Jika bertemu lagi, aku akan melupakanmu - Bab 3 Jane, kamu berani sekali

Aku cuma cuti tiga hari, perusahaan sudah mau memberhentikan ku!

Aku tidak bisa menerima putusan ini, jadi aku menutup telepon lalu pergi kekantor.

Baru saja sampai di kantor aku sudah mendengar teman kantor membicarakan ku, salah satu teman yang akrab memberitahu ku, karena hubungan ku dan Timothy Huang kemarin, fotonya tersebar di internet, merusak nama baik perusahaan.

Aku sama sekali tak tau hal ini, saat aku melihat telepon genggam ku, fotonya sudah di hapus, hal yang berkaitan dengan ku dan Timothy Huang semuanya sudah di blok.

Aku berterima kasih pada temanku, lalu masuk menemui manager, membahas pemberhentianku.

Manager melirik ku, lalu memberikan surat permohonan berhenti bekerja pada ku: " Jane, apa yang terjadi di internet telah merusak nama baik perusahaan, kamu isi surat ini."

Aku tidak setuju, lalu membuka mulut untuk membela diri sendiri: " Pak, hal ini aku juga korban!"

"Sudah, jangan ngomong lagi, Andi melihat mu keluar dengan Timothy Huang."

Mendengar itu, wajahnya berubah pucat, dia tau dirinya tak bisa berkata apa-apa lagi, cuma bisa menerima dan mengisi surat itu.

Setelah mengisi surat itu, manager menyuruhnya membereskan barang-barangnya dan pergi.

Aku tak menyangka tak sampai sebulan, kehidupanku berubah drastis.

Aku memeluk barang-barang ku sambil berdiri di samping jalan menunggu taxi datang, tapi tak menyangka tiba-tiba ada sebuah mobil berhenti.

"Apakah anda Nona Jane?"

Aku mengangguk: " Iya aku, siapa kamu?"

" Aku Irfan Lee, seketaris Timothy huang, mengenai foto-foto itu, Tuan Timothy ingin membahasnya dengan mu, mari pergi dengan ku."

Dan pas sekali aku ingin menanyai hal ini pada Timothy Huang, aku tak menolak, lalu naik ke mobil pria itu.

Setengah jam kemudian Irfan Lee membawa ku kerumah.

Timothy Huang berjalan turun ke lantai bawah, wajahnya dingin: " Jane, kamu harusnya tahu kenapa aku ingin menemui mu."

" Maksud tuan Timothy apa? kamu pikir aku yang memposting foto itu?"

Dia memandang ku dingin: " Pertanyaan ini bukan kah harusnya aku yang menanyakan kepadamu? Memberiku obat, menarik ku, lalu mengambil gambar seperti itu...."

Selesai berbicara, ia berhenti, berjalan ke depan ,lalu melihat ku: " Jane, Kamu berani sekali?"

Aku emosi, dan terdiam, lalu membela diri: " Bukan aku! aku juga korban!"

"Heh--- tapi perilaku mu malam itu bukan sebagai korban!"

Kata-katanya sulit di menegerti, tapi aku tahu ini hanya salah paham, Timothy Huang tidak akan melepaskanku.

" Itu bukan aku, Timothy, aku mengaku aku ingin menarik mu, tapi tentang memberi obat dan foto-foto itu, bukan aku yang melakukannya, aku punya alasan apa untuk melakukan itu?"

" Kamu tentu punya alasan! Pacar mu di rebut Shirley, kamu kesal lalu ingin balas dendam melalui aku, apanya yang tak ada alasan?"

Kata demi kata yang dingin .

Aku hampir pingsan: " Bukan aku, aku tak begitu bodoh, kalau aku balas dendam melalui kamu mereka juga tak bisa merasakannya! kalau aku mau , aku membalas kepada mereka, bukan nya harusnya aku menarik mu, lalu kamu menikahi ku agar aku menjadi bibinya Shirley?"

" Jadi kamu menarik ku, agar bisa menikahi ku?"

" Ya, kamu pikir kalau tak begitu aku akan puas?!"

" Menarik. "

Alisnya berkerut, raut wajahnya juga.

Aku terdiam, melihat kerutan di dahinya, jadi menanyainya: " Kamu kenapa?"

Novel Terkait

Gaun Pengantin Kecilku

Gaun Pengantin Kecilku

Yumiko Yang
CEO
3 tahun yang lalu

Sederhana Cinta

Arshinta Kirania Pratista
Cerpen
4 tahun yang lalu

Kamu Baik Banget

Jeselin Velani
Merayu Gadis
4 tahun yang lalu

Love Is A War Zone

Qing Qing
Balas Dendam
5 tahun yang lalu

Pria Misteriusku

Lyly
Romantis
3 tahun yang lalu

Gue Jadi Kaya

Faya Saitama
Karir
4 tahun yang lalu

Too Poor To Have Money Left

Adele
Perkotaan
3 tahun yang lalu

Aku bukan menantu sampah

Stiw boy
Menantu
3 tahun yang lalu