My Greget Husband - Bab 275 Penyelamatan (2)

Beberapa saat kemudian, ketika Nia Yu sudah hampir tertidur, pintu kamar itu terbuka.

Seketika dia langsung terkejut.

Dan melihat pria itu masuk dengan kedua tangan yang memikul dua orang perempuan.

“Aaa, kepala biara Sumirna Fang, kepala biara Maria!” Nia Yu sangat senang!

Yogi Chen langsung melempar kedua wanita ini ke atas kasur!

Huuh!

.

Sangat melelahkan.

Yogi Chen menghela napas yang panjang.

Melihat kedua wanita ini yang tidak bergerak, Yogi Chen mengumpulkan energinya dan melepaskan totokan kedua wanita ini.

“Brengsek, kamu harus mati!” Baru saja totokannya terlepas, kepala biara Maria langsung marah.

Kepala biara Sumirna Fang yang biara di samping hanya diam dan dengan khawatir melihat Nia Yu yang berada di dalam selimut: “Nia, bagaimana keadaanmu, apakah kamu telah dilecehkan?”

“Aku tidak apa-apa, kepala biara Sumirna Fang!” Nia Yu berkata pada kepala biara Sumirna Fang, setelah itu melihat kearah kepala biara Maria: “Kepala biara Maria, kamu telah berprasangka buruk pada kakak ini, dia...dia datang untuk menyelamatkan kalian.”

“Datang untuk menyelamatkan kami?” Maria tertawa dengan sinis: “Apakah dia begitu baik?”

Brengsek!

Otak kepala biara Maria ini memang bermasalah.

Sudah tiba-tiba ingin membunuh dia karena mendengar cerita orang lain, sekarang masih dicurigai karena telah menyelamatkannya.

Apakah menganggapnya tidak kesal?

“Coba kamu berani berbicara lagi, aku akan langsung melemparmu ke dalam penjara lagi, lalu akan membiarkan murid Organisasi Dragon God mempermalukan kalian.” Kata Yogi Chen dengan memperlihatkan wajah yang menakutkan.

“Kamu...” Baru saja kepala biara Maria ingin membalas perkataannya, kepala biara Sumirna Fang yang berada di samping langsung berkata: “Anak muda, kamu jangan marah, semua ini salah kami karena telah berprasangka buruk padamu.”

“Jika kamu berkata seperti itu lebih terlihat seperti perkataan manusia!” Yogi Chen menghela napas, dan langsung mengangkat mereka berdua dan berjalan ke samping kolam air panas.

Berbeda dengan Nia Yu, Yogi Chen tidak menanggalkan pakaian mereka, dan langsung melempar mereka ke dalam kolam air panas.

Kedua nya langsung masuk ke dalam kolam air panas, dengan cepat, air kolam langsung berubah menjadi hitam.

Brengsek, kotor sekali!

Yogi Chen memperlihatkan wajah yang jijik, untung saja mereka berdua ini botak sehingga tidak perlu mencuci rambut, jika tidak pasti membuatnya semakin kesal.

“Lebih baik kalian berdua baik-baik berendam dulu.” Yogi Chen berkata tanpa melihat mereka, setelah itu berjalan kesamping untuk menuangkan segelas air untuk dirinya.

Kepala biara Maria dan kepala biara Sumirna Fang saling memandang, dan terlihat sedikit canggung.

“Kakak, apakah kamu bisa kemari?”

“Kenapa lagi?”

Dengan perasaan kesal Yogi Chen menuju arah mereka.

“Anu, kakak, apakah....apakah bisa memberi kami 3 pasang baju?” Dengan perasaan tidak enak Nia Yu berkata: “Tidak mungkinkan, kami terus telanjang.”

“Kalian tunggu.”Setelah berkata, Yogi Chen berjalan ke arah lemari dan memilih baju, dan dia kemudian menemukan beberapa baju yang sedikit ketat.

Tapi, baju ini sedikit tipis, sama saja seperti tidak memakai baju.

Dengan sedikit canggung Yogi Chen memegang hidungnya, hebat juga Lia Cai dan Leon Long ini.

Dia meletakkan baju yang tadi dan kemudian mencarinya lagi, setelah mencari selama 10 menit, akhirnya menemukan 3 pasang baju yang tidak terlalu tipis.

Ketika dia berjalan ke arah samping Nia Yu dan memberikan baju tersebut, Nia Yu berkata dengan wajah yang memerah: “Kakak... baju ini sedikit tipis.”

“Gunakan saja dulu, tunggu siang besok aku akan mencari beberapa pasang baju.”

Baju dari Lia Cai sama sekali tidak boleh digunakan, sangatlah jelas, besok lebih baik mencari baju yang biasa digunakan murid perempuan Organisasi Dragon God.

“Terimakasih kakak!” Dengan wajah yang merah Nia Yu berkata: “Kakak, siapa namamu.”

“Namaku adalah Charles...Zhang.”

“Kalau begitu namamu kakak Zhang.” Nia Yu tertawa: “Kakak Zhang, apa pangkatmu di Organisasi Dragon God ini?”

“Jangan bertanya sesuai yang tidak boleh ditanyakan.” Yogi Chen berkata dengan dingin.

“Ooo.”

Seperti pangkat kakak Zhang di Organisasi Dragon God ini tidak rendah, jika tidak, tidak mungkin dia mempunyai rumah sebesar ini.

Pikir Nia Yu dalam hati.

Setelah itu, Yogi Chen mengeluarkan kepala biara Maria dan kepala biara Sumirna Fang dari kolam air panas.

Sambil menutup matanya, dia melepaskan pakaian kedua wanita ini.

“Jangan berteriak, jika berani berteriak, jangan salahkan aku!” Yogi Chen berkata: “Aku tidak bisa melihat apapun, tidak perlu takut jika aku mengambil keuntungan dari kalian.”

Setelah berkata, dia menggunakan handuk untuk membungkus mereka, lalu melempar mereka ke atas kasur.

Wajah kepala biara Maria memerah, jika bukan karena telah meminum bubuk racun, dia pasti akan membelah si brengsek ini.

Wajah kepala biara Sumirna Fang juga memerah, sekarang di pikirannya penuh dengan gambaran Yogi Chen yang tidak sengaja menyentuh tubuhnya.

3 Wanita yang cantik dengan tubuh yang dibalut pakaian tipis sedang tertidur di atas ranjang, ini merupakan suatu cobaan bagi Yogi Chen.

Meskipun Maria dan Sumirna Fang sudah berumur hampir 30 tahun, tapi perawatan tubuhnya sangatlah hebat hingga tidak terlihat berbeda dengan Nia Yu.

3 Wanita ini mempunyai ciri khas masing-masing, tapi persamaan mereka adalah sama-sama cantik dan memiliki tubuh yang indah.

Melihat tatapan Yogi Chen yang melihat tubuh mereka, Nia Yu sangat malu dan wajah Sumirna Fang juga sangat merah seperti telah mabuk.

Hanya kepala biara Maria, yang wajahnya merah karena marah.

“Dasar brengsek....”

Setelah berkata tatapan mata kepala biara Maria langsung menghitam lalu pingsan.

Brengsek, kepala biara Maria ini benar-benar gila, ternyata pingsan karena terlalu marah.

Yogi Chen tidak tahu harus berkata apa.

Sambil menggigit bibirnya Sumirna Fang berkata: “Kakak Zhang, apakah bisa memberikan kami sedikit makanan? Saudara guruku ini...dia pingsan karena kelaparan!”

Apa?

Pingsan karena lapar?

Yogi Chen langsung melihatnya, dan menemukan wajah kepala biara Maria yang memucat, dan tidak terlihat aliran darah di wajahnya, seperti seseorang yang menderita sakit keras.

“Kalian tunggu sebentar, biarkan aku mencarinya dulu.”

Setelah berkata Yogi Chen langsung keluar, 30 menit kemudian, Yogi Chen masuk sambil menenteng sebuah plastik berwarna biru.

Di dalamnya ada semangkok bubur, beberapa roti kukus dan sayur.

“Sini, biarkan aku menyuapi kalian.”

Yogi Chen mengambil sebuah bantal dan meletakkannya di belakang Nia Yu, lalu menyuapinya dengan bubur.

“Kakak Zhang, terimakasih banyak.” Nia Yu tersenyum dengan manis.

Yogi Chen tersenyum dan hanya diam, dia kemudian terus menyuapinya, lalu kembali memberinya 2 buah roti kukus, begitu barulah mereka kenyang.

“Kepala biara, biarkan aku menyuapimu.” Setelah berkata Yogi Chen melepaskan sendalnya dan naik ke atas ranjang, dan duduk di samping kepala biara Sumirna Fang.

Dengan wajah yang merah kepala biara Sumirna Fang berkata: “Anak muda, kamu, kamu cukup memanggilku Sumirna Fang saja. Dan, terimakasih banyak.”

Suaranya yang lembut itu membuat telinga Yogi Chen langsung menjadi lembut ketika mendengarnya.

“Sini, kepala biara Sumirna Fang, hati-hati, bubur ini sedikit panas.” Setelah berkata, Yogi Chen meniupi bubur kemudian mengantarkan sendok ke dalam mulut Sumirna Fang.

Satu suapan, dua suapan, tiga suapan.....

Setelah semangkok bubur masuk ke dalam peruh, raut wajah Sumirna Fang terlihat menjadi baik: “Adik Zhang, telah merepotkan kamu.”

“Tidak apa-apa.”

Yogi Chen tertawa, setelah itu dia menekan punggung kepala biara Maria.

“Hoaamm....”

Kepala biara Maria menguap dan perlahan-lahan sadar.

“Sini, minum bubur!” Yogi Chen membawa semangkok bubur, dengan wajah yang dingin menyodorkan sesendok bubur ke depannya: “Buka mulut!”

“Kamu, bahkan mati pun aku tidak akan meminum buburmu.” Kepala biara Maria merasa dia telah mendapatkan penghinaan yang besar, dia yang adalah seorang senior gunung Emei, berubah menjadi seperti pengemis, hal itu membuat dia tidak bisa menerimanya.

“Kepala biara Maria, kakak Zhang ini adalah orang yang sangat baik.”Kata Nia Yu yang berusaha membujuk: “Beberapa hari lalu jika bukan dia yang memberikan roti kukus dan obat, mungkin kamu sudah....”

Benar apa yang dikatakan oleh Nia Yu, jika bukan karena Yogi Chen yang memberi roti kukus dan obat penurun panas, mungkin kepala biara Maria sudah mati.

“Maria, benar apa yang dikatakan oleh Nia.” Dengan wajah yang memerah kepala biara Sumirna Fang berkata: “Adik Zhang, dia sangat baik, dia telah memberi kita makan dan obat, dan sekarang menyelamatkan kita, benar-benar seorang kesatria.”

“Hehe, ksatria yang telah membuat 3 wanita telanjang lalu meletakkannya di atas ranjang? Ksatria yang memandikan kita?” Kepala biara Maria berkata dengan penuh sindiran: “Tadi tangannya juga tidak sedikit sembarang mengelus tubuh kita, sekarang berpura-pura menyuapi kita, orang yang berpura-pura baik seperti apa ini?”

Brengsek!

Seketika Yogi Chen sudah sangat marah.

Jika tidak bertidak tegas pada wanita ini, mungkin dia mengira dia bisa bertindak seenaknya.

“Kamu makan atau tidak?” Wajah Yogi Chen sudah sepenuhnya berubah.

“Tidak mau, jangan bermimpi....”

Belum sempat menyelesaikan perkataanya, Yogi Chen langsung menduduki tubuhnya, menekan wajahnya dan membuka mulutnya.

“Tidak mau makan, juga harus makan!” Yogi Chen menyumbatkan bubur ke mulutnya: “Jika kamu berani memuntahkan bubur ini di atas selimut, aku akan langsung menarik selimutnya, kita lihat kamu yang rugi atau aku!”

“Kamu...”Kepala biara Maria melototkan matanya.

Saat ini mereka bertiga sedang tidak memakai baju, jika selimutnya ditarik bukankah akan terlihat semua olehnya?

Wajah Nia Yu dan Sumirna Fang sepenuh sudah memerah.

“Kakak Zhang, kamu jangan....”

Apakah kamu sudah lupa sumpahmu sebelumnya, sekarang kamu adalah orangku, apakah kamu tidak tahu harus memihak siapa?

“Nia, apakah brengsek ini telah mengancammu?”

“Saudara guru, kakak Zhang tidak mengancamku, semua ini adalah kemauanku sendiri.” Nia Yu tersenyum pahit.

“Cepat minum!Apakah bubur ini tidak bisa memasuki mulutmu?”

Dengan wajah yang dingin satu persatu sendok bubur masuk ke dalam mulutnya.

Setelah meminum habis, tiba-tiba sekujur tubuh kepala biara Maria gemetar.

Yogi Chen meilirknya: “Kamu harus tahu jelas, akulah yang telah menyelamatkan kalian, jangan memperlihatkan padaku seakan kalian telah mengorbankan sesuatu yang besar.”

Setelah berkata, Yogi Chen berbaring di bawah ranjang dan menutup matanya.

Terlalu banyak hal yang terjadi selama 2 hari ini, hal itu membuat Yogi Chen merasa sangat lelah.

Besok, ketika para murid yang menjaga penjara melihat ada orang yang kurang, pasti mereka akan sangat panik, dan dia pasti harus mengumpulkan energi untuk besok.

Memikirkan hal itu, dengan cepat Yogi Chen tertidur.

Ketika wanita yang saat ini tidur di atas ranjang mendengar suara dengkuran dari bawah, mereka saling memandang dengan wajah yang rumit.

Aihh, tidurlah!

Beberapa hari ini tidur di penjara yang dingin dan sejuk membuat mereka tidak bisa beristirahat, tapi sekarang perut sudah terisi, dan telah berendam air panas, terasa sangat nyaman.

Dengan cepat ketiga wanita ini juga ikut tertidur.

Keesokan harinya, Yogi Chen tersadar karena teriakan dari ketiga wanita ini.

“Kamu, kenapa kamu bisa berada di sini!” Dengan wajah yang merah Sumirna Fang melihat Yogi Chen yang tidur di sampingnya.

Kedua wanita lainnya juga tersadar, saat ini, dengan senyum sini kepala biara Maria berkata: “Lihatkan, wujud asli dari monster akhirnya keluar.”

Baru saja berkata, dia merasa sepertinya tubuhnya bertambah satu tangan.

Seketika, wajahnya langsung merah dan panik hingga tidak bisa mengatakan apapun.

Yogi Chen yang baru sadar tidak tahu apa yang sedang terjadi, dia membuka matanya, di depan matanya seperti ada sesuatu yang putih, dan kepala seperti tidur di atas sesuatu.

Sialan!

Akhirnya Yogi Chen tersadar, dia langsung melihat Sumirna Fang yang malu, Maria yang menggigit giginya, serta wajah Nia Yu yang terlihat bingung.

Novel Terkait

After The End

After The End

Selena Bee
Cerpen
4 tahun yang lalu
Dark Love

Dark Love

Angel Veronica
Percintaan
4 tahun yang lalu
My Beautiful Teacher

My Beautiful Teacher

Haikal Chandra
Adventure
3 tahun yang lalu
Wahai Hati

Wahai Hati

JavAlius
Balas Dendam
4 tahun yang lalu
The Sixth Sense

The Sixth Sense

Alexander
Adventure
3 tahun yang lalu
Istri Yang Sombong

Istri Yang Sombong

Jessica
Pertikaian
4 tahun yang lalu
Pengantin Baruku

Pengantin Baruku

Febi
Percintaan
3 tahun yang lalu
Baby, You are so cute

Baby, You are so cute

Callie Wang
Romantis
3 tahun yang lalu