My Charming Wife - Bab 351 Memberi nama
Wenny Qin jelas memikirkan hal ini juga, lalu menatap Clara Shen sambil berkata, "Clara, untungnya kamu lebih pintar, kenapa aku tidak terpikirkan !"
"Kamu tidak sabar." Kata Clara Shen.
Tetapi siapapun yang mengalami ini, mungkin pasti akan bertindak hal yang sama.
Claudius Zhang juga berkata : "Dengan adanya bantuan suamimu, aku rasa akan teratasi dengan baik."
Akhirnya, Wenny Qin dan Claudius Zhang mulai lega, Wenny Qin masih berpikir bagaimana cara menghadapi pihak tersebut, belum selesai ia memikirkan, terdengar bunyi panggilan telepon dari ponsel Clara Shen.
Pandangan Wenny Qin, Claudius Zhang, dan Elviana Wang langsung tertuju pada ponsel Clara.
Clara Shen mengangkat telepon, dan itu adalah panggilan dari Wayne Qin.
"Halo, suamiku, apakah sudah mendapatkannya ?"
Clara Shen segera bertanya.
Wayne Qin berkata : "Aku telah mencari tahu, namun pihak itu mengatakan bahwa foto itu memakai nama samaran, jadi mereka juga tidak tahu siapa itu. Aku mencari tahu sebuah alamat IP, dan tempatnya adalah sebuah warung internet."
Bahkan Wayne Qin tidak menyangka kejadian ini akan berakhir seperti ini, dan itu hanyalah sebuah foto, kenapa pihak tersebut begitu berhati-hati.
Clara Shen tertegun, "bahkan kamu juga tidak mendapatkannya ?"
Wenny Qin, Claudius Zhang, dan Elviana Wang saling memandang, mereka semua tampak tidak percaya.
Bagi Wenny Qin, Wayne Qin, selalu menjadi kakak laki-laki yang paling kuat, tidak ada yang tidak dapat ditangani oleh kakaknya ini, ia tidak menyangka bocoran foto tersebut bahkan tidak bisa ditemukan oleh Wayne Qin.
Siapa sebenarnya orang ini ?
Clara Shen menutup telepon, mereka bertiga menatap Clara Shen, Claudius Zhang bertanya, "Apakah suamimu juga tidak mendapatkannya ?"
Nada bicaranya penuh ketidakpercayaan.
Clara Shen mengangguk, "Ya, dia mengatakan bahwa dia menemukan dari mana asal berita hiburan tersebut dipublikasi, tetapi pihak itu mengirim sebuah catatan kepadanya, dan itu merupakan nama samaran seseorang yang dikirim kepada mereka melalui situs web tanpa registrasi. Dia mencari tahu alamat IP yang mengirim foto-foto tersebut, dan itu adalah sebuah warung internet. Dia juga menemukan orang yang menggunakan internet pada hari itu, tetapi tidak ada satupun yang berasal dari karyawan Fairview Villa, bahkan tidak dapat menemukan siapa yang dapat dihubungi."
Ketiganya terkejut ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Clara Shen.
Ternyata begitu ketat, jika itu adalah karyawan penjualan atau karyawan resepsionis Fairview Villa, apakah mereka dapat melakukannya dengan hati-hati ?
Claudius Zhang tidak tahan untuk tidak berkata : “Mereka tidak sepintar itu, kenapa begitu berhati-hati dalam hal ini. Bagaimana ini bisa seperti membeli rumah, ini seperti mata-mata badan intelijen."
Dia mengira meskipun hal ini sudah terjadi, Wenny Qin juga sangat marah, tetapi paling tidak, itu seperti kejadian Wenny Qin sebelumnya, yang tidak sengaja difoto oleh orang lain. Hanya saja, prosesnya sedikit lebih serius, melibatkan dua orang yang membeli rumah, tetapi ia tidak menyangka, kejadian ini begitu serius.
"Orang ini jelas sudah ada persiapan, tetapi kita baru saja membeli rumah di pagi hari, jika seseorang ingin berurusan denganku, tidak mungkin akan lebih awal berada di sana, dia juga tidak tahu bahwa kita akan pergi."
Clara Shen tiba-tiba teringat saat makan malam tadi, dia berkata : ”Mungkin saja dia tahu."
Ketiganya menatap Clara Shen, Elviana Wang langsung bertanya, "Bagaimana dia bisa tahu lebih awal ?"
"Apakah kalian lupa, dimana pada saat kita mengatakan ingin membeli rumah kemarin, ada banyak orang pada saat itu."
Mereka langsung memikirkan kejadian tadi malam.
"Apakah yang kamu maksud adalah orang dari keluarga Han !" Elviana Wang yang pertama bereaksi.
Clara Shen mengangguk, "Benar, sepertinya para junior dari keluarga Han yang tidak pergi, mereka mendengar semua ini, juga tahu bahwa kalian akan pergi melihat rumah di keesokan harinya. Hari ini, kalian juga baru keluar dari kediaman Han, apakah kalian lupa ?"
Wenny Qin tiba-tiba menyadari bahwa memang begitu !
"Tetapi ada banyak orang yang menginap kemarin, bagaimana kita tahu siapa itu ?"
Orang pertama yang terpikirkan oleh Elviana Wang adalah Candies Han, "Mungkinkah orang itu adalah Candies Han ?"
Orang yang memiliki konflik terbesar dengan keluarga Han adalah Candies Han, dia sangat marah pada saat pergi. Kelvin Han juga menjatuhkan posisi ayahnya, dia memiliki kemungkinan yang besar untuk melawannya.
Wenny Qin mengerutkan kening, "Tetapi bukankah kemarin dia pergi lebih awal, dia sudah pergi saat kita sedang berkata-kata."
"Kalau begitu, siapa lagi ?"
"Iman Han ?"
Kemarin, ada cukup banyak orang dari junior keluarga Han yang tinggal di keluarga Han, tetapi hanya Iman Han yang membela Candies Han, semua orang dapat melihat bahwa itu adalah masalah Candies Han, tentunya tidak ada yang akan membelanya. Terlebih lagi, setiap dari mereka mengenal Wayne Qin, tidak mungkin mereka berani menyinggung perasaan Wayne Qin.
Clara Shen menggelengkan kepalanya, Elviana Wang bertanya, "Apakah bukan dia ?"
Kalau begitu, siapakah itu.
Clara Shen berkata : “Maksudku adalah sulit untuk mengatakannya."
Tidak peduli apapun itu, mereka adalah satu keluarga. Mungkin saja, orang yang tidak berani menyinggung perasaan Wayne Qin saat itu, diam-diam ingin membantu Candies Han membalas dendam. Tidak tahu bagaimana mereka akan membalas Clara Shen dan Elviana Wang, dan ketika mereka mengetahui bahwa Wenny Qin akan membeli rumah, jadi mereka menaruh inti pembalasan pada Wenny Qin.
Mereka memikir-mikirkan, benar apa yang dikatakan Clara Shen, siapapun dapat melakukan hal ini, benar-benar sulit untuk dikatakan.
Clara Shen memandang Elviana Wang, dan berkata : "Apakah kamu kenal dengan kerabat Kelvin Han ?"
Elviana Wang menggelengkan kepalanya : "Aku hanya bertemu dua kali dengannya, kemarin adalah kedua kalinya, dan tidak akrab sama sekali. Bahkan aku banyak tidak tahu, siapa adalah anak siapa, dan juga tidak tahu nama-nama mereka."
Meski ia dan Kelvin Han bersama, namun waktu bersama mereka masih terhitung singkat. Penjalinan hubungan keduanya tidak begitu dalam, apalagi dengan orang lain di keluarganya.
Clara Shen langsung menceritakan masalah tersebut kepada Wayne Qin.
"Kalau begitu, apa yang harus kita lakukan sekarang ?" Tanya Elviana Wang.
Mereka tidak tahu harus bagaimana, Clara Shen memberitahu masalah ini kepada Wayne Qin, apa yang harus dilakukan sekarang ?
Clara Shen memeluk kucing sambil berkata : "Sekarang, kita jangan terlalu banyak berpikir, kamu juga, Wenny. Bersantailah sejenak, mari kita pikirkan nama untuk kucing ini."
Dia sudah ingin memberi nama pada anak kucing ini ketika di cattery, namun sesuatu terjadi begitu ia keluar, jadi ia belum sempat memikirkan nama kucing tersebut.
Wenny Qin kembali memfokuskan pandangannya pada anak kucing yang dibawa oleh Claudius Zhang, namun dia tidak memegangnya.
Claudius Zhang tahu bahwa Wenny Qin masih memikirkan masalah itu, lalu ia berkata : "Benar apa yang dikatakan Clara, kita juga tidak bisa berbuat apa-apa jika terus memikirkannya, Clara telah memberitahu kakakmu, dia pasti memiliki cara. Lihatlah kucing ini, sangat lucu, bukankah kamu sangat menyukainya, bagaimana jika kita memikirkan sebuah nama untuknya ?"
"Aduh, masalah apa ini."
Kata Wenny Qin sambil mengambil kucing itu dari tangan Claudius Zhang, "Lupakan, aku tidak ingin memikirkannya lagi, tetapi aku pasti akan menangkapnya pada akhirnya !"
"Ya, pasti bisa." Kata Claudius Zhang dengan segera.
Clara Shen memandang Elviana Wang, "Elviana, apakah kamu mempunyai ide bagus ?"
Kata Clara Shen sambil menyerahkan kucing itu kepada Elviana Wang, Elviana Wang melihat-lihat kucing yang ada di tangannya sendiri, lalu mengeluarkan sebuah kalimat, "Lucu sekali."
Tenaganya sudah mau habis, anak kucing itu terus menggosoknya dengan kepalanya, bagaimana ada kucing yang begitu imut, Elviana Wang sangat menyukai kucing tersebut, ia ingin membawa pulang kucing Clara.
Clara Shen tahu apa yang dipikirkan Elviana Wang hanya dengan sekilas melihatnya, lalu segera berkata : "Tidak boleh, itu adalah kucingku."
Elviana Wang sedikit menyesal saat ini sambil berkata, "Jika tahu kucing ini begitu imut, aku juga akan membelinya saat itu."
"Bukankah kamu tidak ingin membelinya ?"
Elviana Wang menghela nafas, "Lupakan, aku akan membelinya setelah aku menikah."
Sekarang, memang bukan waktu yang tepat untuk membelinya, apartemennya juga tidak besar, sudah cukup penuh dengan adanya seekor anjing di apartemennya.
"yo,yo,yo, sudah berpikir untuk menikah sekarang, dulu, tidak tahu siapa yang pernah mengatakan bahwa dia tidak ingin cepat menikah." Claudius Zhang mulai menggoda Elviana Wang.
Ekspresi Elviana Wang seketika berubah, ia mengucapkan kalimat ini tanpa memikirkannya, sekarang sudah terlambat untuk menarik kembali kata-kata tersebut. Tetapi ia juga tidak mau mengakuinya walaupun Claudius Zhang mengatakannya : "Terus kenapa ? Aku tidak mengatakan kapan aku akan menikah, mungkin saja aku tidak jadi menikah ?"
"Kamu terlalu banyak alasan."
"Alasan apa, bukankah aku mengatakan yang sebenarnya ?" Tanya Elviana Wang.
Claudius Zhang tidak ingin berdebat dengan Elviana Wang, "Apa yang kamu katakan itu benar."
Suasana hati Wenny Qin merasa lebih baik setelah mendengar perdebatan keduanya, melihat anak kucing yang dibelinya hari ini, benar-benar sangat imut.
"Nama anjingku adalah Timo, bagaimana kalau kucing ini kita beri nama Big Head ?"
Elviana Wang : "......"
Wenny Qin : "Apakah ada hubungan antara kedua nama ini ?"
"Nama dua pahlawan dalam permainanku yang kusuka, ya, menurutku nama ini bagus, mari kita beri nama ini saja. Big head tidak perlu khawatir tentang hujan, yang lain memiliki payung, aku memiliki kucing." Kata Clara Shen dengan bahagia.
Elviana Wang tidak bisa menahan diri untuk tidak berkata : "Tetapi kucing ini sama sekali tidak berkepala besar, ini jelas sangat kecil, mengapa kamu memberi nama Big Head ?"
Nama ini terlalu jelek, beruntungnya, anak kucing ini masih belum mengerti apa-apa, kalau tidak, ia pasti akan menolaknya.
Beberapa orang merasa nama ini tidak bagus, tetapi Clara Shen sangat menyukai nama tersebut, dan langsung memutuskan untuk memberi nama ini.
"Kucing kesayanganku, kamu sudah mempunyai nama, harus patuh ya." Kata Clara Shen sambil membawa kembali anak kucing tersebut.
Wenny Qin memandang Claudius Zhang, "Lalu, apa nama kucing kita ?"
"Aku tidak pandai dalam memberi nama, biarkan kamu saja yang memberinya nama." Kata Claudius Zhang.
Wenny Qin menatap Claudius Zhang, lalu melihat kembali ke arah kucing, dan berkata dengan semangat : "Bagaimana kalau kita beri nama Kitty saja ?"
Clara Shen, Elviana Wang, dan Claudius Zhang tercengang.
"Kitty ?"
Wenny Qin mengangguk, "Ya, gabungan namamu dengan kucing ini, jadilah Kitty."
Clara Shen mengacungkan jempol pada Wenny Qin, imajinasi Wenny Qin sangat luar biasa.
Wenny Qin memandang Claudius Zhang dengan penuh harap, "Bagaimana menurutmu ?"
Melihat tatapan mata Wenny Qin ini, Claudius Zhang mengelus-elus kepala Wenny Qin, "Sebuah nama yang bagus."
Tentu dia harus memanjakan pacarnya sendiri.
Wenny Qin bertanya pada Clara Shen dan Elviana Wang, "Bagaimana menurut kalian ? Apakah nama ini bagus ?"
Clara Shen mengangguk, "Menurutku bagus."
Elviana Wang juga setuju : "Nama ini lebih bagus dari nama Big Head."
Clara Shen menjadi tidak senang, "Apa yang salah dengan nama Big Head ? Bukankah waktu itu, kamu juga suka bermain Big Head ?”
Permainan itu dimainkan oleh Elviana Wang, Clara Shen dan Claudius Zhang. Elviana Wang berkata tanpa daya : “Tetapi, itu hanyalah nama permainan, tidak sama."
Novel Terkait
Istri ke-7
Sweety GirlMy Beautiful Teacher
Haikal ChandraGadis Penghancur Hidupku Ternyata Jodohku
Rio SaputraCantik Terlihat Jelek
SherinBeautiful Love
Stefen LeeDemanding Husband
MarshallAwesome Guy
RobinTernyata Suamiku Seorang Sultan
Tito ArbaniMy Charming Wife×
- Bab 1 Acara pertunangan
- Bab 2 Bukan hanya sial
- Bab 3 Tidak ada akhirnya
- Bab 4 Perayaan
- Bab 5 Diselingkuhi
- Bab 6 Diselingkuhi (2)
- Bab 7 Terjadi Masalah setelah minum banyak
- Bab 8 Biro Urusan Sipil
- Bab 9 Berita Buruk
- Bab 10 Wayne Qin
- Bab 11 Tidak ingin pulang kerumah
- Bab 12 Sangat Menjijikkan
- Bab 13 Berbicara dengan baik-baik
- Bab 14 Setahun kemudian, bercerailah
- Bab 15 Aku telah menikah
- Bab 16 Kecemasan dari Teman baik
- Bab 17 Tuan Muda Kedua Keluarga Han
- Bab 18 Bertemu dengan Bajingan
- Bab 19 Alergi dengan Pria Bajingan
- Bab 20 Ibunya telah datang
- Bab 21 Kamu terlalu lemah
- Bab 22 Dua wanita cantik
- Bab 23 Jangan membicarakan hal ini
- Bab 24 Malu
- Bab 25 Malu (2)
- Bab 26 Tidak akrab
- Bab 27 Apa itu malu?
- Bab 28 Bertemu dengan orangtuanya
- Bab 29 Wayne Qin yang kaku
- Bab 30 Lekas saling mencintai
- Bab 31 Demam di Tengah Malam
- Bab 32 Memasuki Perusahaan Qin
- Bab 33 Aku telah menikah
- Bab 34 Aku harus bertindak kejam
- Bab 35 Aku saja yang memasak
- Bab 36 Wayne Chu campur tangan
- Bab 37 Tuan ke-9
- Bab 38 Aku akan pergi sekarang
- Bab 39 Demam lagi
- Bab 40 Acara pertunangan
- Bab 41 Berantakkan
- Bab 42 Aku tidak berencana untuk melepaskanmu
- Bab 43 Potong dari gaji
- Bab 44 Berpartisipasilah dalam kompetisi desainer
- Bab 45 Berpartisipasilah dalam kompetisi desainer (2)
- Bab 46 Nonton Video
- Bab 47 Gary Lee dari Departemen Pemasaran
- Bab 48 CEO datang
- Bab 49 Bertemu lagi dengan Kelvin Han
- Bab 50 Ingin Mendapatkan Informasi Langsung
- Bab 51 Aku sangat kecewa padanu
- Bab 52 Jadi desainer dengan cepat
- Bab 53 Lesly Zhang Mencari Masalah
- Bab 54 Salep Dari Wayne Qin
- Bab 55 Postingan Terhangat
- Bab 56 Badai Di Dalam Grup WeChat
- Bab 57 Membalikkan
- Bab 58 Kamu Adalah Doryn Chen
- Bab 59 Wenny Qin Tidak Bisa Berkata Apa-apa
- Bab 60 Terjadi Masalah
- Bab 61 Terjadi Masalah (2)
- Bab 62 Berbincang-bincang
- Bab 63 Perasaan Menghangat
- Bab 64 Kejadian Mengupas Kulit Udang
- Bab 65 Makan Bubur
- Bab 66 Ancaman Bagi Vallen
- Bab 67 Awal Pertemuan Wenny
- Bab 68 Adik Ipar yang Imut
- Bab 69 Lebih Tampan
- Bab 70 Barbekyu di Tepi Sungai
- Bab 71 BBQ
- Bab 72 BBQ (2)
- Bab 73 Kebenaran Masalah
- Bab 74 Tidak Ikut
- Bab 75 Wenny Qin Datang
- Bab 76 Janjian dengan Wenny Qin
- Bab 77 Makan bersama
- Bab 78 Wayne Qin cemburu
- Bab 79 Gracie Mu
- Bab 80 Wanita boss
- Bab 81 Wayne Qin Membujuk Seseorang
- Bab 82 Wayne Qin Memasak
- Bab 83 Perubahan di Departemen Desain
- Bab 84 Pacar Wenny Qin
- Bab 85 Pacar Wenny Qin (2)
- Bab 86 Pacar Wenny Qin (3)
- Bab 87 Apakah kamu benar-benar tidak pernah tertarik kepadanya sedikitpun
- Bab 88 Ucapan Clara Shen serius?
- Bab 89 Akhirnya aku bisa bertemu denganmu
- Bab 90 Mungkin karena kamu murahan
- Bab 91 Orang jalang pasti akan mendapatkan balasan dari Tuhan
- Bab 92 Maaf, aku tidak memiliki adik perempuan
- Bab 93 Alangkah baiknya memiliki suami
- Bab 94 Pemilik Vila yang sesungguhnya
- Bab 95 Barang yang dikatakan Candice Shen
- Bab 96 Peringatan dari Wenny Qin
- Bab 97 Kapten Timo
- Bab 98 Bertemu Untuk Bernyanyi Bersama
- Bab 99 Apakah Dia Memperlakukanmu dengan Baik?
- Bab 100 Sarapan buatan Wenny Qin
- Bab 101 Jangan membuang-buang waktu karena aku
- Bab 102: Jangan membuang-buang waktu karena aku (2)
- Bab 103 Membuat Masalah
- Bab 104 Membuat Masalah (2)
- Bab 105 Membuat Masalah (3)
- Bab 106 Minta Maaf
- Bab 107 Hot Pot
- Bab 108 Kecelakaan
- Bab 109 Pertengkaran
- Bab 110 Pertengkaran (2)
- Bab 111 Kabur
- Bab 112 Kabur (2)
- Bab 113 Kabur (3)
- Bab 114 Sakit
- Bab 115 Makan Bersama
- Bab 116 Makan Bersama (2)
- Bab 117 Memposting Momen untuk Mencari Pacar
- Bab 118 Sudah Memiliki Pacar
- Bab 119 Tanda Tangan
- Bab 120 Tidur Malam Akan Menghambat Pertumbuhan
- Bab 121 Melihat Performamu
- Bab 122 Aku Pulang Ke Rumahku Sendiri
- Bab 123 Tiga Hari
- Bab 124 Aku Suka Padamu
- Bab 125 Terkenal Lagi
- Bab 126 Hubungan mereka berdua
- Bab 127 Jelaskan
- Bab 128 Berebut membayar
- Bab 129 Dua pria memasak
- Bab 130 Wayne Qin memasak
- Bab 131 Belum Pergi
- Bab 132 Memang Datang Untuk Mengawasi
- Bab 133 Pindahan
- Bab 134 Aku Adalah Jaxson Ren
- Bab 135 Kedatangan Anggota Keluarga Qin
- Bab 136 Bibi Dari Keluarga Qin
- Bab 137 Makan Malam yang Tidak Tenang
- Bab 138 Tidak Akur
- Bab 139 Tindakan Wayne Qin
- Bab 140 Acara Makan Malam Bersama
- Bab 141 Feline Gao Menundukkan Kepala
- Bab 142 Berkata Jujur
- Bab 143 Berkata Jujur 2
- Bab 144 Kamu Tidak Perlu Pergi
- Bab 145 Wayne Qin adalah Suamiku
- Bab 146 Suamiku akan khawatir
- Bab 147 Jangan disebar
- Bab 148 Hadiah
- Bab 149 Ulang Tahun Kakek Tua Qin
- Bab 150 Mencari masalah
- Bab 151 Clara Pembawa Sial Bagi Perusahaan
- Bab 152 Lanjut Bercerita
- Bab 153 Istri Wayne
- Bab 154 Silakan Pergi
- Bab 155 Perceraian
- Bab 156 Jika Mau Bercerai, Bercerai Saja
- Bab 157 Perdebatan
- Bab 158 Main Sendiri
- Bab 159 Kecelakaan
- Bab 160 Kecelakaan
- Bab 161 Terkejut Dengan Statusmu
- Bab 162 Tidak Sengaja Bertemu Di Rumah Sakit
- Bab 163 Berjodoh
- Bab 164 Makan Malam Perpisahan
- Bab 165 Wayne Qin Marah
- Bab 166 Investasi Perusahaan Besar Qin
- Bab 167 Hal yang sangat membahagiakan
- Bab 168 Anak cucu punya jalannya masing-masing
- Bab 169 Permintaan Raymond Shen
- Bab 170 Kontes Pertukaran
- Bab 171 Mood Vallen Tidak Bagus
- Bab 172 Bonita Tinggal di Fairview Villa
- Bab 173 Pergi Mencuci Piring
- Bab 174 Kejutan
- Bab 175 Agak Risih Dengannya
- Bab 176 Direktur Baru
- Bab 177 Timo Terkena Panas
- Bab 178 Orang Yang Menyebalkan
- Bab 179 Membereskan Bonita Zhou
- Bab 180 Membereskan Bonita Zhou (2)
- Bab 181 Gosip Wenny Qin
- Bab 182 Gosip Wenny Qin (2)
- Bab 183 Ketemu Mata-Mata
- Bab 184 Berbaikan
- Bab 185 Tujuan Harry Tang
- Bab 186 Kebenaran
- Bab 187 Ulang tahun
- Bab 188 Ulang tahun (2)
- Bab 189 Kejutan
- Bab 190 Terjadi masalah
- Bab 191 Pasangan Callie Qin
- Bab 192 Pasangan Callie Qin (2)
- Bab 193 Telepon dari Diana Lin
- Bab 194 Bukan Urusanmu
- Bab 195 Kamu yang Tidak Punya Otak
- Bab 196 Tidak Bisa Disembunyikan Lagi
- Bab 197 Mengumumkan
- Bab 198 Mengumumkan (2)
- Bab 199 Mengumumkan (3)
- Bab 200 Apa Kamu Bisa Marah
- Bab 201 Bonita Zhou Hilang
- Bab 202 Bonita Zhou Hilang 2
- Bab 203 Bonita Zhou Hilang 3
- Bab 204 Penyaringan
- Bab 205 Menawar
- Bab 206 Putus Asa
- Bab 207 Kabur
- Bab 208 Gagal
- Bab 209 Memperlihatkan Kepada Semua Orang
- Bab 210 Pertolongan
- Bab 211 Menyelamatkan Orang2
- Bab 212 Pulang
- Bab 213 Tinggal
- Bab 214 Tinggal (2)
- Bab 215 Tinggal (3)
- Bab 216 Tetap di Kota A
- Bab 217 Menggosipkannya
- Bab 218 Suami yang Sempurna
- Bab 219 Kembali
- Bab 220 Makan Bersama
- Bab 221 Kalau Begitu Aku Jadi Kekasihmu Saja.
- Bab 222 Bahagia Menikah Denganmu
- Bab 223 Ylius Yan Datang
- Bab 224 Video Wenny Qin
- Bab 225 Aku Akan Mengurusnya
- Bab 226 Siapa Yang Lebih Bodoh?
- Bab 227 Keadilan dan Kebebasan
- Bab 228 Kebenaran Yang Terungkap
- Bab 229 Pesona Pribadinya
- Bab 230 Ditampar
- Bab 231 Memberikan bunga
- Bab 232 Pacar yang baik
- Bab 233 Apakah aku tidak boleh marah ?
- Bab 234 Perang dingin
- Bab 235 Perang dingin (2)
- Bab 236 Perang Dingin (3)
- Bab 237 Sudah diputuskan
- Bab 238 Memasak
- Bab 239 Apakah kamu harus menindasnya seperti itu?
- Bab 240 Masakan Sichuan yang Lezat
- Bab 241 Ke Western Hills
- Bab 242 Hiking
- Bab 243 Kemampuanku Tidak Mengizinkan
- Bab 244 Sampai ke Puncak
- Bab 245 Callie Qin dan Diana Lin
- Bab 246 Kamu hanya perlu mendengarkan perkataanku
- Bab 247 Kamu pergi sendiri
- Bab 248 Aku butuh penjelasan
- Bab 249 Pelajaran
- Bab 250 Sama-sama berbakat
- Bab 251 Mengobrol Sepanjang Malam
- Bab 252 Mengobrol Sepanjang Malam 2
- Bab 253 Melihat Matahari Terbit
- Bab 254 Kondisi Ini Tidak Benar
- Bab 255 Lamaran Seperti Ini
- Bab 256 Kesempatan
- Bab 257 Kesempatan (2)
- Bab 258 Jika Itu Kamu Pasti Akan Populer
- Bab 259 Tes Layar
- Bab 260 Tes Layar (2)
- Bab 261 Ketemu Di Lantai Atas
- Bab 262 Itu Identik Dengan Bolos Kerja
- Bab 263 Pengkhianatan Felix Cheng
- Bab 264 Bisa Tertawa Setahun
- Bab 265 Jangan Buang Waktu Dengan Orang Bodoh
- Bab 266 Menghemat Untukku
- Bab 267 Semua Salahmu
- Bab 268 Tidak Mendengar Perkataannya
- Bab 269 Selamat
- Bab 270 Kaki Babi
- Bab 271 Melahirkan Anak Bersama
- Bab 272 Gadis akan Menikah Setelah Beranjak Dewasa
- Bab 273 Menonton Film bersama
- Bab 274 Efek Samping dari Keberhasilan
- Bab 275 Pakaian Apa yang akan Dipakai Untuk Berkencan?
- Bab 276 Mengejutkan Pujaan Hatimu
- Bab 277 Pesta Barbeque
- Bab 278 Berencana Menyudahinya
- Bab 279 Anjing Gigit Anjing
- Bab 280 Anjing Gigit Anjing (2)
- Bab 281 Bercerai
- Bab 282 Harus Dirayakan
- Bab 283 Menyesal
- Bab 284 Rencana Diana Lin
- Bab 285 Benar-Benar Sudah Cukup
- Bab 286 Kembali Bekerja
- Bab 287 Apakah Kamu Ingin Mencobanya
- Bab 288 Keadaan Diana Lin Sekarang
- Bab 289 Tiba-tiba Datang
- Bab 290 Reuni Teman Sekolah
- Bab 291 Reuni Kelas (2)
- Bab 292 Reuni Kelas (3)
- Bab 293 Reuni Kelas (4)
- Bab 294 Reuni Kelas (5)
- Bab 295 Panggil Aku Kakak Ipar
- Bab 296 Apakah Sudah Selesai Bicara
- Bab 297 Wayne Qin Yang Cemburu
- Bab 298 Telepon Callie Qin
- Bab 299 Mengurangi Makan Pedas
- Bab 300 Sekali Hamil Bodoh Tiga Tahun
- Bab 301 Sekarang aku tidak punya uang
- Bab 302 Telepon dari Elliot Wang
- Bab 303 Aku akan terus berada disisimu
- Bab 304 Menabrak orang
- Bab 305 Kembali dengan keberhasilan
- Bab 306 Aku pasti akan sukses
- Bab 307 Bunga sekolah terbaru
- Bab 308 Hanya diwariskan ke laki-laki dan tidak ke perempuan
- Bab 309 Kunjungan dari Elliot Wang
- Bab 310 Coba saja kalau tidak percaya
- Bab 311 Menyesal
- Bab 312 Dipuja-puja
- Bab 313 Anaknya pasti sangat cantik
- Bab 314 Bayi Kelinci
- Bab 315 Ganti Rugi
- Bab 316 Clara Shen Tidak Cukup Baik
- Bab 317 Nona Wu
- Bab 318 Meminjam Uang
- Bab 319 Mengajak Nenek Jalan-jalan
- Bab 320 Sebuah Kekacauan
- Bab 321 Mengirim Callie Qin ke luar negeri
- Bab 322 Berangkat
- Bab 323 Tepi pantai
- Bab 324 Telepon dari Asisten Pribadi Tang
- Bab 325 Pergi ke pulau
- Bab 326 Berangkat Ke Pulau (2)
- Bab 327 Moon Island
- Bab 328 Pendekatan
- Bab 329 Bahkan Ingin Memukuli Orang
- Bab 330 Orang Tua Luar Biasa
- Bab 331 Semua Milik Elviana
- Bab 332 Eden Wu
- Bab 333 Rupanya Sudah Tahu Sejak Dulu
- Bab 334 Aku Butuh Bantuanmu
- Bab 335 Suatu Tempat Tidak Bisa Menampung Dua Pemimpin
- Bab 336 Sangat Tidak Tahu Malu
- Bab 337 Kalian Tidak Cocok
- Bab 338 Anak Haram
- Bab 339 Potret Semuanya
- Bab 340 Kamu Harus Membantuku
- Bab 341 Karya Perusahaan Besar Cheng
- Bab 342 Memangnya kenapa kalau sudah menikah
- Bab 343 Sekalian panggang
- Bab 344 Anjing yang meremehkan orang
- Bab 345 Kamu bisa perhitungan seperti apa dengan aku
- Bab 346 Menyesal
- Bab 347 Melihat Kucing
- Bab 348 Foto Yang Terekspos
- Bab 349 Siapa Pelakunya
- Bab 350 Siapa Pelakunya 2
- Bab 351 Memberi nama
- Bab 352 Video
- Bab 353 Biarkan kakakmu menyelidikinya
- Bab 354 Sampai jumpa Calvin Liu
- Bab 355 Ternyata dia berasal dari keluarga Wu
- Bab 356 Cemburu
- Bab 357 Acara Makan
- Bab 358 Badai Hadiah Tahun Baru
- Bab 359 Badai Hadiah Tahun Baru 2
- Bab 360 Badai Hadiah Tahun Baru 3
- Bab 361 Cinta Pertama Felix Cheng
- Bab 362 Sampah
- Bab 363 Perusahaan Besar Han Tidak Bisa Tanpamu
- Bab 364 Akan Lebih Baik, Jika Tidak Melepasmu
- Bab 365 Aku Antar Kamu Saja
- Bab 366 Kelvin Han Yang Penasaran
- Bab 367 Mengikuti Acara
- Bab 368 Rasanya Bisa Meraih Bintang DIlangit
- Bab 369 Putri Yang Dekat
- Bab 370 Desainer Sesungguhnya
- Bab 371 Menonton sinetron
- Bab 372 Makan cemilan malam
- Bab 373 Pesta
- Bab 374 Ternyata begitu
- Bab 375 Ternyata begitu
- Bab 376 Pemikiran Elviana Wang
- Bab 377 Pemikiran Elviana Wang 2
- Bab 378 Percakapan
- Bab 379 Melamar
- Bab 380 Mencari istri untukmu
- Bab 381 Bunga Mawar
- Bab 382 Berita
- Bab 383 Siaran Langsung
- Bab 384 Siaran Langsung 2
- Bab 385 Siaran Langsung 3
- Bab 386. Makan Bersama
- Bab 387. Apakah aku Terlalu Egois
- Bab 388. Lamaran Nikah
- Bab 389. Aku Tetap Suka
- Bab 390. Bridesmaid Bridesgroom
- Bab 391 Pengiring Pengantin Pria dan Wanita 2
- Bab 392 Ini Sangat Tidak Etis
- Bab 393 Tuan Han
- Bab 394 Apakah Kamu Punya Pacar
- Bab 395 Pengasuh
- Bab 396 kembali ke Kota A
- Bab 397 setuju
- Bab 398 Memasuki Keluarga Wu
- Bab 399 Memasuki Keluarga Wu2
- Bab 400 Gosip
- Bab 401 Guru yang bagus
- Bab 402 Vallen Song Pergi
- Bab 403 Kelewatan
- Bab 404 Kak Felix, Aku Candice
- Bab 405 Bertemu
- Bab 406 Kerabat yang Begitu Dekat
- Bab 407 Penculikan Kedua
- Bab 408 Penculikkan Kedua 2
- Bab 409 Perusahaan Dapat Mati, Tapi Orang-orangnya Tetap Hidup
- Bab 410 Aroma
- Bab 411 Merasakan kemesraaan
- Bab 412 Mencari obat
- Bab 413 Kita itu sama
- Bab 414 Pilihan kamu sendiri
- Bab 415 Hanya kaki terluka
- Bab 416 Pacar yang Dulu dan Sekarang
- Bab 417 Pacar yang Dulu dan Sekarang 2
- Bab 418 Mantan Pacar dan Pacar yang Sekarang 3
- Bab 419 Tolong Aku
- Bab 420 Aku memakai Kaki Kiriku
- Bab 421 Kami diselamatkan
- Bab 422 Bagaimana pengalaman memiliki suami yang terlalu mendominasi?
- Bab 423 Berantem
- Bab 424 Bos
- Bab 425 Anak orang lain
- Bab 426 Cara Menyiksamu
- Bab 427 Bagaimana Cara Agar Dimaafkan?
- Bab 428 Benda Yang Menghancurkan Keluarga Wu
- Bab 429 Barang Yang Menghancurkan Keluarga Wu
- Bab 430 Kehidupan Yang Diinginkan
- Bab 431 Peringkat Kedelapan
- Bab 432 Peringkat pertama
- Bab 433 Peringkat keempat
- Bab 434 Clara Shen tidak menegrti?
- Bab 435 Perasaan Victor Han
- Bab 436 Mencarinya dimana-mana
- Bab 437 Bagaimana Caranya Meminta uang
- Bab 438 Kerja Sama
- Bab 439 Hari Pria Idaman Sangat Tampan
- Bab 440 Sudah Direncanakan
- Bab 441 Waktu tiga hari
- Bab 442 Hari Pernikahan
- Bab 443 Menikah Bersama
- Bab 444 Ketahuan
- Bab 445 Putus
- Bab 446 Sudah mau datang
- Bab 447 Perusahaan Cheng serahkan kepada kalian
- Bab 448 Keluarga Zheng di Kota A
- Bab 449 Siapa yang takut
- Bab 450 Mengatakan kebenaran
- Bab 451 Hamil
- Bab 452 The End