My Greget Husband - Bab Membiarkanmu Melihatku Berbuat Seenaknya

“Kenapa harus mengatakan hal seperti ini padaku?”

"Karena aku tidak ingin membohongimu!”

Kadang kala kebenaran memanglah kejam, baru saja telah melecehkan dia, sekarang malah memberitahunya jika dia sudah beristri.

Memang sangatlah kejam.

Tapi ada beberapa hal yang cepat atau lambat pasti akan tahu, Yogi Chen tidak ingin menutupi dan tidak akan menutupinya.

Saat ini, Yogi Chen merasa depan dadanya sedikit panas.

“Sally, maaf!”

Yogi Chen merasa bersalah melihat Sally Yao yang menangis.

“Maaf, maaf, semua ini salahku.” Yogi Chen langsung menghapus air mata yang ada di ujung matanya.

“Aaa...huuu....”

Sally Yao langsung menggigit bahunya.

Gigi taring yang tajam langsung menembus kulitnya, dan sebuah cairan merah pun mengalir dari mulutnya.

Yogi Chen merasa sakit hingga mengeluarkan keringat dingin, tapi dia tetap tidak bergerak dan hanya diam.

Karena kekuatannya meningkat dengan pesat setelah berhasil membuat tubuh iblis, jadi kemungkinan bisa menghancurkan giginya.

Jadi saat ini dia hanya bisa membiarkan Sally menggigitnya.

“Aku akan menggigit mati kamu, aku akan menggigit bajingan seperti kamu ini!” Sambil menggigit, Sally Yao mengucapkan kata-kata yang tidak terlalu jelas.

Setelah mengatakannya, di akhirnya melepaskan gigitannya, saat melihat daging yang berdarah itu, air matanya kembali terjatuh.

“Kakak, maaf, aku tidak seharusnya menggigit kamu.”

“Aku hanya merasa takut.” Wajahnya merasa cemas dan merasa bersalah, matanya penuh dengan rasa takut.

“Ibu dan ayah sudah meninggalkanku, sekarang kamu juga ingin pergi, sepertinya tidak ada orang yang menginginkanku.”

Sally Yao saat ini terlihat seperti kucing kecil yang terluka, dia melipat badannya dengan tubuh yang terus gemetar.

Hati Yogi Chen merasa sangat sakit.

“Kamu tenang saja, kakak tidak mungkin tidak menginginkanmu, tunggu setelah aku menyelesaikan urusanku di luar, kakak akan datang melihatmu, bagaimana?” Yogi Chen memeluknya lalu berusaha menghiburnya.

“Benarkah?”

“Tentu saja benar!” Yogi Chen berkata dengan wajah serius.

“Kamu tidak boleh membohongiku.”

“Aku tidak akan membohongimu.”

Baru saja kata-kata tersebut keluar, Sally Yao langsung tertawa.

“Jika kamu berani menipuku, aku akan mengikis dagingmu!”

Setelah mendengar perkataannya, tubuh Yogi Chen menjadi sedikit dingin, wanita itu tidak pernah main-main, dia sudah berkata seperti itu, pasti dia akan melakukannya.

“Tidak mungkin.” Yogi Chen tertawa dengan canggung.

“Apakah gigitannya sakit? aku akan meniupnya.” Dia langsung berdiri di atas Yogi Chen, lalu menahannya dengan tubuhnya.

“Huss...hus... bagaimana? Apakah sudah sedikit lebih baik?”

“Iya, sedikit lebih baik....”

Belum sempat selesai berkata, Sally Yao langsung menundukkan kepalanya, lalu dengan pelan menjilati luka tersebut.

Ssstt!

Yogi Chen mengerang, meskipun sedikit sakit, tapi rasanya sedikit kebas, seperti tersengat listirk.

Hal itu membuatnya mengeluarkan suara.

“Kakak.....”

Sally Yao mengangkat kepala, bibirnya berubah menjadi sedikit memerah.

Dan ujung bibirnya masih tersisa sedikit bekas darah.

Ketika melihat hal itu, keinginan yang ada di hati Yogi Chen pun naik.

Seperti sudah merasakan sesuatu, Sally Yao tersenyum, lalu perlahan-lahan turun.....

Malam ini Sally berubah menjadi ksatria wanita yang liar, tapi dia masih belum bisa melawan cambukan Yogi Chen, pada akhirnya dia pun kalah.

Setelah matahari muncul, barulah peperangan mereka berakhir.

Yogi Chen memeluk Sally Yao yang penuh dengan keringat harum, lalu langsung tertidur.

Tim investigasi kota Xichuan.

Hari ini, adalah hari bebasnya Harvey Liao, setelah 7 hari di interogasi, akhirnya dia dibebaskan.

Dia sangat ingin menangis, memikirkan hal yang terjadi beberapa hari ini.

Brengsek, harus menangkap orang yang telah membuatnya tinggal di ruang interogasi selama 7 hari ini.

Setelah dia keluar, Harvey Liao langsung membeli tiket kereta, dan langsung menuju Nanjiang.

Setelah sampai di Nanjiang, dia kembali menghabiskan waktu satu malam di perjalanan, setelah itu barulah dia kembali ke aliran 5 racun.

Setelah melihat seluruh dinding terdapat kain putih, dia langsung terkejut.

Apa yang terjadi?

Siapa yang mati?

Dia sampai di pintu masuk, setelah melaporkan identitasnya, akhirnya dia bisa masuk.

Dia langsung tercengang melihat tempat yang dipenuhi dengan arang.

Apa yang sebenarnya terjadi di sini?

Apakah aliran 5 racun dirampok?

“Kamu, tolong berhenti!” Harvey Liao menyuruh seorang murid berhenti, lalu bertanya: “Apa yang sebenarnya terjadi selama aku tidak berada di aliran 5 racun? Kenapa dinding dipenuhi kain putih, dan kenapa di tempat ini penuh dengan arang!”

Harvey Liao adalah orang kepercayaan Zander Yao, jika tidak, tidak mungkin Zander Yao membiarkannya merawat raja Cacing Gu bersayap empat.

“Menghadap pemimpin Liao.”

Murid itu langsung mengenali Harvey Liao.

“Tidak perlu terlalu hormat.” Harvey Liao melambaikan tangannya.

“Anda masih belum tahu, jika Grandmaster sudah meninggal.”

Apa?

Grandmaster, meninggal?

Kepala Harvey Liao langsung menjadi kosong.

“Cepat katakan apa yang sebenarnya terjadi!”

“Baik....”

10 Menit kemudian, Harvey Liao akhirnya mengerti apa yang terjadi di aliran 5 racun.

Dia memukul pahanya dan berkata: “Sialan, aku malah tidak ada saat ada kesempatan sebagus itu!”

Dia adalah orang kepercayaan Grandmaster, jika saja dia ada di saat kondisi seperti ini, tidak mungkin Grandmaster Sally tidak mengangkatnya menjadi salah satu Raja Dharma?

Memikirkan hal itu, dia semakin kesal pada orang yang membuat dia masuk ke pusat penahanan.

“Sudah, tidak ada urusanmu lagi.”

Setelah menunggu murid itu pergi, Harvey Liao menggosok matanya dengan kuat, lalu membuat matanya menjadi merah, kemudian membuat beberapa air mata palsu dan berteriak: “Grandmaster, kenapa kamu tidak bisa menungguku....”

Sambil menangis, dia pergi menuju ke ruang pertemuan tertinggi.

Saat ini Yogi Chen masih dengan santai bersandar di atas kursi, dan menjadikan paha Sally Yao sebagai bantalnya, Sally kemudian melepaskan kulit anggur, setelah itu memasukkannya ke dalam mulut, mulut menyuapi Yogi Chen.

Saat sedang menyuapi, tiba-tiba dia mendengar suara tangisan seperti babi yang ingin dipotong dari luar.

“Siapa, siapa yang siang-siang seperti ini menangis?” Tanya Sally Yao sambil mengerutkan keningnya.

“Lapor Grandmaster, pemimpin Liao sudah kembali!”

Pemimpin Liao? Pemimpin Liao yang mana?

Baru saja mengatakannya, sambil menangis Harvey Liao masuk ke dalam aula.

“Bawahan Harvey Liao, menghadap Grandma.....”

Belum sempat menyelesaikan kata-katanya, dia langsung tercengang melihat Yogi Chen yang tidur di atas paha Sally Yao.

Setelah itu dia berdiri dan memarahi Yogi Chen: “Apa yang kamu lakukan? Cepat turun? Apakah kamu kira kamu bisa tidur di tempat itu?”

Benar-benar kurang ajar!

Grandmaster sebelumnya baru saja mati, orang-orang ini ternyata telah menindas Grandmaster baru, benar-benar tidak ada sopan santun.

Untung saja dia sudah kembali, jika tidak putri dari Grandmaster lama pasti akan terus dilecehkan.

Melihat Yogi Chen yang tidak bereaksi, dia semakin marah: “Apakah kamu tuli, cepat turun.”

Mendengar perkataan itu, wajah Sally Yao langsung berubah.

Yogi Chen juga bingung, orang bodoh mana yang berani memarahinya.

Saat dia menoleh, dia langsung terkejut.

Sialan, bukankah ini adalah orang yang ditangkap oleh Nia Yu, kenapa dia bisa ada di sini?

Apakah Nia Yu tidak menemukan apa-apa?

“Lihat apa, cepat turun.”

Setelah berkata, dia menggulungkan bajunya dan melangkah.

“Kamu....”

“Plakk!”

Baru saja ingin berbicara, Sally Yao langsung memberinya sebuah tamparan, dan berkata: “Kamu kira kamu itu siapa, berani-beraninya menyentuh Raja Dharma pelindung aliran kita, apakah kamu ingin mati?”

Tamparan ini sangatlah kuat, hingga langsung membuat wajah Harvey Liao bengkak.

Dia menutup wajahnya, dan dengan heran melihat Yogi Chen.

Ap....apa?

Orang ini adalah Raja Dharma pelindung aliran?

Tidak mungkin!

“Untuk apa masih berdiri, cepat minta maaf pada Raja Dharma?”

Yogi Chen duduk, dan sedikit tertawa melihatnya.

Saat Harvey Liao memandangi Yogi Chen, dia mengingat perkataan murid tadi.

Raja Dharma pelindung aliran adalah orang yang membunuh orang tanpa pandang bulu, dan juga adalah pria yang mempunyai iblis di tubuhnya, Raja Dharma Kobe Zhu juga telah di hancurkan oleh dia.

Ini tidak mungkin?

Orang ini hanya terlihat seperti orang biasa yang tampan, tidak mungkin bisa membunuh Raja Dharma Kobe Zhu?

Hati Harvey Liao di penuhi dengan perasaan curiga.

Sally Yao kembali marah, melihatnya hanya termenung, dia langsung turun, dan memberinya satu tamparan lagi.

Plakk!

Kali ini, sisi lain wajahnya juga membengkak.

Tamparan ini juga langsung membuat Harvey Liao sadar, dengan wajah yang sedih berkata: “Grandmaster, kenapa kamu memukulku, aku adalah orang kepercayaan Grandmaster lama.”

“Aku juga baru kembali ke aliran, dan sebelumnya selalu menjalankan tugas yang diberikan Grandmaster lama padaku. Aku juga khawatir keselamatan anda, aku kira kamu telah dilukai oleh orang jahat, jadi aku....”

“Orang kepercayaan? Kenapa aku tidak tahu ayah mempunyai orang kepercayaan seperti kamu? ” Sally Yao tersenyum sinis.

“Benar, aku adalah oleh orang kepercayaan Grandmaster lalu. Hanya saja biasanya aku sangat rendah hati, jadi sangat jarang menunjukkan diri, jika anda tidak percaya, anda bisa bertanya pada orang lain, meskipun aku jelek, tapi tidak sedikit orang yang berada di aliran mengenalku.”

Saat ini, Sally Yao memanggil seorang murid biasa, setelah bertanya, ternyata Harvey Liao tidak berbohong, lalu berkata: “Meskipun kamu tida berbohong, tapi atas kesalahanmu karena telah memarahi Raja Darma pelindung organisasi, berdasarkan peratruan aliran, kamu matilah.”

“Sini, tarik orang ini keluar dan bunuh.”

“Aiiya, Grandmaster, aku ini sangat setia padamu, kamu jangan tidak bisa membedakan mana yang benar dan salah.”

“Kamu berani mengatakan aku tidak bisa membedakan kebenaran dan kesalahan, bagus sekali, alasan untuk membunuhmu kembali bertambah.”

Apa?

Kapan aku mengatakan kamu tidak bisa membedakan kebenaran.

Wajah Harvey Liao menjadi pucat karena takut.

Dia kemudian berlutu dan memohon: “Bawahan benar-benar tidak tahu jika dia adalah Raja Dharma pelindung aliran, mohon agar Grandmaster mengampuninya.”

“Cukup jangan berdalih di sini, cepat, bawa orang ini keluar dan bunuh!”

“Baik!”

Saat ini beberapa orang tegap yang berada di samping masuk dan ingin menariknya keluar.

Harvey Liao sangat menyesal, jika tahu seperti ini dia tidak akan kembali, sekarang bagus, baru pulang sudah mau mati.

Aihh.

Jika bukan karena Raja Cacing Gu bersayap 4 tiba-tiba memutuskan komunikasi dengannya, dia juga tidak mungkin jatuh dari tingkat Return ke tingkat kelahiran, jika dia masih mempunyai kekuatan Return, dia pasti sudah lari dari tadi.

Tidak bisa, tidak boleh duduk menunggu mati!

Saat dia berencana untuk lari.

Yogi Chen tiba-tiba berdiri: “Sudah, kalian mundurlah.”

Setelah mendengar perintah dari Yogi Chen, beberapa orang tegap itu kembali ke posisinya.

“Kamu berdiri lah, jika orang yang tidak tahu itu bukanlah kesalahannya, aku bebaskan kamu dari kesalahanmu.” Yogi Chen berkata sambil tersenyum.

Apa?

“Apakah yang Raja Dharma katakan benar?” Harvey Liao curiga dia telah salah dengar, Raja Dharma ini baik sekali?

“Tentu saja.” Yogi Chen mengangguk dan berkata: “Karena kamu adalah orang kepercayaan Grandmaster lama, aku juga tidak boleh membuat kamu mati dengan tidak terhormat.”

“Terimakasih Raja Dharma, terimakasih Raja Dharma!” Wajah Harvey Liao sangat bahagia.

“Sudah, kamu pergilah.” Kata Yogi Chen sambil mengibaskan tangannya.

“Baik, bawahan izin untuk pergi.”

Harvey Liao pergi dengan bahagia, saat baru keluar dari pintu utama, dia seperti melupakan sesuatu.

Aiiya, kenapa begitu bodohm bukannya tujuan datang untuk meminta posisi Raja Dharma pada Grandmaster.

Sekarang bagus, selain tidak mendapatkan posisi itu, dia malah menyinggung Grandmaster.

Tapi sepertinya Raja Dharma orangnya sangat mudah diajak bicara, jika tidak bisa, lebih baik mengajaknya berbicara?

Yogi Chen sama sekali tidak mengira, jika Harvey Liao ternyata ingin meminta bantuannya.

“Kakak, kenapa tidak membunuhnya?” Sally Yao kesal dan melipat mulutnya.

“Sepertinya Harvey Liao ini lumayan dan termasuk setia pada aliran 5 racun, kekuatannya juga lumayan, membiarkan dia hidup lebih berguna daripada membunuhnya.”

“Tapi, dia telah kurang ajar padamu.”

“Hehe....”

Yogi Chen hanya tersenyum lalu memeluknya dan berkata: “Sekarang kamu adalah Grandmaster aliran 5 racun, melakukan apapun sudah tidak bisa seenaknya seperti dulu, tahu tidak?”

“Aku ingin seenaknya.”

Setelah berkata, dia mendorong Yogi Chen sampai di atas kursi, setelah itu menyuruh murid yang ada di dalam aula untuk keluar.

Duaar!

Pintu utama tertutup, saat ini hanya ada mereka berdua di dalam aula.

Sally Yao menjilati bibirnya dan berkata dengan menggoda: “Sekarang, aku akan membiarkanmu melihatku berbuat seenaknya.”

Novel Terkait

My Perfect Lady

My Perfect Lady

Alicia
Misteri
4 tahun yang lalu
Ten Years

Ten Years

Vivian
Romantis
4 tahun yang lalu
Demanding Husband

Demanding Husband

Marshall
CEO
4 tahun yang lalu
My Lifetime

My Lifetime

Devina
Percintaan
4 tahun yang lalu
Everything i know about love

Everything i know about love

Shinta Charity
Cerpen
5 tahun yang lalu
Asisten Wanita Ndeso

Asisten Wanita Ndeso

Audy Marshanda
CEO
4 tahun yang lalu
Awesome Husband

Awesome Husband

Edison
Perkotaan
4 tahun yang lalu
Loving Handsome

Loving Handsome

Glen Valora
Dimanja
3 tahun yang lalu