Inventing A Millionaire - Bab 18 Kerepotan Nova Ji

Robert huo tersenyum mengelus hidungnya, lalu berbicara dengan ekspresi memanjakannya,”Pada hari ulang tahun tahun ini, ayah akan membuatkan sebuah kue cokelat bertingkat yang sangat besar, supaya kamu kenyang melahapnya!”

“Benarkah?”

“Benar!”

“Kalau begitu, apakah aku boleh mengundang teman-temanku untuk datang?”

“Tentu saja boleh.”

“Kalau begitu, kita harus berjanji!”

“Janji!”

Ketika melihatnya mengulurkan jempolnya dan menempelkannya bersamaan dengan jempol ayahnya, Natalie Ning pun tersenyum dan menggelengkan kepalanya.

Hansel and Gretel memang adalah dongeng Grimm Brothers, ia juga pernah melihatnya sebelumnya, dongeng tersebut menceritakan dua anak penebang yang menemukan sebuah rumah yang terbuat dari kue cokelat di tengah hutan. Hingga akhirnya ditangkap oleh seorang penyihir.

Dongeng tersebut sangat menarik, ceritanya mendeskripsikan banyak sekali hal-hal yang sudah diinginkan oleh orang-orang pada masa kecil mereka.

Namun itu masih terlalu sulit diwujudkan.

Setidaknya Natalie Ning tidak merasa bahwa keluarganya memiliki kemampuan ini, dimana ia bisa menggunakan coklat kue dan membentuknya sebagai rumah sebagai hadiahnya.

Saat berjalan masuk ke dalam rumah, Robert Huo lanjut berkata,”Oh iya, aku akan pergi menyupiri Nova Ji mulai besok.”

“Nova? Dia sudah menghubungimu?”Tanya Natalie Ning.

“Ia sudah datang kemari hari ini, kamu kebetulan sedang tidak ada di rumah,”jawab Robert Huo.

Natalie Ning hanya menjawab oh, lalu menganggukan kepalanya dan berkata,”Kalau begitu pergilah, namun bagaimana dengan toko onlinenya?”

“Jika kamu bersedia, kamu boleh mengundurkan diri dan melakukan siaran langsung di Taobao. Persyaratan untuk melakukan siaran langsung tidak setinggi pembalasan. Pekerjaan yang satu ini lebih mudah. Ketika saatnya tiba, aku bisa membuat sedikit rencana kegiatan untukmu, publisitas dapat dilakukan setelah aku pulang ke rumah,”ucap Robert Huo.

Natalie Ning tidak mengelak, ia memiliki sedikit rasa trauma terhadap kehidupan.

Walaupun Robert Huo kini bersikap sangat baik, namun beban dalam hati Natalie Ning belum sepenuhnya terlepas, ia masih merasa sedikit sulit menerima keadaan jika ia harus langsung mengundurkan diri dari pekerjaannya.

Robert Huo juga tidak memaksa dan berkata,”Tidak apa-apa jika kamu memang tidak ada waktu, toko tak berawak saat ini benar-benar cukup baik, walaupun akan sedikit berefek pada penjualan harian, namun kita dapat mengadakan promosi untuk mengambil kembali penjualannya.”

“Bahas saja setelah beberapa hari nanti, gaji akan segera dikirimkan akhir bulan nanti,”ucap Natalie Ning sambil perlahan menundukkan kepalanya.

Robert Huo tentu saja memahami keraguannya, sehingga ia juga tidak berbicara lebih lagi.

Satu malam yang hening pun berlalu, pada keesokan pagi harinya, Robert Huo mempersiapkan semuanya.

Setelah kedua ibu dan anak itu selesai makan, ia berinisiatif untuk mengantar Gaby pergi bersekolah, supaya Natalie Ning tidak perlu berputar terlalu jauh.

Natalie Ning kini sudah tidak menolaknya, sebagai seorang ayah, Shawn Li tentu saja mempunyai hak, juga mempunyai kewajiban untuk mengantar anaknya ke sekolah.

Namun, mereka langsung terkejut ketika melangkah keluar, sebuah mobil Maybach terlihat sedang berhenti di pinggir jalan.

Nova Ji beranjak turun dari mobil dan melambaikan tangannya ke arah Natalie Ning.

Natalie Ning berjalan menghampirinya dan bertanya,”Mengapa kamu datang kemari?”

“Datang untuk menemui Nona Besar Ning, apakah kamu hendak pergi berangkat bekerja?” Tanya Nova Ji.

“Hmm, kamu......” Natalie Ning menatapnya, lalu menatap ke arah Robert Huo yang berada di sampingnya dengan perasaan kebingungan,”Apakah kamu mungkin datang untuk menunggunya?”

“Untuk apa aku menunggunya.” Nova Ji mengelaknya secara tidak sadar, lalu berkata,”Supirku kebetulan tiba-tiba mempunyai urusan, ia kebetulan mulai bekerja hadi ini, jadi aku hanya membantunya mengendarai mobilnya kemari. Apakah Gaby ingin berangkat bersekolah? Kebetulan sekali, aku yang mengantarnya saja.”

“Tidak perlu, kalian harus lebih mementingkan pekerjaan, aku yang akan mengantarnya pergi bersekolah saja.” Natalie Ning menggelengkan kepalanya, lalu menatap ke arah Robert Huo dan memerintahkannya,”Pergi bekerja dengan baik, Nova sudah membantu kita cukup banyak, jangan terus merepotkannya lagi.”

“Aku mengerti,”Robert Huo menganggukan kepalanya.

“Sampai jumpa, Ayah, sampai jumpa, Bibi Ji!” Gaby berinisiatif naik ke sepeda listrik dan melambaikan tangannya ke arah mereka berdua.

Saat melihat kedua perempuan itu pergi dengan menggunakan sepeda listrik, Nova Ji melirik Robert Huo dan berkata,”Apakah kamu tidak merasa malu?”

Robert Huo tercengang,”Malu apa?”

“Sampai usianya saat ini, kamu masih saja membiarkan istrimu menaiki sepeda listrik menghadapi angin dan teriknya matahari, bisa-bisanya kamu bertanya malu apanya? Wanita cantik seperti Natalie ini seharusnya menaiki Benz atau BMW, memakai riasan wajah yang mahal, membeli tas bermerek, apakah kamu tidak takut akan ada suatu hari dimana ia direbut oleh lelaki lain.”

Robert Huo kini baru memahami maksudnya, ia pun tersenyum dan berkata,”Benz dan BMW bukanlah apa-apa, aku mungkin saja menggunakan pesawat pribadi untuk mengajak mereka berdua pergi berlibur ke Hawaii.”

Selama ia dapat kembali mengendalikan Keluarga Huo, pesawat pribadi itu hanyalah sebuah urusan kecil.

Namun Nova Ji tidak memahami hal yang satu ini, ia hanya mengerutkan bibirnya dan berkata,”Lelaki memang mahir menyombongkan diri.”

Setelah selesai berbciara, Nova Ji pun naik ke atas mobil.

Robert Huo juga tidak terus menunda, lalu berjalan ke kursi pengemudi. Ia mengikat sabuk pengamannya sambil bertanya,”Ke mana kita akan pergi sekarang?”

“Tentu saja ke perusahaan, apakah mungkin pulang ke rumah?” Ucap Nova Ji dengan nada tidak senang.

Robert Huo juga tidak banyak berbicra, ia langsung menginjak pedal gas dan berkendara dengan stabil.

“Aku sudah melaksanakan hal-hal yang kamu bicarakan, namun sampai saat ini, Perusahaan Dagang Donglai masih belum menghubungiku. Sebaliknya, aku mendapat kabar bahwa mereka sedang menghubungi pesawat kargo menuju ke Xiangjiang.” Nada bicara Nova Ji terdengar tenang, namun tetap saja membuat orang lain menyadari rasa tidak tenang dan rasa kesal yang tersembunyi di balik nada bicaranya.

Terlihat jelas bahwa Perusahaan Dagang Dongla tidak berkompromi hanya karena tekanan yang ada seperti apa yang Robert Huo katakan, hal ini membuat Nova Ji merasa bahwa ia mungkin saja membuat sebuah kesalahan yang sangat besar.

Robert Huo mengendalikan setir mobil dengan mahir melewati sebuah jalan sambil berkata,”Kamu mungkin kurang memahami Perusahaan Dagang Donglai, mereka dapat berkembang menjadi sebuah perusahaan besar dalam waktu sepuluh tahun yang singkat bukan karena hanya bergantung kepada harga barang yang sesungguhnya. Sejujurnya, kualitas produk mereka memang cukup baik, namun pertambahan penjualan setiap tahunnya itu terjadi karena mereka senang menggunakan tak-tik kecil seperti ini ketika sedang berbisnis. Karena mereka mampu melakukannya secara rahasia, maka tidak banyak orang yang mengetahuinya sampai saat ini. Ditambah lagi dengan sikap mereka yang tidak terlalu serakah, dimana mereka hanya meninggikan sepuluh hingga dua puluh persen harganya, sekalipun kalian menyadarinya, tetapi kalian juga tidak akan terlalu mempermasalahkannya. Jadi kamu hanya perlu menunggu dengan tenang, jika mereka sudah meninggikan harganya, maka mereka sudah berencana untuk menjualnya kepada kalian.”

Nova Ji mengerutkan alisnya dan bertanya,”Mengapa kamu bisa berbicara seakan-akan kamu sangat memahami Perusahaan Dagang Donglai? Apakah kamu juga mengeceknya di internet?”

“Aku mendengarnya dari temanku,”jawab Robert Huo.

Sebenarnya, pada saat Robert Huo berkeliaran sendirian, ia pernah saling menyapa dengan Perusahaan Dagang Donglai dan mengetahui semua tak-tik kecil mereka ini.

“Kamu mempunyai teman yang memahami rahasia bisnis Perusahaan Dagang Donglai?” Nova Ji terlihat tidak mempercayainya.

Robert Huo tidak berniat untuk menjelaskannya, Nova Ji juga tidak terus mempertanyakannya, setelah beberapa saat, ia hanya berbicara dengan nada rendah,”Jika aku kehilangan pesanan kali ini, aku mungkin saja akan diturunkan dari jabatanku, aku akan memperhitungkannya denganmu ketika saatnya tiba.”

Robert Huo tersenyum dan tidak berbicara lagi.

Memperhitungkannya ataupun tidak adalah permasalahan nanti. Nova Ji kini sudah menjalankannya, ia tidak akan mungkin mengundurkan diri semudah itu. Jika tidak, bagaimana ia mungkin hanya menggunakan kata-kata untuk mengancamnya.

Seiring dengan jalur yang berada dalam ingatannya, mereka pun tiba di perusahaan dengan lancar.

Saat Nova Ji baru saja berjalan masuk ke dalam kantor, bahkan belum sempat duduk, pintu ruang kerja didorong dengan kuat, seorang pria berumur tiga puluh tahunan berjalan masuk dengan aura yang ganas.

Lelaki ini langsung berjalan ke depan hadapan Nova Ji, dan langsung mengomelinya,”Apa yang kamu lakukan? Mengapa kamu menyuruh orang untuk sembarangan menyebarkan kabar burung, kamu berkata bahwa aku menghubungi pemasok lain hanya untuk menekanmu? Kamu ini melakukan pemfitnahan! Aku sudah melaporkannya ke kantor pusat perusahaan, kamu hanya perlu menunggu dihukum saja!”

Dia adalah salah satu generasi penerus keluarga inti Ji, Charles Ji yang merupakan Vice GM perusahaan.

Dia jelas-jelas adalah keturunan keluarga inti, namun ia hanya bisa menjadi Vice GM yang berada di bawah Nova Ji yang merupakan keturunan dari keluarga cabang, ini benar-benar membuat Charles Ji merasa sangat tidak senang.

Ia akhirnya sudah menemukan kesempatan, sehingga ia tentu saja akan menggapainya dengan baik.

“Aku hanya berpikir demi keuntungan perusahaan, aku bisa menjelaskan detilnya kepadamu,”ucap Nova Ji, ia ingin menyampaikannya lebih awal kepada Charles Ji kemarin, namun lelaki ini terus-menerus tidak berada di perusahaan, ia juga tidak bisa dihubungi.

“Tidak perlu menjelaskannya kepadaku, apakah kamu kita aku tidak tahu, Perusahaan Dagang Donglai tidak menyetujui pembeliannya dan kamu hanya ingin menggunakanku sebagai tamengnya? Berhentilah bermimpi!” Charles Ji tersenyum dingin dan berkata,”Aku sudah menyuruh orang untuk mengirimkan pesannya ke Perusahaan Dagang Donglai bahwa kita tidak akan menghubungi pemasok lain, jika kamu tidak bisa menaklukkan Perusahaan Dagang Donglai, maka kamu hanya perlu menunggu dipecat saja!”

Setelah selesai berbicara, Charles Ji berpaling meninggalkan ruang kerjanya tanpa memberikan Nova Ji sedikitpun kesempatan untuk berbicara.

Sedangkan Nova Ji juga tidak memanggilnya, ia hanya mengerutkan alisnya seakan-akan merasa sedikit khawatir.

Tujuan Charles Ji ini sangat jelas, tidak peduli apapun yang Nova Ji lakukan, dia tidak akan membantunya dan hanya akan semakin menjatuhkannya.

Nova Ji bertanggung jawab atas pembelian kali ini, jika bahan bakunya tidak berhasil dibeli, maka ini adalah kesalahan besar Nova Ji, ketika saatnya tiba, menyerangnya kembali juga akan menjadi sulit. Mengenai menghubungi pemasok lainnya, Nova Ji akan menjelaskannya setelah permasalahannya selesai.

Novel Terkait

Love Is A War Zone

Love Is A War Zone

Qing Qing
Balas Dendam
3 tahun yang lalu
Unperfect Wedding

Unperfect Wedding

Agnes Yu
Percintaan
3 tahun yang lalu
The Revival of the King

The Revival of the King

Shinta
Peperangan
2 tahun yang lalu
1001Malam bersama pramugari cantik

1001Malam bersama pramugari cantik

andrian wijaya
Merayu Gadis
2 tahun yang lalu
Cinta Yang Paling Mahal

Cinta Yang Paling Mahal

Andara Early
Romantis
2 tahun yang lalu
Gue Jadi Kaya

Gue Jadi Kaya

Faya Saitama
Karir
2 tahun yang lalu
 Istri Pengkhianat

Istri Pengkhianat

Subardi
18+
2 tahun yang lalu
His Soft Side

His Soft Side

Rise
CEO
2 tahun yang lalu