My Greget Husband - Bab 109 Ada Masalah

Kali ini Jennifer Du datang ke acara kelas dan melihat murid-muridnya ada di depan, saat dia merasa sangat bahagia dia akan meneguk bir sedikit.

Namun, saat dia minum dia akan menatap Emely Liu sambil minum, dan tidak tahu apa yang sedang dia pikirkan. Ketika dia melihat Emely Liu bangkit pergi ke toilet, dia juga bergegas berdiri dan mencari alasan untuk pergi ke toilet.

Emely Liu baru saja memasuki toilet, tiba-tiba Jennifer Du juga datang.

Jennifer Du langsung menutup pintu toilet, memandang Emily Liu dengan sungkan dan berkata, "Emely Liu, bolehkah guru meminta pertolonganmu?"

Emely Liu terkejut, dan berpikir pantas saja di ruangan tadi Jennifer Du terus melihatnya, dia pikir dandanannya luntur, jadi dia pergi ke toilet untuk berdandan lagi.

Dia mengangguk dan berkata sambil tersenyum, "Guru katakan saja, selama aku bisa membantu, aku pasti akan membantu."

Selama tiga tahun di sekolah menengah, Jennifer Du juga sangat baik padanya, dan dia juga orang yang tahu berterima kasih.

Jennifer Du menarik napas dalam-dalam dan berkata dengan sedikit tidak nyaman: "Kamu sekarang adalah seniman dari Magic Entertainment ?"

"Yah, benar," Emely Liu mengangguk.

“Kalau begitu apakah kamu memiliki hubungan yang baik dengan CEO Magic Entertainment Group?” Jennifer Du berkata lagi: “Aku ... aku juga ingin terjun dalam dunia hiburan, apa kamu ... bisa merekomendasikanku?”

Setelah mendengar kata-kata Jennifer Du, Emely Liu terkejut, bagaimana bisa gurunya memiliki pemikiran seperti itu? Bukankah dia sudah menjadi guru?

Tetapi jika dipikir-pikir lagi, penampilan gurunya ini tidak kalah, dia biasa bernyanyi atau tampil saat acara sekolah.

Meskipun usianya sudah hampir tiga puluh tahun, dia tidak tampak sedewasa itu.

Jennifer Du menatap Emely Liu dengan sedikit gugup, muridnya yang dulu sekarang sangat terkenal, jika dia bisa merekomendasikan dirinya, seharusnya tidak akan ada masalah.

"Guru, sebenarnya CEO Magic Entertainment adalah ..."

Sebelum dia selesai bicara, dia terhenti dan hampir lupa. kalau Yogi Chen pernah mengatakan padanya untuk merahasiakan identitasnya, karena dia tidak ingin diketahui oleh banyak orang.

Tetapi, Guru Jennifer Du sudah meminta bantuannya. Jika dia menolak, bukankah artinya dia tidak tahu terima kasih, nanti dia malah mengira, Emely Liu karena sudah terkenal, malah melupakan gurunya.

Hal semacam ini yang akan mempengaruhi karirnya, dia tidak akan melakukan hal seperti itu.

Emely merenung sejenak dan berkata, "Baik, besok aku akan membantumu menanyakannya."

"Baik sekali!"

Setelah mendengar Emely Liu menyetujuinya, wajah Jennifer Du tampak bahagia, dia berjalan ke arah Emely Liu dan berterima kasih padanya: "Emely Liu, guru tidak salah menilaimu!"

Kemudian dia berkata, "Begini, guru akan mengirimimu beberapa fotoku, dan kamu menunjukkan fotoku pada CEO Magic Entertainment Group."

Sambil bicara, Jennifer Du menyerahkan fotonya pada Emely Liu.

Dia sangat percaya diri dengan penampilan dan bentuk tubuhnya yang bohai, yang tidak dimiliki oleh banyak selebriti wanita.

Dia yakin selama CEO Magic Entertainment Group melihat foto-fotonya, dia pasti akan tertarik.

Emely Liu tidak punya pilihan selain mengirimkan foto itu pada Yogi Chen satu persatu.

Pada saat yang sama, di Siro Bay, orang-orang sedang memasuki gua.

Di dalam gua ini ada banyak ruang yang besar, cukup untuk anak-anak kaya ini untuk beristirahat.

Sekarang langit benar-benar gelap. Ada orang yang membuat api unggun di luar gua. Orang-orang berkumpul di sekitar api unggun untuk mengobrol bersama, suasananya sangat ribut.

Yogi Chen dan Arifin Li baru kenal, dan baru saja bertemu kenal setengah hari, sikap dan kepribadian mereka hampir mirip, membuat Arifin Li merasa sangat gembira.

Keduanya mengobrol dan berbicara. Setiap kali dia berbicara Yogi Chen tampak memiliki wawasan luas, yang membuat Arifin Li terpana.

Mendengarkan dua pria dewasa berbicara banyak hal, istri Arifin Li merasa sedikit bosan dan ingin Arifin Li menemaninya berjalan-jalan di sepanjang pantai.

Istri Arifin Li bernama Agnes Song, perempuan yang sangat cantik.

Namun, tidak ada pria yang berani melirik dia, karena Agnes Song adalah memiliki aura yang kuat.

Jika bukan karena ini, bagaimana mungkin keluarga Li membiarkannya menjadi bagian keluarga mereka? Bagaimanapun, keluarga Li sangat dikenal, jadi bagaimana bisa menerima orang sembarangan?

Yogi Chen terdiam sejenak. Arifin Li tersenyum ketika dia melihat Yogi mengangkat alisnya. Dia berdiri dan memeluk pinggang Agnes Song dan berkata : "Aku akan menemani istriku untuk berjalan-jalan. Mari kita bicara lagi nanti. "

“Baik!” Yogi Chen mengangguk sambil tersenyum, melihat Arifin Li dan Agnes Song adalah pasangan yang cocok, hubungan mereka berdua juga sangat baik.

Setelah Arifin Li pergi, Yogi Chen merasa bosan dan bersandar di dinding gua, memandangi bintang-bintang di luar.

Pada saat ini, Michelle Su dan Carmila Xu datang dan duduk di samping Yogi Chen.

“Yogi Chen, bisakah kamu memberitahuku bagaimana kamu membunuh hiu itu?” Michelle Su bertanya dengan rasa ingin tahu dan agak takut.

Jika Yogi Chen sedang tidak mengobrol dengan Arifin Li, dia sudah akan menanyakan hal ini dari tadi.

Yang dia tahu yang berad di laut, tidak peduli seberapa kuat Yogi Chen, bagaimana mungkin dia bisa membunuh hiu.

Yogi Chen menoleh, menatapnya, dan berkata sambil tertawa, "Bukan apa-apa, cukup berikan beberapa pukulan, dan menyetrumnya saja."

Suara Yogi Chen tidak keras, tetapi banyak orang di sekitar yang mendengarnya.

Kata-katanya membuat mereka tertawa.

Anak ini sangat istimewa.

Berapa pukulan saja bisa membuat hiu pingsan?

Apakah dia pikir dia adalah superman?

Apakah karena sudah lama menjadi menantumu orang, jadi otaknya rusak?

Apakah dia benar-benar berpikir kalau dia adalah pahlawan?

Calvin Cao menyela menghinanya, dia mengangkat jari tengahnya yang berarti menunjukkan bahwa dia tidak percaya.

Yogi Chen terlalu malas untuk meladeni orang seperti ini, dia merentangkan tubuhnya, menyesuaikan posisinya, dan berkata dengan malas, "Itu juga keberuntungan, kemudian aku mengambil pisau, lalu aku menusuk kepala hiu dengan hiu dan membunuhnya. "

Dia berkata lagi, "Yah, aku juga tidak tahu siapa yang berbaik hati, melempar pisau. Jika aku tahu siapa orang itu, aku akan berterima kasih padanya secara langsung."

Dia mengatakan ini tanpa sadar menunjuk jarinya ke arah Calvin Cao.

Pada saat itu, ada seorang bajingan demi melarikan diri, dia melemparkan pisau kekerumunan para gadis untuk menarik perhatian ikan hiu.

Sial, bukankah orang ini sedang menyindirnya?

Calvin Cao merasa sakit seperti memakan anak yang sudah mati, dan hendak melangkah maju untuk melawan, tetapi pada saat ini, tiba-tiba ada seruan seru di pantai.

"Ayo tolong, ada masalah!"

Begitu mendengar kata-kata itu, dia melihat Arifin Li sedang menggendong Agnes Song dan berlari dengan panik: "Kemarilah, apakah ada dokter, apakah ada dokter!"

Dia berteriak di antara kerumunan, wajah yang tidak pernah panik, tampak benar-benar panik saat ini.

Agnes Song sedang berada di pelukannya, menutup matanya dengan erat, tampak tidak sadarkan diri.

Mendengar teriakan Arifin Li, semua orang datang dan memandangnya dengan bingung, tidak tahu apa yang terjadi.

Ada apa? Bukankah kamu baru saja jalan-jalan dan bersenang-senang tadi? Kenapa sekarang dia pingsan?

Sebenarnya ini adalah kesempatan yang baik untuk keluarga Li, tetapi mereka tidak bisa memeriksa orang sakit.

Ketika semua orang tidak tahu harus bagaimana, tiba-tiba seorang gadis keluar dari kerumunan.

Namanya adalah Anastasia Qiu, dan dia adalah cucu dari keluarga Qiu. Dia berusia 23 tahun tahun ini, dan dia sedang belajar kedokteran.

Setelah Arifin Li melihatnya, ada ekspresi terkejut di wajahnya, dan dia buru-buru berkata, "Ayo, periksa istriku."

Anastasia Qiu berjongkok, menatap Agnes Song, meletakkan tangannya di lehernya memeriksa denyut nadinya, dia menekan dadanya. dia menghela nafas, menggelengkan kepalanya dan berkata: "Denyut nadinya lemah, pupil putih matanya mulai hilang, aku khawatir dia tidak bisa bertahan hidup selama dua jam. "

"Nona Anastasia Qiu, kamu bohong padaku, apakah istriku masih bisa selamat?"

Arifin Li gemetar tak terkendali. Pada saat ini, rasa takut yang kuat muncul dari lubuk hatinya. Sebagai penguasa keluarga Li, badai dan gelombang apa yang tidak pernah dia jumpai? Bahkan ketika seseorang mengarahkan pistol ke kepalanya, dia tidak takut.

Anastasia menghela napas: "Maaf, aku tidak bisa melakukan apa-apa untuk menyelamatkan istrimu."

"Apa?"

Arifin Li tiba-tiba seperti tersambar petir, dan pikirannya kosong sesaat.

bagaimana itu bisa terjadi?

Anastasia Qiu ini adalah siswa yang berbakat di sekolah kedokteran di negara ini, dan dia sudah magang di rumah sakit wilayah militer selama setahun, dapat dikatakan keahliannya tidak kalah dengan dokter yang merawat di rumah sakit besar...

Bahkan dia bisa berkata begitu, maka Agnes Song ...

Tidak, dia tidak akan membiarkan dia menghadapi ini.

Arifin Li memeluk istrinya, memandangi Calvin Cao, dan berteriak marah, "Calvin Cao, kali ini keluarga Cao mengadakan tamasya, apakah kamu tidak mempersiapkan ambulans?"

Novel Terkait

Asisten Wanita Ndeso

Asisten Wanita Ndeso

Audy Marshanda
CEO
4 tahun yang lalu
Menantu Hebat

Menantu Hebat

Alwi Go
Menantu
4 tahun yang lalu
CEO Daddy

CEO Daddy

Tanto
Direktur
4 tahun yang lalu
The Winner Of Your Heart

The Winner Of Your Heart

Shinta
Perkotaan
5 tahun yang lalu
Where’s Ur Self-Respect Ex-hubby?

Where’s Ur Self-Respect Ex-hubby?

Jasmine
Percintaan
4 tahun yang lalu
Kisah Si Dewa Perang

Kisah Si Dewa Perang

Daron Jay
Serangan Balik
4 tahun yang lalu
Lelah Terhadap Cinta Ini

Lelah Terhadap Cinta Ini

Bella Cindy
Pernikahan
4 tahun yang lalu
Penyucian Pernikahan

Penyucian Pernikahan

Glen Valora
Merayu Gadis
4 tahun yang lalu