Someday Unexpected Love - Bab 224 Duel Antara Du dan Fei (1)

Tapi 60% saham ini perlu uang yang sangat besar, Dennil Du menggunakan cabang perusahaan Du untuk mengakuisisi perusahaan, dan pasti akan ada kerugian besar dalam perekonomian. Jika akuisisi itu berhasil, itu tidak akan menjadi masalah besar, tetapi jika ada cabang yang tidak terduga, hal pertama yang akan dipukul adalah perusahaan Du.

Sampai saat itu, mereka semua bertaruh.

Karin Yang sudah bergi, Margaret Chu akhirnya bertemu dengan minggu, saat itu malam hari, mereka ber4 di sebuah hotel, untuk memberi selamat Sean Ou telah bercerai, mereka bersulang.

"Semoga kalian berdua nantinya penuh dengan kebahagiaan, tidak ada lagi yang menghalangi kalian."

Helena He berdiri, tangannya mengangkat segelas anggur merah.

"Terimakasih......"

Margaret Chu tersenyum lebar, hasil dari bertahan, hasil dari mengkhianati orang tuanya akhirnya membuktikan bahwa dia telah menang.

"Sekarang kamu sudah cerai, kamu dan Margaret Chu kapan akan menikah?" Dennil Du bertanya.

Sean Ou memegang tangan wanita yang dicintainya: "Ayah Karin Yang setelah satu minggu ini akan menjual saham, aku berencana sampai semua selesai."

Dia berbisik kepada Margaret Chu dan berkata: "Tenang, walaupun aku menikah 2 kali, tetapi kamu adalah pernikahan pertama, dan kamu tidak akan pernah terburu-buru."

"Apa yang kamu rencanakan dengan orangtua Margaret?" Helena He khawatir dan mengingatkan.

Margaret Chu tiba-tiba berkata: "Aku beberapa hari kedepan akan pulang ke rumah bersama Sean Ou, bagaimanapun sikap ayahku, kita tidak akan pernah berhenti tanpa meminta mereka untuk memaafkan kita."

"Baik, aku berharap kalian berhasil!" Helena He mengangkat kembali gelas.

Kali ini, anggur baru masuk kedalam mulut, pintu kamar hotel di tendang, lalu segera masuk beberapa polisi, lalu masuk kepala polisi, Helena He dan Margaret Chu kenal.

"Ayah......" Margaret Chu terkejut dan matanya terbelalak.

Wajah Direktur Chu sangat suram. Dia mendatanginya dengan marah dan mengangkat tangannya untuk menampar. Dia menampar Margaret Chu dan hampir jatuh ke tanah. Sean Ou memeluknya tepat waktu dan berkata dengan tulus: "Paman, ada apa?"

"Nanti aku akan bicara dengan kamu!" Dia memegang lengan anaknya "Pergi dengan aku!" dengan paksa menariknya keluar.

"Ayah, aku tidak pergi, kamu dengar aku dulu......"

Margaret Chu segera berbalik melihat Sean Ou, dia melangkah maju, Helena He menahannya, dan dengan tenang berkata: "Tidak tepat untuk memukul keras pada saat ini, bicara perlahan."

Awalnya pesta meriah karena peran wanita utama terpaksa pergi, di jalan pulang, Helena He bertanya Dennil Du: "Kamu berencana membeli perusahaan Ou?"

"Benar." Dia mengangguk.

"Tetapi harus banyak uang, dan itu akan mengambil hampir setengah dari uang perusahaan Du."

"Di dunia ini, hanya ada tiga hal yang paling penting: keluarga, cinta dan persahabatan. Yang lain, tidak perlu terlalu penting."

Ketenangannya sulit dipahami Helena He, tetapi dia juga tahu bahwa dia tidak bisa mengubah keputusannya, jadi dia menghela nafas tanpa daya: "Oke, bagaimanapun, bahkan jika kamu bangkrut, hal-hal yang dikumpulkan oleh keluarga Du sudah cukup bagi kita untuk hidup dan makan tanpa khawatir ... "

Dennil Du memandangnya, "Katakan jika sesuatu yang sial terjadi, aku di sini, aku tidak akan membiarkanmu mengalami hari yang buruk."

Seminggu berlalu dengan cepat, pada hari Senin, Helena He meminta cuti lagi, karena hari ini adalah hari ketika perusahaan Ou melelang saham. Dia harus menemani suaminya dan memperhatikan hasil dari situasi ini!

Banyak wartawan di area pelelangan, juga menunggu hasil, situasi sangat tegang, bahkan bernafas dengan hati-hati.

MC lelang naik ke atas panggung dan memberikan pidato, lalu dia mulai menjelaskan tentang pelelangan.

"Hari ini kita akan lelang 60% saham perusahaan Ou, harga awal 60 miliyar."

Dennil Du memegang tanda No. 5, Sean Ou dan Helena He duduk di kedua sisi. Sean Ou juga memegang tanda No. 13. Namun, tidak banyak peluang baginya untuk menawar. Semua asetnya berada di bawah tekanan perusahaan. Tidak mungkin mengakuisisi 60% saham.

"Sekarang di mulai." Saat itu, pembeli mulai berteriak harga: "70 miliyar."

"74 miliyar"

"80 miliyar"

.........

Dennil Du tidak menawar, dia sedang menunggu siapa pun untuk menawar, karena dia tahu bahwa 60% saham perusahaan Ou pasti lebih dari ini.

"110 miliyar"

"120 miliyar"

..........

Novel Terkait

Kisah Si Dewa Perang

Kisah Si Dewa Perang

Daron Jay
Serangan Balik
4 tahun yang lalu
Uangku Ya Milikku

Uangku Ya Milikku

Raditya Dika
Merayu Gadis
4 tahun yang lalu
Satan's CEO  Gentle Mask

Satan's CEO Gentle Mask

Rise
CEO
4 tahun yang lalu
Love And War

Love And War

Jane
Kisah Cinta
4 tahun yang lalu
PRIA SIMPANAN NYONYA CEO

PRIA SIMPANAN NYONYA CEO

Chantie Lee
Balas Dendam
4 tahun yang lalu
Beautiful Lady

Beautiful Lady

Elsa
Percintaan
4 tahun yang lalu
Hei Gadis jangan Lari

Hei Gadis jangan Lari

Sandrako
Merayu Gadis
4 tahun yang lalu
Innocent Kid

Innocent Kid

Fella
Anak Lucu
5 tahun yang lalu