My Greget Husband - Bab 386 Pertanggung jawaban (1)

Perubahan seketika ini membuat semua orang tercengang, panglima pertahanan kota juga panik, langsung berteriak "Tuan muda penguasa tertinggi!"

Namun tuan muda penguasa tertinggi sudah tidak dapat memberi respons kepada dia.

Melihat Gabriel Ning yang tergeletak, hati panglima pertahanan kota langsung berdebar cepat, menjulurkan jari dan menekan lehernya.

Habislah!

Setelah itu hati panglima pertahanan kota langsung berdebar lebih cepat, lalu berteriak tragis, "Tuan muda penguasa tertinggi sudah meninggal, cepat lapor ke tuan penguasa tertinggi!"

Wah!

Satu lemparan batu bisa menimbulkan gelora ombak, orang yang berada di pintu gerbang langsung terdiam.

Baru saja membunuh orang, kenapa seketika bisa meninggal?

Dari tatapan mereka bisa terpancar rasa ketakutan, tuan muda penguasa tertinggi meninggal di pintu benteng, mereka yang berada di sini pasti akan ditangkap.

Ditangkap oleh orang penguasa tertinggi, lalu diinterogasi dengan kekejaman.

Hal yang diduga terjadi, panglima pertahanan kota langsung mencabut pedang yang ada di pinggangnya, lalu menunjuk ke semua orang, dengan tegas berkata: "Pembunuh pasti bersembunyi di antara mereka, tangkap semua orang yang ada di sini!"

"Bukan kami! Kami bukan..."

Di saat beberapa dari mereka ingin memohon, mata panglima pertahanan kota langsung terpejam dan jatuh ke depan, cara matinya sama seperti Gabriel Ning.

"Panglima! Panglima..."

Dua komandan langsung maju mendekat, melihat panglima pertahanan kota sudah meninggal, hati mereka langsung bimbang.

Ini.. Ini tidak mungkin terjadi?

Dua komandan langsung keringat dingin, dengan rasa takut melihat ke sekitar, "Siapa yang melakukannya, cepat keluar! Kamu sudah membunuh tuan muda penguasa tertinggi dan panglima pertahanan kota, penguasa tertinggi pasti tidak akan mengampuni kamu...."

Belum selesai berkata, badan dua komandan gemetaran langsung memejamkan mata, dan jatuh menimpa mayat panglima pertahanan kota.

Sekali membunuh 4 orang, muka Yogi Chen sedikit pucat, jiwa manusia pembina lebih kuat dibandingkan binatang buas, ditambah dengan baru saja terbang di kekosongan ratusan mil, di saat ini di merasakan sedikit kelelahan.

Di saat ini, semua orang kehilangan arah, Yogi Chen berdiri dalam segerombolan manusia, dengan kuat berteriak "Semuanya mari masuk ke dalam kota, kalau saja menunggu penguasa tertinggi datang, mungkin kita semua sudah mati..."

Suara teriakan dia, membuat semua orang menjadi sadar kembali, selanjutnya setiap tatapan mata mereka berubah menjadi sadis.

Kita tidak boleh diam menunggu kedatangan penguasa tertinggi, asalkan kalian tahu, penguasa tertinggi adalah pendekar tingkat Pemusatan, kita semua bukan lawan dia.

"Teman-teman, serbu! Orang yang berani menghalangi, bunuh saja!"

"Serbu!"

Prajurit pertahanan kota sekarang sudah tidak ada pimpinan, anak buah tidak berani melawan, diserbu oleh segerombolan orang langsung membuat mereka menjadi kacau balau.

"Akhirnya aku masuk juga, si bajingan Gabriel Ning, mati sana!"

"Ini adalah hukum karma kalian! Puihh!"

Di saat masuk ke City of Fearlessness, melewati mayat Gabriel Ning, sengaja menginjaknya dengan kuat.

Yogi Chen pun langsung ikut segerombolan orang masuk ke dalam.

Setelah Gilbert Ning tiba, orang yang keluar memburu sudah kabur masuk ke dalam City of Fearlessness. Meskipun City of Fearlessness merupakan kota kecil pinggiran saja, namun juga memiliki jutaan orang jumlah penduduk, ingin melacak mereka bukan hal yang mudah.

Melihat mayat anaknya yang diinjak-injak hingga tidak berbentuk, Gilbert Ning menghadap ke langit berteriak "Siapa yang membunuh anakku! Aku Gilbert Ning berjanji, meskipun harus sampai ke ujung dunia, juga pasti akan menangkap pelaku ini!"

Energi pendekar tingkat Pemusatan terpancar keluar dari badannya, ribuan prajurit pertahanan kota langsung tertekan di lantai oleh energi ini, bernapas pun sangat sulit.

Semua orang dengan ketakutan melihat Gilbert Ning, apakah ini yang dinamakan tatapan sombong dari pendekar tingkat Pemusatan.

Sangat kuat! Kuat sekali!

"Kemari, angkut jasad tuan muda penguasa tertinggi pergi."

Gabriel Ning adalah anak yang baru didapat di saat dia berusia 100 tahun, dan hanya satu anak saja. Sekarang anak tunggalnya dibunuh, memutuskan keturunan dia.

Gilbert Ning memanggil semua prajurit pertahanan kota yang bertugas di hari itu, dia sendiri yang menginterogasi, namun jawaban mereka sama semua, setidaknya bisa menghapus rasa kecurigaan terhadap mereka.

Penasehat Guan melangkah maju "Penguasa tertinggi, kenapa tidak memanggil Deni Yuan untuk diinterogasi? Hamba merasa, masalah ini dia memiliki kecurigaan terbesar!"

Tatapan Gilbert Ning berubah tegas "Cepat, panggil Deni Yuan dari keluarga Yuan kemari!"

......

Berita Gabriel Ning dibunuh tersebar dengan cepat, hanya butuh 1 jam sudah tersebar luas di City of Fearlessness.

Seketika, semua orang bercerita tentang hal ini.

Ada orang berkata, Gabriel Ning suka membeli dan menjual dengan paksa, membuat Tuhan marah, namun penjelasan ini sangat gaib, tingkat kepercayaan sangat rendah.

Ada satu macam penjelasan lagi yaitu di saat masuk ke dalam kota, di dalam segerombolan orang itu, ada senior kelas atas, tindakan Gabriel Ning membuat dia marah, dia sengaja menggunakan cara misterius membunuhnya.

Penjelasan ini tingkat kepercayaannya lebih tinggi, orang lain di luar berjuang hidup mati, kenapa harus menjual dengan harga murah kepada kamu.

Ada pepatah mengatakan, memutuskan jalan kehidupan orang, sama seperti membunuh orang tua, ini adalah dendam besar!

Rakyat City of Fearlessness mendengar Gabriel Ning dibunuh, semuanya bertepuk tangan.

Tuan muda yang berlagak ini, sudah melakukan bertapa banyak hal yang membuat orang menderita, orang-orang hanya berani mengeluh di dalam hati. Ini semua hanya karena dia anak tunggal dari penguasa tertinggi, siapa yang berani mengganggunya, pasti akan ditimpa musibah.

Musibah ringan mungkin hanya patah tangan kaki, musibah yang berat bisa sampai keluarga terpecah belah .

Mereka sangat berharap mendirikan prasasti untuk orang yang membunuh Gabriel Ning, karena dia sudah membunuh biang kerok terbesar City of Fearlessness.

Meskipun semua rakyat City of Fearlessness takut terhadap binatang buas di luar kota, namun mereka lebih takut Gabriel Ning dibanding binatang buas, bisa dilihat betapa bencinya mereka terhadap Gabriel Ning.

Tidak lama setelah Deni Yuan kembali ke rumah, dia mendapat kabar bahwa Gabriel Ning terbunuh. Selain terkejut, dia lebih khawatir.

Kali ini sudah menimbulkan masalah besar, tidak tahu siapa yang berani membunuh anak tunggal Gilbert Ning, kali ini pasti akan membuat Gilbert Ning mengamuk!

Jika dia fokus untuk menemukan pembunuhnya, bukan melawan serangan binatang buas, maka rakyat-rakyat di City of Fearlessness akan menderita.

Di saat Deni Yuan sangat khawatir, pengurus keluarga Mei langsung dengan panik berjalan masuk “Kepala keluarga, gawat, orang dari penguasa tertinggi datang, meminta kamu pergi ke sana!

Deni Yuan tersenyum paksa “Yang seharusnya datang, pasti akan datang!”

Sepuluh Biksu juga berada di samping, Doni Tie langsung melangkah keluar berkata: “Kepala keluarga, kami bersedia mengikuti anda pergi ke sana!”

Jerson Yan dan lainnya pun bersama memberi hormat “Kami juga bersedia mengikuti anda pergi ke sana!”

Deni Yuan menggelengkan kepala, dan menghela napas: “Kali ini kalian tidak boleh mengikuti aku pergi, kalau mengikuti aku pasti akan mati!”

Apa?

Muka sepuluh biksu bersamaan langsung berubah.

“Mereka berani!”

Jerson Yan membuka matanya besar-besar “Asalkan mereka berani mengganggu kepala keluarga sehelai rambut saja, aku akan membunuh semua orang penguasa tertinggi!”

Melihat Jerson Yan, Deni Yuan menepuk-nepuk punggungnya “Aku tahu kamu setia, tapi kekuatan penguasa tertinggi bukan lawan kita.”

"Sebelumnya kita pergi untuk meminta pasukan dan ditolak. Mereka hanya akan berpikir bahwa aku menyimpan dendam dan mencari seseorang untuk membunuh Gabriel Ning. Jika aku membawa kalian pergi ke sana, dan mereka hanya akan berpikir bahwa aku mengancam penguasa tertinggi. Bukankah ini lebih membesarkan kecurigaan terhadapku?

Tatapan Deni Yuan sangat lelah, “Aku baru pergi, Gabriel langsung mati, kebetulan sekali, ini semuanya kebetulan sekali!”

Deni Yuan bahkan berpikir, apakah hal ini dilakukan oleh orang yang memiliki dendam dengan keluarga Yuan, kemudian menyalahkan keluarga Yuan.

Jerson Yan tidak berkata lagi, orang yang lain pun hening.

Semua orang mengetahui kepergian Deni Yuan ke rumah penguasa tertinggi pasti akan terjerat masalah besar, Doni Tie langsung berlutut “Kepala keluarga, silakan kamu membawa petasan sinyal, asalkan ketemu bahaya langsung digunakan, kamu akan diam-diam melindungi kamu, di saat itu akan langsung menyerang rumah penguasa tertinggi dan menolong anda!”

“Berharap kepala keluarga bisa menyetujuinya!”

Sembilan orang lainnya bersamaan berlutut di lantai, bahkan pengurus rumah Mei juga ikut berlutut, dan memohon: “Kepala keluarga, jika kamu tidak memikirkan dirimu sendiri, juga harus berpikir demi Nona besar.”

“Kalian... Aiya, sudahlah!”

Ini semua sangat menggugah hati Deni Yuan, menyerang rumah penguasa tertinggi adalah hal yang sangat berbahaya, bahkan di saat berkata mereka pun tidak mengedipkan matanya sekalipun. Deni Yuan merasa dirinya sangat dicintai dan didukung oleh saudara-saudara yang setia ini.

Karena kedatangan orang penguasa tertinggi sangat mendadak, Deni Yuan juga tidak ada persiapan, dia pun dengan buru-buru menyampaikan kepada pengurus rumah Mei, membiarkan dia memberitahu Agnes Yuan untuk menyamar dan meninggalkan kota ini.

Bagaimanapun juga keluarga Yuan juga merupakan keluarga kelas atas di City of Fearlessness, tidak mungkin tidak memiliki perencanaan lain.

Untung saja ini adalah kebiasaan dari City of Fearlessness, setiap keluarga setiap rumah pasti menggali ruang bawah tanah. Keluarga Yuan sudah menyiapkan puluhan ruang bawah tanah di seluruh pelosok City of Fearlessness, kecuali mereka menggeledah City of Fearlessness besar-besar, kalau tidak, pasti tidak akan menemukannya.

“Apa, aku tidak mau pergi!”

Agnes Yuan melihat pengurus keluarga Mei, menggigit bibirnya “Aku adalah nona besar keluarga Yuan, hidup matiku bersama dengan keluarga Yuan!”

Pengurus keluarga Mei panik “Nona besar, ini bukan waktunya kamu keras kepala, kamu lebih baik cepat meninggalkan sini, asalkan tuan besar tidak apa-apa, dia pasti akan menjemput kamu kembali.”

“Kamu masih berada di rumah ini, hanya bisa membuat dia semakin khawatir, bukankah lebih mengacaukan keadaan?”

Pengurus keluarga Mei sangat jelas dengan kondisi sekarang, asalkan terjadi perselisihan, dan Agnes Yuan masih berada di sini, penguasa tertinggi hanya perlu mengutus pasukan unggulan mengepung villa keluarga Yuan, lalu dengan Agnes Yuan di tangan mereka, mereka akan mengancam Deni Yuan, apakah Deni Yuan masih bisa melawan?

Agnes Yuan tidak bodoh, dia hanya merasa dirinya tidak berguna, asalkan dia seorang pria, pasti bisa bersama ayahnya menghadapi semua masalahnya bersama.

Jena Yu juga membujuk: “Nona besar, ayo kita cepat pergi, jangan membiarkan tuan besar khawatir!”

Agnes Yuan melihat busana yang ada di samping, air mata pun mengalir: “Baik, aku pergi!”

Melihat Agnes Yuan setuju, pengurus keluarga Mei pun merasa lega, “Kalau begitu pelayan keluar dulu, satu jam kemudian kita akan kabur melalui jalan bawah tanah.”

Pengurus keluarga Mei juga buru-buru meninggal lokasi, dia harus pergi memberitahu Yogi Chen, apabila Deni Yuan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, tugas besar mengembangkan keluarga Yuan hanya bisa mengandalkan dia saja.

Oleh karena itu, dia juga harus ikut meninggalkan kota ini!

Novel Terkait

Precious Moment

Precious Moment

Louise Lee
CEO
4 tahun yang lalu
Hanya Kamu Hidupku

Hanya Kamu Hidupku

Renata
Pernikahan
4 tahun yang lalu
Cinta Presdir Pada Wanita Gila

Cinta Presdir Pada Wanita Gila

Tiffany
Pernikahan
4 tahun yang lalu
His Second Chance

His Second Chance

Derick Ho
Practice
4 tahun yang lalu
Dipungut Oleh CEO Arogan

Dipungut Oleh CEO Arogan

Bella
Dikasihi
5 tahun yang lalu
Where’s Ur Self-Respect Ex-hubby?

Where’s Ur Self-Respect Ex-hubby?

Jasmine
Percintaan
4 tahun yang lalu
Wonderful Son-in-Law

Wonderful Son-in-Law

Edrick
Menantu
4 tahun yang lalu
Cinta Yang Tak Biasa

Cinta Yang Tak Biasa

Wennie
Dimanja
4 tahun yang lalu