Perjalanan Selingkuh - Bab 168 Rahasia Keluarga Demina
“Jangan takut, dia hanya mau membohongimu saja.” Steven menenangkanku.
Aku bukan orang yang pandai bersandiwara, ekspresi di depan Yosi mungkin juga tidak bagus, tapi walau bagaimanapun juga, hingga mati aku juga tidak mengakui, meski Yosi berhasil menebak juga tidak masalah.
Sepanjang jalan aku terus berpikir peran Yosi itu musuh atau teman, pada akhirnya tetap tidak tahu jadi aku tidak memikirkannya.
Ketika malam hari, aku dan Steven menemukan satu hotel dan tinggal dulu di sana, bersiap keesokkan harinya langsung pulang ke Jakarta.
ditengah malam beberapa kali terbangun dari mimpi buruk, Steven yang terus memelukku dan menenangkanku dengan suara ringan, terakhir baru dengan susah payah tertidur beberapa jam.
Keesokkan hari awalnya pagi sekali bersiap-siap mau pergi, namun tidak disangka bisa ada orang yang datang berkunjung.
Itu adalah orang tua yang sudah berumur dan tidak muda lagi, berambut putih, berparas bijak.
Tentang pria itu aku masih lumayan ingat, ini adalah pengurus rumah tangga Liu yang bertahun-tahun ikut dengan kakekku, walau itu adalah ingatan masa kecil, gambaran tentang pria itu juga tidak sedikit.
“Hai!” Aku dengan sopan menyapa pria itu.
Terhadap orang tua yang menghabiskan seumur hidupnya di keluarga Demina, dalam hati aku sangat menghormatinya.
“Nona muda.” Pengurus rumah tangga Liu melihatku, terlebih dahulu memberi hormat dengan membungkukkan badan.
Dia yang serius seperti itu membuatku terkejut, lama sekali tidak bisa mengeluarkan sepatah kata: “Kamu… kamu….”
“Sebenarnya saat pak Tua memberikan giok keselamatan ke nona muda kecil, nona muda juga sudah menjadi kepala di keluarga Demina.” Pengurus rumah tangga Liu melihatku perlahan mengatakan.
Meski aku pernah mendengar beberapa, tapi terus mengira itu adalah sebuah dongeng saja, bagaimana juga menurutku, sebuah kedudukan kepala keluarga, juga tidak bisa ditentukan oleh sebuah giok keselamatan.
Walau aku sekarang memiliki giok keselamatan ini juga memang kenapa, di perusahaan keluarga Demina sedikit saham saja tidak ada, kepala di keluarga juga hanya sebuah sebutan saja, ditambah lagi zaman sekarang ini siapa yang masih mementingkan ini.
“Kakek Liu, kalau kamu ada sesuatu langsung katakan saja!” Aku berkata dan melihat ke arahnya.
Giok keselamatan ini ada di tanganku juga bukan satu dua hari, tapi pengurus rumah tangga Liu baru sekarang mencariku, aku tidak percaya hanya untuk masalah kecil seperti ini.
“Masalah keluarga Demina yang aku tahu lebih banyak dari ibumu, ada beberapa hal, dia juga tidak jelas, keluarga Demina ada dua buah harta, satu yang dipampang dengan terang-terangan di perusahaan keluarga Demina, yang satunya, adalah kekuatan tersembunyi keluarga Demina.”
Mengatakan sampai di sini, pengurus rumah tangga Liu berhenti sebentar, pandangan mata yang agak keruh dan tidak biasa itu dengan erat melototiku.
Saat itu, aura di tubuhnya tidak seperti kakek pengurus rumah tangga yang memberi orang kesan bijak dan ramah, melainkan seperti seorang tentara tua yang tidak bisa pesiun, kukuh, dan juga tegas.
Namun yang tidak kusangka, keluarga Demina ternyata begitu rumit.
Andai ingatanku tidak pulih, mengenai masalah ini, pasti mengalah dan menghindari hal ini, aku memang tidak suka membuat masalah, selalu saja hidup dengan tenang dan santai, yang berhubungan dengan percekcokan harta keluarga ternama seperti ini, aku pasti menghindarinya jauh-jauh.
Tapi sekarang ini, setelah aku mengetahui aku adalah Safira, ketika aku tahu semua hal yang tidak beruntung ini semuanya datang dari siasat yang menghalalkan segala cara, aku dipaksa untuk, tidak bisa balik melawan mereka.
Terkadang, tidak ingin cekcok, tapi kalau tidak cekcok itu berarti akan mati, dalam hal ini, aku dan Sunni, sudah ditakdirkan harus mati salah satu.
Aku dengan tegap, sama sekali tidak takut melihat pengurus rumah tangga Liu.
Setelah lama sekali, aura pengurus rumah tangga Liu tiba-tiba disimpan kembali, kemudian melihatku dan tersenyum puas: “Lumayan!”
Aku tidak tahu dia sedang menyanjungku apa, tapi setelah melihat dia seperti ini, kegelisahan dalam hati akhirnya bisa dilepaskan.
“Di luar negeri keluarga Demina memiliki satu tim tentara pribadi, berjumlah puluhan ribu, selain itu, salah satu kepala persekutuan besar preman kelas atas di luar negeri, adalah kekuatan tersembunyi keluarga Demina.”
Pengurus rumah tangga Liu dengan perlahan mengatakan keluar berita yang sangat serius ini.
Aku sama sekali tidak menyangka latar belakang keluarga Demina meliputi begitu banyak hal.
“Apa Weni tahu?” Aku bertanya padanya.
Pengurus rumah tangga Liu menggeleng: “Dia juga tidak tahu, wataknya bisa jadi wanita bisnis, tapi untuk menjadi ketua kekuatan tersembunyi masih agak tidak mampu.”
Usai mengatakan, dia melihat ke arahku berkata: “Awalnya kamu adalah penerus yang dipersiapkan oleh kakekmu, juga berencana melatihmu dengan baik, tapi apa boleh dikata, saat kamu berumur 10 tahun, sebuah kecelakaan, membuatmu hilang, kemudian tidak bisa kembali dan mendidik Fuji.”
Aku tidak menyangka di tengah ini masih ada begitu banyak hal.
“Diserahkan ke paman bukannya sangat bagus?”
Aku bukan orang yang serakah, meski kekuatan itu di mata orang lain sangat menggiurkan, tapi aku tahu, ini semua lebih sulit lagi dibanding dengan menerima usaha bisnis, jika bukan demikian ibu tidak akan sampai tidak tahu dan juga tidak terpilih oleh kakek.
Aku juga tidak merasa aku sekarang ini, bisa ada kemampuan untuk menerima semua ini.
“Sebelum kakekmu meninggal, menyuruh Fuji memberikan giok keselamatan ke kamu, menjelaskan, dia masih percaya terhadap kemampuanmu.” Pengurus rumah tangga Liu mengatakan dan menghelakan nafas.
“Tapi aku tidak tahu apapun, juga tidak pernah dilatih kakek, takutnya mengecewakan harapan beliau.” Aku agak merasa bersalah berkata menghadap ke pengurus rumah tangga Liu.
“Kekuatan ini jauh lebih menggiurkan daripada bisnis-bisnis usaha itu, apa mungkin kamu tidak mau?” Pandangan mata pengurus rumah tangga Liu berkilau melihatku.
“Aku paham sekali, seberapa besar kemampuan bisa melakukan berapa banyak hal, dan juga paman memegang kekuatan itu seharusnya juga sudah beberapa tahun, aku tidak boleh habis manis sepah dibuang, langsung merampas! Ditambah lagi, aku tidak berminat terhadap semua itu.” Aku melihat pengurus rumah tangga Liu sambil berkata.
Pengurus rumah tangga Liu yang mendengar perkataanku, tersenyum pahit sejenak: “Sifatmu sewaktu kecil masih lumayan, paling tidak masih mau untuk berselisih, tahu merampas, tapi sekarang…..”
Berkata sampai di sini, pria itu menggeleng: “Kamu sudah terlalu lama menerima pendidikan kaum awam, lama sampai membuat seekor anak serigala menjadi seekor kambing kecil yang sangat penurut.”
Aku menundukkan kepala minum seteguk teh, dengan suara ringan berkata: “Mungkin aku dari awal sampai akhir juga hanya adalah seekor kambing kecil saja.”
Aku adalah Safira, tapi juga bukan Safira.
Aku sebelum dan setelah berusia 10 tahun, sifat berbeda total, dua orang yang sangat berbeda, seperti dua orang yang berbeda.
“Kamu benar-benar berubah banyak.” Pengurus rumah tangga Liu melihatku, menghela nafas dengan ringan berkata.
“Kakek Liu, apa kamu ke sini hanya untuk mengatakan semua ini?” Aku menoleh melihat pengurus rumah tangga terlebih dahulu dan bertanya padanya.
“Aku datang ingin membuatmu mempersiapkan diri, ada beberapa hal, bukan karena kamu tidak ingin menghadapinya lalu bisa tidak perlu dihadapi, kekuatan tersembunyi keluarga Demina ini, ayahmu sepertinya sudah tahu, watak aslinya memang serakah, terhadap keuntungan besar seperti ini dia tidak akan bisa melepaskannya.”
Mendengar pengurus rumah tangga menyebut ayah kandungku, tanganku yang memegang cangkir teh tidak tahan tidak menggenggam erat.
“Apa yang aku bisa lakukan?”
Aku mendongak melihat pengurus rumah tangga Liu, bertanya padanya.
Melihat sikapku seperti ini, pengurus rumah tangga Liu baru tersenyum lebar.
“Sekarang ini yang terpenting bagimu adalah belajar, aku harap kamu bisa kembali ke Jakarta, kemudian pergi mencari Fuji, aku pikir, dia seharusnya tahu bagaimana menempatkanmu.”
Novel Terkait
Gadis Penghancur Hidupku Ternyata Jodohku
Rio SaputraVillain's Giving Up
Axe AshciellyPengantin Baruku
FebiMendadak Kaya Raya
Tirta ArdaniThe Revival of the King
ShintaYour Ignorance
YayaMarriage Journey
Hyon SongPerjalanan Selingkuh×
- Bab 1 Berselingkuh sebagai Pembalasan Dendam
- Bab 2 Saya Bukan Alat untuk Membalas Dendam
- Bab 3 Pertemuan Tak Diduga di Toilet
- Bab 4 Laki-Laki Terkadang Tidak Bisa Menggoda
- Bab 5 Aturan Main Aku yang Tentukan
- Bab 6 Aku Meremehkan Kelancangannya
- Bab 7 Harga yang Harus Kamu Bayar
- Bab 8 Dihadapan Suamiku, Aku Berselingkuh
- Bab 9 Begini Kamu Juga Dapat Merasakannya?
- Bab 10 Jangan Bicara Tentang Uang dan Cinta
- Bab 11 Kami Sama-Sama Memiliki Rahasia
- Bab 12 Dunia Memang Sempit
- Bab 13 Siapa Mengancam Siapa?
- Bab 14 Menggodaku, Jangan Menyesal
- Bab 15 Mengapa Kamu Memilih Sheng Shi?
- Bab 16 Sebelum Aku Berangkat, Temani Aku Sekali
- Bab 17 Hubungan Cinta Rahasia Sama Dengan Mutiara yang Dicuri
- Bab 18 Menemukan Krisis, Aku Dipuji
- Bab 19 Setelah Gagal Menjadi Pengkhianat
- Bab 20 Kekasih lebih baik dari Suami
- Bab 21 Hamil....
- Bab 22 Anak Siapa?
- Bab 23 Dua Pertimbangan
- Bab 24 Ini Adalah Selingkuhanmu?
- Bab 25 Mati pun Tidak akan Bercerai
- Bab 26 Pria Di Luar Tidak Bisa Dipercaya
- Bab 27 Pilih Antara Aku Atau Dia?
- Bab 28 Hanya Iseng, Jangan Bicara Cinta
- Bab 29 Pertemuan Canggung Di Rumah Sakit
- Bab 30 Hadiah untuk Putus Hubungan?
- Bab 31 Jangan Lupa Duka yang Pertama
- Bab 32 Kakak Adik Sama Sadisnya
- Bab 33 Rindu Menusuk Tulang
- Bab 34 Tidak Mengingat Masa Lalu dan Tidak Bertanya Tentang Masa Depan
- Bab 35 Apa Maaf Cukup?
- Bab 36 Kualifikasi Asisten
- Bab 37 Bisnis Sangat Kejam
- Bab 38 Kita Tidak Akrab
- Bab 39 Apakah Itu Kamu?
- Bab 40 Hubungan Terakhir
- Bab 41 Kau Hanya Seorang Pengganti
- Bab 42 Mata dan Pikiran Dikendalikan Hati
- Bab 43 Kamu Percaya Hukum Karma?
- Bab 44 Perempuan Ini Sangat Mirip Dengan Steven
- Bab 45 Rencana Ling Ling
- CH 46 Kutukan Kejam
- Bab 47 Tertarik dengan Gadis Cantik Ini?
- Bab 48 Dia Mengenaliku
- Bab 49 Salah Paham
- Bab 50 Wanita Ini Lebih Kejam Daripada Ling Ling
- Bab 51 Aku Tidak Mau Dijadikan Kambing Hitam
- Bab 52 Ayo Ikut Aku
- Bab 53 Aku Menginginkan Steven, Apa Kau Bisa Memberikannya Kepadaku?
- Bab 54 Wanita Cantik Menyelamatkan Pahlawan
- Bab 55 Lahirkan Seorang Anak Bagiku
- Bab 56 Bunga Mawar Hari Valentine
- Bab 57 Kamu Bukan Lindaku
- Bab 58 Dia Akhirnya Mengakuiku
- Bab 59 Dia Adalah Pacarku
- Bab 60 Kejadian Yang Sebenarnya
- Bab 61 Menjadi Sorotan
- Bab 62 Anak Itu Laki-Laki atau Perempuan
- Bab 63 Dia Menggunakan Pil Pengubah Jenis Kelamin
- Bab 64 Mimpi Buruk Yang Datang Tiba-tiba
- Bab 65 Apa maksudmu?
- Bab 66 Bertemu dengan Ling Ling lagi
- Bab 67 Ling Ling Memohon Kepadaku
- Bab 68 Steven Membelikan Cincin Untuk Wanita Lain
- Bab 69 Dia Adalah Safira
- Bab 70 Anggap AKu Buta
- Bab 71 Membawa Ami Pergi Ke Pesta Pertunangan
- Bab 72 Apakah Papa Sudah Tidak Menginginkanku Lagi?
- Bab 73 Dikurung Secara Tidak Langsung
- Bab 74 Kelahiran Moli
- Bab 75 Sebuah Janji Sebagai Ucapan Terima Kasih
- Bab 76 Musuh Di Mata
- Bab 77 Aku Hamil Sekali Lagi
- Bab 78 Hasil Yang Tidak Terduga
- Bab 79 Tidak akan mengubah keputusan walau bahaya
- Bab 80 Dipukuli
- Bab 81 Giok Keselamatan Hilang
- Bab 82 Kedatangan Polisi
- Bab 83 Lihat Saja Nanti
- Bab 84 Kamu Sudah Dijebak Oleh Keluarga Demina ?
- Bab 85 Terpergok Weni Demina
- Bab 86 Ayam Kampung Menjadi Burung Phoenix
- Bab 87 Selamanya Jangan Ganggu Steven
- Bab 88 Yang Murahan Pantas Dipukul
- Bab 89 Steven Tolong Aku
- Bab 90 Memasuki Ruang Duka
- Bab 91 Harus Menikah Dalam Tujuh Hari
- Bab 92 Jika Tidak Mencintaiku, Menjauhlah Dariku
- Bab 93 Aku Sudah Menikah
- Bab 94 Membohongi Mereka
- Bab 95 Memalukan Di Acara Pernikahan
- Bab 96 Aku Mau Cerai
- Bab 97 Tidak Disangka David Bisa Keluar Membantu
- Bab 98 Cerita di Belakang Kehamilan Ektopik
- Bab 99 Sebenarnya Dipasang Cincin Kontrasepsi dalam Rahim
- Bab 100 Ancaman di Rumah Sakit
- Bab 101 Alasan David Membantuku (1)
- Bab 101 Alasan David Membantuku (2)
- Bab 102 Yang Disembunyikan Jason Dariku (1)
- Bab 102 Yang Disembunyikan Jason Dariku (2)
- Bab 103 Dimulai Dari Putri Farad Nemir (1)
- Bab 103 Dimulai Dari Putri Farad Nemir (2)
- Bab 104 Mereka Lebih Kejam Dari Yang Aku Perkirakan (1)
- Bab 104 Mereka Lebih Kejam dari yang Aku Perkirakan (2)
- Bab 105 Konfrontasi Dengan Weni Demina (1)
- Bab 105 Konfrontasi Dengan Weni Demina (2)
- Bab 106 Hubungan Fuji dengan Sisi (1)
- Bab 106 Hubungan Fuji Dengan Sisi (2)
- Bab 107 Paman Fuji…..(1)
- Bab 107 Paman Fuji….. (2)
- Bab 108 Barang Yang Diberikan Fuji Padaku (1)
- Bab 108 Barang Yang Diberikan Fuji Padaku (2)
- Bab 109 Pertemuan Dengan Steven (1)
- Bab 109 Pertemuan Dengan Steven (2)
- Bab 110 Sikap Steven yang Aneh (1)
- Bab 110 Sikap Steven yang Aneh (2)
- Bab 111 Undangan Steven (1)
- Bab 111 Undangan Steven (2)
- Bab 112 Menggunakan Tubuh Sebagai Syarat Pengganti (1)
- Bab 112 Menggunakan Tubuh Sebagai Syarat Pengganti (2)
- Bab 113 Lihat Apakah kamu Bisa Jatuh Cinta Padaku (1)
- Bab 113 Lihat Apakah kamu Bisa Jatuh Cinta Padaku (2)
- Bab 114 Steven, Pasti Jadi Milikku! (1)
- Bab 114 Steven, Pasti Jadi Milikku (2)
- Bab 115 Terkepung Di Semua Sisi (1)
- Bab 115 Terkepung Di Semua Sisi (2)
- Bab 116 Pingsan Setelah Operasi (1)
- Bab 116 Pingsan Setelah Operasi (2)
- Bab 117 Menutupi Kondisi (1)
- Bab 117 Menutupi Kondisi (2)
- Bab 118 Mengancam (1)
- Bab 118 Mengancam (2)
- Bab 119 Cemburu (1)
- Bab 119 Cemburu (2)
- Bab 120 Adegan yang Luar Biasa (1)
- Bab 120 Adegan luar biasa
- Bab 121 Pesta Ulang Tahun (1)
- Bab 121 Pesta Ulang Tahun (2)
- Bab 122 Tertangkap Basah Selingkuh (1)
- Bab 122 Tertangkap Basah Selingkuh (2)
- Bab 123 Tanggal Pernikahan (1)
- Bab 123 Tanggal Pernikahan (2)
- Bab 124 Linda, Apakah Kamu Jatuh Cinta Padaku? (1)
- Bab 124 Linda, Apakah Kamu Mencintaiku? (2)
- Bab 125 Istri Yang Memiliki Suami, Suami Yang Memiliki Istri (1)
- Bab 125 Istri Yang Memiliki Suami, Suami Yang Memiliki Istri (2)
- Bab 126 Terjadi Masalah (1)
- Bab 126 Terjadi Masalah (2)
- Bab 127 Kamu Masih Ingat?
- Bab 128 Jason yang penuh cinta(1)
- Bab 128 Jason yang penuh cinta (2)
- Bab 129 Ciumannya (1)
- Bab 129 Ciumannya (2)
- Bab 130 Pelakunya Harus Tertangkap (1)
- Bab 130 Pelakunya Harus Tertangkap (2)
- Bab 131 Perlakuan Aneh Orang Tua (1)
- Bab 131 Perlakuan Aneh Orang Tua (2)
- Bab 132 Cerita Di Balik Layar (1)
- Bab 132 Cerita Di Balik Layar (2)
- Bab 133 Apa Hubungannya Dengan Keluargaku? (1)
- Bab 133 Apa Hubungannya Dengan Keluargaku ? (2)
- Bab 134 Yosi Vinna adalah Anak Perempuan Itu (1)
- Bab 134 Yosi Vinna adalah Anak Perempuan Itu (2)
- Bab 135 Memanjat Tembok (1)
- Bab 135 Memanjat Tembok (2)
- Bab 136 Bertemu Sisi (1)
- Bab 136 Bertemu Sisi (2)
- Bab 137 Jamuan Pertunangan Sisi (1)
- Bab 137 Jamuan Pertunangan Sisi (2)
- Bab 138 Telepon Dari Rumah Sakit (1)
- Bab 138 Telepon Dari Rumah Sakit (2)
- Bab 139 Donor Darah
- Bab 140 Sunni Sakit
- Bab 141 Evan yang Berbeda (1)
- Bab 141 Evan yang Berbeda (2)
- Bab 142 Aku Bukan Dia (1)
- Bab 142 Aku Bukan Dia (2)
- Bab 143 Perjanjian Pernikahan Akan Dibatalkan (1)
- Bab 143 Perjanjian Pernikahan Akan Dibatalkan (2)
- Bab 144 Dia Adalah Istriku (1)
- Bab 144 Dia Adalah Istriku (2)
- Bab 145 Kemunculan Kakak Sisi (1)
- Bab 145 Kemunculan Kakak Sisi (2)
- Bab 146 Mendonor Darah Untuk Sunni
- Bab 147 Membantu Keluarga Demina (1)
- Bab 147 Membantu Keluarga Demina (2)
- Bab 148 Tercela (1)
- Bab 148 Tercela (2)
- Bab 149 Penghinaan (1)
- Bab 149 Penghinaan (2)
- Bab 150 Foto Di Bawah Pohon (1)
- Bab 150 Foto Di Bawah Pohon (2)
- Bab 151 Baginya Siapalah Aku Ini?
- Bab 152 Dendam Yosi
- Bab 153 Keputusan Steven
- Bab 154 Lepas
- Bab 155 Pendampingan Adalah Pernyataan Cinta Yang Dalam
- Bab 156 Aku Mau Ginjalnya
- Bab 157 Kecelakaan Weni
- Bab 158 Weni Menjadi Gila
- Bab 159 Aku adalah Safira Demina
- Bab 160 Hal Yang Janggal
- Bab 161 Siapa yang Mencelakai Weni Demina ?
- Bab 162 Satu Ginjal, Apalah Artinya
- Bab 163 Memakan Surat Perjanjian
- Bab 164 Orang yang Paling Tidak Ingin Kusakiti Adalah Kamu
- Bab 165 Orang Tua Datang
- Bab 166 Biarkan Dia Menjadi Anakmu Saja
- Bab 167 Dia Sudah Tahu Semuanya
- Bab 168 Rahasia Keluarga Demina
- Bab 169 Kedepannya Kamu Adalah Bibiku
- Bab 170 Gangguan Jiwa
- Bab 171 Mengumpulkan Bukti
- Bab 172 Masa Lalu Fuji
- Bab 173 Aku Hanya Ingin Menikah Dan Punya Anak
- Bab 174 Anak Haram Siro
- Bab 175 Badai Yang Melanda
- Bab 176 Akting yang Buruk
- Bab 177 Pemikiran Pria Burung Phoenix
- Bab 178 Apakah Aku Melakukan Kesalahan?
- Bab 179 Lebih Baik Memprovokasi Dewa Kematian Daripada Memprovokasi Steven
- Bab 180 Li Jin Menjadi Mata-mata
- Bab 181 Sejarah Keluarga Demina
- Bab 182 Ada Hal Tersembunyi Lainnya
- Bab 183 Rencana Pesta Besok
- Bab 184 Sudah Seharusnya Menyerahkan Kedudukan
- Babb 185 Mengumumkan Kepemilikannya
- Bab 186 Jason Muncul Di Acara Pertunangan
- Bab187 Aku Belum Bercerai!
- Bab 188: Orang Asing Yang Akrab
- Bab 189 Sebuah Kontrak Mengganti Selembar Akta Cerai
- Bab 190 Weni Terjadi Kecelakaan
- Bab 191 Satu Buta, Satu Koma
- Bab 192: Aku Mau Menunggu Dia Sadar
- Bab 193 Dikabarkan Oleh Orang Tua Asuh
- Bab 194 Steven Sadar
- Bab 195 Berlompat-lompat Tidak Berapa Hari Lagi
- Bab 196: Pelatih Wanita Yang Spesial
- Bab 197 Terkurung
- Bab 198 Tertangkap Ketika Melarikan Diri
- Bab 199 Hubungan Penculik Dan Sunni Tidak Biasa
- Bab 200 Dibatasi Satu Dinding
- Bab 201 Benar-Benar Pernah Ada
- Bab 202 Dia Berani Tidak
- Bab 203 Jejak Kaki di Dada
- Bab 204 Aku Akan Melindungimu
- Bab 205 Seleraku Tidak Begitu Aneh
- Bab 206 Ikhlas
- Bab 207 Tidak Ada Yang Perlu Dikatakan
- Bab 208 Kemenangan
- Bab 209 Sisi Hamil
- Bab 210 Penjelasan
- Bab 211 Kembali Ke Rumah Demina
- Bab 212 Diusir Keluar
- Bab 213 Masih Sama Dengan Dulu
- Bab 214 Ruang Buku Rahasia
- Bab 215 Lulu Dan Rufin Demina
- Bab 216 Perasaan Syukur Dan Dendam Antara Keluarga Himura Dan 叶老
- Bab 217 Identitas Dennis Yang Lain
- Bab 218 Permintaan Si Tua Ye
- Bab 219 Rahasia Keluarga Mao
- Bab 220 Giok Keselamatan Telah Ditukar
- Bab 221 Membully Orang Dengan Kekuasaannya
- Bab 222 Mempersulitkan Orang
- Bab 223 Pengalaman Berbeda, Cara Bekerja Berbeda
- Bab 224 Orang Yang Disukai Yu Tiantian Adalah Dennis
- Bab 225 Gadis Ini Sangat Kasihan
- Bab 226 Siro Sungguh Tidak Tahu Malu
- Bab 227 Keberadaan Peta
- Bab 228 Ingin Koboi?
- Bab 229 Perkelahian
- Bab 230 Taruhan
- Bab 231 Penjaga Rahasia?
- Bab 232 Wanita Yang Ribet
- Bab 233 Buku Kuno Diculik
- Bab 234 Ayo Menikah?
- Bab 235 Terluka
- Bab 236 Rapat Keluarga Semarga?
- Bab 237 Berangkat
- Bab 238 Pergerakan Malam hari
- Bab 239 Naik Gunung
- Bab 240 Kedatangan Orang Keluarga Himuar
- Bab 241 Bertemu
- Bab 242 Tunggu Aku Pulang
- Bab 243 Marah
- Bab 244 Interogasi
- Bab 245 Penangkapan
- Bab 246 Ruang Rahasia Dibuka
- Bab 247 Membangun Wibawa
- Bab 248 Kencan Di Alam Liar
- Bab 249 Aku Menemanimu
- Bab 250 Wanita Cantik Luori
- Bab 251 Hari Kedua Safira
- Bab 252 Baunya Serupa
- Bab 253 Tujuan Tidak Polos
- Bab 254 Ingin Menjadikannya Sebagai Seorang Kekasih
- Bab 255 Dendan Yang Sulit Diselesaikan
- Bab 256 Strategi Membujuk
- Bab 257 Pasangan Yang Saling Melengkapi
- Bab 258 Harus Ada Si Tua Ye Baru Bisa
- Bab 259 Bertemu Lagi Dengan Ibu Pengasuh
- Bab 260 Meminjam Uang
- Bab 261
- Bab 262 Terjadi Masalah
- Bab 263 Aku Ingin Hidup
- Bab 264 Berhasil
- Bab 264 Perencanaan
- Bab 266 Kecemburuan Justin
- Bab 267 Bekerja Sama
- Bab 268 Diam-Diam Mengikutinya
- Bab 269 Mengenakan Topeng
- Bab 270 Tarian Menyembah
- Bab 271 Aneh
- Bab 272 Halusinasi
- Bab 273 Memecahkan
- Bab 274 Harta Karun Yang Jarang Terlihat
- Bab 275 Tuan Muda Dari Keluarga Wen
- Bab 276 Datang Untuk Menagih Hutang
- Bab 277 Negosiasi
- Bab 278 Disergap
- Bab 279 Wanita Asing
- Bab 280 Kecewa
- Bab 281 Tumbuh
- Bab 282 Pengkhianatan
- Bab 283 Alasan Untuk Semuanya