Inventing A Millionaire - Bab 110 Minta Maaf

Griffin Huo tidak paham, Thiago Huo tentu saja merasa lebi tidak paham lagi.

Nada Robert Huo yang tinggi membuat mereka terdiam.

Apakah mereka sebenarnya adalah Tuan Muda Tertua dari keluarga Huo, atau pria yang satu ini?

"Minta maaf, aku tidak ingin mengulangnya untuk ketiga kalinya,"ucap Robert Huo.

Tubuh Thiago Huo bergemetar, dia terus mengomeli kedelapan belas generasinya di dalam hati, tetapi tidak berani menunjukkannya. Tidak peduli seberapa kesal dirinya, dia hanya bisa mengubur semua kebenciannya di dalam hatinya.

"Ma, maaf," ucap Thiago Huo dengan perasaan tidak bersedia.

“Apakah kamu merasa permintaan maaf seperti itu tulus?” Tanya Robert Huo.

Thiago Huo menarik napas dengan sangat mendalam, dia sudah meminta maaf, bahkan ditampar empat kali, apa lagi yang mungkin lebih memalukan lagi.

"Maaf kakak ipar, aku yang terlalu tidak tahu malu, aku adalah seorang lelaki brengsek, aku memang pantas dihabiskan atas kesalahanku!"

Ketika mendengar satu per satu kata-kata yang dituturkan oleh Thiago Huo, Natalie Ning tidak tahu mengapa tiba-tiba ingin tertawa. Namun dia tidak berani tertawa, sebaliknya merasa khawatir.

Beberapa orang ini tidak terlihat seperti orang biasa, suaminya juga sudah menampar wajahnya hingga membengkak, apakah hal ini akan menimbulkan masalah?

Robert Huo sepertinya terlihat tidak khawatir sama sekali. Dia hanya berbicara dengan nada datar,"Aku tahu kamu merasa tidak puaas, tetapi aku menyarankan kepadamu untuk mengetahui batasanmu. Orang lain mungkin takut akan latar belakangmu, tetapi aku tidak akan takut. Jika hal serupa terjadi kedepannya, aku menjamin bahwa kamu akan berakhir lebih buruk dari sekarang!"

Thiago Huo tidak melawan sedikit pun, namun giginya sudah hampir hancur. Sangat memalukan.

Setelah hidup hingga sedewasa ini, ini adalah pertama kalinya dia dididik oleh seorang pria asing.

“Pergilah, kamu tidak diterima di tempat ini.” Robert Huo melambaikan tangannya, dengan ekspresi wajah yang penuh rasa kesal.

Thiago Huo menggertakkan giginya, menundukkan kepalanya, berbalik dan berjalan ke arah luar.

Jack Dong ragu sejenak, dia melirik Robert Huo sejenak, hatinya benar-benar merasa ingin tahu bagaimana orang ini bisa mengetahui nama "Four Dong".

Namun, di depan orang sebanyak ini, dia juga tidak ingin menanyakannya, jadi dia hanya bisa pergi dengan Thiago Huo terlebih dulu.

Setelah mereka berdua melangkah pergi, Griffin Huo menghela nafas lega, dia kemudian menatap Robert Huo dengan senyuman kusut dan berkata,"Kak, kamu benar-benar bersikap terlalu keras kali ini. Thiago Huo sudah terkenal karena pikirannya yang sempit, kamu sudah menamparnya empat kali, aku khawatir dia tidak akan diam begitu saja. "

“Tidak apa-apa, aku akan menunggunya membalasku,” ucap Robert Huo dengan sikap datar.

Griffin Huo menatapnya dan merasa sangat tidak mengerti, apakah latar belakang pria ini, atau dia mungkin tidak tahu seberapa menakutkan keluarga Huo?

Faktanya, karena pemahamannya yang sangat mendalam terhadap keluarga Huo itulah, maka Robert Huo memperlakukan Thiago Huo seperti ini.

Kekuatan keluarga Huo sangat menakutkan. Tidak peduli siapapun orangnya, jika kamu sudah memprovokasi mereka, maka kamu akan dikuliti sekalipun tidak harus mati.

Namun, pembalasan seperti ini hanya terbatas pada pertarungan biasa, lebih tepatnya, pihak lawan harus bertindak tanpa alasan supaya mereka bisa melawan.

Leluhur keluarga Huo sangat gigih dalam hal ini, mereka selalu berpegang teguh bahwa, jika orang tidak menyinggungku, maka aku tidak akan menyinggung orang lain. Jika ada yang menyinggung perasaanku, lenyapkan dia!

Masalah hari ini dimulai dari sikap Thiago Huo yang sudah menyepelekan wanita yang terhormat terlebih dahulu, keluarga Huo tidak akan mungkin membalas dendam atas tuduhan menyepelekan seorang wanita.

Ditambah lagi dengan Thiago Huo yang berada di tingkatan kedua, yang juga termasuk sebagai salah satu yang tidak berkontribusi sedikitpun, jika ayahnya tidak mempunyai kekuatan pemasaran keluarga Huo, dia bahkan mungkin tidak memenuhi syarat untuk memasuki tingkatan kedua.

Siapa yang bisa diharapkan untuk membantu orang seperti itu?

Setidaknya, kekuatan Keluarga Huo sendiri tidak akan mungkin dikerahkan.

Di kota ini, rekan kerja sama keluarga Huo juga tidak terlalu banyak, berdasarkan kemampuan Thiago Huo, sekalipun mereka sudah bersusah payah mengundang beberapa sosok hebat, dengan adanya bantuan Nova Ji, Robert Huo tidak akan merasa takut.

Saat ini, Thiago Huo dan Jack Dong telah kembali ke mobil.

Ketika pintu mobilditutup. Thiago Huo menatap ke arah Jack Dong dan mengomel,”Sialan, apakah kamu hanya makan gaji buta? Aku sudah menghabiskan begitu banyak uang untuk membayarmu, apakah hasilnya hanya untuk berdiri di sana dan melihatku dipukuli?"

Jack Dong menundukkan kepalanya tanpa menjawab sedikitpun, kenytaannya memang demikian, dia juga tidak bisa berdebat mengenai apapun.

"Sampah! Manusia-manusia sampah!" Thiago Huo menatap ke arah rumah kecil dan tua itu melalui jendela mobil, lalu berbicara dengan ekspresi yang sangat kejam,"Tunggu dan lihat saja, jika aku akan menghabiskanmu, aku tidak lagi bermarga Huo!"

Jack Dong mengangkat kepalanya dan menatapnya, lalu merasa ragu sejenak, dia kemudian berbaik hati kembali mengingatkannya,"Tuan Muda Ketujuh, dia bukanlah orang yang sesederhana itu, dengarkan saran aku, biarkan saja permasalahan hari ini berlalu."

Dari sejak pertama kali melihat Robert Huo hingga sekarang, waktu yang berlalu bahkan belum melebihi enam jam, jika dia mampu memanggil nama aslinya dalam waktu sesingkat itu, tidak peduli apakah dia baru saja mengeceknya atau sudah mengetahuinya sejak awal, hal ini sudah membuktikan bahwa dia ini bukanlah seorang pria biasa.

Sosok yang misterius. Bagaimana Thiago Huo bisa melawannya?

Namun, Thiago Huo tidak memiliki sedikitpun keinginan untuk mendengarkannya, dia hanya mengomel,"Diam! Aku masih belum memperhitungkan hutangmu, bisa-bisanya kamu masih berambisius di sini! Cepat keluar dari mobil, aku tidak memerlukan manusia tidak berguna sepertimu ini! Keluar! "

Menurut Thiago Huo, Jack Dong hanyalah seorang pria kurang ajar yang bisa melawan, orang seperti itu dapat ditemukan dalam jumlah yang sangat banyak hanya dengan menghabiskan uang, benar-benar tidak layak untuk diperhatikan.

Jack Dong keluar dari mobil dalam keadaan terdiam, mobil mewah itu kemudian berkendara pergi dengan cepat.

Setelah mencium aroma gas yang tersisa di udara, Jack Dong diam-diam menghela nafas.

Jika Thiago Huo tidak mendengarkan sarannya, dia pasti akan menyesalinya, tapi apa yang harus dia lakukan?

Dia meemalingkan kepalanya dan melirik rumah kecil yang berada di sana. Mata Jack Dong terlihat bergemilang, tidak peduli bagaimanapun, dia harus meminta penjelasan kepada pria itu mengenai permasalahan nama “Four Dong” ini!

Jika situasi mendesak, sekalipun dia masih memiliki beberapa nyawa, dia tetap saja tidak akan merasa ragu!

Terlepas dari gangguan kecil dari Thiago Huo, ketika siang hari tiba, Griffin Huo tetap mengundang keluarga Robert Huo untuk makan bersama.

Restoran ini adalah sebuah restoran kecil yang berada di dekat rumah, tidak terlalu mewah, dan tidak ada hidangan yang terlalu mahal.

Awalnya, ketika Natalie Ning keluar dan melihat BMW 7 Series milik Griffin Huo, dia juga merasa bahwa ini adalah orang kaya atau anak dari keluarga kaya, sekalipun dia yang membayar, dia juga tidak seharusnya pergi ke restoran berkelas rendah.

Tetapi Robert Huo masih saja bersikeras, hal yang mengejutkan Natalie Ning adalah, Griffin Huo sendiri tidak menunjukkan rasa risih terhadap restoran kecil itu.

Sebaliknya, setelah mencicipi beberapa hidangan, dia bahkan memuji rasanya.

Ekspresi dan nada bicaranya tidak terlihat palsu, hal ini membuat kesan Natalie Ning terhadap dirinya menjadi lebih baik.

Tidak ada karakter yang mengganggu, makan siang juga berjalan cukup lancar.

Setelah selesai makan, Griffin Huo tidak ikut pulang dan mengganggu mereka lagi, saat hendak berpisah, dia sengaja menarik Robert Huo dan menyampaikan beberapa pesan isi hatinya.

“Sifatmu ini sangat cocok denganku. Tidak irasional, tidak munafik, dan sangat cerdas dalam melakukan sesuatu. Sejujurnya, aku sudah berkali-kali berpikir kamu mirip sekali dengan kakak ketigaku. Walaupun tidak tahu kamu mempunyai kemampuan seperti ini, kenapa kamu tidak menonjolkan diri, tapi semua orang mempunyai aspirasi mereka tersendiri, aku juga tidak akan memaksanya. Namun, jika memang memungkinkan, datanglah ke rumah keluarga Huo kedepannya, aku merasa kakak ketiga pasti senang sekali berteman denganmu,”ucap Griffin Huo.

Robert Huo tersenyum dan berkata,"Sebenarnya, aku juga sangat ingin berteman dengannya, jika ada waktu luang, mohon perkenalkan sejeka kepadaku."

“Tentu saja. Aku tentu saja sangat bersedia,”ucap Griffin Huo dengan gembira. Dia merasa sangat bangga karena bisa membantu saudara ketiganya menemukan orang dengan karakteristik yang sama dan cakap.

Sedangkan, alasan Robert Huo yang sengaja menjalin hubungan baik dengan Griffin Huo adalah karena hal ini.

Secara diam-diam, dia ternyata berhasil mendekati keluarga Huo dengan tenang, bahkan lebih dekat dengan penggantinya, supaya dia dapat menemukan pelaku sesungguhnya sesegera mungkin.

Penggantinya tidak terlalu menakutkan, hal yang paling menakutkan adalah orang yang menargetkan harta kekayaan keluarga Huo.

Jika orang ini tidak ditemukan selama satu hari, keluarga Huo akan berada dalam bahaya satu hari lebih lama. Karena dia berani membunuh Robert Huo. Bahkan menemukan pengganti untuk mengendalikan situasinya, seminimal mungkin, dia juga seharusnya berada dekat dengan posisi inti keluarga Huo.

Keduanya berpisah ketika tiba di pintu masuk restoran, mereka juga tidak terlalu menyayangkannya, lagipula dengan adanya hubungan dengan Yacob Zhao, mereka akan lebih sering bertemu lagi.

Natalie Ning menggandeng Gaby datang dan berkata,"Kamu sepertinya sangat memperhatikan orang ini."

“Seorang adik dengan koneksi yang sangat baik, bukankah kamu juga merasa dia sangat baik,” ucap Robert Huo sambil tersenyum.

"Memang tidak buruk, berpendidikan, sangat berbeda dari yang sebelumnya itu."

"Itu" yang dimaksud Natalie Ning tentu saja adalah Thiago Huo.

Kedua orang ini sepertinya mewakili dua sisi yang berlawanan dari keluarga Huo. Yang satu terlalu lemah, yang satunya lagi terlalu sombong, dan tidak ada yang sangat baik. Namun, yang pertama mungkin lebih populer.

Bagaimanapun, menggertak selalu terasa lebih baik dibandingkan digertak.

Pada saat ini, ponsel Robert Huo pun berdering.

Ketika dia mengangkat dan melihatnya, ternyata adalah panggilan dari Nova Ji.

Setelah terhubung, selanjutnya terdengar suara Nova Ji yang sedikit bersemangat ,"Colin Ji sudah datang, dia ingin berbicara denganmu secara langsung."

Nova Ji tidak mengatakan mengenai apa yang ingin dibicarakan, tetapi Robert Huo berpikir itu pasti bersangkutan dengan pengangkatan jabatan.

Sepertinya, kunjungan Charles Ji ke kantor pusat kali ini sedikit lebih efektif, jika Colin Ji bersikeras menolak, dia pasti tidak akan pernah datang untuk berbicara dengannya.

Novel Terkait

Cinta Tak Biasa

Cinta Tak Biasa

Susanti
Cerpen
3 tahun yang lalu
Meet By Chance

Meet By Chance

Lena Tan
Percintaan
2 tahun yang lalu
Kembali Dari Kematian

Kembali Dari Kematian

Yeon Kyeong
Terlahir Kembali
2 tahun yang lalu
Kisah Si Dewa Perang

Kisah Si Dewa Perang

Daron Jay
Serangan Balik
2 tahun yang lalu
Cinta Yang Terlarang

Cinta Yang Terlarang

Minnie
Cerpen
3 tahun yang lalu
The Campus Life of a Wealthy Son

The Campus Life of a Wealthy Son

Winston
Perkotaan
2 tahun yang lalu
Diamond Lover

Diamond Lover

Lena
Kejam
2 tahun yang lalu
Thick Wallet

Thick Wallet

Tessa
Serangan Balik
2 tahun yang lalu