Inventing A Millionaire - Bab 61 Hak GM

Colin Ji segera melangkah maju dan berkata, “Benar apa yang dia katakan, kalau kamu menjual perusahaan, kamu hanya bisa meninggalkan negara ini. Di mana ada Keluarga Ji, tidak ada tempat untukmu! Pada saat itu, akan sangat sulit untuk bertemu orang tuamu atau bertemu orang lainnya.”

“Apa kamu mengancamku?” kata Nova Ji dingin.

"Dia tidak mengancammu, dia hanya mengatakan yang sebenarnya, kamu seharusnya juga tahu dengan jelas," tambah Robert Huo.

Colin Ji meliriknya, dia mengangguk sedikit, dan kemudian melanjutkan, "Benar, aku hanya berharap bisa mengingatkanmu, jangan impulsif dalam mengambil tindakan. Tidak ada yang tidak bisa dibicarakan, aku tahu sebelumnya Charles berbuat sesuatu yang menyulitkanmu, aku mewakilinya meminta maaf padamu. Aku harap kamu bisa melihat ketulusan ini dan sementara tidak menjual perusahaan dulu, setelah selesai diskusi, kalau kamu masih ingin menjual perusahaan, maka aku tidak akan menghalangi lagi!"

Nova Ji menatap Colin Ji sebentar, lalu melihat ke arah Robert Huo lagi.

Robert Huo terus tersenyum sepanjang waktu, dan mengangguk sedikit ke arah Nova Ji sebagai bentuk tanggapan.

Dengan ekspresi ragu-ragu di wajah Nova Ji, Colin Ji melihat bahwa dia terguncang, dia segera menoleh ke Charles Ji dan berteriak pada Charles Ji, "Apa yang kamu lakukan di sana, cepat bujuk sini! Minta maaf, kenapa seperti patung begitu!"

Charles Ji memang enggan dalam hatinya, tetapi situasi saat ini memaksanya melakukan apa yang dikatakan Colin Ji.

Dia berjalan perlahan ke depan Nova Ji, Charles Ji menundukkan kepalanya sedikit dan membuat suara enggan, "Maaf, aku minta maaf atas apa yang terjadi sebelumnya."

Robert Huo melangkah maju lagi, dia menepuk bahu Nova Ji dua kali, dan berkata, “Yang harus dibicarakan ya bicarakan saja dulu, semuanya keluarga, untuk apa sampai setengah mati begitu."

Ekspresi perlawanan di wajah Nova Ji mereda setelah waktu yang lama.

Tiba-tiba dia mengambil cek di atas meja, lalu menepuknya ke dada Robert Huo, dia berkata, “Aku sudah bilang kuberikan padamu, sebagai GM perusahaan, masa hak ini saja tidak ada?"

Saat berbicara, Nova Ji memandang Colin Ji.

Colin Ji buru-buru berkata, "Tentu saja boleh, kamu seorang GM, kamu berhak memberi penghargaan kepada siapa pun. Selain itu …."

Melihat penampilan Colin Ji yang agak canggung, Robert Huo berkata, "Namaku Shawn Li."

“Oh, ya, ya, Shawn Li benar-benar harus diberi penghargaan, biasanya dia melakukan pekerjaan dengan baik, aku tahu itu.” Colin Ji berkata dengan raut wajah memerah.

Banyak raut wajah orang yang terlihat aneh, kamu tahu Shawn Li mengerjakan pekerjaan dengan baik? Kamu buta ya, atau kami yang buta?

Selain mengemudi selama dua bulan untuk membantu CEO Ji, lalu dia tidak datang bekerja selama beberapa bulan, setelah datang langsung dipromosikan menjadi asisten GM, sebuah transaksi jalur belakang yang khas.

Ditambah dengan cek ini, itu juga memverifikasi rumor yang beredar di perusahaan.

Asisten GM ini memiliki hubungan yang tidak biasa dengan CEO Ji!

Kalau tidak, bagaimana Nova Ji bisa terguncang oleh bujukannya, bahkan Nova Ji pun tidak memberi muka untuk Colin Ji, meski apa yang dikatakannya memang membuat orang tersentuh.

Nova Ji berkata kepada ketiga teman asing itu, "Maaf, ada hal yang perlu ditunda, mari kita bicarakan tentang akuisisi ini nanti. Asisten Li, tolong urus ketiga perwakilan Shenggao Capital ini, turuti semua keinginan mereka!"

“Baik.” Robert Huo mengangguk sebagai tanggapan.

Nova Ji memimpin untuk meninggalkan ruang pertemuan. Sebelum Colin Ji pergi, dia melihat ke arah Robert Huo beberapa kali lagi, lalu menepuk pundaknya, dan berkata dengan nada memuji, "Kamu melakukan pekerjaan dengan baik!"

Kemudian, dia dan Charles Ji juga meninggalkan ruang rapat.

Mereka pergi ke kantor GM, pintunya tertutup rapat, tidak ada yang bisa masuk kecuali ketiga orang ini, jelas sekali, mereka ingin membicarakan hal-hal yang tidak ingin orang luar ketahui.

Robert Huo menyapa ketiga teman asing itu dan berencana membawa mereka ke pantry untuk minum kopi.

Banyak kolega yang awalnya dingin padanya, tapi ketika dia lewat, mereka bangkit berdiri dan menyapanya, "Asisten Li!"

Anto Li yang bisa melihat suasana, langsung memperlihatkan senyum ramahnya dan menggenggam tangan Robert Huo, "Asisten Li, aku sudah lama ingin berkomunikasi denganmu, bagaimana kalau pulang kerja nanti aku traktir makan? Kalau tidak berkenan juga tidak apa, hari masih panjang, lain kali saat kerja, mohon bantuan asisten Li ya.”

Meski sebagian orang sangat meremehkan Anto Li yang menjilat ini, tapi mereka bisa melihat, selama Nova Ji tidak menjual perusahaan, krisis kali ini akan membuat posisinya di perusahaan hampir tidak berguna.

Tidak peduli Charles Ji ataupun Colin Ji. Pokoknya tidak boleh memprovokasi Nova Ji lagi dengan mudah.

Oleh karena itu, Robert Huo, yang memiliki hubungan dekat dengan Nova Ji, secara alami bangkit mengikuti arus.

Terlepas dari Juni Ma yang menyukai Nova Ji, atau Anto Li yang lebih mengarah ke Charles Ji, semua orang memuji Robert Huo saat ini.

Robert Huo menanggapi dengan sopan satu per satu, sikap dan tingkah lakunya ternyata baik.

Mereka yang hanya ingin menjilat Nova Ji, bingung dalam hati. Gaya orang ini tidak biasa.

Dalam sambutan hangat dari banyak eksekutif perusahaan, Robert Huo mengajak tiga orang teman asing untuk minum kopi.

Setelah sekitar satu jam, pintu kantor GM terbuka.

Charles Ji adalah orang pertama yang keluar, wajahnya merosot dan dia tampak sangat tidak bahagia.

Sedangkan Colin Ji tersenyum, lalu berkata kepada Nova Ji yang keluar setelahnya, “Keponakanku, jangan khawatir, paman ketiga akan menepati janji. Masalah perusahaan kali ini, maaf merepotkanmu ya. Dapatkan hasilnya lebih awal, nanti aku akan pulang ke rumah untuk memberi selamat pada ayahmu secara langsung!"

Dibandingkan dengan sikap dingin saat pergi, ekspresi Nova Ji kini lebih santai dan dia tersenyum.

Dia mengangguk sedikit dan berkata, "Kalau begitu terima kasih paman ketiga."

“Tidak perlu terima kasih, jangan sungkan, semuanya masih keluarga.” Colin Ji tersenyum.

Pada saat yang sama, Robert Huo mengajak tiga teman asing keluar dari dapur.

“Paman ketiga, aku ada urusan, aku akan kesana dan berbicara dengan mereka dulu,” ucap Nova Ji.

"Pergi bersama. Pergi bersama,” kata Colin Ji cepat.

Nova Ji tahu bahwa Colin Ji takut dia tiba-tiba berubah pikiran, jadi dia tidak menolak.

Setelah sampai di depan ketiganya, Nova Ji menjelaskan dalam bahasa Inggris bahwa dia tidak ingin melanjutkan akuisisinya. Sedangkan setelah ketiga orang mendengar itu, raut wajah mereka penuh dengan kemarahan, lalu membanting dokumen ke lantai dan menunjuk Nova Ji, “Shit”, kata itulah yang diucapkan orang asing itu pada Nova Ji. Kemudian mereka berbalik dan pergi.

“Kenapa sekelompok ini sangat tidak tahu sopan santun, benar-benar deh!” Colin Ji menegur dengan wajah serius, tetapi sudut mulutnya menunjukkan bahwa dia sebenarnya sangat senang.

Nova Ji menolak akuisisi, ini menghilangkan ganjalan di hatinya, termasuk Charles Ji yang juga menghela nafas lega.

Robert Huo mengambil proposal akuisisi dari lantai dan menyerahkannya kepada Nova Ji, dia tersenyum dan berkata, "Tampaknya kalian berhasil menyelesaikan permasalahan kalian, ini suatu hal yang menggembirakan."

“Memang benar menggembirakan, hal ini harus berterima kasih pada Shawn Li, kalau kamu tidak berkata begitu, keponakanku, Nova ini pasti tidak akan berubah pikiran. Semua ini berkatmu, coba katakan, apa yang kamu inginkan sebagai hadiah atas usahamu?” kata Colin Ji sambil tersenyum.

Robert Huo melirik Nova Ji dan berkata sambil tersenyum, "Tuan Ji telah menghadiahiku sebuah cek, itu sudah cukup."

“Itu hadiah darinya, bukan dariku. Begini saja, nanti aku pulang dan pikirkan dulu apa hadiah yang pas buatmu,” kata Colin Ji, di dalam kata-katanya, dia sudah berterima kasih kepada Robert Huo.

Beberapa orang mengobrol sebentar di sana, Robert Huo pergi membuat kopi lagi, ini membuat Colin Ji lebih memujinya.

Setelah sekian lama, direktur keuangan keluarga pergi.

Charles Ji menatap Nova Ji sebentar, dan akhirnya kembali ke kantor dengan kepala terkulai.

Dalam pertempuran ini, dia benar-benar sudah kalah, sekarang setiap kata-kata kejam yang dilontarkan itu untuknya sendiri.

Setelah itu, direktur bagian keuangan menghampiri Nova Ji dan berkata, "CEO Ji, piutang sebelumnya sudah dibayar oleh klien, apa kamu ingin melihatnya?"

Nova Ji menggelengkan kepalanya dan berkata, “Kamu pastikan saja sudah lengkap, nanti saat melapor kembali ke kantor pusat baru kulihat."

Direktur departemen keuangan mendengus, tidak berani mengatakan apa-apa lagi, sebelum dia pergi, dia menyapa Robert Huo secara khusus barulah dia pergi.

Nova Ji memandang Robert Huo dan berkata, "Sepertinya kamu juga mendapatkan sesuatu kali ini, biasanya mereka tidak akan begitu ramah padamu."

Robert Huo tersenyum, dan berkata, "Aku hanya mengandalkan kekuatan orang lain untuk mengintimidasi orang saja, kalau tidak ada kamu, mereka juga tidak akan peduli siapa aku."

Novel Terkait

Loving The Pain

Loving The Pain

Amarda
Percintaan
3 tahun yang lalu
Predestined

Predestined

Carly
CEO
3 tahun yang lalu
Istri Yang Sombong

Istri Yang Sombong

Jessica
Pertikaian
3 tahun yang lalu
Chasing Your Heart

Chasing Your Heart

Yany
Dikasihi
2 tahun yang lalu
Cinta Yang Berpaling

Cinta Yang Berpaling

Najokurata
Pertumbuhan
2 tahun yang lalu
My Only One

My Only One

Alice Song
Balas Dendam
3 tahun yang lalu
Pernikahan Tak Sempurna

Pernikahan Tak Sempurna

Azalea_
Percintaan
2 tahun yang lalu
Unplanned Marriage

Unplanned Marriage

Margery
Percintaan
2 tahun yang lalu