Dipungut Oleh CEO Arogan - Chapter 307 Berita Yang Tersebar Luas
Dia masih tidak tahu harus bagaimana caranya untuk menjawab Joey Wen, sedangkan Joey Wen masih terus berkata : "Kadang Kalah, aku sangat mengagumi dirimu, pernah juga berpikir andai saja aku bisa menjadi dirimu...., Pastinya Clinton akan menyukai diriku... Camile Fang, apakah kamu tahu, jika bukan karena Clinton, kita pasti sudah menjadi sahabat baik."
Perkataannya barusan itu terdengar sangat tulus, karena dia dan Camile Fang mempunyai suatu kesamaan,yaitu sama-sama mempunyai keahlian di bidang desain.
Selama berkerja di Miranda, mereka berdua terlihat sangat rukun, bekerja sama dengan sangat baik, tidak hanya itu juga, kepribadian mereka berdua juga sangat mirip, seharusnya sekarang mereka berdua bisa menjadi teman baik.
Akan tetapi dunia berkata lain.
Camile Fang hanya bisa berkata ini kepada Joey Wen : " Iya , aku sudah mengerti. Joey Wen, kamu adalah wanita yang sangat baik, suatu hari nanti, Clinton akan menyadarinya bahwa kebaikan mu sangat besar."
Terlihat ketenangan dari wajahnya Joey Wen,dia pun tersenyum kembali, “Camile Fang, apakah kamu tahu, sebenarnya dari awal, aku tidak ingin Wella Rui dan Jacky Fang main bersama, karena aku sangat takut kalau Clinton Song akan bertemu dengan dirimu lagi...”
Camile Fang yang merasa tidak enak itu berkata: “Sebenarnya aku juga berpikir seperti itu, aku juga takut kalau hubungan Wella Rui dan Jacky Fang itu bisa mempertemukan aku dan Clinton kembali...”
Joey We pun menganggukkan kepalanya : “Akan tetapi aku sadar. Ada beberapa masalah harus kita hadapi, jika aku selalu menghindari masalah tersebut, pastinya masalah yang ada itu tidak akan selesai. Terutama, Wella Rui yang sangat menyukai Jacky Fang, aku juga percaya bahwa Jacky Fang juga menyukai dirinya. Maka dari itu, mengapa kita hanya karena masalah seseorang saja, harus melarang pertemanannya mereka?”
Camile Fang pun menganggukkan kepalanya, tiba-tiba dia ingat dengan sesuatu, dan dia pun bertanya: “ Joey, Wella Rui... apakah dia adalah anak kandungmu?”
Joey Wen pun menggelengkan kepalanya itu, “Dia tidak mungkin lahir dari rahim ku. Wella Rui adalah anak dari kakak laki-laki ku, dan juga bisa di bilang seperti anakku sendiri. Kakak laki-laki ku dan iparku mengalami kecelakaan dan meninggal dunia, pada saat itu Wella Rui masih berada di dalam kandungan ibunya. Demi mengenang kepergiannya kakakku dan iparku ini, aku pun memutuskan untuk merawatnya seperti anakku sendiri...”
Setelah mendengar ini, Camile Fang sangat mengagumi Joey Wen,dia merasa bahwa Joey Wen adalah wanita yang sangat baik hati.
Joey Wen pun berkata: “Camile Fang, aku mohon jaga rahasia ini, jangan beritahukan hal ini kepada Wella Rui, aku ingin membuat dirinya selalu bahagia seumur hidupnya.”
Camile Fang menganggukkan kepalanya, “Baiklah! Teh sudah tidak hangat lagi, aku akan menuangkan teh yang hangat untukmu...”
Hari pun sudah gelap, Wella Rui dan Jacky Fang baru saja keluar dari ruang bermainnya itu.
Joey Wen menolak tawaran makan malam yang di tawarkan oleh Camile Fang,dan pun dia bergegas untuk pulang ke rumah.
Setelah Joey Wen dan Wella Rui pergi, pengurus rumah yang berada di luar rumah pun berlari masuk ke dalam, dia berkata kepada Camile Fang : “Nyonya, ini gawat, ini gawat! Nyonya bisa menyalakan tv saat ini juga!”
Walaupun Camile Fang sedikit bingung, akan tetapi dia menuruti kata pengurus rumahnya itu dan berjalan menuju ke arah tv, di ambilnya remot kemudian di nyalakannya tv tersebut.
Di tv terdapat berita baru, di dalam berita tersebut ada pemeran laki-laki,yaitu Shawn Mu, kemudian ada juga peran wanita itu tentu saja bukan dirinya, akan tetapi dia adalah Barbara An.
Shawn Mu telah kembali dengan cinta lamanya itu dan malam kemarin mereka telah menginap di sebuah hotel, di katakan bahwa dia tidak mempunyai perasaan apa-apa terhadap istrinya itu karena dia masih mencintai Barbara An.
Melihat berita ini, membuat hati Camile Fang menjadi sedikit hancur.
Dia tidak berani percaya dengan kebenaran berita ini, dia pun masih terus melihat berita tersebut.
Selanjutnya adalah tampilan layar monitor hotel, yang menunjukkan kejadian malam itu,yaitu ada Barbara An dan Shawn Mu yang pergi ke hotel untuk memesan kamar, kemudian mereka berdua tidur bersama di kamar hotel tersebut.
Masalah apa yang akan terjadi itu, tidak perlu di jelaskan juga semua orang sudah bisa menebaknya.
Saat itu juga, Camile Fang merasa dirinya itu hampir jatuh pingsan.
Dia merasakan sedikit pusing, dan hampir saja terjatuh ke bawah.
Pengurus rumah pun segera menangkap dirinya, sambil menghelakan nafas panjang. Barusan itu dia sedang berada di toko kecil untuk membeli barang, tiba-tiba dia menerima telepon, yang memberitahukannya tentang berita yang bersangkutan dengan Shawn Mu, dan memintanya untuk segera melihat ke berita tersebut dan memikirkan cara untuk menyelesaikannya.
Pengurus rumah sudah tidak berpikir panjang lagi, dia pun segera memberitahukan hal ini kepada Camile Fang. Andaikan dia tahu jika akan terjadi kejadian seperti ini, dia pun tidak akan memberitahukan hal ini kepada Camile Fang.
Akan tetapi sudah tidak ada gunanya lagi untuk menyesal, pengurus rumah hanya bisa menenangkan Camile Fang : “Nyonya, anda jangan terkejut dulu, bisa jadi berita ini tidak benar, kita tunggu Tuan kembali saja untuk membicarakan masalah berita tersebut...”
Camile Fang pun tidak bisa menahan air matanya itu dan mulai meneteskan air matanya.
Sudah terlihat jelas dari video yang ada di berita tersebut, bahwa Shawn Mu dan Barbara An berjalan sambil bergandengan masuk ke dalam hotel, Apakah ini masih tidak benar?
Dia pun duduk di sofa tersebut,dan merangkul kedua kaki yang di tekukkan di atas sofa itu, sambil menunggu Shawn Mu pulang ke rumah.
Jacky Fang di bawa pengurus rumah naik ke lantai atas. Dia bisa menebak setelah Shawn Mu pulang, pasti akan terjadi pertengkaran yang sangat besar, dia tidak ingin membiarkan Jacky Fang melihat mereka berdua bertengkar.
Tidak lama kemudian, Shawn Mu pun pulang ke rumah.
Mobil baru saja berhenti, dia pun segera turun dari mobil. Pada saat masuk ke dalam rumah, dia melihat Camile Fang yang sedang duduk di atas sofa.
Dia pun terlihat sangat kaku,dan berkata: “Apakah kamu sudah melihat berita hari ini?”
Camile Fang pun menganggukkan kepalanya, sambil menangis dia pun bertanya: “Apakah benar yang di katakan oleh berita tersebut? Kalau malam itu, kamu benar-benar sedang bersama dengan Barbara An?”
Shawn Mu pun menghelakan nafasnya, dan menganggukkan kepalanya itu. “Maafkan aku.”
“Aku tidak butuh maaf darimu!” kata Camile Fang yang sangat emosi: “ Lalu semua yang telah kamu jelaskan kepada ku itu,hanyalah omong kosong saja? Malam itu, Kamu benar-benar bersama dengan dia!”
Shawn Mu berjalan untuk mendekat, dan ingin memeluknya, akan tetapi dia telah di dorong oleh Camile Fang.
“Camile, kamu harus mendengar penjelasan dariku!”
Shawn Mu yang sambil berkata, ingin memaksa agar bisa memeluknya, akan tetapi dia menatap Shawn Mu dengan tatapan yang sangat galak, sama seperti dengan seekor binatang buas yang ingin menerkamnya.
“Apa yang ingin kamu jelaskan lagi? Apakah kamu tidak meniduri dirinya itu?”
Kata Camile Fang yang sedang mencibir, dan terlihat sangat jelas dari tatapan sedih itu.
“Malam itu aku benar-benar sedang bersama dengannya, akan tetapi itu semua tidak seperti dengan apa yang kamu pikirkan...”
“Paaaa!”
Belum juga selesai berbicara dia sudah di tampar oleh Camile Fang, dia juga mengelus – ngelus wajahnya,yang terlihat sangat merah dan perih itu.
Karena dia yang meminta maaf, jangankan hanya satu tamparan, sepuluh tamparan, bahkan dengan dia membunuhnya sekali pun, dia tidak bisa berkata apa-apa lagi.
Hanya Camile Fang tidak akan meninggalkannya itu saja sudah sangat cukup.
Shawn Mu pun menggenggam kedua tangan Camile Fang, lalu menamparkan kedua tangan tersebut ke wajahnya itu, dan tidak berkata sama sekali.
Camile Fang pun menarik kedua tangannya itu, dan menatapnya dengan penuh kebencian, kemudian dia berjalan menuju lantai atas.
Dia membuka pintu kamarnya Jacky Fang, kemudian dia duduk bersama dengan pengurus rumah dan juga Jacky Fang,dan berkata: “Jacky Fang, kita harus pergi!”
Jacky Fang terkejut saat melihat Camile Fang yang terus menangis di tambah dengan tatapan yang galak itu, dia tidak berani untuk berkata apa-apa, dan juga tidak berani untuk berdiri.
Pengurus rumah pun berkata: “Nyonya, keee...kenapa? jika terjadi masalah harus di selesaikan dengan baik, bisa jadi ini salah paham saja, anda tidak perlu melakukan hal seperti ini...”
Camile Fang sambil menangis dan berkata: “Dia sudah mengakui semuanya, apa yang harus di salahpahami lagi? Paman Liu, Maaf, aku akan membawa Jacky Fang pergi dari sini...”
Sambil berbicara, dia pun mendekat ke arah Jacky Fang dan menarik tangannya itu, kemudian dia berjalan menuju kamarnya untuk membereskan semua barang-barang miliknya itu.
Novel Terkait
The Revival of the King
ShintaPejuang Hati
Marry SuPRIA SIMPANAN NYONYA CEO
Chantie LeeAkibat Pernikahan Dini
CintiaDipungut Oleh CEO Arogan×
- Bab 1 Kabur Dari Rumah Dan Menangkap Perselingkuhan
- Bab 2 Kehilangan Keperawanannya Secara Misterius
- Bab 3 Ganti Pekerjaan!
- Bab 4 Melahirkan Bayi Berhati Licik
- Bab 5 Selamat Tinggal Cowok Bajingan
- Bab 6 Si Jahat Besar Dan Si Jahat Kecil
- Bab 7 Jatuh Ke Dalam Pelukannya
- Bab 8 Pindah Kesini Bersama-Sama
- Bab 9 Paman Adalah Superman
- Bab 10 - Mendekatkan Diri Dengan Pria Lain
- Bab 011 Berhadapan dengannya.....
- Bab 12 Depresi
- Bab 13 Jangan Menganggap Dirimu Terlalu Tinggi
- Bab 14 Tidak Sengaja Melihat Dia Dengan Pria Lain
- Bab 15 Ciuman Setengah Sadar
- Bab 16 Bagaimana Mungkin Kamu Ada di Sini?
- Bab 17 Identitasnya
- Bab 18 Kamu Tidak Layak!
- Bab 19 Mereka Telah Bertunangan
- Bab 20 Tuan Mu, Apakah Anda Sudah Merasa Puas?
- Bab 21 Apakah Dia Sudah Tidak Menyukai Jacky.....
- Bab 22 Shawn Mu, Aku Tidak Begitu
- Bab 23 Pergi Tanpa Mengucapkan Selamat Tinggal
- Bab 24 Pria Jelek
- Bab 25 Telah Melewati Batas
- Bab 26 Terima Kasih, Clinton
- Bab 27 Tiba-tiba Menyatakan Perasaannya
- Bab 28 Kediaman Mewah Seharga 1 Juta
- Bab 29 Makan Dengan Kedua Orang
- Bab 30 Tiga Orang Keluarga Yang Harmonis
- Bab 31 Aku Tidur Di Kasur, Kamu Tidur Di Sofa
- Bab 32 Kamu Memelukku Ketika Aku Tidur?
- Bab 33 Sesuatu Yang Dilakukan Pria Dan Wanita Single
- Bab 34 Alasan Tak Logis CEO Shawn
- Bab 35 Kehilangan Virginitas
- Bab 36 Godaan Inisiatif
- Bab 37 Berpegangan Tangan
- Bab 38 Jacky Fang Terkena Masalah
- Bab 39 Wanita Yang Kamu Pilih?
- Bab 40 Rasa Malu dan Keluhan
- Bab 41 Tidak Bisa Rukun Dengannya
- Bab 42 Sengaja Dibuat Sulit
- Bab 43 Benar-Benar Tidak Tahu Malu
- Bab 44 Dia Menggodaku!
- Bab 45 Hampir Kecelakaan
- Bab 46 Sikap Direktur Mu Yang Berubah
- Bab 47 Pertunangan Yang Dimajukan
- Bab 48 Shawn Mu, Bantulah Aku
- Bab 49 Wanita Yang Plin-Plan Dan Penuh Nafsu!
- Bab 50 Perasaan Yang Pernah Bertemu Sebelumnya
- Bab 051 Tidak Ada Siapapun Yang Bisa Memindahkanmu
- Bab 52 Perbuatan Jahat Yang Direncanakan Olehmu!
- Bab 53 Sebuah Tamparan Keras
- Bab 54 Dia adalah Wanitaku
- Bab 55 Menjauhlah dari Kami!
- Bab 56 Cara Yang Membuat Orang Ketakutan
- Bab 57 Hanya Sekali Saja Dan Langsung Terjadi!
- Bab 58 Apakah Kamu Ingin Menikah Denganku?
- Bab 59 Hanya Seorang Wanita Yang Telah Pernah Tidur Dengannya
- Bab 60 Paman Pergi Tinggal Di Rumah Mu
- Bab 61 Mencoba Baju Pengantin
- Bab 62 Nikahi Saya Kalau Begitu!
- Bab 063 Kau Begitu Terikat Seperti Ini, Tidak Lelah Kah
- Bab 64 Maukah Kamu Mandi Bersamaku?
- Bab 65 Hal Baik Yang Terhentikan
- Bab 66 Diusir Dari Tempat Pernikahan
- Bab 67 Karena Aku Menyukai Mu!
- Bab 68 Pernyataan Cinta Yang Paling Tegas
- Bab 69 Apa, Hamil?
- Bab 70 Muat Kalau Kamu Tidur Lebih Dekat Denganku
- Bab 71 Ciuman Ini Tidak Buruk
- Bab 72 CEO Mu Yang Terkejut
- Bab 73 Kunjungan Kakek Mu
- Bab 74 Aku Menjaga Kesucianku!
- Bab 75 Pemenang Dengan Profile Esentrik!
- Bab 76 Pertanyaan Yang Menjebak
- Bab 77 Jacky Juga Ingin Dicium
- Bab 078 Berhati-hati Untuk Menanggung Akibatnya
- Bab 79 Berpura-pura Untuk Polos? !
- Bab 80 Maaf, Aku Telah Datang Telat
- Bab 81 Ingin Dihidupi Orang Kaya?
- Bab 82 Bertanggung Jawab Pada Anak Di Perutnya
- Bab 83 Kenapa Tidak Memberitahuku?
- Bab 84 Lamaran
- Bab 85 Senang Hingga Insomnia
- Bab 86 Dasar Manusia Tidak Berperasaan
- Bab 87 Paparazzi
- Bab 88 Saat Pernikahan, Barbara An Muncul
- Bab 89 Dia Tidak Menginginkanku Lagi
- Bab 90 Ingin Membatalkan Pernikahan
- Bab 91 Kamu Memaksanya Untuk Menggila!
- Bab 92 Tidak Berubah Meskipun Diperingatkan Berulang Kali !
- Bab 93 Aku Ingin Bertemu Dengannya
- Bab 94 Bukan Wanita Hebat Biasa !
- Bab 95 Fitnahan Orang-Orang
- Bab 96 Melihat Dengan Mata Kepala Sendiri
- Bab 97 Barbara An, Wakil Ketua Depatemen!
- Bab 98 Undangannya
- Bab 99 Dia Tidak Pernah Mendapatkannya
- Bab 100 Jacky Mencuri Makanan
- Bab 101 Wanita Itu Seperti Duri
- Bab 102 Ibuku Bernama
- Bab 103 Berlutut
- Bab 104 Tidak Ada Asap Kalau Tidak Ada Api
- Bab 105 Kamu Tidak Punya Hak untuk Mengurusi Saya
- Bab 106 Pindah ke Rumah Barbara An
- Bab 107 Pakaian Renang Seksi
- Bab 108 Aku Mau Memainkanmu
- Bab 109 Kejadian Hari Ini Anggap Saja Tidak Pernah Terjadi
- Bab 110 Camile, Naik Panggung
- Bab 111 Situasi Yang Terjadi Pada Konferensi Pers
- Bab 112 Aku Turut Berbahagia Untukmu, Barbara
- Bab 113 Bersaing Dengan Shawn?
- Bab 114 Karena Dia Bertengkar
- Bab 115 Shawn Mu, Kamu Seharusnya Sadar
- Bab 116 Ada Orang Yang Sengaja Menentang Kita
- Bab 117 Interogasi Empat Mata
- Bab 118 Fitnah
- Bab 119 Istri Clinton Song
- Bab 120 Membawa Jacky Fang Untuk Tinggal Di luar
- Bab 121 Melepaskan Perkataan Yang Kejam
- Bab 122 Kamu Tidak Pernah Berhutang Padaku
- Bab 123 Camile Ditangkap
- Bab 124 Tidak Sebaik Dirinya
- Bab 125 Apa Itu Pria Sejati ?
- Bab 126 Bukanlah Giliranmu Untuk Bertanya
- Bab 127 Jangan Berpikir Untuk Pergi Seumur Hidup
- Bab 128 Jacky Fang Hilang
- Bab 129 Mengecek
- Bab 130 Penghasut di Balik Layar
- Bab 131 Mengatasnamakan Seseorang
- Chapter 132 Melakukan Sesuatu Hal yang Menyusahkan
- Chapter 133 Demam dan Pingsan
- Chapter 134 Penghinaan
- Chapter 135 Datang di tengah Malam
- Chapter 136 Membuat Adik kecil
- Bab 137 Survei
- Bab 138 Pesan Penculikan
- Bab 139 Rahasia Jacky Fang
- Bab 140 Semangat
- Bab 141 Dari Dulu Hanya Ada Shawn Mu
- Bab 142 Menggenggam Tangan Clinton Song
- Bab 143 Tidak Menyelamatkannya
- Bab 144 Fitnah
- Bab 145 Ciuman Yang Familiar
- Bab 146 Margaret Li Datang
- Bab 147 Pemerasan
- Bab 148 Shawn Mu Datang Menyelamatkan
- Bab 149 Membongkar di Hadapan
- Bab 150 Shawn Mu Meminta Maaf
- Bab 151 Dua pilih satu
- Bab 152 Data Kerja Sama Dengan S Corp
- Bab 153 Identitas Misterius
- Bab 154 Mencium Paksa Dia
- Bab 155 Jangan Melihat Kejahatan
- Bab 156 Aku Selalu Mencintai Kamu
- Bab 156 Cinta Segitiga Itu Salah
- Bab 157 Cerita Di Balik Pertandingan
- Bab 159 Dia adalah “Mirror”!
- Bab 160 Dipaksa
- Bab 161 Seperlinya Sudah Jatuh Cinta
- Bab 162 Mimpi Buruk Baginya
- Bab 163 Menunjukkan Kehebatan
- Bab 164 Jatuh Dari Tangga
- Bab 165 Sangat Membencinya
- Bab 166 Meledak
- Bab 167 Laura Su Kembali
- Bab 168 Memperistrinya
- Bab 169 Menjauhi Keluarga Mu
- Bab 170 Yang Dicintainya Adalah Kau
- Bab 171 Berita Baik
- Bab 172 Memberinya Kesempatan
- Bab 173 Suruhan
- Bab 174 Bangun
- Bab 175 Pertunangan
- Bab 176 Mengganggu Anak Kecil
- Bab 177 Memberimu Pesta Pernikahan yang Lebih Besar
- Bab 178 Selingkuh
- Bab 179 Maksud Tersembunyi
- Bab 180 Ditolak Berturut-turut
- Bab 181 Mengancamnya Dengan Jacky Fang
- Bab 182 Hanya Sebuah Mainan
- Bab 183 Mengatasi Margaret Li
- Bab 184 Menerima Lamarannya
- Bab 185 Kedua Kakinya Sembuh Total
- Bab 186 Terjadi Masalah Pada Pakaian
- Bab 187 Disandera
- Bab 188 Upacara Pertunangan Yang Meriah
- Bab 189 Sedikit Pun Tidak Mencintaimu
- Bab 190 Jawaban Yang Tidak Bisa Diungkapkan
- Chapter 191 Janji bertemu dengan Laura Su
- Chapter 192 Undangan
- Chapter 193 Pertengkaran
- Chapter 194 Memalukan
- Chapter 195 Menabrak Mati Mereka
- Chapter 196 Kebetulan
- Chapter 197 Rupanya benar dia!
- Chapter 198 Berpura-pura Sakit Hati
- Bab 199 Pasti Bukan Barbara An
- Bab 200 Rumah Pernikahan
- Bab 201 Karya Mulia Shawn Mu
- Bab 202 Penyesalan
- Bab 203 Pernikahan Diundur
- Bab 204 Barbara An Tiba-Tiba Marah
- Bab 205 Mendorongnya
- Bab 206 Menjaring Jasad
- Bab 207 Mencurigainya
- Bab 208 Menipu Diri Sendiri
- Bab 209 Pengakuan
- Bab 210 Menjemputnya Pulang
- Bab 211 Pukulan Yang Sakit
- Bab 212 Meminum Alkohol Untuk Menghilangkan Kesedihan
- Bab 213 Bukannya Untuk Menjual Diri
- Bab 214 Apakah Celine Yan Adalah Dia?
- Bab 215 Bertemu Dengan Kenalan
- Bab 216 Camile Fang Tidak Mati!
- Bab 217 Menemukan Mami
- Bab 218 Bukti
- Bab 219 Membongkar Kebohongan
- Bab 220 Cerita Mereka
- Bab 221 Satu dari Sepuluh Ribu Kemungkinan
- Bab 222 Orang Asing
- Bab 223 Merangsangnya Pingsan
- Bab 224 Mengganti Nama Demi Cinta
- Bab 225 Tidak Mungkin Lagi
- Bab 226 Batalkan Pertunangan
- Bab 227 Selesaikan Secara Keseluruhan
- Bab 228 Sangat Senang Karena Keberadaanmu
- Bab 229 Dua Ikat Bunga
- Bab 230 Mengapa Menipunya?
- Bab 231 Perpisahan
- Bab 232 Permohonan Tulus Shawn Mu
- Bab 233 Penculikan Di Tengah Jalan
- Bab 234 Ancaman Mati
- Bab 235 Berhentilah Berharap
- Bab 236 Menyampaikan Semuanya
- Bab 237 Camile Ditembak
- Bab 238 Ingat Akan Semuanya
- Bab 239 Benar-benar Hanya Memaafkan
- Bab 240 Orang yang Berada di Belakangnya
- Bab 241 Usir Dia Pergi
- Bab 242 Camileku Sudah Kembali
- Bab 243 Ikan Tidak Memerlukan Cahaya Matahari
- Chapter 244 Secara Sepihak Telah Membatalkan Pernikahan Ini
- Chapter 245 Jatuh Kedalam Perangkap
- Chapter 246 Menyelesaikan Semua Masalah Yang Ada
- Chapter 247 Ancaman Dari Shawn Mu
- Chapter 248 Kebencian
- Chapter 249 Dua Orang Wanita Yang Sangat Aneh
- Chapter 250 Tidak Begitu Bagus
- Chapter 251 Menuntut Ke Pengadilan
- Chapter 252 Terbebas Dari Nama Buruk
- Chapter 253 Sudah Sejak Lama Memaafkannya
- Bab 254 Wanita Gila
- Bab 255 Menipu Uang Selamanya
- Bab 256 Tinjuan Yang Datang Mendadak
- Bab 257 Presdir Mu Membagikan Makanan Lokal
- Bab 258 Hasil Buah Cinta
- Bab 259 Ibunya Menjadi Lebih Terpandang Karena Putranya
- Bab 260 Tidak Menyerah
- Bab 261 Camile, Aku Sangat Merindukanmu
- Bab 262 Mencuri Data
- Bab 263 Rencana Yang Gagal
- Bab 264 Keguguran
- Bab 265 Putus
- Bab 266 Pasutri Mu Telah Pulang ke Dalam Negeri
- Bab 267 Pembantu Liar
- Bab 268 Segera Keluar Dari Century's Corp
- Bab 269 Kanker Lambung Stadium Akhir
- Bab 270 Lamaran Pernikahan
- Bab 271 Dia Bukan Orang Luar
- Bab 272 Mimpi Indah Yang Hilang
- Bab 273 Kembalinya Edward Mu
- Bab 274 Harta Warisan Keluarga
- Bab 275 Menunggu Kesempatan
- Bab 276 Pindah Kembali Ke Rumah Keluarga Mu
- Bab 277 Kerjasama Antar Orang Bodoh
- Bab 278 Meninggalnya Kakek
- Bab 279 Pencabutan Identitas
- Bab 280 Laura Su Tetap Adalah Bella Su
- Bab 281 Mesin Balas Dendam
- Bab 282 Masuk Penjara
- Bab 283 Kamu Tidak Memenuhi Syarat untuk Melihatnya
- Bab 284 Bob Fang Sudah Berubah
- Bab 285 Kakak Ipar
- Bab 286 Bermain Emosi
- Bab 287 Dua Triliun
- Bab 288 Wajah yang Bengkak
- Bab 289 Mencambuk
- Bab 290 Sebuah Kebetulan Yang Mengejutkan
- Bab 291 Kabar Baik di Atas Tempat Tidur Pasien
- Bab 292 Membalikkan Biaya Lama
- Bab 293 Mengumumkan Identitas
- Bab 294 Tante Jahat di Rumah Gelap
- Bab 295 Masih Menyimpan Perasaan
- Bab 296 Perang Dingin
- Bab 297 Anak Perempuan yang Ditaksir
- Bab 298 Jadi Pahlawan Kesiangan
- Bab 299 Shawn Mu, Terima Kasih
- Bab 300 Perubahan Rencana
- Bab 301 Salah Pergok
- Bab 302 Menyerahkan Diri
- Bab 303 Foto
- Bab 304 Aku Tidak Peduli
- Bab 305 Menyembunyikan
- Chapter 306 Berbaikan dengan Joey Wen
- Chapter 307 Berita Yang Tersebar Luas
- Chapter 308 Kamu Tidak Perlu Pergi, Biar Aku Saja Yang Pergi
- Chapter 309 Kembali Bertemu
- Chapter 310 Terjadi Kesalahpahaman Lagi.
- Chapter 311 Masalah Yang Sudah Mengecil
- Bab 312 Bertemu Lagi Dengan Shawn Mu
- Bab 313 Orang Yang Sama Persis
- Bab 314 Menyelesaikan Tugas
- Bab 315 Mengugurkan Anak
- Bab 316 Ditolak Lagi
- Bab 317 Tidak Bisa Dilupakan
- Bab 318 Menyelesaikan Sendiri
- Bab 319 Shawn Mu Menghilang
- Bab 320 Video Pengawasan
- Bab 321 Situasi Yang Sangat Kacau
- Bab 322 Dengan Tangan Sendiri Mendorong Masuk Ke Neraka
- Bab 323 CEO Mu Sudah Kembali
- Bab 324 Adegan Yang Hangat
- Bab 325 Identitas Yang Dicurigakan
- Bab 326 Kamu Berubah
- Bab 327 Dia Mencintai Barbara An
- Bab 328 Tatapan Yang Janggal
- Bab 329 Menangkap Seluruhnya
- Bab 330 Memutuskan Membuka Kartu
- Bab 331 Pergi Jauh
- Bab 332 Telah Menemukan Gadis Itu
- Bab 333 Shawn Mu Yang Asli
- Bab 334 Rencana Untuk Pembalasan Balik
- Bab 335 Menggantikannya Untuk Mati
- Bab 336 Daddy Yang Asli Dan Yang Palsu
- Bab 337 Telah Berakhir Di Sini
- Bab 338 Hidup Untuk Diri Sendiri
- Bab 339 Putri Kecilku
- Bab 340 Identitas Telah Terbongkar
- Bab 341 Hidupnya Hanyalah Sebuah Lelucon
- Bab 342 The End