Inventing A Millionaire - Bab 319 Orang Yang Terabaikan

Sekarang sudah berbeda, penjualan tahunan perusahaan sudah mencapai ratusan juta, mungkin tidak ada apa-apanya jika dinilai dalam lingkup internasional. Namun perusahaan yang baru berdiri belum genap setahun tapi bisa masuk dalam urutan terdepan.

Tidak banyak perusahaan yang bisa dibandingkan dengannya.

Prestasi seperti ini, jika masih tidak termasuk ideal maka tingkat idealnya terlalu tinggi.

Semua orang mengangguk. Benar, perusahaan mempunyai masa depan yang bagus, yang duduk di depan semua adalah pebisnis senior. Mungkin tidak bisa sebanding dengan bos dan nyonya bos, namun asalkan perusahaan ini dikelola dengan baik dan kuat, dengan kualifikasi dan pengalaman mereka apakah kelak mereka masih akan kekurangan uang?

Berpikir sampai di sini, beberapa orang merasa Owen sangat bodoh, demi keuntungan kecil yang bagaikan seekor lalat dia menyerah pada masa depannya yang begitu cemerlang.

Robert bisa melihat semua ekspresi orang dan tahu sudah memberikan kata-katanya yang efektif sehingga dia tidak banyak bicara lagi.

Kadang kala sedikit bicara lebih berguna daripada banyak bicara malah akan mendapat hasil sebaliknya yang membuat orang merasa dia bertele-tele.

Selesai memberi nasehat, Robert memandang Natalie dan mengangguk pelan padanya kemudian berlalu pergi.

Masalah yang serius ini sudah diselesaikan oleh Robert, dan sisanya yang ringan diserahkan pada Natalie.

Dalam hal ini dia melakukan dengan baik.

Kemudian, Robert pergi ke Ji’s Corp. Pekerjaan utamanya ada di sini dan New Hope Corp seperti pekerjaan sambilan saja.

Baru saja tiba di kantor, Robert menerima telepon dari pengacara.

“Owen sudah mengaku atas masalah pencurian rahasia racikan minuman perusahaan, faktanya sesuai dengan yang kami duga dan juga sudah mendapatkan pengakuannya.”

Robert mendehem dan berkata : “Kalau begitu kirimkan surat resmi pada pengacara Slim Beauty.”

“Baik.”

Setelah menutup telepon, dengan wajar Robert mulai sibuk kembali untuk mengurus urusan lainnya dan tidak mendapatkan pengaruh apapun dari kejadian ini.

Sebelumnya dia pernah berkata pada Owen, sudah mempunyai kesepakatan yang pasti untuk bekerja sama dengan Slim Beauty dan tentu saja ini hanya sebuah kebohongan.

Karena dia sangat mengerti akan isi hati seseorang, Robert baru membuat kebohongan seperti ini pada Owen. Sampai saat ini hasilnya terlihat sangat baik.

Sebab utamanya adalah karena Owen bukan orang yang licik dan juga tidak sulit untuk menebak pikirannya.

Tidak peduli seberapa hebatnya dia, Owen hanyalah seorang yang baru lulus dan masih hijau. Belum ada pengalaman apapun mengenai trik tipu-menipu dalam usaha bisnis.

Orang yang masih hijau seperti ini dengan mudah dibuat kelabakan oleh Robert.

Kini telah mendapat pengakuan dari Owen, sisanya hanya memberi tekanan pada Slim Beauty dan menyerangnya tanpa membuang-buang energi.

Percaya tidak perlu waktu lama, pihak perusahaan Slim Beauty akan menghubungi Robert dan berharap dia bisa menekan dan menutup masalah ini.

Karena mereka adalah sebuah perusahaan, ada sebagian hal yang tidak bisa tidak diakui begitu saja. Robert sudah mendapatkan barang bukti dan saksi yang cukup untuk menggugat mereka.

Begitu digugat, pihak Slim Beauty pasti kalah dan juga harus ganti rugi dalam jumlah yang banyak. Mereka akan menderita kehilangan reputasi juga uang. Dan pasti tidak akan puas melihat akhir yang seperti ini.

Robert juga sudah memikirkan rencana selanjutnya, dia tidak perlu langsung menghancurkan Slim Beauty. Hanya perlu meminjam masalah ini untuk membuat pihak lawan memberikan hasil penjualan.

Penyelidikan sebelumnya menunjukkan produk diet perusahaan Slim Beauty yang dikelola beberapa tahun ini telah mendapatkan keuntungan dan mulai terkenal.

Mendapatkan hasil penjualan dari mereka akan membantu memperluas pasaran dan ini merupakan bantuan yang sangat besar bagi New Hope Corp yang baru mulai dikelola.

Rencana yang begitu cermat dan seksama seperti ini sama sekali tidak menguras energi yang banyak dari Robert. Sesuai kemampuannya dia bisa menghadapi masalah ini dengan mudah.

Bagi sebagian orang pemikiran bisnis sangat menakutkan, namun untuk Robert layaknya makanan sehari-hari.

Jika penghasilan perusahaan dalam setahun hanya beberapa ratus juta maka dia perlu bersusah payah untuk memeras otak, tapi kalau itu terjadi dia tidak pantas untuk disebut tuan muda keluarga Huo.

Urusan di Ji’s Corp sekarang lebih banyak dibanding New Hope Corp, ekspansi di setiap bidang membuat pengelolaan berubah menjadi lebih rumit.

Karena itulah Robert membantu di sini, kalau tidak jika hanya mengandalkan Nova sendiri biarpun memberikan dia dua kepala otak juga tidak cukup digunakan.

Sekarang Robert tidak hanya mengurus pasaran dalam negeri, tapi sampai perusahaan cabang yang baru didirikan di luar negeri juga ada bagainnya.

Menurut pendapat Nova, dia yang meminta bantuan keluarga Huo untuk memimpin cabang luar negeri. Jika dia tidak ikut terlibat maka terlihat seperti diabaikan.

Robert juga tidak ada maksud untuk menolak, dia sangat senang untuk terlibat dalam urusan keluarga Ji’s. Semakin banyak dia terlibat, semakin mudah bagi dia untuk menjalankan rencana yang akan datang.

Sekarang Robert kelihatan seperti sibuk dengan urusan yang tidak begitu penting. Namun sebenarnya setiap detik dia selalu menghitung dengan cermat dan memikirkan rencana kerja di pikirannya.

Saat pekerjaannya masih belum selesai, terdengar lagi suara dering telepon.

Dia menerima panggilan telepon lalu dari seberang terdengar suara Zila dengan nada bicara agak marah : “Apakah kalau aku tidak menghubungi dulu, kamu selamanya tidak akan menghiraukan diriku?”

Robert kaget mendengarnya dan tidak segera menjawab.

Dan Zila yang di sana langsung sadar akan makna dari ucapannya dan segera memberi penjelasan : “Maksudku kamu telah meninggalkan aku di hotel begitu saja, juga tidak menghubungi untuk menanyakan keadaan, kamu tidak takut kalau terjadi masalah padaku?”

Saat itu setelah mabuk, Robert mengantar Zila istirahat di hotel. Kemudian menelepon Griffin untuk memberitahukan hal ini dan selanjutnya dia tidak urus lagi.

Bukan dia tidak ingin mengurusnya tapi dirinya sudah bertanya pada pelayan hotel dan mengetahui ada orang dari keluarga Tang yang datang menjagai nona besar ini.

Kalau orang keluarga Tang sudah datang maka wajar Robert sudah tidak diperlukan lagi.

Ditambah lagi kemudian mengurusi masalah pencurian rahasia perusahaan ini membuatnya semakin tidak ada waktu untuk memikirkan yang lain.

Kini setelah menerima panggilan telepon dari Zila, seketika Robert merasa sedikit bersalah.

Bagaimanapun juga dia datang untuk dirinya, lalu meninggalkannya tanpa peduli memang sedikit kurang baik.

“Benar-benar maaf, aku dengar ada keluargamu yang datang jadi aku tidak ikut campur lagi. Begini saja, nanti aku akan traktir kamu makan sebagai permintaan maaf.” Ujar Robert.

Zila mendengus, lalu berkata : “Nanti? Sekarang saja aku sudah lapar!”

Dia memperhatikan nada bicaranya yang sedikit centil, selain dalam hatinya merasa sedikit malu namun lebih merasa semuanya wajar-wajar saja.

Dulu kalau bicara dengan pria, dia akan merasa sangat bersalah jika bicaranya sedikit kelewat batas. Karena dia merasa demi Robert lah dia hidup.

Semasa hidup menjadi orangnya, ketika mati akan menjadi hantunya!

Namun sekarang saat bicara dengan Robert perasaannya terasa sangat santai dan lepas, bahkan bisa dibilang sangat gembira.

Perasaan yang seperti ini biasanya didapatkan dari diri tunangannya.

Kini tunangan dia bersikap dingin terhadapnya, sebaliknya malah pria yang baru ditemuinya beberapa kali ini sekali lagi memberikan perasaan yang serupa.

Ada kalanya Zila menjadi berpikir, apakah karena dirinya sudah terlalu lama tidak bertemu dengan tunangannya, jadi ketika melihat siapapun itu akan terlihat seperti dia?

Tang’s Corp memang kedatangan beberapa pengawal baru dan mengawal dirinya secara menyeluruh.

Sikap acuh tak acuh dari si pemalsu itu telah membuat dirut Tang’s merasa tidak senang, terlebih lagi karena masalah ini putrinya pergi jauh untuk “menghibur diri”, semakin membuatnya marah hingga datang sendiri untuk menanyakan kesalahannya.

Namun si pemalsu tidak memberikan muka pada bos besar yang sangat terkenal ini dan tidak menemuinya, apalagi minta maaf.

Dirut Tang sudah menjelaskan pada beberapa senior keluarga Huo, jika tuan muda Huo menolak untuk minta maaf maka hubungan pertunangan ini dianggap tidak pernah ada!

Tang’s Corp tidak kekurangan uang, juga tidak harus memiliki teman sekutu seperti keluarga Huo, terlebih lagi tidak akan menggunakan kebahagian seumur putrinya untuk ditukar dengan keuntungan!

Kaum elite yang benar-benar kaya dan berpengaruh sudah terlepas dari yang namanya mengandalkan hubungan pernikahan untuk mempertahankan usaha bisnis.

Jadi sekalipun Zila ingin mencari pria lain, dirut Tang juga tidak akan meminta bawahannya untuk mengacau, hanya berpesan pada mereka harus menjaga nona besarnya dengan baik.

Sewaktu di hotel, ketika dirinya sadar orang dari keluarga Tang masih belum datang. Saat menyingkap selimut dan mendapati pakaiannya masih rapi, Zila baru merasa lega namun di saat yang sama juga merasa takut.

Dirinya telah kehilangan akal sehat, malah sendirian pergi ke tempat yang begitu jauh dan mencari pria yang tidak begitu dia kenal.

Dan juga minum dengannya hingga mabuk seperti itu.

Andaikata pria itu memiliki sedikit saja niat jahat, dia sama sekali tidak bisa melawan.

Fisiknya yang tidak kurang suatu apapun membuat Zila merasa gembira dan lega, dan ini membuktikan jika dia tidak bertemu dengan orang yang salah.

Tidak peduli pria yang bernama Shawn ini apakah memang mirip dengan tunangannya atau tidak, setidaknya dia memiliki karakter yang bisa dipercaya.

Hanya saja yang tidak pernah terpikirkan oleh Zila, Robert malah meninggalkan dirinya di hotel sendirian bahkan sampai beberapa hari tidak menghubungi dirinya.

Setelah tunggu agak lama, Zila yang masih belum mendapat kabar akhirnya tidak sabar lagi dan inisiatif menghubungi Robert duluan.

Sebagai anak kesayangan Tang’s Corp dia tidak pernah diabaikan oleh orang, walaupun hanya untuk memuaskan hatinya juga harus membuat pria ini datang untuk minta maaf!

Mendengar keluhan dari Zila membuat Robert tidak bisa menahan senyum, dasar sifat bocah ini ternyata masih sama seperti dulu, suka sekali melekat pada orang.

Novel Terkait

Suami Misterius

Suami Misterius

Laura
Paman
2 tahun yang lalu
Yama's Wife

Yama's Wife

Clark
Percintaan
2 tahun yang lalu
The Comeback of My Ex-Wife

The Comeback of My Ex-Wife

Alina Queens
CEO
2 tahun yang lalu
Ten Years

Ten Years

Vivian
Romantis
2 tahun yang lalu
Mendadak Kaya Raya

Mendadak Kaya Raya

Tirta Ardani
Menantu
2 tahun yang lalu
Dewa Perang Greget

Dewa Perang Greget

Budi Ma
Pertikaian
2 tahun yang lalu
Siswi Yang Lembut

Siswi Yang Lembut

Purn. Kenzi Kusyadi
Merayu Gadis
2 tahun yang lalu
Kamu Baik Banget

Kamu Baik Banget

Jeselin Velani
Merayu Gadis
2 tahun yang lalu