My Greget Husband - Bab 196 Persaingan Mendadak

Pada saat yang sama, Perguruan Tinggi Harapan.

Kelas terakhir adalah kelas seni bela diri.

Apa itu kelas seni bela diri? Kelas ini mengajarkan siswa keterampilan, seperti gerakan kaki kuda, melatih kekuatan otot, mengajarkan titik akupunktur pada tubuh dan pelajaran bela diri.

Kebetulannya, kelas 20 di sebelah juga kelas seni bela diri.

Michelle Su, Carmila Xu, dan Calvin Cao semuanya ada di Kelas 20.

Ini adalah kelas seni bela diri, tetapi pada kenyataannya tidak mempraktekkan apa pun, itu adalah aktivitas bebas.

Hari ini benar-benar terlalu panas. Masih sangat panas setelah Festival Pertengahan Musim Gugur. Tidak heran orang mengatakan Indian Summer (Periode Cuaca panas yang terjadi di musim gugur).

Yogi Chen duduk di bawah pohon di sisi lapangan menikmati sejuknya angin sepoi-sepoi yang bertiup, sangat nyaman.

Pada saat ini, sosok ramping berjalan ke arahnya, itu adalah Carmila Xu.

Memegang sebotol air di tangannya, dia membelinya secara khusus untuk Yogi Chen.

“Yogi Chen, haus ya, ini air yang kubeli untukmu,” kata Carmila Xu sambil tersenyum ketika dia tiba.

Yogi Chen tersenyum dan mengambilnya.

Dia bisa merasakan bahwa putri keluarga Xu ini memperlakukan dirinya dengan sangat baik.

Pada saat ini, anak-anak lelaki di taman bermain melihat ke arah Yogi Chen, penuh iri.

Terutama anak laki-laki di Kelas 20, semua mata melotot melihatnya.

Carmila Xu adalah dewi di kelas mereka, tetapi saat ini dia bersama anak lelaki di kelas lain, dan hubungannya sangat dekat.

Ini membuat mereka sangat tidak nyaman.

Bukannya Yogi Chen adalah suami Michelle Su? Dikatakan bahwa mereka telah menikah selama hampir tiga tahun, dan Michelle Su bahkan tidak pernah membiarkannya memegang tangannya.

Tapi situasi macam apa ini? Carmila Xu begitu baik padanya.

Yogi Chen ini terlalu brengsek, di saat istrinya tidak ada, dia di luar menggoda gadis lain. Tidak tahu apa yang dipikirkan Carmila Xu, dia bersedia menurunkan harga dirinya dan duduk dengan sampah seperti itu.

Duduk di sebelah Yogi Chen, Carmila Xu sedikit tidak terkendali, dia menatap wajah Yogi Chen, hatinya merasa sangat malu.

Untuk menghilangkan rasa malunya, dia mengeluarkan sepotong batu giok putih dari tubuhnya dan bertanya sambil tersenyum: "Yogi Chen, apakah kamu tahu batu giok ini?"

Dia tidak melihat Yogi Chen selama beberapa hari, jadi dia terus merindukan Yogi Chen.

Makanya, dia dengan sengaja mencari tahu bahwa kedua kelas mempunyai kelas seni bela diri yang sama hari ini, dan Carmila Xu dengan sengaja membawa sepotong batu giok dari rumah!

Bahkan Kakek tidak tahu asal usul batu giok ini, jadi dia mengambil kesempatan ini untuk melepas rindu.

“Batu Giok ini bagus, barang langka, jenisnya sangat bagus, dan juga merupakan giok merah yang sangat langka." Yogi Chen mengambil liontin giok dan melihat lebih dekat: "Barang bagus, liontin ini seharusnya peninggalan dari kerajaan Dinasti Song. sangat berharga."

Begitu Yogi Chen selesai berbicara, Anita Lin dan Tiffany Lin melirik mereka dan dengan sinis berkata, "Oh, bukankah ini pencuri di kelas kita? Masih ada wanita cantik yang menemaninya."

“Kamu bilang siapa pencuri?” Carmila Xu tertegun dan bertanya.

Anita Lin dengan judes memarahi Yogi Chen dan berkata, "Masih bisa siapa lagi? Tentu saja Yogi Chen. kamu tidak tahu, Nona Xu, Yogi Chen mencuri ponsel kemarin, bagaimana kamu bisa mengobrol dengan orang seperti itu..."

Huff!

Sebelum Anita Lin selesai berbicara, Carmila Xu tertawa.

Yogi Chen mencuri ponsel?

Ini adalah hal paling lucu sedunia.

Belum lagi bahwa Yogi Chen membutuhkan ratusan juta untuk membeli "Sky City" dan memberikannya kepadanya, bahkan dengan kemampuannya menilai perhiasan, ia juga dapat digabungkan dengan para ahli.

Mencuri ponsel?

Aku khawatir wanita ini berbicara omong kosong!

Yogi Chen di samping juga tidak ingin memedulikan Anita Lin. Wanita ini bertekad untuk melawannya. Selama dia tidak menyentuh batas kesebarannya, terserah dia.

Karena itu, ia memusatkan seluruh perhatiannya pada liontin ini.

“Liontin ini diukir dengan naga dan burung phoenix, saling melilit.” Yogi Chen dengan hati-hati mempertimbangkannya, dan kemudian berkata dengan hati-hati: “Liontin ini seharusnya peninggalan dari kerajaan Dinasti Song, dan itu seharusnya dipakai oleh seorang yang berkedudukan di istana belakang. Dari ukirannya, yang bisa memakai liontin naga dan phoenix setidaknya adalah selir yang tingkatnya paling tinggi. "

Setelah berbicara, Yogi Chen berhenti, dan kemudian berkata, "Selain umur dan asal liontin ini, penampilan liontin giok ini juga bernilai 3 juta RMB (sekitar 6 miliar rupiah). Jika dapat menentukan pemilik liontin ini, harganya mungkin bisa lebih dari 30 juta RMB!"

Carmila Xu terpesona olehnya. Perlu diketahui, kakeknya saja tidak berani mengidentifikasi usia dan asal dari liontin ini. Yogi Chen hanya melihat sebentar, lalu dapat mengetahui umur dan asal dari liontin ini. Sungguh menakjubkan!

Hanya orang yang begitu luar biasa yang layak untuk dirinya!

Memikirkan cara ajaib Yogi Chen mengenali batu ini, jika dia bersama dirinya sendiri, bukankah pasangan paling cocok?

Keluarga Xu pasti bisa berkembang di tangannya. Memikirkan hal ini, Carmila Xu tersipu malu.

Hei!

Sayangnya, pria yang begitu luar biasa, mengapa Tuhan tidak mengaturnya untuk bertemu lebih awal?

Ketika Yogi Chen selesai berbicara, tiba-tiba, ada orang yang memberinya sebotol air, dan kemudian suara dingin terdengar: “Minum air!"

Dia tertegun dan mendongak!

Orang yang menyerahkan air pada dirinya adalah Diana Sma!

Apa!

Melihat wanita seperti dewi memberi air ke Yogi Chen, anak-anak di sekitar kebingungan.

Sial, ada apa dengan bajingan ini!

Carmila Xu baru saja memberinya air, dan sekarang bahkan putri Sima juga memberinya air!

Bagaimana mungkin? Apakah Yogi Chen adalah dewa? Bukankah dia hanya menantu yang masuk ke keluarga wanita?

Apa situasinya?

Mungkinkah ada identitas yang tidak diketahui di belakang Yogi Chen?

Untuk sementara, ekpresi semua orang seperti meminum sari lemon, sangat asam!

Tepat ketika semua orang terkejut, Diana Sima berkata: "Yogi Chen, aku salah menyalahkan kamu hari ini. Aku minta maaf kepadamu."

Setelah mengatakan ini, hati Diana Sima benar-benar bingung.

Siapa dia? Dia adalah putri dari keluarga Sima. Jika dia di zaman kuno, dia pasti akan menjadi seorang putri.

Kapan orang seperti dia pernah memberi seseorang air?

Dia tidak membalas note yang dia tulis kepadanya di kelas.

Ini membuatnya sedikit marah, tetapi setelah berpikir lain, dia memang telah salah sejak pagi.

Dia bangga, tetapi bukan tidak bisa membedakan benar atau salah. Pendidikan keluarga yang keras sejak kecil mengatakan kepadanya bahwa jika kamu tahu kesalahan kamu, kamu harus memperbaikinya!

“Suatu hal kecil, yang sudah lewat tidak perlu dibahas lagi!” Yogi Chen tersenyum, dengan hati nurani yang bersalah, bagaimanapun ponselnya dia yang mengambil.

Diana Sima merasa sedikit menyesal telah membayar kembali ketidakbersalahan Yogi Chen, dan berkata: "Tidak, aku salah menyalahkan kamu tadi. Aku akan memberitahu semua orang di kelompok kelas nanti. Jika ada yang berani memfitnah kamu atas masalah ini, aku akan membantu kamu."

"Tidak ... tidak perlu lagi ..."

"Itu saja. Sebagai permintaan maafku, aku akan mentraktirmu makan malam sepulang sekolah" kata Diana Sima.

Sial?

Aku tidak salah dengar, kan!

Sang dewi masih mengundangnya makan malam?

Tiba-tiba, semua orang benar-benar terkejut, dan anak laki-laki di sekitar tercengang!

Suatu kehormatan bisa makan malam dengan Diana Sima, yang terpenting adalah Diana Sima yang mengundang Yogi Chen.

Pencuri itu benar-benar beruntung, bagaimana mungkin hal yang begitu baik tidak menjadi giliranku!

Carmila Xu juga tampak bingung, apa yang sedang terjadi, barusan masih mengidentifikasi batu dengan baik, tiba-tiba datang Diana Sima ?

Ini adalah permintaan maaf dan undangan untuk makan malam. Apa yang terjadi?

Carmila Xu merasa baik dan ingin tahu, tetapi juga sedih.

Bahkan Diana Sima, seorang putri dari keluarga kaya, mengambil inisiatif untuk mengundang Yogi Chen, yang menunjukkan betapa luar biasanya dia.

Di satu sisi, dia senang dengan penglihatannya yang bagus, di sisi lain dia merasakan sakit kepala.

Bukan hal yang baik jika pria ini terlalu luar biasa!

Karena dia dan Michelle Su memiliki hubungan yang buruk, mereka telah menikah selama dua atau tiga tahun, dan Michelle Su bahkan tidak pernah memegang tangannya.

Yogi Chen bagaimanapun adalah seorang pria, setelah waktu yang lama, mereka pasti akan bercerai.

Dia berpikir begitu dengan sedikit keberuntungan di hatinya, itu sebabnya dia mendekati Yogi Chen

Dan dibandingkan dengan Michelle Su, terlepas dari statusnya, ia memiliki lebih banyak kelebihan.

Tetapi dibandingkan dengan Diana Sima, dia jauh di bawahnya, hampir tidak mungkin untuk dibandingkan, walaupun penampilan dan tubuh kedua orang itu hampir sama.

Tapi “Keluarga Sima” sudah cukup untuk menjelaskan semuanya.

Apakah dia ... benar-benar bersaing dengan Diana Sima?

Memikirkan hal ini, Carmila Xu tiba-tiba menjadi gugup, dan tanpa sadar menggenggam lengan Yogi Chen dengan kedua tangan ...

Novel Terkait

Cinta Presdir Pada Wanita Gila

Cinta Presdir Pada Wanita Gila

Tiffany
Pernikahan
4 tahun yang lalu
Perjalanan Selingkuh

Perjalanan Selingkuh

Linda
Merayu Gadis
4 tahun yang lalu
Loving Handsome

Loving Handsome

Glen Valora
Dimanja
4 tahun yang lalu
Untouchable Love

Untouchable Love

Devil Buddy
CEO
5 tahun yang lalu
Cinta Yang Dalam

Cinta Yang Dalam

Kim Yongyi
Pernikahan
4 tahun yang lalu
Cinta Tapi Diam-Diam

Cinta Tapi Diam-Diam

Rossie
Cerpen
4 tahun yang lalu
Craving For Your Love

Craving For Your Love

Elsa
Aristocratic
4 tahun yang lalu
Dewa Perang Greget

Dewa Perang Greget

Budi Ma
Pertikaian
4 tahun yang lalu