Tidak apa-apa, rumahku mungkin lebih buruk dari rumahmu, terkadang masih bocor.” Kata Robert Huo tersenyum.

“Kamu benar-benar pandai bercanda.” Freya Gu menatap dengan tidak percaya, dia bukan orang biasa, dia adalah Asisten GM, bagaimana mungkin tinggal lebih buruk dari tempatnya.

Robert Huo tidak menjelaskan. Lagipula, tinggal di rumah bobrok bukanlah sesuatu yang bisa dibanggakan. Dia melihat sekeliling, dan kemudian bertanya: "Adakah yang bisa aku lakukan untukmu? Atau aku perlu menhubungi suamimu?"

Berbicara tentang suami, Freya Gu terlihat sedih, dan berkata: "Ayahnya Stella meninggal dalam kecelakaan mobil beberapa tahun lalu."

Robert Huo terkejut, lalu meminta maaf: “Maaf, Aku tidak tahu ..."

"Tidak apa-apa." Freya Gu mengangkat kepalanya, memaksakan senyumannya, berkata: “Sudah bertahun-tahun berlalu, aku juga telah terbiasa. Kali ini untung ada bantuanmu, tidak tahu bagaimana harus berterima kasih ..."

"Sungguh tidak ada yang perlu untuk berterima kasih, sudah seharusnya orang tua anak saling membantu. Oh iya, situasimu sekarang ini, seharusnya tidak bisa menjemput anak pulang sekolah sore ini kan? Begini, nanti aku akan menjemput dan mengantarnya kesini.”

"Sungguh sangat merepotkan Anda!” Freya Gu tanpa sadar menggunakan kata yang lebih baku.

Mempertimbangkan identitas khusus pihak lawan, pria dan wanita sendirian di dalam ruangan akan menyebabkan rumor, Robert Huo tidak tinggal lebih lama.

Setelah pintu ditutup, sepertinya masih ada aroma pria tersisa di dalam ruangan.

Freya Gu duduk di atas kursi, nyeri pergelangan kakinya terus menyiksanya, dan kesepian tanpa ada yang memperhatikannya membuatnya lebih sedih.

Memikirkan penderitaan selama bertahun-tahun, Freya Gu menutupi wajahnya dan menangis dengan sedih.

Semakin kuat orang tersebut, saat dia terjatuh akan semakin menyedihkan.

Setelah kembali ke rumah, Robert Huo menemani Natalie Ning siaran langsung Taobao.

Dengan bantuannya dalam bertutur kata, hasil siaran langsungnya jauh lebih baik dari sebelumnya, dan saat dia mengakhiri siaran langsungnya, jumlah penonton telah menembus lebih dari 1000!

Dan jumlah penjualan hari itu menemus 50.000.

Sebelum jam 12 malam, setelah hari benar-benar berakhir, wajar dia telah menjual sampai 60.000.

Natalie Ning sangat kagum dengan kemampuan Robert Huo, tidak bisa menahan diri untuk memujinya berkata: “Dengan bantuanmu, lebih efektif daripada aku melakukannya sendiri selama setahun."

“Jangan meremehkn dirimu sendiri, jika bukan karena model sebaik kamu, sebagus apapun kata-kata yang diucapkan tidak akan ada yang percaya.” Kata Robert Huo sambil tersenyum.

Natalie Ning sangat senang ketika mendengarnya, Shawn Li dulu sama seperti sebongkah kayu, tidak pernah berkata manis.

Dia lebih menyukai suaminya yang sekarang, sangat cakap dan sangat lucu.

Novel Terkait

Behind The Lie

Behind The Lie

Fiona Lee
Percintaan
2 tahun yang lalu
The Richest man

The Richest man

Afraden
Perkotaan
2 tahun yang lalu
Meet By Chance

Meet By Chance

Lena Tan
Percintaan
2 tahun yang lalu
Evan's Life As Son-in-law

Evan's Life As Son-in-law

Alexia
Raja Tentara
2 tahun yang lalu
After The End

After The End

Selena Bee
Cerpen
3 tahun yang lalu
Takdir Raja Perang

Takdir Raja Perang

Brama aditio
Raja Tentara
2 tahun yang lalu
After Met You

After Met You

Amarda
Kisah Cinta
2 tahun yang lalu
The Campus Life of a Wealthy Son

The Campus Life of a Wealthy Son

Winston
Perkotaan
2 tahun yang lalu