Inventing A Millionaire - Bab 310 Pendapat Natalie Ning

Malam hari setelah pulang ke rumah, wajah Natalie Ning penuh dengan ekspresi khawatir, sejak masuk ke dalam ruangan wajahnya tampak sangat gelisah. Bahkan Gaby pun bisa melihat tingkahnya yang tidak biasa, dia bertanya berkata : “Ibu, apakah kamu sakit?”

Robert Huo menggendong gadis kecil itu, berkata : “Ibu tidak sakit, hanya sedikit lelah.”

Gaby menyahut dan berkata : “Kalau begitu hari ini Ibu tidak perlu menemaniku tidur, biar aku tidur sendiri.”

Setelah bicara, anak itu dengan patuh memasuki kamarnya.

Perhatian dari putrinya membuat wajah Robert Huo penuh senyum, namun Natalie Ning di sampingnya berkata dengan nada marah : “Perusahaan sudah berantakan, kamu masih bisa tersenyum.”

“Ini bukan masalah besar, jangan berlagak seperti langit akan runtuh. Meskipun langit runtuh, ada aku juga yang akan menahannya untukmu.” Kata Robert Huo.

“Bagaimana bisa bukan masalah yang besar, apakah kamu tahu betapa besarnya pengaruh ini terhadap perusahaan. Awalnya kita sudah membicarakan kerja sama dengan supermarket, akhirnya karena masalah ini, hari ini ada beberapa telepon yang datang menanyakan apakah ada masalah dengan pendaftaran merek perusahaan.”

Saat Natalie Ning bicara, wajahnya penuh dengan marah. Jelas masalah ini memberi pengaruh yang lebih besar untuknya daripada perusahaan.

Dari tidak ada hingga ada, membangun dari nol, tidak mudah untuk bisa sampai ke posisi sekarang ini. Walaupun Natalie Ning memiliki sifat yang tenang, dia juga tidak berharap kehilangan semuanya ini.

Kerja sama dengan supermarket adalah rencana yang dia buat sendiri dulu, dia berencana memasarkan secara online dan offline.

Meskipun sekarang pasar offline ditekan oleh perdagangan elektronik, namun karena alasan kenyamanan, interaksi manusia dan hubungan sosial lainnya, pasar offline tetaplah memiliki pasar. Sama seperti Robert Huo, dia lebih suka pergi ke pasar untuk membeli sayur sendiri, dan bukannya menggunakan aplikasi yang memesan sayur di supermarket dan diantarkan ke depan pintu.

Kualitas bahan makanan di supermarket besar hampir sama, hanya saja kurang suasana yang khusus itu, selalu membuat orang merasa tidak terlalu baik.

Produk diet perusahaan cabang Jiazi sangat mendapat sambutan yang baik, banyak klien yang memberikan pendapat, berharap mereka dapat membuka toko waralaba di daerah mereka.

Waktu pengiriman paket sekarang sudah sangat cepat karena kerja sama dengan makanan diet, dalam lingkup dalam negeri pada dasarnya bisa diantarkan dalam waktu 24 jam.

Meski demikian, kebanyakan orang lebih berharap bisa membawa barang pulang hanya keluar 30 menit. Menunggu satu jam lebih lama adalah sebuah siksaan.

Natalie Ning tidak teralu mengerti bisnis, tapi dia juga tahu bahwa membuka toko waralaba bukan hanya demi mendapatkan keuntungan, namun untuk lebih mempromosikan merek dagang. Sama seperti iklan tersembunyi.

Setiap hari orang melewati toko waralaba kamu, di kota ini ada, di kota lain pun ada, lama kelamaan efek merek juga akan muncul.

Beberapa hari belakangan ini, dia terus sibuk membicarakan kerjasama di bidang ini, untuk supermarket lokal, ada bantuan dari Fernaldy Fang, pembicaraan ini sangat mudah. Namun untuk supermarket di luar kota, dia tidak kenal dengan orang dan lingkungannya, ingin membicarakan tetap membutuhkan usaha.

Supermarket biasa sangat jarang menjual produk perawatan kesehatan, semuanya tahu bahwa hasilnya sangat tidak efektif, benar-benar mengandalkan tipuan untuk mendapatkan uang, siapapun juga tidak ingin menghancurkan mereknya sendiri.

Jika bukan karena kegiatan diet nasional yang dilakukan dengan meriah, digemakan di seluruh negeri, mungkin hanya dengan satu mulutmu, orang-orang akan langsung menolak.

Sekarang banyak sekali toko-toko palsu, pendaftaran merek juga dihentikan karena keberatan yang diajukan oleh orang lain, tidak tahu siapa yang membocorkan berita itu keluar, penganggung jawab supermarket itu langsung mengetahuinya.

Panggilan telepon yang datang dari mereka membuat tekanan Natalie Ning sangat besar.

Ini adalah ide bisnis yang dia ajukan untuk pertama kalinya, dia sangat ingin melakukannya dengan baik, ingin mebuktikan kemampuannya pada Robert Huo. Hasilnya, baru saja dimulai, sudah menghadapi masalah yang begitu besar.

Kepribadian Natalie Ning bukanlah tipe mandiri dan kuat, yang bisa menanggung semuanya sendiri, walaupun ada bantuan Robert Huo, dia juga akan kehilangan kepercayaan diri dan keberanian karena tekanan yang begitu besar.

Hari ini sudah sibuk begitu lama di perusahaan, sekarang kepalanya masih sedikit pening.

Melihat wajahnya yang lelah, Robert Huo tahu hal ini menyebabkan kekhawatiran yang bagaimana untuk Natalie Ning.

Pada kenyataannya orang biasa manapun bila menghadapi hal seperti ini, akan sangat tidak senang, bagaimanapun ini berhubungan dengan masa depan perusahaan.

“Jangan berpikir terlalu banyak, bukankah sudah kukatakan padamu, apapun masalahnya aku akan membantumu menyelesaikannya. Sekarang yang harus kamu lakukan adalah beristirahat dengan baik, lalu menunggu berita baik.” Kata Robert Huo.

“Mana ada berita baik, sekarang kita bahkan tidak tahu siapa yang membocorkan rahasia itu. “kata Natalie Ning dengan kepala terkulai.

“Identitas orang yang membocorkan rahasia tidak sulit dicari, aku sudah menyiapkan persiapan yang cukup untuk semuanya. Menggunakan pepatah lama, segalanya sudah disiapkan hanya kurang satu hal yang sangat penting.

Natalie Ning mengangkat kepala menatapnya, ekspresinya sedikit ragu, selanjutnya dia seakan mengerti sesuatu. Dengan ekspresi terkejut bertanya : “Apakah kamu sudah tahu siapa yang membocorkannya? Atau, sudah menemukan kelemahan perusahaan itu untuk memberinya pelajaran?”

“Secara garis besar sudah memastikan satu lingkup, namun masih belum benar-benar yakin.” kata Robert Huo.

“Lingkup? Apakah bisa beritahu aku ada siapa saja?” Natalie Ning bertanya dengan rasa ingin tahu, dia lebih berharap mengetahui jawabannya lebih dahulu dari siapapun.

Robert Huo juga tidak bermaksud menyembunyikan darinya, langsung berkata : “Wesley Mu sudah menyelidiki orang di perusahaan cabang Jiazi, memastikan tidak ada kesalahan di sana, aku percaya mereka tidak akan melepaskan masa depan yang begitu indah demi keuntungan sedikit di depan mata. Jadi, orang yang membocorkan rahasia hanya mungkin muncul di sini, sedangkan orang yang memiliki kesempatan bersentuhan dengan resep hanya beberapa orang. Selain aku dan kamu, yang tersisa hanya beberapa.”

Natalie Ning bukanlah orang bodoh. Dengan cepat dia tahu maksud Robert Huo.

“Maksudmu, Sisilia Jian dan Owen Ning?” Setelah Natalie Ning menyebutkan dua nama ini, dia bergegas menggelengkan kepala berkata : “Tidak mungkin, aku tahu kepribadian Sisilia, kurang lebih sama denganku, kita bukanlah orang yang suka menghianati orang lain demi mendapatkan keuntungan bagi diri kita.

Owen Ning……"

Menyebut nama ini, Natalie Ning tidak begitu yakin seperti membicarakan Sisilia, dia hanya berkata dengan ragu : “Meskipun dia agak sombong, tapi juga tidak terlalu mungkin….”

“Masih terlalu dini untuk membicarakan mungkin atau tidak, tapi kemungkinan besar adalah dia.” Kata Robert Huo.

Yang disebut kemungkinan besar itu hanyalah sebuah ungkapan halus, bila menggunakan pendapat Robert Huo sendiri, sebenarnya bisa dipastikan bahwa Owen Ning yang membocorkan rahasia.

Dia tidak akan mudah melewatkan detail yang tidak diperhatikan orang lain, atau hal yang tidak terpikirkan orang lain. Penilaian yang keluar dari penyatuan berbagai sebab dan petunjuk, memiliki ketepatan yang sangat tinggi.

Natalie Ning tidak membantah, sebenarnya saat siang hari dia juga pernah mencurigai Sisilia dan Owen Ning. Hanya saja dia merasa kedua anak muda ini seharusnya tidak memiliki nyali.

Sekarang Robert Huo mengatakan penilaian ini, karena kepercayaannya padanya, Natalie Ning hanya bisa memilih untuk percaya.

Tapi, begitu teringat orang yang paling dia hargai ternyata mungkin seorang penghianat, hati Natalie Ning merasa sangat tidak nyaman.

Robert Huo merangkul bahunya, berkata : “Bisnis seperti medan perang. Perkataan ini benar. Jika ingin berhasil, yang kamu hadapi tidak hanya musuh di depan, masih ada kemungkinan juga orang yang menusukmu dari belakang. Tidak membicarakan yang lain, meskipun dulu kamu bekerja di toko baju, apakah kamu tidak pernah bertemu dengan orang yang menjebakmu? Ini sangat normal, di kemudian hari juga mungkin akan bertemu lebih banyak lagi, harus memiliki persiapan mental yang cukup.”

Natalie Ning menyahut sebentar, ekpresinya pahit, berkata : “Sebenarnya aku bisa memikirkan, tidak mungkin semuanya berjalan dengan lancar, hanya saja bila memikirkan orang yang paling diharapkan ternyata mungkin adalah seorang pengkhianat, hatiku sangat tidak nyaman. Sebenarnya aku sebaliknya tidak menyalahkan siapapun, hanya saja merasa, aku tidak mengerjakan pekerjaanku dengan baik. Jika kita bisa mengerjakan

segalanya dengan baik, bagaimana mungkin mereka bisa mengkhianati kita?”

Mendengarnya, Robert Huo terkejut, sejak masuk ke dunia bisnis, pengkhianatan yang dia temui tidak terhitung banyaknya, dia sudah lama terbiasa dengan hal ini.

Bisnis memang tempat dimana orang-orang saling menipu, bila tidak cukup lihai, sangat sulit bisa bertahan hanya dengan mengandalkan antusiasme untuk keadilan atau ketulusan.

Yang diajarkan keluarganya sejak kecil adalah jangan mudah mempercayai orang, meskipun dia bermarga Huo. Harus ingat, bawahanmu hanyalah pembantu yang mengerjakan melakukan pekerjaan, bukan temanmu.

Pada awalnya semua manusia adalah baik. Ini hanyalah penggalan kalimat dalam San Zi Jing.

Kenyataan yang sebenarnya, tersimpan kejahatan dalam sifat manusia, hanya saja ada yang terlihat, ada juga yang menyembunyikannya cukup dalam.

Apa yang dikatakan Natalie Ning, bertentangan dengan apa yang diajarkan keluarganya.

Dia tidak merasa dikhianati seseorang adalah akhlak beberapa orang tidak mulia, melainkan merasa dirinya tidak mengerjakan pekerjaan dengan baik. Jika pekerjaan dilakukan dengan baik, kenapa masih mengkhianati dirimu?

Prinsip ini kelihatannya dangkal, namun jika dipikirkan dengan teliti, juga bukannya tidak masuk akal.

Novel Terkait

Mbak, Kamu Sungguh Cantik

Mbak, Kamu Sungguh Cantik

Tere Liye
18+
2 tahun yang lalu
The Great Guy

The Great Guy

Vivi Huang
Perkotaan
2 tahun yang lalu
Behind The Lie

Behind The Lie

Fiona Lee
Percintaan
2 tahun yang lalu
Diamond Lover

Diamond Lover

Lena
Kejam
2 tahun yang lalu
Cinta Adalah Tidak Menyerah

Cinta Adalah Tidak Menyerah

Clarissa
Kisah Cinta
3 tahun yang lalu
Nikah Tanpa Cinta

Nikah Tanpa Cinta

Laura Wang
Romantis
2 tahun yang lalu
Memori Yang Telah Dilupakan

Memori Yang Telah Dilupakan

Lauren
Cerpen
3 tahun yang lalu
Pria Misteriusku

Pria Misteriusku

Lyly
Romantis
2 tahun yang lalu