My Greget Husband - Bab 281 10 Miliar

Ketika Julia Tang melihat bahwa itu adalah Yogi Chen, dia segera merasa sangat marah, dan bergegas ke arahnya, mencoba untuk mendorong Yogi Chen: "Siapa yang memperbolehkan kamu untuk datang ke sini, cepat keluar!"

Kliver Su juga menatap Yogi Chen dengan ekspresi suram.

Ketika Michelle Su melihat Yogi Chen muncul, dia langsung menangis.

Namun, dia tidak berjalan ke arahnya, karena dia masih memiliki amarah di dalam hatinya.

“Ayah, ibu, aku datang ke sini untuk menjemput Michelle pulang.” Yogi Chen memandang mereka dengan tenang, dan berkata.

“Siapa yang mengizinkanmu untuk memanggil kami seperti itu?” Kliver Su berkata dengan sengit, “Kamu hal yang memalukan, tidakkah kamu melihat Michelle sedang berkencan buta? Apakah kamu ingin kami mempermalukan diri di depan orang lain?”

Ketika Yogi Chen memanggil mereka berdua, semua orang yang ada di sekitar tercengang.

Apa maksudnya situasi ini?

Mengapa orang ini memanggil mereka sebagai ayah dan ibu? Apakah ini menantu mereka?

Tetapi jika mereka memiliki menantu, jadi mengapa mereka masih membawa putri mereka ke sini untuk melakukan kencan buta?

Yogi Chen memandang sejenak pada Kliver Su, tidak berbicara, dan berjalan langsung ke Michelle Su: "Michelle, maaf, aku terlambat datang."

“Memangnya kenapa kalau kamu datang, tidakkah kamu melihat aku sedang berkencan buta?” Michelle Su merasa sangat sedih di dalam hatinya.

Bagaimana situasi dia selama beberapa hari ini? Dia dikunci di sebuah ruangan dengan tanpa ponsel dan komputer, tidak berbeda jauh dengan seorang tawanan.

Ketika dia memanggil Yogi Chen berkali-kali di dalam hatinya, di mana dia?

Melihat Michelle Su menangis dengan sangat menyedihkan, Yogi Chen merasa hatinya sangat sakit.

"Michelle, ini semua salahku, pulang bersamaku, boleh?"

“Kamu adalah menantu yang dikatakan oleh bibi Tang?” Howandi Jiang tersenyum dingin dan berkata, “Apakah kamu tidak mendengar apa yang dikatakan Michelle? Dia sedang berkencan buta denganku sekarang. Jika kamu tahu diri, maka pergilah sekarang!”

Apa?

Dia adalah seorang menantu?

Ha ha ha...

Semua orang tertawa terbahak-bahak, ternyata bocah ini adalah menantu.

Benar-benar menyedihkan. Sebelum bercerai, ibu mertuanya sudah dengan paksa membantu dia diselingkuhi oleh istrinya.

Semua orang menatap Yogi Chen dengan tatapan mengejek dan cemooh.

"Hei, saudara ini, mari jangan mempermalukan diri lagi. Tidakkah kamu melihat bahwa temanku sedang mengejar istrimu sekarang?" Pada saat ini, Irvan Wan yang berdiri di sebelah Brenda Li berjalan maju dan berkata.

Ha ha ha...

Semua orang sekali lagi tertawa.

Pria ini benar-benar penakut, dia bahkan tidak berani berbicara ketika diejek oleh orang lain.

Mendengar ejekan orang-orang di sekitar, Julia Tang menjadi semakin marah: "Kamu benar-benar pendosa, apakah kamu pikir kami belum cukup malu? Apakah kamu senang untuk mempermalukan wajah kami!"

"Yogi Chen, kamu juga sudah dewasa, dan kamu juga memiliki rasa malu. Jadi mohon kamu jangan mengacau lagi sekarang." Pada saat ini, Kliver Su menyembunyikan kemarahan dan cemoohan sebelumnya, berkata, "Begini saja, kamu cerai dengan Michelle, dan ketika Howandi menikah dengan Michelle, keluarga mereka akan memberikan hadiah 10 juta RMB (sekitar 20 miliar rupiah) uang mahar kepada kami. Aku akan mengambil satu juta darinya untuk memberikan kepadamu sebagai uang kompensasi. Bagaimana menurutmu? "

Mendengar kata-kata Kliver Su, Howandi Jiang tersenyum dengan penuh bangga: "Apakah kamu telah mendengarnya, satu juta RMB loh, Selama kamu mengangguk dan setuju, maka kamu akan langsung menjadi seorang jutawan."

Ketika Brenda Li yang ada di samping mendengar perkataan ini, dia terdiam, satu juta RMB?

Itu hanya bisa dikatakan sebagai sampah bagi Yogi Chen!

“Brenda, tonton saja, bocah kecil ini pasti akan setuju,” Irvan Wan berkata kepada Brenda Li dengan sambil tersenyum.

Brenda Li tidak menanggapinya, dia berkata dengan ekspresi dingin, "Irvan Wan, kita tidak perlu berhubungan lagi di masa depan. Kita tidak cocok untuk menjadi teman."

Dengan mengatakan itu, Brenda Li menginjak sepatu hak tingginya dan berjalan pergi.

"Brenda, Brenda ..."

Irvan Wan tertegun, apa yang terjadi???

"Yogi Chen, apakah kamu setuju atau tidak?" Julia Tang berkata dengan wajah dingin, "Jika kamu tidak setuju, maka kamu tidak akan mendapatkan satu sen pun pada saat itu."

Yogi Chen tersenyum dingin dan berkata, "Bu, apakah hubungan antara aku dan Michelle hanya bernilai satu juta?"

"Kamu jangan terlalu tidak tahu diri."

Howandi Jiang kehilangan kesabaran dan berkata, "Aku pasti harus menyatakan cinta pada Michelle di depanmu hari ini. Lihatlah dengan baik, dia akan menjadi pengantinku."

Dengan mengatakan itu, dia mengulurkan tangannya untuk meraih tangan Michelle Su.

Tepat ketika dia hampir menyentuh Michelle Su, Yogi Chen tiba-tiba mengulurkan tangannya, dan meremas tangan Howandi Jiang dengan keras.

Berbunyi suara "klik".

Tulang tangannya langsung diremas menjadi hancur.

Howandi Jiang langsung berteriak dengan suara keras, wajahnya menjadi pucat dalam sesaat.

"Ahh..."

"Howandi." Irvan Wan terkejut. Dia tidak pernah berpikir bahwa Yogi Chen akan berani melakukannya. Dia segera bergegas dan ingin memukul Yogi Chen.

"Blam!"

Irvan Wan ditendang langsung oleh Yogi Chen, dan terbang sejauh puluhan meter.

“Sayang, kamu... kamu cepat lepaskan dia!” Michelle Su juga terkejut, dengan cepat berdiri dan memeluk Yogi Chen: “Sayang, jangan impulsif, aku akan pulang denganmu, aku akan pulang denganmu!”

Michelle Su benar-benar sangat cemas. Keluarga Howandi Jiang ini ada membuka pabrik, dan dia pasti memiliki kekuasaan yang kuat. Jika Yogi Chen memukulnya, maka dia pasti akan mengadakan masalah besar.

Meskipun Yogi Chen memiliki hubungan yang baik dengan Arifin Li, tetapi dia juga tidak mungkin selalu meminta bantuan pada orang lain.

“Kamu akan mati, kamu pasti akan mati, aku akan membunuhmu!” Howandi Jiang berteriak keras.

“Kalau begitu, kamu cobalah.” Ekspresi Yogi Chen menjadi dingin, dan dia langsung menendangnya pergi dengan satu tendangan, membiarkannya pergi menemani Irvan Wan.

Situasi saat ini benar-benar menjadi sangat kacau.

Orang pembawa acara berteriak: "Petugas keamanan, ayo ke sini, seseorang sedang membuat masalah!"

Kemudian segera ada lebih dari sepuluh pria yang berotot bergegas masuk, kemudian mengepung Yogi Chen dan yang lainnya.

Pria yang memimpin itu berteriak keras: "Sialan, berani membuat masalah di tempatku ..."

Sebelum dia selesai berbicara, dia tertegun, dan kemudian dia segera berlutut di tanah: "Tuan ... Tuan Chen, mengapa Anda di sini?"

Wow!

Pada saat ini, semua orang tertegun, terkejut oleh pemandangan di depan mereka.

Bahkan Julia Tang dan Kliver Su juga saling memandang dengan bingung.

Ini.... bagaimana ini mungkin terjadi?

Mengapa penjaga keamanan ini berlutut langsung ke Yogi Chen?

Irvan Wan yang ada di samping membantu Howandi Jiang yang tangannya telah diperas patah untuk berdiri. Dia langsung marah: "Kalian, yang sebagai penjaga keamanan, apa yang sedang kalian lakukan, mengapa kalian masih belum menangkap pengacau ini?"

Ketika kapten keamanan itu mendengar perkataan ini, wajahnya segera menjadi dingin, kemudian dia berkata kepada Yogi Chen: "Tuan Chen, mohon Anda tunggu sebentar."

Dengan mengatakan itu, dia berdiri dari tanah, berjalan ke sisi Irvan Wan, dan menamparnya langsung.

"Bajingan, membutakan mata anjingmu?"

Kapten keamanan itu masih merasa tidak senang dengan hanya satu tamparan, dan kemudian dia menamparnya lagi.

"Plak!"

"Apakah kamu tahu siapa ini? Ini Tuan Chen!"

Dua gigi di mulut Irvan Wan ditampar keluar, dan Howandi Jiang juga menyusut lehernya karena ketakutan, dia juga takut dipukuli.

Brenda Li berdiri di samping dan tersenyum, lihatlah, ini adalah akibat memprovokasi Yogi Chen.

Dia menampar Irvan Wan beberapa kali lagi, dan hingga wajahnya menjadi seperti wajah babi. Kemudian dia berjalan ke samping Yogi Chen dan berkata dengan hormat: "Tuan Chen, namaku Raka, aku adalah bawahan dari kakak Rini."

Kakak Rini?

Yogi Chen mengerutkan kening: "Maksudmu Rini Li?"

“Ya, Tuan Chen!” Raka dengan hormat berkata, “Kakak Rini memposting foto Anda ke Black Unicorn Safety Group, jadi kami semua tahu Anda.”

"Kakak Rini pernah berkata, jika melihatmu maka sama juga dengan melihatnya. Dan jika ada yang berani tidak sopan kepadamu, maka kami harus menghajarnya dengan keras."

Yogi Chen terdiam.

Mengirim fotonya ke Black Unicorn Safety Group, bisa juga dia melakukannya.

Dia bahkan tidak tahu harus berkata apa tentang penyanjungan ini.

“Sudah, sudah cukup.” Yogi Chen melambaikan tangannya dengan tidak sabar dan berkata, “Kamu membantuku untuk berterima kasih kepada kakak Rinimu, dan berkata kepadanya bahwa jika aku memiliki waktu, aku akan mentraktirnya untuk makan malam.”

Setelah mendengar kata-kata Yogi Chen, Raka terus mengangguk: "Kalau begitu, Tuan Chen, jadi kami pergi dulu."

Dengan mengatakan itu, dia melambaikan tangannya dan membawa bawahannya untuk pergi.

“Sayang, kapan kamu mengenali Rini Li?” Michelle Su memandang Yogi Chen dengan heran, hanya ada satu orang yang bernama Rini Li di seluruh Perusahaan Keamanan yang ada di Kota Xichuan, yaitu kakaknya Randi Li.

Wanita itu sangat terkenal di Kota Xichuan.

"Aku juga bertemunya dengan secara tidak sengaja," kata Yogi Chen.

Pada saat ini, Yogi Chen berjalan ke sisi Julia Tang, mengeluarkan sebuah kartu dari sakunya, dan menyerahkan kepadanya.

Tindakan ini mengejutkan Julia Tang.

Ini kartu bank?

Untuk apa si sampah ini menyerahkan kartu bank kepadanya?

Mungkinkah di dalam kartu ini memiliki uang?

"Bu, bukankah kamu kehabisan uang? Ada sepuluh juta RMB dalam kartu ini. Ini merupakan sedikit hadiah dariku, untuk memberikan kepada Anda dan ayah. Kalian bisa membeli apa pun yang kalian suka." Yogi Chen berkata sambil tersenyum.

Bukankah maharnya 10 juta?

"Baiklah, aku akan memberi kamu 10 juta secara langsung. Akhirnya kamu tidak dapat mengatakan apa-apa, bukan?" Yogi Chen berpikir di dalam hatinya.

Mendengar apa yang dikatakan oleh Yogi Chen, Julia Tang segera tertawa dengan humoris: "Yogi Chen, apakah kamu sedang menipu aku? Ada sepuluh juta dalam kartu ini? Katakan yang sebenarnya, apakah kamu meminjam uang ini dari orang-orang gangster? Jangan-jangan itu dari rentenir? "

Sejujurnya, Julia Tang sudah sangat takut dengan rentenir.

"Sayang, uang ini ..."

“Jangan khawatir, uang ini adalah milikku sendiri.” Yogi Chen sudah selesai memikirkannya, dia ingin mengatakan semuanya, dan tidak ingin menyembunyikannya lagi.

Meskipun Michelle Su juga merasa aneh, tetapi dia masih berkata kepada Julia Tang: "Bu, jika Yogi telah berkata seperti itu, maka kamu terima saja."

Dengan mengatakan itu, Michelle Su mendorong kartu itu ke Julia Tang.

Julia Tang menatap kartu itu, dengan merasa sangat bingung di dalam hatinya.

Tidak dipinjam?

Jadi dari mana sampah ini bisa mendapatkan 10 juta RMB?

Setelah memikirkannya, dia yakin tidak akan ada sepuluh juta di dalamnya, dia berencana untuk pergi ke bank untuk memeriksanya. Jika di dalamnya tidak ada uang, lihatlah, bagaimana akan dia mengejeknya nanti.

Sambil mengambil kartu itu, Julia Tang berkata, "Oh, maka aku benar-benar harus pergi ke bank untuk memeriksanya. Jika di dalamnya benar-benar ada 10 juta RMB, maka sedikit uang ini juga bisa saja menggantikan perawatan oleh keluarga kami pada dia dalam dua tahun ini. "

Yogi Chen hanya tersenyum dan tidak berbicara, dan tangannya memegangi tangan Michelle Su dengan erat.

Setelah menerima kartu bank itu, sekeluarga empat orang itu juga tidak baik untuk tinggal di sini lagi, bagaimanapun, Yogi Chen telah memukuli orang dan membuat masalah, dan mereka malu untuk tinggal di sini lagi.

Segera setelah mereka meninggalkan Gedung Golden Sun, Julia Tang buru-buru berjalan menuju ke perusahaan perdagangan yang ada di sebelahnya.

Dia ingin memeriksa apakah benar-benar ada uang di kartu ini.

Di bank.

Julia Tang mengeluarkan kartu bank dan memasukkannya ke mesin ATM.

Namun, dia tidak tahu kata sandinya.

Jadi dia menelepon ke Michelle Su, "Michelle, apa kata sandi kartu yang diberikan Yogi Chen?"

Michelle Su dan Yogi Chen sedang menunggu di gerbang Gedung Golden Sun, dan setelah mendengarnya, Michelle Su menatap ke Yogi Chen.

Yogi Chen berkata: "Enam angka nol."

Plak!

Telepon langsung ditutup oleh pihak sana.

Michelle Su mengangkat bahu dengan tidak berdaya: "Kemungkinan ibuku pergi ke bank untuk melihat berapa banyak uang yang ada di dalam kartu."

"Jangan khawatir, di dalam kartu itu benar-benar ada sepuluh juta RMB," Yogi Chen berkata sambil tersenyum.

Michelle Su menatap Yogi Chen dengan rasa ingin tahu dan bertanya, "Yogi, katakan padaku, di mana kamu mendapatkan semua uang ini? Apakah kamu menyembunyikan sesuatu padaku?"

Yogi Chen menggaruk kepalanya, dan ketika ingin mengaku, dia sambil mengeluarkan dua kartu lainnya dari sakunya.

Ketika melihat kartu ini, ekspresi Yogi Chen langsung berubah drastis, dan dia berkata, "Brengsek! Aku salah mengambil!"

Matilah!

Yogi Chen tadi salah mengambil kartu. Ada tiga kartu di saku Yogi Chen, dan salah satunya adalah Golden Violet VVIP Card dari perusahaan perdagangan.

Salah satunya adalah kartu bank biasa yang telah dia gunakan selama dua tahun ini, dan Yogi Chen telah menyetor sepuluh juta RMB di dalamnya, yang disiapkan untuk keperluan yang mendadak.

Dan yang terakhir adalah kartu dana Perusahaan Jinlin. Kartu ini adalah kartu yang diberikan oleh Derren Kui padanya. Semua aset Perusahaan Jinlin ada di dalamnya.

Sedangkan kartu yang diberikan kepada Julia Tang, di dalamnya ada 10 miliar RMB (sekitar 20 triliun rupiah)!

"Matilah, matilah!"

Yogi Chen tidak bisa memikirkan terlalu banyak lagi, dia segera meraih Michelle Su dan berlari ke arah perusahaan perdagangan, "Akan terjadi suatu masalah yang besar, cepat, kembali mencari ibumu!"

Pada saat yang sama, Julia Tang memasukkan kartu itu ke mesin ATM, dan setelah memasukkan enam angka nol, dia mulai memeriksa saldo.

"Oh, kartu ini benar-benar ada uang, aku akan menghitung ada berapa uang yang ada di dalam."

Mulut Julia Tang mulai menghitung.

"Satu, sepuluh, seratus, seribu, sepuluh ribu ..."

Semakin menghitung, semakin bahagia di hatinya Julia Tang!

"Benar-benar ada sepuluh juta!"

"Emm, mengapa masih ada begitu banyak nol?"

Julia Tang mengerutkan kening dan hatinya mulai berdetak dengan cepat.

"ini adalah..."

"100 juta!"

"Miliar!"

"Sepuluh miliar!!!"

Novel Terkait

Everything i know about love

Everything i know about love

Shinta Charity
Cerpen
5 tahun yang lalu
Be Mine Lover Please

Be Mine Lover Please

Kate
Romantis
4 tahun yang lalu
Back To You

Back To You

CC Lenny
CEO
4 tahun yang lalu
Kamu Baik Banget

Kamu Baik Banget

Jeselin Velani
Merayu Gadis
4 tahun yang lalu
Si Menantu Buta

Si Menantu Buta

Deddy
Menantu
4 tahun yang lalu
The Gravity between Us

The Gravity between Us

Vella Pinky
Percintaan
5 tahun yang lalu
Wonderful Son-in-Law

Wonderful Son-in-Law

Edrick
Menantu
4 tahun yang lalu
Cinta Adalah Tidak Menyerah

Cinta Adalah Tidak Menyerah

Clarissa
Kisah Cinta
5 tahun yang lalu