My Greget Husband - Bab 98 Upacara Pembukaan

Pada saat ini, ponsel Yogi Chen tiba-tiba bergetar.

Ketika dia mengeluarkan ponsel untuk melihat, dia langsung terpana, tidak disangka Carmila Xu telah mengirim puluhan pesan.

Dari sore hingga sekarang, hampir setiap sepuluh menit dia mengirim pesan ke dirinya.

Setelah Yogi Chen membuka pesannya , semua isi pesan adalah tentang dirinya, dia bertanya lagi sibuk apa dan sebagainya.

Ada masalah apa sehingga dia mengirimkan begitu banyak pesan kepada dirinya?

Memikirkan hal ini, Yogi Chen menelponnya.

Pada saat yang sama, di rumah Xu, Carmila Xu berbaring di tempat tidur di kamarnya, melihat ponselnnya berdering, dia begitu bersemangat, detak jantungnya berdetak semakin cepat dan dia tidak bisa menahannya.

Setelah mengiriminya begitu banyak pesan, akhirnya dia menelepon dirinya.

Sebenarnya, dia tidak ada keperluan apapun dengan Yogi Chen, tetapi hal-hal pada hari itu, ayahnya sudah salah mengenai Yogi Chen, yang membuatnya sangat malu.

Dia pikir dia akan segera membalas pesannya, dia tidak terpikir kalau dia akan meneleponnya begitu malam.

Dia menahan kegembiraannya dan mengangkat telepon.

"Ada apa, Nona Xu? Apakah ada sesuatu yang penting?"

Begitu dia mendengar suara Yogi Chen, Carmila Xu merasa wajahnya yang cantik mulai membara dan jantungnya mulai berdetak kencang. Dia berkata dengan malu-malu, "Tidak ... tidak apa-apa, aku hanya ingin berbicara denganmu."

Tidak apa-apa?

Yogi Chen tertegun?

Dia mengirim puluhan pesan kepada dirinya, apakah ini tidak apa-apa?

Setelah tersadar, wajah Yogi Chen menunjukkan senyum aneh: "Kamu ... kamu tidak mungkin suka dengan aku kan?"

Mendengar kata-kata Yogi Chen, telinga Carmila Xu memerah. Napasnya menjadi cepat dan dia berkata dengan tidak wajar, "Hanya ... tidak ada."

Hanya saja, ketika mendengar kata-kata ini, kenapa dia bisa tidak percaya diri.

Ini tidak seperti menolak, tetapi seperti sedang manja ..

Suara Carmila Xu yang awalnya menyenangkan dan lembut, sekarang ini seperti nada manja, yang membuat telinga Yogi Chen menjadi lembut dan enak untuk didengar.

Dia ingin menggodanya, tetapi tiba-tiba dia memikirkan sesuatu dan bertanya, "Ngomong-ngomong, Nona Xu, keluarga Xu adalah keluarga antik. Apakah kamu memiliki buku kuno yang mencatat senjata Tiongkok kuno?"

Belati Nyonya Xu telah ditingkatkan, yang membuat Yogi Chen sedikit bingung. Yogi Chen ingin mengatakan bahwa nama Belati ini tidak baik sama sekali, tidak sesuai dengan seleranya. Tapi peningkatan tiba-tiba hari ini membuat Yogi Chen melihat potensi senjata ini, dan ingin melihat apakah Belati ini bisa terus ditingkatkan.

Tetapi dia tidak mengerti didalam hatinya, jadi dia ingin melihat apakah ada di dalam catatan.

Carmila Xu merenung sejenak dan berkata, "Aku ingat ada buku-buku kuno serupa di ruang kerja ayahku. Aku akan membantumu menemukannya."

Dengan itu, Carmila Xu bangkit dari tempat tidur dan berjalan menuju ruang kerja ayahnya.

Tidak sampai dua menit kemudian, Carmila Xu menemukan senjata yang diinginkan Yogi Chen dari rak buku ayahnya. Dia berkata dengan malu-malu, "Aku menemukan satu buku, apakah kamu mau datang dan mengambilnya sekarang?"

Ada ketegangan dan kegelisahan didalam nada itu.

"Hari sudah begitu malam, aku akan pergi menemuimu besok," kata Yogi Chen.

"Oh, baiklah ... Oke." Mendengar ini, Carmila Xu berkata dengan sedikit rasa kehilangan: "Aku akan menunggu teleponmu besok."

Setelah dia menutup telepon tidak lewat dari dua menit, Nia Yu keluar dari kamar mandi dengan piyamanya.

Meskipun gaya piyama sangat sederhana, tetap tidak bisa menutupi lekukan tubuh anggunnya.

Karena dia baru saja keluar dari kamar mandi, rambutnya yang panjang berada di pundaknya yang harum, dan wajahnya cantik kemerahan dan berkilau, yang sangat menarik.

Mata Yogi Chen sangat fokus, ini terlalu indah, tidak heran pelukis kuno itu begitu suka melukis "Keindahan keluar dari kamar mandi".

Sadar akan mata Yogi Chen yang panas, wajah Nia Yu memerah. Dia hanya bisa menatapnya dan berkata, "Kamu bilang kamu akan tidur, kenapa kamu belum tidur?"

“Kamu lupa, kamu belum membantuku mengidentifikasi senjata itu.” Dengan itu, Yogi Chen mengeluarkan Belati Nyonya Xu dari tubuhnya.

Karena tidak ada lampu menyala, ruang tamu agak gelap, tapi lampu merah pada Belati mengalir dan sangat mencolok.

Melihat Belati ini, mata Nia Yu cerah dan dia tidak bisa menahan untuk berjalan ketempatnya.

Sebagai guru perempuan besar Gunung Emei, Nia Yu dapat memastikan bahwa pedang ini bukan harta tingkat rendah.

Tapi ini sedikit pendek, ukurannya kelihatan seperti tiga inci. Berdasarkan ukuran panjangnya, ini seharusnya Belati.

Ketika dia melihat tiga kata "Nyonya Xu" di gagangnya, dia terpana. Bagaimana bisa nama wanita terukir di pedang.

Tepat ketika dia akan mengambil Belati dan memeriksanya dengan cermat, matanya tertuju pada mata Yogi Chen.

Kemudian dia melihat kerahnya, dan menemukan bahwa ketika dia membungkuk, kerahnya terbuka lebar, dan di dalamnya kelihatan……

Nia Yu dengan cepat menutupi kerahnya, dan wajahnya yang cantik berubah merah.

Dia memang bajingan, dia jelas tahu bahwa dia mengenakan piyama, malah sengaja membiarkannya melihat.

"Huhhh, dasar bajingan ..."

Setelah memaki Yogi Chen dengan lembut, dia berlari ke kamar dengan wajahnya yang memerah dan mengunci pintu.

Dia bersandar di pintu dan merasakan jantungnya berdetak kencang.

"Hehehe, wanita ini tidak bodoh ..."

Yogi Chen bergumam, meregangkan dirinya, menutup matanya, dan segera tertidur.

Baru-baru ini, banyak peristiwa besar terjadi di kota Xichuan.

Salah satu yang paling mencolok adalah Jaya Properti memasuki kota Xichuan.

Tidak ada yang tahu siapa Direktur perusahaan Jaya Properti, mereka hanya tahu bahwa Direktur perusahaan ini memiliki banyak bakat, dia tidak hanya bekerja sama dengan perusahaan Magic Entertainment, tetapi juga memiliki hubungan dekat dengan Black Unicorn Safety Group dan Beauty Group.

Orang bodoh pun tahu bahwa Jaya Properti ini potensinya sangat besar.

Hari ini, kebetulan adalah hari upacara pembukaan Jaya Properti.

Di depan Rakyat Square kota Xichuan, telah digantung banyak balon dan penuh dengan mobil mewah. Upacara pembukaan hari ini, hampir semua selebriti di kota Xichuan diundang, yang bisa datang ke sini adalah semua orang yang mempunyai popularitas dan nama di kota Xichuan.

Jika sebuah perusahaan umum memulai bisnis, akan sangat sulit untuk mengundang begitu banyak orang. Namun, ketika Jaya Properti memulai bisnisnya, semua orang bergegas datang karena takut akan lebih lambat daripada yang lain.

Duduk di barisan depan adalah orang-orang sukses yang menggunakan jas dan sepatu kulit, mereka kalau bukan dari keluarga terkenal, berarti dari keluarga pejabat, atau orang kaya. Singkatnya, tidak ada orang biasa yang hadir di sini.

Tidak hanya itu, tetapi juga ratusan media di kota Xichuan telah datang. Orang-orang ini dan orang-orang media seperti seekor hiu yang mencium bau amis, sangat bersemangat.

Semua kamera tertuju kepada General Manager Brenda Li di atas panggung.

Hari ini, dapat dikatakan bahwa hari yang paling mulia dalam hidupnya Brenda Li, semua ini karena berkat dari Yogi Chen, tanpa Yogi Chen, dia tidak akan berdiri di sini.

Hari ini, Brenda Li mengenakan gaun hitam, sangat seksi dan menawan, memamerkan tubuh cekung dan cembungnya dengan sangat jelas.

Pada awalnya, wanita cantik adalah fokus utama, terutama kecantikan GM Jaya Properti, yang membuat mereka lebih tertarik. Satu per satu, mereka bertukar kartu nama dengan Brenda Li dan menjalin persahabatan.

Segera setelah upacara pembukaan selesai, Brenda Li mengambil kesempatan ini untuk mengumumkan kepada publik bahwa Jaya Properti telah mengambil beberapa bidang tanah yang bagus di sekitar Kota Xichuan, dan secara resmi akan memulai persetujuan proyek bulan ini, termasuk bangunan tempat tinggal dan bangunan kantor komersial, dengan investasi beberapa miliar RMB (sekitar triliunan Rupiah).

Segera setelah berita itu dirilis, para media sangat gembira dan bersemangat, seluruh kota Xichuan telah digemparkan oleh ini.

Kekuatan perusahaan Jaya Properti ini terlalu kuat, sudah memiliki tanah sejak dibuka, dan investasinya masih sangat besar. Perusahaan Jaya Properti ini pasti akan menjadi perusahaan terkemuka di kota Xichuan di masa depan.

Mereka bukan idiot yang diam-diam dapat mengambil beberapa bidang tanah yang baik. Ini menunjukkan bahwa Jaya Properti tidak hanya memiliki uang, tetapi juga banyak kenalan, mereka tidak bisa menyinggung orang.

Untuk sementara waktu, Brenda Li telah menjadi pembicaraan orang-orang.

Seorang reporter dari TV satelit Xichuan datang untuk mewawancarai Brenda Li dan ingin memberinya wawancara eksklusif.

Tidak mudah bagi wanita ini untuk menjadi GM perusahaan Jaya Properti, dia pasti akan menjadi orang penting yang memengaruhi dunia bisnis di kota Xichuan.

Hampir semua orang berpikir begitu.

Namun, apa yang tidak mereka ketahui adalah bahwa ini diatur oleh Yogi Chen, termasuk bidang tanah tersebut, itu juga diambil oleh Yogi Chen.

Tentu saja, Yogi Chen tidak akan berdiri dan memberitahu mereka bahwa dia adalah bos Jaya Properti, itu terlalu sombong dan tidak sesuai dengan kepribadiannya.

Mendorong Brenda Li ke atas panggung adalah rencananya.

Sekarang rencana itu telah mencapai target yang diharapkan. Perusahaan Jaya Properti telah menjadi perusahaan bintang panas di kota Xichuan. Semua orang menajamkan kepala mereka dan ingin masuk kedalam bagian Jaya Properti.

Brenda Li juga telah berhasil menjadi wanita kuat nomor satu di kota Xichuan, ia tidak hanya diklasifikasikan sebagai dewi bisnis di kota Xichuan oleh orang-orang baik, tetapi juga ada banyak orang-orang dari keluarga pejabat yang ingin mengejarnya.

Namun, mereka pasti kecewa, karena dalam hati Brenda Li, tidak ada orang yang bisa dibandingkan dengan Yogi Chen di dalam hatinya!

Novel Terkait

The Sixth Sense

The Sixth Sense

Alexander
Adventure
3 tahun yang lalu
Hello! My 100 Days Wife

Hello! My 100 Days Wife

Gwen
Pernikahan
3 tahun yang lalu
My Perfect Lady

My Perfect Lady

Alicia
Misteri
3 tahun yang lalu
Pergilah Suamiku

Pergilah Suamiku

Danis
Pertikaian
3 tahun yang lalu
Love And War

Love And War

Jane
Kisah Cinta
3 tahun yang lalu
Too Poor To Have Money Left

Too Poor To Have Money Left

Adele
Perkotaan
3 tahun yang lalu
Everything i know about love

Everything i know about love

Shinta Charity
Cerpen
4 tahun yang lalu
Pengantin Baruku

Pengantin Baruku

Febi
Percintaan
3 tahun yang lalu