Inventing A Millionaire - Bab 317 Anggap Kamu Menyerahkan Diri

Pertanyaan ini membuat Owen terkejut.

Hanya Natalie dan Sisilia yang mengetahui makna dari pertanyaan ini.

Tanpa sadar Owen meraba ponsel yang ada di dalam kantong dan mengeluarkannya, lalu berkata : “Masih ada, kenapa?”

Robert memandang dia dengan tatapan yang tajam, berkata : “Lalu mengapa aku tidak menerima telepon darimu?”

Owen sekali lagi terkejut, Natalie menarik napas pelan dan tahu Robert akan mulai serius.

Yang lain juga satu per satu menoleh ke sini. Dalam hati mereka penuh dengan rasa bimbang juga penasaran, apa maksud dari perkataan bos ini? Jika dihubungkan dengan kata-kata yang kemarin, artinya Owen adalah leakers.

Owen sendiri juga jadi mengerti, ekspresinya sedikit canggung, dan berkata : “CEO Li, aku tidak begitu mengerti maksud anda, ada hal apa anda mencariku? Aku tidak menerima pesan dari anda.”

Robert tetap duduk di tempat, sedang Owen berdiri. Namun memberikan kesan yang berbeda sekali.

Meskipun duduk di sofa, namun aura Robert tetap begitu kuat hingga membuat orang kagum dan hormat.

Sampai saat ini Owen masih pura-pura berlagak bodoh, Robert juga malas untuk omong kosong dengannya, langsung berkata : “Mengenai masalah pencurian rahasia perusahaan, aku sudah memberikan kesempatan untukmu. Namun sayangnya, sampai saat ini aku tidak menerima telepon atau pesan apapun dari kamu. Bahkan sekarang ini kamu masih tidak berniat untuk mengaku. Jadi, aku akan menggugat kamu dengan kejahatan mencuri rahasia perusahaan. Kamu boleh mencari pengacara sendiri, juga bisa mencari bantuan hukum gratis. Namun biar bagaimanapun juga, semua kata-kata yang kamu ucapkan akan menjadi bukti di pengadilan. Mengaku atau tidak, akan langsung menjadi pengaruh terhadap vonis yang dijatuhkan padamu.”

Kata-kata yang begitu langsung membuat Owen menjadi berang, wajahnya memerah dengan ekspresi marah berkata : “CEO Li, apa yang kamu bicarakan? Aku adalah leakers? Meskipun kamu yang menggaji aku, tapi memfitnah orang seperti ini bukankah tidak adil! Perusahaan sedang dalam krisis dan ingin menggunakan aku sebagai kambing hitam?”

“Tidak ada orang yang membuat kamu jadi kambing hitam, kamu sendiri yang jatuh dan tersesat.” Kata Robert.

“Omong kosong!” Ujar Owen terang-terangan dan tidak ingin berpura-pura lagi, sambil menunjuk pada Robert dia marah dan berkata : “Jangan berlagak dan sok di depan aku, simpan saja lagak bosmu dan aku tidak akan mengakuinya! Bilang aku adalah leakers, coba tunjukkan buktinya kalau tidak aku akan menuntut kamu! Tuntut hingga ludes hartamu, tuntut sampai terbongkar sifat aslimu! Meskipun lulusan universitas unggulan sama saja tidak lebih dari orang dusun dan masih berani memfitnah aku. Dari awal aku sudah tidak suka dengan kalian. Kalian tunggu saja, hari ini semua yang ada di sini bisa menjadi saksi, aku akan pergi mencari pengacara!”

Kata-kata ini tidak enak didengar, sampai Natalie yang bertabiat baik pun nampak marah mendengarnya.

Kemarin masih berpikir apakah masih ingin memberikan kesempatan lagi pada orang ini, atau usahakan agar mendapat hukuman yang ringan, tetapi hari ini malah mendapatkan hasil yang demikian.

Selama ini Owen selalu memandang rendah pada mereka?

Jadi hubungan yang ada selama ini semuanya palsu dan pura-pura?

Tidak hanya Natalie, bahkan yang lain pun menjadi marah.

Apakah Robert dan Natalie memiliki kemampuan atau tidak, mereka semua bisa melihat jelas. Perusahaan yang bisa berjalan menuju kesuksesan tidak bisa dipisahkan dari kemampuan pimpinannya. Kamu tidak harus melakukan semua hal, asalkan dijalankan sesuai dengan syarat yang ditentukan pasti kamu akan melakukannya dengan baik.

Meskipun itu adalah keberuntungan seseorang, namun ketika kamu mendapat gaji dari orang tersebut apakah boleh mengucapkan kata-kata yang tidak enak didengar seperti itu?

Benar-benar tidak tahu berterima kasih.

Sisilia yang pertama maju keluar dan membentaknya : “Owen, kamu jangan keterlaluan! Bos sudah memberimu kesempatan, kamu sendiri tidak menghargai, sekarang malah……”

“Tidak ada urusan denganmu!” Owen menoleh dan memandang Sisilia dengan garang, berkata : “Jangan kira aku tidak tahu apa yang kamu pikirkan, merasa dia kaya dan tampan bukan? Dia sudah menikah, anak juga sudah punya, kamu masih ingin memaksa diri untuk tunduk padanya. Apakah hasil didikan dari keluarga pengusaha seperti ini untuk menjadi orang ketiga?”

Wajah Sisilia menjadi pucat mendengar kata-kata yang begitu jahat, tidak disangka Owen bisa mengatakan kata-kata seperti itu!

Natalie juga tidak bisa menahan lagi, lalu berkata : “Owen, omong kosong apa yang kamu bicarakan, cepat minta maaf pada Sisilia!”

“Sudah sampai saat ini kamu masih ingin memerintah padaku? Apa kamu layak?” Dengan senyum mengejek, Owen berkata : “Jangan selalu menyebut tentang gaji, aku adalah lulusan magister dan masuk dalam urutan sepuluh besar di universitas unggulan, lalu kenapa kalau tiap bulan mendapat gaji dua puluh ribu yuan, apakah itu luar biasa? Seolah-olah kalian benar-benar penting dan baik padaku. Aku tidak perlu itu semua, mulai sekarang tidak akan kulakukan lagi!”

Selesai bicara Owen segera berlalu pergi.

Tepat saat itu pintu kantor dibuka dari luar, terlihat pengacara dari departemen hukum perusahaan cabang Ji dan beberapa petugas penegak hukum sedang berjalan masuk.

“Siapa yang bernama Owen Ning?” tanya seorang petugas hukum.

Robert tetap duduk di atas sofa dan menunjuk ke arah Owen, berkata : “Itu orangnya.”

Beberapa petugas penegak hukum tersebut berjalan ke hadapan Owen, dengan ekspresi serius berkata : “Kamu adalah Owen Ning? Sekarang ada orang yang menggugat kamu atas kejahatan pencurian rahasia perusahaan dan juga telah menyerahkan bukti yang cukup kuat, mohon kamu ikut pergi bersama kami!”

Melihat orang-orang berseragam masuk ke ruangan, membuat detakan jantung Owen semakin kencang.

Walaupun dia berusaha untuk terlihat tenang namun tidak bisa dihindari rasa bersalahnya tetap tampak.

Keagungan hukum sangat mempengaruhi seseorang dari sejak kecil hingga dewasa. Orang yang tidak melakukan kesalahan akan semakin takut dengan hukum.

“Aku tidak mau pergi! Atas dasar apa aku harus ikut kalian pergi! Ini adalah fitnahan dari mereka, kalian tidak melakukan sesuai dengan prosedur resmi, tidak akan bisa menangkapku!” kata Owen dengan marah.

“Kami sekarang bukan menangkap kamu, tetapi mohon pada kamu untuk membantu penyelidikan. Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk bekerja sama dengan tugas kami. Namun jika kamu menolak, kami punya hak untuk mengambil tindakan secara paksa.” Kata salah satu petugas tersebut.

Seorang pengacara mengeluarkan sebuah map, dan mengambil beberapa lembar dokumen, lalu berkata : “Tuan Ning, aku rasa lebih baik kamu jangan punya niat untuk menghindar lagi. Hubungan kamu dan perusahaan Slim Beauty, termasuk pengalihan pemilikan rumah atas nama orang tuamu kemarin, mobil dan uang tunai semuanya sudah kami selidiki dengan jelas. Selain itu, meskipun kamera pengawas perusahaan cabang Jiazi rusak, namun kami sudah mendapatkan kamera pengawas yang ada di tepi jalan, lalu kami menemukan kamu dan salah satu staf departemen R&D sama-sama masuk dalam gedung perusahaan. Dan staff tersebut sudah ditangkap dan diinterogasi, kamu mengaku atau tidak sebenarnya tidak begitu penting. Karena bukti untuk menggugat dirimu sudah lebih dari cukup.”

Pada dokumen menunjukkan dengan jelas lokasi rumah yang diterima oleh orang tua Owen, harga, nota pembelian mobil, kiriman uang tunai dan lainnya. Di samping itu ada sebuah ponsel yang menayangkan adegan di ujung jalan, di situ juga terlihat Owen dan staf departemen R&D itu berjalan masuk ke dalam gedung perusahaan.

Mungkin juga karena video yang terekam pada malam hari tidak begitu jelas, namun kalau diteliti mulai dari kamera pengawas hotel bisa melacak semua rute perjalanan mereka.

Asal rute perjalanan bisa dipastikan, bisa atau tidaknya melihat wajah orang dalam video tersebut itu tidak penting.

Namun Owen tidak begitu berpengalaman, dia mengira dirinya tidak akan terekam oleh kamera pengawas, dan tidak akan ada jejak dari komputer, mengira tidak ada hasil dari penyelidikan di perusahaan cabang Jiazi, mengira semuanya sudah beres dan tidak ada masalah.

Namun tidak pernah terpikirkan, setiap orang yang melakukan sesuatu di dunia ini pasti akan meninggalkan jejak dan petunjuk.

Dan bagi hukum adalah merangkai semua petunjuk dan jejak tersebut hingga membentuk sebuah rangkaian bukti lengkap untuk mengambil kesimpulan atas apa yang telah kamu lakukan.

Rangkaian bukti yang lengkap, maka kesimpulannya adalah sebuah kebenaran.

Tidak membicarakan yang lain, hanya meminta kamu untuk menjelaskan rumah, mobil, dan uang hasil transferan dari perusahaan Slim Beauty saja cukup membuatmu sulit untuk memberi penjelasan.

“Aku berencana untuk pindah pekerjaan. Ini adalah bonus yang diberikan padaku sebelum waktunya. Kamu bilang aku masuk ke gedung perusahaan, memang aku pergi tapi aku tidak melakukan apapun!” kata Owen yang masih berusaha membela diri.

Saat ini Robert akhirnya beranjak dari sofa.

Dengan perlahan dia berjalan ke hadapan Owen, Owen juga merasakan tekanan yang luar biasa dari dirinya.

Tekanan ini muncul dari dalam hatinya dan berasal dari orang yang benar-benar percaya diri.

Tidak peduli bagaimana dia memandang rendah Robert, namun saat mereka berdua telah berubah menjadi musuh, Owen baru menyadari kekuatan dari pria ini di luar dugaan dan begitu mengejutkan.

Seakan-akan dewa di langit sedang melihat manusia yang ada di dunia, tatapan mata Robert saat melihat Owen seperti sedang melihat seekor semut.

Pandangannya yang meremehkan membuat Owen merasakan penghinaan.

Namun kata-katanya malah membuat sekujur tubuh Owen gemetaran.

“Kamu boleh bersilat lidah tentang sumber dari barang-barang tersebut, juga boleh menyangkal apa yang pernah kamu lakukan. Namun setiap hal ada timbal baliknya. Dalam hati kamu sangat jelas apa yang telah kamu berikan pada Slim Beauty. Aku sudah berunding dengan bos mereka, saat pemasaran minuman sudah dibuka kami sudah bisa mengadakan kerja sama. Pencurian rahasia kali ini aku tidak akan meminta perusahaan mereka untuk bertanggung jawab, namun mereka harus mengkhianati kamu. Krisis kali ini bagaimanapun juga harus ada satu orang yang menanggungnya. Menurutmu, apakah Slim Beauty bersedia memberi jaminan untukmu? Jika jawabanmu adalah pasti, aku bisa memberi kamu satu kesempatan untuk menghubungi mereka. Tetapi telepon di jam setengah delapan sudah kamu lewatkan, ini adalah kesempatan terakhir yang kuberikan untukmu. Jika kamu menghubunginya, berarti kamu tidak mengaku salah, tidak menghubunginya maka aku bisa anggap kamu telah menyerahkan diri.”

Novel Terkait

The Great Guy

The Great Guy

Vivi Huang
Perkotaan
2 tahun yang lalu
Villain's Giving Up

Villain's Giving Up

Axe Ashcielly
Romantis
2 tahun yang lalu
Half a Heart

Half a Heart

Romansa Universe
Romantis
2 tahun yang lalu
Cinta Pada Istri Urakan

Cinta Pada Istri Urakan

Laras dan Gavin
Percintaan
2 tahun yang lalu
My Lady Boss

My Lady Boss

George
Dimanja
2 tahun yang lalu
Revenge, I’m Coming!

Revenge, I’m Coming!

Lucy
Percintaan
2 tahun yang lalu
Harmless Lie

Harmless Lie

Baige
CEO
3 tahun yang lalu
Pejuang Hati

Pejuang Hati

Marry Su
Perkotaan
2 tahun yang lalu