His Second Chance - Bab 89 Raja Ginseng Berumur Ribuan Tahun (1)

Pada lelang batu alam terakhir kali, video istrinya bermain-main dengan pria lain telah mempermalukan hidupnya, jika bukan karena ayah mertua, dia sudah menceraikan pelacur itu.

Bahkan jika sekarang mereka belum bercerai, pernikahan mereka hanya nama saja, dan mereka berdua mempunyai hidup masing-masing.

Setelah mengetahui Andrian Shen yang menyuruh orang memutarkan video itu, Handi Li menyalahkan Jeremy Lin atas masalah ini, bagaimanapun masalah perselingkuhan ini, dia harus menyalahkan Jeremy Lin.

Oleh karena itu, dia menyusun rencana secara hati-hati untuk mengelabui Marcella Jiang pergi ke Kota Ling An, dimana itu adalah wilayahnya, begitu Marcella Jiang datang, dia tidak akan bisa kabur dari genggamannya.

“Marcella Jiang, aku sudah pernah mengatakan, cepat lambat kamu akan menjadi milikku.”

Setelah Handi Li keluar dari rumah sakit, dia melirik foto di tangannya dengan ekspresi tenang, lalu masuk ke dalam mobil hitam lalu pergi.

“Aku akan melakukan perjalanan bisnis lagi, kamu senang tidak?”

Tiga hari kemudian, Marcella Jiang mengagumi dirinya yang mengenakan rok baru dibelinya di depan kaca, sambil berkata kepada Jeremy Lin.

“Kenapa mendadak melakukan perjalanan bisnis lagi?” tanya Jeremy Lin mengerutkan kening, rumah sakit ini kenapa banyak sekali masalah.

“Mau bagaimana lagi, baru saja aku bergabung, harus mencari tempat untuk belajar lebih banyak, tempat ini juga Kepala Bagian bersusah payah mendapatkannya untukku.” jawab Marcella Jiang.

“Apakah masih di Beijing?” tanya Jeremy Lin penasaran.

“Bukan, kali ini di Kota Ling An.”

“Ling An?” Jeremy Lin langsung berdiri, sebenarnya Kota Ling An dekat dengan Kota Qinghai, hanya sekitar 45 sampai 50 menitan sudah sampai, tapi berpikir Handi Li juga akan pergi ke Kota Ling An, Jeremy Lin agak sedikit khawatir.

“Bagaimana jika aku pergi bersamamu?” kata Jeremy Lin.

“Untuk apa kamu ikut, aku pergi untuk belajar.”

“Aku diam di rumah juga tidak ada kerjaan, lebih baik pergi jalan-jalan, juga mengurangi kecemburuanmu kepadaku.” kata Jeremy Lin sambil tersenyum.

“Cemburu? Jangan berharap!” kata Marcella Jiang langsung membalikkan badan masuk ke dalam kamar, sedikit merasa bersalah.

Atas permintaan Jeremy Lin yang terus menerus mendesaknya, Marcella Jiang lebih baik membawa dia pergi ke Ling An, tapi rumah sakit hanya membiayai hiduo dirinya seorang, biaya hidup Jeremy Lin harus tanggung sendiri.

Berpikir sesampainya di hotel Marcella Jiang mengira Jeremy Lin akan tinggal satu kamar dengannya, tapi Jeremy Lin berinisiatif membuka kamar lebih, tinggal di samping kamar Marcella Jiang.

Karena Seminar Kedokteran akan dimulai dua hari, jadi mereka harus tinggal di sini selama tiga hari.

“Direktur Li, orang yang Anda suruh saya perhatikan sudah datang.”

Gedung kaca yang menjulang tinggi, Handi Li duduk di ruangan kantornya yang luas sambil meminum secangkir kopinya, dan seorang pria mengenakan jaket hitam berdiri di sebelahnya memberikannya beberapa foto yang diambilnya saat Jeremy Lin dan Marcella Jiang sampai di hotel.

“Dia juga datang?”

Handi Li melihat Jeremy Lin di foto itu, kemudian langsung tertawa, mengingat saat Jeremy Lin mempermalukannya di perlelangan, dengan amarah, meremas foto Jeremy Lin kencang-kencang, dan berkata, “Bagus dia datang, karena sudah datang, jangan berpikir bisa pergi.”

“Telepon Manajer Hotel, suruh dia menjalankan sesuai rencana.” perintah Handi Li.

Hampir semua hotel berkelas atas memiliki urusan bisnis dengannya, jadi tidak peduli Marcella Jiang tinggal di hotel mana, dia akan memberi perintah.

“Direktur Li, pria itu, apakah aku harus mencari mereka...”

Pria berjaket hitam belum selesai berbicara, Handi Li melambaikan tangannya, mengerutkan kening berkata, “Sepertinya beberapa tahun ini Lucky He berlatih gulat, bukan tandingan orang biasa, jika kamu bisa menghadapinya, carilah beberapi tentara yang telah pensiun untuk bermain dengannya, aku ingin dia tidak bisa bertahan hidup lagi, memohon ampun!”

Memikirkan sosok sempurna Marcella Jiang yang digandeng oleh Jeremy Lin, Handi Li sangat kesal.

Keesokan harinya Marcella Jiang menghadiri Seminar Kedokteran, Jeremy Lin berjalan-jalan di sekitar tempat wisata lokal yang terkenal.

Berbicara tentang Ling An, tempat wisata yang paling terkenal adalah Xue Hu (Snow Lake), ketika musim dingin tiba, saat suhunya cocok, muncul pemandangan salju di atas danau.

Sangat disayangkan ini awal musim gugur, Jeremy Lin tidak memiliki keberuntungan itu.

“Pergi sana! Sialan!”

Pada saat ini tiba-tiba mendengar suara jeritan, Jeremy Lin merasa penasaran menoleh, melihat bahwa di pintu toko obat tradisional China di sampingnya, seorang wanita berbaju putih mendorong mengusir seorang lelaki tua dengan sapu.

Orang tua yang diusirnya itu penampilannya sangat berantakan, dengan rambut abu-abunya diikat seuntai, dengan bau samar-samar yang aneh dari tubuhnya.

“Aku bukan ingin mengemis makanan, aku datang untuk menjual bahan obat.” kata orang tua itu dengan terburu-buru menurunkan keranjang bambunya di punggungnya, mengeluarkan beberapa jangkrik kering, belatung kering dan beberapa obat herbal, berkata, “Ini semua aku sendiri yang memetik di pegunungan, alami punya.”

Kota Ling An dikelilingi banyak gunung, dan memiliki banyak sejarah, beberapa obat berharga banyak di temui di pergunungan dalam, banyak petani yang mengumpulkan bahan obat untuk mencari nafkah menjual bahan obat langsung ke toko obat.

“Bahan ini kami sudah banyak, tidak perlu lagi.” kata pelayan toko itu dengan kesal.

Novel Terkait

Lelah Terhadap Cinta Ini

Lelah Terhadap Cinta Ini

Bella Cindy
Pernikahan
3 tahun yang lalu
Mr Lu, Let's Get Married!

Mr Lu, Let's Get Married!

Elsa
CEO
2 tahun yang lalu
Demanding Husband

Demanding Husband

Marshall
CEO
2 tahun yang lalu
Behind The Lie

Behind The Lie

Fiona Lee
Percintaan
2 tahun yang lalu
Cintaku Yang Dipenuhi Dendam

Cintaku Yang Dipenuhi Dendam

Renita
Balas Dendam
3 tahun yang lalu
Love From Arrogant CEO

Love From Arrogant CEO

Melisa Stephanie
Dimanja
2 tahun yang lalu
The Campus Life of a Wealthy Son

The Campus Life of a Wealthy Son

Winston
Perkotaan
2 tahun yang lalu
The Great Guy

The Great Guy

Vivi Huang
Perkotaan
2 tahun yang lalu