My Charming Wife - Bab 281 Bercerai
Kata-kata Diana berhasil membuat ekspresi wajah Lesly berubah lagi, selama ini dia berpikir dia sudah cukup tidak tahu malu, tapi dibandingkan dengan Diana Lin, dia baru sadar dia tidak ada apa-apanya, "Diana Lin, kamu begitu tidak tahu malu, aku dulu benar-benar salah lihat."
Diana tertawa, "Penglihatanmu memang tidak begitu bagus, kalau kamu bisa lebih baik sedikit terhadap Candice, maka tidak akan terjadi hal seperti ini."
Setiap kali melihat senyuman Diana yang seperti ini, Candice pun tahu dia sudah pasti menang, ada saatnya dia sangat mengagumi Diana Lin, kalau dia, bertemu dengan Lesly yang seperti ini, palingan bertengkar besar dengannya, tapi bagaimanapun dia tidak akan bisa membuat Lesly muntah darah seperti ini.
"Kamu kejam!" mata Lesly tidak bisa mendingin lagi, dia sudah tahu satu keluarga ini akan datang, dia juga sudah memikirkan bagaimana mengusir mereka, tapi tidak disangka Diana bisa menggunakan cara seperti ini, dengan begini, dia benar-benar tidak bisa tidak mengaku, kalau tidak maka masa depan anaknya akan hancur, bagaimana bisa meneruskan perusahaan lagi?
"Jadi Nyonya Zhang, 100 juta yuan ini, kamu bayar atau tidak?" Diana bertanya.
"Aku bisa memberikannya padamu, tapi kamu harus berjanji padaku, mulai hari ini tidak akan muncul di depan anggota keluarga Cheng yang manapun lagi." Lesly berkata.
Kalau bisa memutuskan hubungan dengan keluarga Shen menggunakan 100 juta yuan ini, maka mungkin ini ada hal yang bagus, orang keluarga Shen telah menyinggung anggota keluarga Qin itu, memangnya mereka pikir bisa hidup dengan baik hanya dengan memiliki uang ini?
Lesly rasa tidak.
"Kamu tenang saja, keluarga Cheng juga tidak ada apa-apanya, setelah memberi uang, kita tidak berhutang apapun lagi, dan tidak akan bertemu sampai mati." Diana langsung berkata.
"Baik, pegang kata-katamu, nanti begitu Felix cerai dengan Candice, aku akan langsung memberikan uang ini kepadamu, tapi mengenai anak di dalam kandungan Candice ini, harus kita bicarakan, kalau jadi milik keluarga Cheng, boleh, keluarga Cheng tidak kekurangan uang untuk membesarkan anak ini, tapi di masa depan kalian siapapun tidak boleh muncul di depan anak ini, kalau tidak kalian bawa pergi, selamanya tidak bisa masuk ke rumah keluarga Cheng."
Lesly mempunyai rencananya sendiri, asalkan keluarga Shen tidak mendekati anak ini, maka anak ini akan tumbuh besar di keluarga Cheng, dia akan mendekatinya dan tidak keberatan berlaku baik terhadap cucu pertamanya ini, kalau mereka ingin membawa pergi anak ini, maka di masa depan jangan berharap untuk mendapatkan apapun dari keluarga Cheng, sepeser pun tidak boleh.
Diana melihat ke arah Candice, hal ini harus Candice sendiri yang mengambil keputusan.
Candice masih bimbang, namun Raymond Shen langsung berkata: "Kita yang akan merawat anak ini!"
Candice melihat ke arah Raymond: "Ayah......"
"Mereka tidak menginginkan anak ini, tentu saja ada yang menginginkannya." Setelah bercerai, Candice juga tidak tahu kondisinya akan menjadi seperti apa, tidak tahu apakah masih bisa menikah dan melahirkan anak, tapi sekarang Raymond hanya mempunyai Candice, putri satu-satunya ini, keluarga Shen masih perlu penerus, oleh karena itu, anak ini lebih baik dia bawa dan rawat sendiri, lagipula sekarang sudah punya uang.
"Baik, ayah, ikut keputusanmu."
Lesly pun langsung berkata: "Sudah, kalau sudah tidak ada urusan lain cepat pergi, kita bicarakan lagi setelah mereka bercerai."
Diana Lin melihat Lesly dan berkata dengan santai, "Nyonya Zhang juga tahu kondisi kita sekarang, di saat seperti ini, kami bisa kemana? Tidak bisa pergi."
Lesly melihat Diana dengan pandangan tidak percaya, "Memangnya kalian berencana tinggal di rumah kita?"
Mendengar kata-kata Lesly, wajah Raymond langsung terasa terbakar, dia pun bermaksud menjawab pergi, namun dia teringat lagi, kalau mereka benar-benar pergi di saat seperti ini, mereka mau tinggal di mana malam ini?
Raymond tidak bersuara, Candice tentu saja juga tidak membuka mulut, dia sekarang masih sedang memikirkan masalah Felix, meskipun Felix selingkuh, tapi dia masih memiliki perasaan terhadap Felix, setelah bercerai maka mereka berdua tidak akan punya hubungan apapun lagi.
"Aku masih bisa bagaimana? Nyonya Fu, coba kamu beritahu aku?" Diana berkata seperti sangat tidak berdaya, tapi nada suara dan juga ekspresinya sama sekali tidak terlihat tidak berdaya.
Emosi Lesly bergebu-gebu, ini jelas sengaja, dia tidak akan mengikuti kemampuan perempuan ini!
"Aku akan memanggil Felix pulang sekarang juga, cerai! Cerai hari ini juga!"
........
Perusahaan Besar Qin.
Wayne mendengar Asisten Pribadi Tang selesai berbicara kemudian meminum seteguk kopi panas yang dibawa oleh sekretarisnya tadi, "Sepertinya, tebakanku tidak salah."
Asisten Pribadi Tang membeku, "Direktur, maksud anda, anda dari dulu sudah tahu keluarga Shen akan mencari orang keluarga Cheng?"
Wayne mengangguk, "Di saat seperti ini tidak mencari keluarga Cheng masih bisa mencari siapa?"
Asisten Pribadi Tang sedikit kaget, "Jadi membuat keluarga Shen baru saja bangkrut, namun membuat uang mereka pas untuk membayar biaya produksi juga agar mereka pergi meminta uang kepada keluarga Cheng?"
Wayne sebenarnya bisa membuat Raymond berhutang sangat banyak, tapi dia tidak berbuat seperti itu, jadi ini juga berarti dia sengaja membuat keluarga Shen menjadi seperti ini, dengan begitu mereka baru bisa pergi mencari keluarga Cheng.
Wayne berkata: "Keluarga Cheng juga bukanlah makhluk baik."
Dia tidak akan membiarkan orang yang telah menindas istrinya hidup dengan damai.
Asisten Pribadi Tang tidak bisa tidak mengagumi atasannya, meskipun dia turun tangan menghadapi keluarga Shen, tapi sekaligus mengurus keluarga Cheng juga, kalau diganti orang lain, belum tentu bisa menganalisa seakurat ini, bahkan biaya untuk membuat keluarga Shen bangkrut juga bisa dikontrol sampai sekecil itu.
"Tapi dengan begini, keluarga Shen juga akhirnya punya kesempatan untuk bangkit kembali." 100 juta yuan dibilang banyak juga tidak, dibilang sedikit juga tidak, kalau Raymond Shen ingin melakukan sesuatu, juga bukannya sama sekali tidak ada kesempatan, kalaupun di Kota A tidak bisa, ganti ke tempat lain juga sama saja.
"Dia tidak punya kesempatan ini." Wayne berkata datar.
Asisten Pribadi Tang tidak menanyakan rencana Wayne, tapi dia tahu, atasannya ini sudah berbicara seperti itu pasti punya caranya sendiri.
Clara masih tidak tahu masalah keluarga Shen mencari keluarga Cheng, tapi dia juga sudah kira-kira mengerti kondisi keluarga Shen dari berita.
Ini karma, Raymond Shen, kamu akhirnya jadi seperti ini, karir yang selalu kamu banggakan, perusahaan yang selalu kamu anggap kamu dirikan sendiri, sekarang sudah tidak ada.
Tahun itu Diana bukannya mendekati Raymond demi uangnya? Sekarang uangnya sudah tidak ada, Clara ingin lihat Diana akan berada di sisi Raymond sampai kapan.
Clara meletakkan ponselnya dan berjalan ke taman, cuaca hari ini mendung, langit dipenuhi dengan awan hitam, kelihatannya sudah mau hujan.
"Nyonya, ayo cepat masuk, jangan terkena angin di luar, hati-hati sakit." Bibi Huang melihat Clara ada di taman pun langsung keluar dan menyuruhnya masuk.
Ketika Tuan Qin mempekerjakan dia sudah bilang dengan sangat jelas, yang paling penting adalah kesehatan Clara, tidak boleh sampai ada masalah sedikitpun.
Mendengar kata-kata Bibi Huang, Clara pun berbalik: "Bibi Huang, kamu tenang saja, aku hanya sebentar disini, tidak akan sakit."
Bibi Huang merasa sedikit khawatir, "Tapi sekarang anginnya lumayan kencang."
"Aku tidak akan berada disini terlalu lama." sambil berbicara, Clara sambil berjalan ke arah ayunan dan duduk di ayunan.
Sebenarnya Bibi Huang sudah pernah melahirkan dua anak, dia mengerti lumayan banyak mengenai kehamilan dan bayi, "Nyonya, sebaiknya anda masuk saja, sebentar lagi sudah mau hujan."
"Baiklah."
Clara bangun dari ayunan dan berjalan masuk, dia hanya merasa suasana hatinya akan lebih baik setelah merasakan tiupan angin.
Tapi baru saja masuk ke rumah, di luar sudah mulai hujan, hujan deras ini seperti seketika dihembus kesini, Bibi Huang segera menutup pintu.
"Akhirnya hujan juga."
Begitu hujan, musim gugur pun tiba.
Bibi Huang bertanya, "Apakah ada makanan yang ingin Nyonya makan hari ini?"
"Hari ini siapkan lebih banyak makanan, untuk merayakan sesuatu."
Bagaimanapun ini juga adalah hal yang besar.
Hanya saja dia merasa sangat aneh setiap mendengar Bibi Huang memanggilnya Nyonya.
"Baik, untung saja pagi ini saya pergi membeli banyak sayur, kalau tidak hujan-hujan begini benar-benar tidak bisa pergi, tidak tahu apakah jalanan akan macet ketika Tuan Qin pulang, jalanan Kota A ini memang begini, jam pergi pulang kerja selalu macet, begitu hujan semakin macet."
Bibi Huang adalah orang yang lumayan cerewet, pas baru datang dua hari, masih lebih pendiam, beberapa hari ini dia semakin dekat dengan Clara, jadi omongannya perlahan-lahan semakin banyak.
Sebenarnya, dulu ketika Wayne memilih Bibi Huang, salah satu alasannya adalah karena Bibi Huang lumayan cerewet, dengan begitu Clara pun punya teman bicara di rumah.
"Seharusnya macet." Clara berkata.
Setiap hujan selalu begitu.
Tapi penduduk Kota A terkena macet di jalan, keluarga Shen terkena macet di hati.
Pulang kerja Wayne terkena macet seperti perkiraan, ketika sampai rumah sudah jam 8.30an.
Clara makan sedikit kacang-kacangan menunggu Wayne pulang, melihat Wayne pulang dia pun langsung berdiri, "Di luar hujan deras, kamu terkena hujan tidak?"
"Tidak, sudah makan?" Wayne bertanya sambil meletakkan payung di samping.
Clara berkata: "Aku menunggumu pulang makan bersama."
Wayne mengerutkan kening, "Aku bukannya sudah menyuruhmu makan duluan?"
"Makan sendirian sangat membosankan, aku ada makan sedikit kacang-kacangan, tenang saja, aku tidak kelaparan."
Ekspresi Wayne pun membaik, "Baik, kalau begitu aku pergi ganti pakaian dulu, aku akan langsung turun setelahnya."
"Iya, iya, sana."
Setelah Wayne naik ke atas, Clara pun berkata kepada Bibi Huang: "Bibi Huang, siapkan makan malam."
"Baik."
Clara berjalan ke meja makan, melihat seluruh masakan di meja adalah makanan yang rasanya ringan, dia pun berkata: "Bibi Huang, kenapa hari ini sama sekali tidak ada masakan yang pedas?"
"Tuan Qin sudah pesan, kurangi makan makanan pedas, selera perempuan memang bisa berubah setelah hamil, Nyonya, kalau anda benar-benar sangat ingin makan yang pedas, besok aku buatkan masakan yang pedas sedikit." Bibi Huang berkata.
Sebenarnya dulu jaman mereka saat hamil juga tidak sehati-hati ini, anak yang dilahirkan juga tumbuh dengan sehat, tapi Tuan Qin sudah berpesan padanya, dia pun hanya bisa mengikuti perintah Tuan Qin, tapi mulut perempuan hamil begitu mulai banyak permintaan, mereka juga sangat kesusahan.
Novel Terkait
Cinta Dan Rahasia
JesslynKing Of Red Sea
Hideo TakashiInventing A Millionaire
EdisonLove at First Sight
Laura VanessaLove and Trouble
Mimi XuMy Charming Wife×
- Bab 1 Acara pertunangan
- Bab 2 Bukan hanya sial
- Bab 3 Tidak ada akhirnya
- Bab 4 Perayaan
- Bab 5 Diselingkuhi
- Bab 6 Diselingkuhi (2)
- Bab 7 Terjadi Masalah setelah minum banyak
- Bab 8 Biro Urusan Sipil
- Bab 9 Berita Buruk
- Bab 10 Wayne Qin
- Bab 11 Tidak ingin pulang kerumah
- Bab 12 Sangat Menjijikkan
- Bab 13 Berbicara dengan baik-baik
- Bab 14 Setahun kemudian, bercerailah
- Bab 15 Aku telah menikah
- Bab 16 Kecemasan dari Teman baik
- Bab 17 Tuan Muda Kedua Keluarga Han
- Bab 18 Bertemu dengan Bajingan
- Bab 19 Alergi dengan Pria Bajingan
- Bab 20 Ibunya telah datang
- Bab 21 Kamu terlalu lemah
- Bab 22 Dua wanita cantik
- Bab 23 Jangan membicarakan hal ini
- Bab 24 Malu
- Bab 25 Malu (2)
- Bab 26 Tidak akrab
- Bab 27 Apa itu malu?
- Bab 28 Bertemu dengan orangtuanya
- Bab 29 Wayne Qin yang kaku
- Bab 30 Lekas saling mencintai
- Bab 31 Demam di Tengah Malam
- Bab 32 Memasuki Perusahaan Qin
- Bab 33 Aku telah menikah
- Bab 34 Aku harus bertindak kejam
- Bab 35 Aku saja yang memasak
- Bab 36 Wayne Chu campur tangan
- Bab 37 Tuan ke-9
- Bab 38 Aku akan pergi sekarang
- Bab 39 Demam lagi
- Bab 40 Acara pertunangan
- Bab 41 Berantakkan
- Bab 42 Aku tidak berencana untuk melepaskanmu
- Bab 43 Potong dari gaji
- Bab 44 Berpartisipasilah dalam kompetisi desainer
- Bab 45 Berpartisipasilah dalam kompetisi desainer (2)
- Bab 46 Nonton Video
- Bab 47 Gary Lee dari Departemen Pemasaran
- Bab 48 CEO datang
- Bab 49 Bertemu lagi dengan Kelvin Han
- Bab 50 Ingin Mendapatkan Informasi Langsung
- Bab 51 Aku sangat kecewa padanu
- Bab 52 Jadi desainer dengan cepat
- Bab 53 Lesly Zhang Mencari Masalah
- Bab 54 Salep Dari Wayne Qin
- Bab 55 Postingan Terhangat
- Bab 56 Badai Di Dalam Grup WeChat
- Bab 57 Membalikkan
- Bab 58 Kamu Adalah Doryn Chen
- Bab 59 Wenny Qin Tidak Bisa Berkata Apa-apa
- Bab 60 Terjadi Masalah
- Bab 61 Terjadi Masalah (2)
- Bab 62 Berbincang-bincang
- Bab 63 Perasaan Menghangat
- Bab 64 Kejadian Mengupas Kulit Udang
- Bab 65 Makan Bubur
- Bab 66 Ancaman Bagi Vallen
- Bab 67 Awal Pertemuan Wenny
- Bab 68 Adik Ipar yang Imut
- Bab 69 Lebih Tampan
- Bab 70 Barbekyu di Tepi Sungai
- Bab 71 BBQ
- Bab 72 BBQ (2)
- Bab 73 Kebenaran Masalah
- Bab 74 Tidak Ikut
- Bab 75 Wenny Qin Datang
- Bab 76 Janjian dengan Wenny Qin
- Bab 77 Makan bersama
- Bab 78 Wayne Qin cemburu
- Bab 79 Gracie Mu
- Bab 80 Wanita boss
- Bab 81 Wayne Qin Membujuk Seseorang
- Bab 82 Wayne Qin Memasak
- Bab 83 Perubahan di Departemen Desain
- Bab 84 Pacar Wenny Qin
- Bab 85 Pacar Wenny Qin (2)
- Bab 86 Pacar Wenny Qin (3)
- Bab 87 Apakah kamu benar-benar tidak pernah tertarik kepadanya sedikitpun
- Bab 88 Ucapan Clara Shen serius?
- Bab 89 Akhirnya aku bisa bertemu denganmu
- Bab 90 Mungkin karena kamu murahan
- Bab 91 Orang jalang pasti akan mendapatkan balasan dari Tuhan
- Bab 92 Maaf, aku tidak memiliki adik perempuan
- Bab 93 Alangkah baiknya memiliki suami
- Bab 94 Pemilik Vila yang sesungguhnya
- Bab 95 Barang yang dikatakan Candice Shen
- Bab 96 Peringatan dari Wenny Qin
- Bab 97 Kapten Timo
- Bab 98 Bertemu Untuk Bernyanyi Bersama
- Bab 99 Apakah Dia Memperlakukanmu dengan Baik?
- Bab 100 Sarapan buatan Wenny Qin
- Bab 101 Jangan membuang-buang waktu karena aku
- Bab 102: Jangan membuang-buang waktu karena aku (2)
- Bab 103 Membuat Masalah
- Bab 104 Membuat Masalah (2)
- Bab 105 Membuat Masalah (3)
- Bab 106 Minta Maaf
- Bab 107 Hot Pot
- Bab 108 Kecelakaan
- Bab 109 Pertengkaran
- Bab 110 Pertengkaran (2)
- Bab 111 Kabur
- Bab 112 Kabur (2)
- Bab 113 Kabur (3)
- Bab 114 Sakit
- Bab 115 Makan Bersama
- Bab 116 Makan Bersama (2)
- Bab 117 Memposting Momen untuk Mencari Pacar
- Bab 118 Sudah Memiliki Pacar
- Bab 119 Tanda Tangan
- Bab 120 Tidur Malam Akan Menghambat Pertumbuhan
- Bab 121 Melihat Performamu
- Bab 122 Aku Pulang Ke Rumahku Sendiri
- Bab 123 Tiga Hari
- Bab 124 Aku Suka Padamu
- Bab 125 Terkenal Lagi
- Bab 126 Hubungan mereka berdua
- Bab 127 Jelaskan
- Bab 128 Berebut membayar
- Bab 129 Dua pria memasak
- Bab 130 Wayne Qin memasak
- Bab 131 Belum Pergi
- Bab 132 Memang Datang Untuk Mengawasi
- Bab 133 Pindahan
- Bab 134 Aku Adalah Jaxson Ren
- Bab 135 Kedatangan Anggota Keluarga Qin
- Bab 136 Bibi Dari Keluarga Qin
- Bab 137 Makan Malam yang Tidak Tenang
- Bab 138 Tidak Akur
- Bab 139 Tindakan Wayne Qin
- Bab 140 Acara Makan Malam Bersama
- Bab 141 Feline Gao Menundukkan Kepala
- Bab 142 Berkata Jujur
- Bab 143 Berkata Jujur 2
- Bab 144 Kamu Tidak Perlu Pergi
- Bab 145 Wayne Qin adalah Suamiku
- Bab 146 Suamiku akan khawatir
- Bab 147 Jangan disebar
- Bab 148 Hadiah
- Bab 149 Ulang Tahun Kakek Tua Qin
- Bab 150 Mencari masalah
- Bab 151 Clara Pembawa Sial Bagi Perusahaan
- Bab 152 Lanjut Bercerita
- Bab 153 Istri Wayne
- Bab 154 Silakan Pergi
- Bab 155 Perceraian
- Bab 156 Jika Mau Bercerai, Bercerai Saja
- Bab 157 Perdebatan
- Bab 158 Main Sendiri
- Bab 159 Kecelakaan
- Bab 160 Kecelakaan
- Bab 161 Terkejut Dengan Statusmu
- Bab 162 Tidak Sengaja Bertemu Di Rumah Sakit
- Bab 163 Berjodoh
- Bab 164 Makan Malam Perpisahan
- Bab 165 Wayne Qin Marah
- Bab 166 Investasi Perusahaan Besar Qin
- Bab 167 Hal yang sangat membahagiakan
- Bab 168 Anak cucu punya jalannya masing-masing
- Bab 169 Permintaan Raymond Shen
- Bab 170 Kontes Pertukaran
- Bab 171 Mood Vallen Tidak Bagus
- Bab 172 Bonita Tinggal di Fairview Villa
- Bab 173 Pergi Mencuci Piring
- Bab 174 Kejutan
- Bab 175 Agak Risih Dengannya
- Bab 176 Direktur Baru
- Bab 177 Timo Terkena Panas
- Bab 178 Orang Yang Menyebalkan
- Bab 179 Membereskan Bonita Zhou
- Bab 180 Membereskan Bonita Zhou (2)
- Bab 181 Gosip Wenny Qin
- Bab 182 Gosip Wenny Qin (2)
- Bab 183 Ketemu Mata-Mata
- Bab 184 Berbaikan
- Bab 185 Tujuan Harry Tang
- Bab 186 Kebenaran
- Bab 187 Ulang tahun
- Bab 188 Ulang tahun (2)
- Bab 189 Kejutan
- Bab 190 Terjadi masalah
- Bab 191 Pasangan Callie Qin
- Bab 192 Pasangan Callie Qin (2)
- Bab 193 Telepon dari Diana Lin
- Bab 194 Bukan Urusanmu
- Bab 195 Kamu yang Tidak Punya Otak
- Bab 196 Tidak Bisa Disembunyikan Lagi
- Bab 197 Mengumumkan
- Bab 198 Mengumumkan (2)
- Bab 199 Mengumumkan (3)
- Bab 200 Apa Kamu Bisa Marah
- Bab 201 Bonita Zhou Hilang
- Bab 202 Bonita Zhou Hilang 2
- Bab 203 Bonita Zhou Hilang 3
- Bab 204 Penyaringan
- Bab 205 Menawar
- Bab 206 Putus Asa
- Bab 207 Kabur
- Bab 208 Gagal
- Bab 209 Memperlihatkan Kepada Semua Orang
- Bab 210 Pertolongan
- Bab 211 Menyelamatkan Orang2
- Bab 212 Pulang
- Bab 213 Tinggal
- Bab 214 Tinggal (2)
- Bab 215 Tinggal (3)
- Bab 216 Tetap di Kota A
- Bab 217 Menggosipkannya
- Bab 218 Suami yang Sempurna
- Bab 219 Kembali
- Bab 220 Makan Bersama
- Bab 221 Kalau Begitu Aku Jadi Kekasihmu Saja.
- Bab 222 Bahagia Menikah Denganmu
- Bab 223 Ylius Yan Datang
- Bab 224 Video Wenny Qin
- Bab 225 Aku Akan Mengurusnya
- Bab 226 Siapa Yang Lebih Bodoh?
- Bab 227 Keadilan dan Kebebasan
- Bab 228 Kebenaran Yang Terungkap
- Bab 229 Pesona Pribadinya
- Bab 230 Ditampar
- Bab 231 Memberikan bunga
- Bab 232 Pacar yang baik
- Bab 233 Apakah aku tidak boleh marah ?
- Bab 234 Perang dingin
- Bab 235 Perang dingin (2)
- Bab 236 Perang Dingin (3)
- Bab 237 Sudah diputuskan
- Bab 238 Memasak
- Bab 239 Apakah kamu harus menindasnya seperti itu?
- Bab 240 Masakan Sichuan yang Lezat
- Bab 241 Ke Western Hills
- Bab 242 Hiking
- Bab 243 Kemampuanku Tidak Mengizinkan
- Bab 244 Sampai ke Puncak
- Bab 245 Callie Qin dan Diana Lin
- Bab 246 Kamu hanya perlu mendengarkan perkataanku
- Bab 247 Kamu pergi sendiri
- Bab 248 Aku butuh penjelasan
- Bab 249 Pelajaran
- Bab 250 Sama-sama berbakat
- Bab 251 Mengobrol Sepanjang Malam
- Bab 252 Mengobrol Sepanjang Malam 2
- Bab 253 Melihat Matahari Terbit
- Bab 254 Kondisi Ini Tidak Benar
- Bab 255 Lamaran Seperti Ini
- Bab 256 Kesempatan
- Bab 257 Kesempatan (2)
- Bab 258 Jika Itu Kamu Pasti Akan Populer
- Bab 259 Tes Layar
- Bab 260 Tes Layar (2)
- Bab 261 Ketemu Di Lantai Atas
- Bab 262 Itu Identik Dengan Bolos Kerja
- Bab 263 Pengkhianatan Felix Cheng
- Bab 264 Bisa Tertawa Setahun
- Bab 265 Jangan Buang Waktu Dengan Orang Bodoh
- Bab 266 Menghemat Untukku
- Bab 267 Semua Salahmu
- Bab 268 Tidak Mendengar Perkataannya
- Bab 269 Selamat
- Bab 270 Kaki Babi
- Bab 271 Melahirkan Anak Bersama
- Bab 272 Gadis akan Menikah Setelah Beranjak Dewasa
- Bab 273 Menonton Film bersama
- Bab 274 Efek Samping dari Keberhasilan
- Bab 275 Pakaian Apa yang akan Dipakai Untuk Berkencan?
- Bab 276 Mengejutkan Pujaan Hatimu
- Bab 277 Pesta Barbeque
- Bab 278 Berencana Menyudahinya
- Bab 279 Anjing Gigit Anjing
- Bab 280 Anjing Gigit Anjing (2)
- Bab 281 Bercerai
- Bab 282 Harus Dirayakan
- Bab 283 Menyesal
- Bab 284 Rencana Diana Lin
- Bab 285 Benar-Benar Sudah Cukup
- Bab 286 Kembali Bekerja
- Bab 287 Apakah Kamu Ingin Mencobanya
- Bab 288 Keadaan Diana Lin Sekarang
- Bab 289 Tiba-tiba Datang
- Bab 290 Reuni Teman Sekolah
- Bab 291 Reuni Kelas (2)
- Bab 292 Reuni Kelas (3)
- Bab 293 Reuni Kelas (4)
- Bab 294 Reuni Kelas (5)
- Bab 295 Panggil Aku Kakak Ipar
- Bab 296 Apakah Sudah Selesai Bicara
- Bab 297 Wayne Qin Yang Cemburu
- Bab 298 Telepon Callie Qin
- Bab 299 Mengurangi Makan Pedas
- Bab 300 Sekali Hamil Bodoh Tiga Tahun
- Bab 301 Sekarang aku tidak punya uang
- Bab 302 Telepon dari Elliot Wang
- Bab 303 Aku akan terus berada disisimu
- Bab 304 Menabrak orang
- Bab 305 Kembali dengan keberhasilan
- Bab 306 Aku pasti akan sukses
- Bab 307 Bunga sekolah terbaru
- Bab 308 Hanya diwariskan ke laki-laki dan tidak ke perempuan
- Bab 309 Kunjungan dari Elliot Wang
- Bab 310 Coba saja kalau tidak percaya
- Bab 311 Menyesal
- Bab 312 Dipuja-puja
- Bab 313 Anaknya pasti sangat cantik
- Bab 314 Bayi Kelinci
- Bab 315 Ganti Rugi
- Bab 316 Clara Shen Tidak Cukup Baik
- Bab 317 Nona Wu
- Bab 318 Meminjam Uang
- Bab 319 Mengajak Nenek Jalan-jalan
- Bab 320 Sebuah Kekacauan
- Bab 321 Mengirim Callie Qin ke luar negeri
- Bab 322 Berangkat
- Bab 323 Tepi pantai
- Bab 324 Telepon dari Asisten Pribadi Tang
- Bab 325 Pergi ke pulau
- Bab 326 Berangkat Ke Pulau (2)
- Bab 327 Moon Island
- Bab 328 Pendekatan
- Bab 329 Bahkan Ingin Memukuli Orang
- Bab 330 Orang Tua Luar Biasa
- Bab 331 Semua Milik Elviana
- Bab 332 Eden Wu
- Bab 333 Rupanya Sudah Tahu Sejak Dulu
- Bab 334 Aku Butuh Bantuanmu
- Bab 335 Suatu Tempat Tidak Bisa Menampung Dua Pemimpin
- Bab 336 Sangat Tidak Tahu Malu
- Bab 337 Kalian Tidak Cocok
- Bab 338 Anak Haram
- Bab 339 Potret Semuanya
- Bab 340 Kamu Harus Membantuku
- Bab 341 Karya Perusahaan Besar Cheng
- Bab 342 Memangnya kenapa kalau sudah menikah
- Bab 343 Sekalian panggang
- Bab 344 Anjing yang meremehkan orang
- Bab 345 Kamu bisa perhitungan seperti apa dengan aku
- Bab 346 Menyesal
- Bab 347 Melihat Kucing
- Bab 348 Foto Yang Terekspos
- Bab 349 Siapa Pelakunya
- Bab 350 Siapa Pelakunya 2
- Bab 351 Memberi nama
- Bab 352 Video
- Bab 353 Biarkan kakakmu menyelidikinya
- Bab 354 Sampai jumpa Calvin Liu
- Bab 355 Ternyata dia berasal dari keluarga Wu
- Bab 356 Cemburu
- Bab 357 Acara Makan
- Bab 358 Badai Hadiah Tahun Baru
- Bab 359 Badai Hadiah Tahun Baru 2
- Bab 360 Badai Hadiah Tahun Baru 3
- Bab 361 Cinta Pertama Felix Cheng
- Bab 362 Sampah
- Bab 363 Perusahaan Besar Han Tidak Bisa Tanpamu
- Bab 364 Akan Lebih Baik, Jika Tidak Melepasmu
- Bab 365 Aku Antar Kamu Saja
- Bab 366 Kelvin Han Yang Penasaran
- Bab 367 Mengikuti Acara
- Bab 368 Rasanya Bisa Meraih Bintang DIlangit
- Bab 369 Putri Yang Dekat
- Bab 370 Desainer Sesungguhnya
- Bab 371 Menonton sinetron
- Bab 372 Makan cemilan malam
- Bab 373 Pesta
- Bab 374 Ternyata begitu
- Bab 375 Ternyata begitu
- Bab 376 Pemikiran Elviana Wang
- Bab 377 Pemikiran Elviana Wang 2
- Bab 378 Percakapan
- Bab 379 Melamar
- Bab 380 Mencari istri untukmu
- Bab 381 Bunga Mawar
- Bab 382 Berita
- Bab 383 Siaran Langsung
- Bab 384 Siaran Langsung 2
- Bab 385 Siaran Langsung 3
- Bab 386. Makan Bersama
- Bab 387. Apakah aku Terlalu Egois
- Bab 388. Lamaran Nikah
- Bab 389. Aku Tetap Suka
- Bab 390. Bridesmaid Bridesgroom
- Bab 391 Pengiring Pengantin Pria dan Wanita 2
- Bab 392 Ini Sangat Tidak Etis
- Bab 393 Tuan Han
- Bab 394 Apakah Kamu Punya Pacar
- Bab 395 Pengasuh
- Bab 396 kembali ke Kota A
- Bab 397 setuju
- Bab 398 Memasuki Keluarga Wu
- Bab 399 Memasuki Keluarga Wu2
- Bab 400 Gosip
- Bab 401 Guru yang bagus
- Bab 402 Vallen Song Pergi
- Bab 403 Kelewatan
- Bab 404 Kak Felix, Aku Candice
- Bab 405 Bertemu
- Bab 406 Kerabat yang Begitu Dekat
- Bab 407 Penculikan Kedua
- Bab 408 Penculikkan Kedua 2
- Bab 409 Perusahaan Dapat Mati, Tapi Orang-orangnya Tetap Hidup
- Bab 410 Aroma
- Bab 411 Merasakan kemesraaan
- Bab 412 Mencari obat
- Bab 413 Kita itu sama
- Bab 414 Pilihan kamu sendiri
- Bab 415 Hanya kaki terluka
- Bab 416 Pacar yang Dulu dan Sekarang
- Bab 417 Pacar yang Dulu dan Sekarang 2
- Bab 418 Mantan Pacar dan Pacar yang Sekarang 3
- Bab 419 Tolong Aku
- Bab 420 Aku memakai Kaki Kiriku
- Bab 421 Kami diselamatkan
- Bab 422 Bagaimana pengalaman memiliki suami yang terlalu mendominasi?
- Bab 423 Berantem
- Bab 424 Bos
- Bab 425 Anak orang lain
- Bab 426 Cara Menyiksamu
- Bab 427 Bagaimana Cara Agar Dimaafkan?
- Bab 428 Benda Yang Menghancurkan Keluarga Wu
- Bab 429 Barang Yang Menghancurkan Keluarga Wu
- Bab 430 Kehidupan Yang Diinginkan
- Bab 431 Peringkat Kedelapan
- Bab 432 Peringkat pertama
- Bab 433 Peringkat keempat
- Bab 434 Clara Shen tidak menegrti?
- Bab 435 Perasaan Victor Han
- Bab 436 Mencarinya dimana-mana
- Bab 437 Bagaimana Caranya Meminta uang
- Bab 438 Kerja Sama
- Bab 439 Hari Pria Idaman Sangat Tampan
- Bab 440 Sudah Direncanakan
- Bab 441 Waktu tiga hari
- Bab 442 Hari Pernikahan
- Bab 443 Menikah Bersama
- Bab 444 Ketahuan
- Bab 445 Putus
- Bab 446 Sudah mau datang
- Bab 447 Perusahaan Cheng serahkan kepada kalian
- Bab 448 Keluarga Zheng di Kota A
- Bab 449 Siapa yang takut
- Bab 450 Mengatakan kebenaran
- Bab 451 Hamil
- Bab 452 The End