My Greget Husband - Bab 624 Lengan yang Putus Tumbuh Kembali

Orang belum sampai namun suara sudah terdengar.

Aura pedang berwarna merah darah menebas dua anggota murid keluarga Li, lalu menembus sampai ke pintu gerbang masuk.

"Buammm!"

Pintu gerbang langsung terbagi dua.

Selanjutnya diikuti tiga pria dengan jurus meringankan badan terbang masuk ke dalam.

Arifin Li langsung menenangkan hati, mengapa datang secepat ini!

Hanya beberapa menit pun tidak bisa menahankah?

Namun setelah dipikir-pikirkan, dia juga mengerti, ini benar-benar susah ditahan.

Tingkat surga bisa bertahan di udara dalam waktu singkat, meskipun tidak terbang, namun dengan jurus meringankan badan, sekali melompat dua-tiga puluh meter ini bukan masalah.

Pantas saja datang secepat ini!

Arifin Li memberi isyarat, Yosep Li berjalan ke sampingnya, "Nanti aku akan menghalangi mereka bertiga, kamu dan ibu kamu dengan cepat kabur!"

Hati Agnes Song sangat sakit, "Tidak, aku tidak akan membiarkan kamu sendirian di sini!"

"Seumur hidup ini, menjalin hubungan suami istri, aku tidak akan membiarkan kamu mati di sini!"

Agnes Song dengan nada pelan berkata: "Yosep, kamu cepat pergi, bawa kakek, meninggalkan sini, semakin jauh semakin baik!"

Sambil berkata, langsung mengeluarkan serangan, "Great Compassion Palm!"

"Piakkkk!"

Muka Mount Zhao langsung tegang, tidak menyangka Agnes Song bisa menyerang dia secara diam-diam.

Sayangnya, dia adalah orang yang memiliki tingkat kekuatan pembinaan yang paling tinggi di antara mereka.

Tingkat kekuatan pembinaan semakin tinggi, kemampuan akan semakin tinggi

Tingkat surga tahap awal dengan tahap lanjut, memiliki perbedaan langit bumi.

Dia bagaikan memukul lalat, menahan serangan Agnes Song, kondisi ini membuat mata Agnes Song terbuka lebar.

"Ingin menyerang ke arah aku?"

Mount Zhao mencibir, "Sayangnya kamu terlalu bodoh!"

"Kamu suka dengan serangan diam-diam? Ini serangan dari aku!"

"Cloud Palm!"

Aura yang kuat berpancar dari badan dia.

"Bammm!"

Satu serangan ini keluar, pikiran Arifin Li bergetar, dia mengeluarkan semua tenaga, "Arifin God Palm!"

Jurus ini adalah jurus yang spesial diciptakan Yogi Chen bagi dia, bisa meningkatkan tenaga satu kali lipat.

Namun berhadapan dengan Mount Zhao tingkat surga tahap lanjut, ini masih termasuk terlalu lemah.

"Baammm!"

Hanya dalam satu serangan, tulang tangan kiri satu-satunya Arifin Li dari ujung jari mulai retak hingga sampai pergelangan bahu.

Namun Arifin Li menahan kesakitan ini, tidak berteriak, tangan kirinya langsung mengayun jatuh ke bawah, darah terus menetes, bahkan bisa melihat tulang-tulang yang putih itu.

"Arifin!"

Agnes Song langsung menopang Arifin Li, hatinya sangat menyesal.

"Hmmm... Sepasang suami istri yang mesra!"

Mata mesum Xavier Jin terus melihat ke arah badan Agnes Song, Agnes Song tahun ini sudah berusia enam puluhan tahun, namun terawat dengan baik, kelihatan seperti berusia 36-37 tahun.

Masih sangat menggoda!

Ditambah hidup dalam keadaan yang berlimpah, dari badannya ada hawa yang istimewa, "Agnes Song, aku berikan pilihan, bunuh Arifin Li dengan tangan kamu sendiri, mungkin aku akan berpikir untuk tidak membunuh kamu!"

"Mungkin anak kamu, aku juga akan cari cara untuk menyelamatkan nyawa dia!"

"Jangan harap!"

Agnes Song dengan nada melengking berkata: "Pemberontak pasti tidak akan ada nasib yang baik! Di saat pemimpin aliansi kembali, pasti tidak akan memaafkan kalian dan bahkan akan membunuh kalian semua!"

"Haha.. Pemimpin aliansi yang kamu sebut itu Leo Wang atau Yogi Chen yang sudah hilang 25 tahun itu?"

Clovis Luo tertawa terbahak-bahak, "Dulu, dia mengatakan perjanjian sepuluh tahun, tapi sekarang lima belas tahun telah berlalu. Jika dia benar-benar ingin kembali, dia pasti sudah akan kembali!"

"Ingin menakuti kamu? Lugu sekali!"

"Tetapi dia juga sangat hebat, hanya seorang menantu yang menikah masuk ke keluarga pihak wanita, bisa menjadi master beladiri, juga termasuk legenda!"

Mount Zhao menyindir: "Memiliki hati menyayangi semua umat manusia? Kamu lihat sendiri apakah semua umat manusia akan bersyukur kepadanya? Tetapi jujur saja, jika bukan karena ceramah dia yang tidak membeda-bedakan orang, kami juga tidak mungkin bisa menerobos tingkat surga."

"Apakah ini boleh dikatakan, dia sendiri yang mengali lubang kuburan sendiri?"

Yosep Li mencengkeram tangan dengan erat, "Kalian bertiga, bajingan sekali, kewibawaan ayah angkat aku, bukan kalian bertiga yang boleh menilainya!‘’

“Ayah angkat aku membabarkan dharma, membantu kita memecahkan keraguan, kita semua beruntung bisa menerima kebenaran ilahi yang diwariskan oleh ayah angkat, tetapi sekarang malah meremehkan, apakah kalian masih berhak menjadi manusia?”

"Meskipun ini sangat baik, sangat wibawa juga tidak ada gunanya, ini adalah dunia bela diri, kehidupan sangat realitas."

Muka Xavier Jin sangat jelek sekali, perkataan Yosep Li langsung merobek wajah asli mereka.

Jujur saja, jika tidak ada Yogi Chen yang secara tanpa pamrih memberikan segalanya kepada mereka, mungkin seumur hidup ini mereka juga tidak akan mencapai tingkat surga.

Dan hal yang tidak terpikirkan oleh Yogi Chen adalah dia akan telat kembali, yang paling tidak terduga adalah keserakahan manusia tidak ada batasannya.

Di saat dia masih ada, tidak ada orang yang berani memberontak. Di saat dia pergi, semuanya mulai bergerak, orang-orang yang ambisius muncul begitu saja seperti rebung di musim semi.

"Xavier, bunuh Arifin Li dan anaknya, lalu menculik Agnes Song, dengan demikian, bisa berbuat sesuka hati kamu."

Tatapan Clovis Luo dipenuhi aura kegelapan, "Sampai saat itu, jangan lupa ajak aku juga ya."

"Northest Dark Palm!‘’

"Jurus menggemparkan langit!"

"Pedang Iblis Bara Api!"

Mereka bertiga menggabungkan kekuatan magis mereka, tiga serangan seketika menyerang ke arah Arifin Li dan Yosep Li.

Sepasang tangan Arifin Li yang cacat, kekuatan menurun setengah, sedangkan Yosep Li masih belum masuk ke tingkat surga, hanya mengandalkan Agnes Song tidak mungkin bisa menahannya.

Tetapi di saat ini, hanya dia yang memiliki kemungkinan bisa menahan tiga serangan ini.

"Agnes!"

"Ibu!"

Ayah dan anak berdua melihat Agnes Song yang terbang menghadang, mata mereka terbuka lebar.

Melihat serangan sudah mau menyentuh badan Agnes Song, tapi di saat ini, serangan hilang bagaikan bayangan ilusi.

Mereka bertiga mengerutkan kening, tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Agnes Song juga terdiam.

Apa yang sebenarnya terjadi.

Kenapa serangan yang ada di depan hadapan dia bisa hilang mendadak?

Yosep Li langsung menarik ibunya.

"Apa yang terjadi?‘’

"Aku juga ingin tahu, apa yang sebenarnya terjadi?"

"Apakah serangan kita bertiga bergabung, lalu saling melenyapkan satu sama lain?‘’

Clovis Luo mencoba menjelaskan.

"Betul juga, penjelasan dari Clovis masuk akal, aku juga merasa demikian.‘’

Xavier Jin mengangguk-angguk kepala.

Mount Zhao berkata: "Jika demikian, kita lebih baik jangan bersamaan menyerang, lebih baik ada jelang waktu, dengan demikian serangan kita tidak akan saling melenyapkan satu sama lain."

"Baik, ikut perkataan kamu!"

Clovis Luo mengambil napas, sekali lagi mengeluarkan Northest Dark Palm.

"Bammm!"

Tinjuan ini dikeluarkan, beserta Vigorous Wind yang dingin.

Sekujur energi dalam Yosep Li bergoyang, ingin menghadang serang ini, tetapi tinjuan angin sampai di hadapan dia, sekali lagi tanpa alasan lenyap.

"Clovis, kamu diare ya?"

Xavier Jin mengerutkan kening.

"Bajingan, kamu yang diare!"

Clovis Luo juga mulai emosi, dia sudah menggunakan kekuatan 90%, namum belum kena orang malah sudah lenyap, ini adalah hal yang sangat memalukan sekali.

"Sini, giliran aku! Ini benar-benar aneh!"

Sambil berkata Mount Zhao mengeluarkan pedang panjang, bara api yang membara memenuhi permukaan pedang, sekali mengayun, langsung keluar puluhan serangan, langsung menutup jalan keluar mereka bertiga.

"Huaaaaa!"

Tetapi aura pedang sampai di hadapan mereka 2 meter, sekali lagi lenyap.

Kali ini membuat Mount Zhao panik.

Tidak peduli betapa bodohnya dia, dia tahu bahwa segalanya menjadi aneh.

Dia melihat sekeliling dengan waspada, tetapi tidak menemukan masalah.

"Mount.. Apakah kamu merasa ada yang aneh?"

Xavier Jin menelan air liur, "Ini terlalu tenang sekali, jelas-jelas baru saja ada suara kelahi, kenapa seketika sunyi senyap?"

Clovis Luo tiba-tiba merinding, "Apakah ada pendekar kuat datang? Apakah ini bala bantuan dari pulau Ice Fire?"

"Ini tidak mungkin, pulau Ice Fire dalam keadaan susah, pimpinan aliansi Leo Wang sedang menyerang clan Anuba. Saat ini pasti sudah berhasil membobol pulau Ice Fire, tidak mungkin ada bala bantuan dari pulau Ice Fire!"

Mount Zhao berkata: "Apakah di badan mereka ada benda pusaka yang diberikan Yogi Chen sebelum dia terbang ke dunia lain? Oleh karena itu, baru bisa dengan mudah melenyapkan semua serangan?"

Otak Yosep Li langsung bergerak: "Betul! Ayah angkat mengerti isi hati kalian yang kejam itu, oleh karena itu, sebelumnya meninggalkan sebuah senjata dewa di keluarga Li! Asalkan ada senjata dewa ini, kalian tidak mungkin bisa melewati batas perlindungan kami!"

"Bammmm!"

Xavier Jin mengayunkan serangan energi pedang, namun sekali lagi lenyap.

Senjata dewa! Senjata dewa perlindungan! Benar senjata dewa perlindungan.

Tatapan mata mereka muncul ide baru, apabila bisa mengambil senjata dewa ini, pasti bisa menjadi penguasa dunia seni beladiri ini!

"Oleh karena itu, apakah kalian sudah siap menerima kematian?"

Mata Mount Zhao bersinar-sinar, langsung menyerang!

Berikutnya, dia langsung terdiam di udara, bahkan ekspresi pun membeku.

Xavier Jin dan Clovis Luo melihat kondisi demikian, langsung ketakutan, "Ini tidak mungkin, tidak mungkin, cepat kabur!"

Setelah itu, mereka berdua baru sadar badan mereka tidak bisa bergerak lagi.

Tetapi pemikiran masih berjalan, mata bisa melihat, telinga bisa mendengar, namun kelopak mata tidak bisa berkedip sama sekali.

Arifin Li sangat heran, melihat anaknya, "Apakah ayah angkat benar meninggalkan senjata dewa? Kenapa aku tidak mengetahuinya?"

Yosep Li juga tercengang melihat kondisi ini, awalnya dia hanya sembarangan berkata, berharap bisa menakuti mereka bertiga, siapa yang mengira malah terjadi kondisi demikian.

"Ayah, aku juga tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi!"

Yosep Li tersenyum paksa.

Namun Agnes Song malah percaya, bahwa sebelum Yogi Chen terbang ke dunia lain memberikan benda pusaka kepada Yosep Li, "Kamu ini, hampir membuat kami panik setengah mati, ada benda pusaka demikian, kenapa tidak dikeluarkan dari awal?"

"Ibu, ini bukan aku!"

Yosep Li sudah tidak bisa berkata-kata lagi.

"Kalau bukan kamu, siapa lagi?"

"Aku!"

Di saat ini, muncul suara yang keras yang berasal dari luar pintu.

"Kamu siapa?"

Arifin Li dengan muka waspada menatap ke arah pintu.

Di saat dia melihat orang yang masuk, awalnya tercengang, lalu sangat bahagia.

"Yogi!"

"Yogi Chen!"

"Ayah angkat?"

Orang yang datang kalau bukan Yogi Chen, masih bisa siapa lagi?

Yogi Chen dengan senyum berjalan masuk, "Arifin, kakak ipar, Yosep!"

Melihat Yogi Chen bagaikan remaja berusia 18 tahun, Arifin Li langsung menyambut, di saat ingin menjulur tangan menepuk pundak Yogi Chen, baru sadar bahwa tangannya sudah cacat, "Yogi, 15 tahun, akhirnya kamu kembali juga!"

"Ayah angkat!"

Yosep Li yang berusia 30 tahun melihat Yogi Chen yang lebih muda dari dirinya, sangat gembira.

"Wah, sudah lebih tinggi dari aku!"

Yogi Chen menepuk pundak Yosep Li.

"Ayah angkat, kapan kamu kembali? Kamu terbang ke dunia lain, apakah dunia atas adalah alam surga, apakah berjumpa dengan raja langit?"

Dalam hati Yosep Li memiliki pertanyaan yang tak terhitung.

"Hihi.. Dua hari yang lalu aku baru kembali."

Yogi Chen berkata: "Masalah lain, nanti baru ditanyakan lagi, aku akan bantu menyembuhkan sepasang tangan ayah kamu terlebih dahulu."

Arifin Li berkata: "Tangan kanan aku sudah putus, masih bisa diselamatkan?"

"Bisa diselamatkan!"

Yogi Chen tersenyum, menumbuhkan lengan yang putus bagi dia bukan masalah besar.

Sebuah aura pencipta masuk ke dalam fisik Arifin Li.

Luka dalam yang ada di badannya seketika sembuh, lengan kiri yang retak mulai sembuh dan bisa dilihat dengan mata.

Yang lebih mencengangkan adalah tangan kanan.

Tidak disangka tiba-tiba tumbuh lengan baru.

Kondisi ini membuat Agnes Song dan Yosep Li langsung tercengang.

Ini jurus dewa apa?

Sedangkan yang Mount Zhao dan yang lain yang dikurung oleh Yogi Chen, langsung ketakutan kencing celana.

Yogi Chen kembali, turun dari surga.

Lebih kuat dari sebelumnya.

Apakah dia sudah menjadi dewa maha kuasa di surga?

Habislah! Gawat! Semua mengira Yogi Chen mati, tapi ternyata dia tidak mati!

Berdasarkan cara kerja Yogi Chen sebelumnya, mereka 80% pasti akan mati.

Novel Terkait

The Great Guy

The Great Guy

Vivi Huang
Perkotaan
4 tahun yang lalu
Uangku Ya Milikku

Uangku Ya Milikku

Raditya Dika
Merayu Gadis
4 tahun yang lalu
Where’s Ur Self-Respect Ex-hubby?

Where’s Ur Self-Respect Ex-hubby?

Jasmine
Percintaan
4 tahun yang lalu
The Winner Of Your Heart

The Winner Of Your Heart

Shinta
Perkotaan
5 tahun yang lalu
The Sixth Sense

The Sixth Sense

Alexander
Adventure
4 tahun yang lalu
Back To You

Back To You

CC Lenny
CEO
4 tahun yang lalu
I'm Rich Man

I'm Rich Man

Hartanto
Merayu Gadis
4 tahun yang lalu
Menantu Luar Biasa Bangkrut

Menantu Luar Biasa Bangkrut

Menantu
4 tahun yang lalu