My Cold Wedding - Bab 185 James Tang Ekstra - Pahlawan Yang Tidak Ada Bandingannya (8)
Tulang Quenla tidak pernah dia lihat.
Hanya mendengarkan Tuan ke-5 Qi berkata, "Seorang wanita yang bisa datang ke klub malam, sudah mati juga tidak layak suatu tujuan yang bagus, apa Anda masih mau menyembahnya?"
James Tang tidak bisa berbicara, hanya bisa menggelengkan kepalanya.
Apa yang terlintas di depan matanya adalah kematian tragis Quenla, kulit putihnya hampir diwarnai oleh darah merah yang cerah, dan matanya terbuka lebar, dan tidak bisa ditutup.
Tuan ke-5 Qi berkata, "Apa kamu mencintainya?"
James Tang menggelengkan kepalanya lagi.
"Lihat, kamu tidak mencintainya, jadi dia tidur dengan pria lain atau sudah mati pun, kamu tidak akan terlalu sedih."
James Tang akhirnya membuka mulutnya, "Saya pikir Anda mengaturnya untuk datang kepada saya, ujian bagi saya. Ternyata ingin memberi saya pelajaran."
Tuan ke-5 Qi terkekeh, "Bagaimana dengan pelajaran ini?"
"Sangat jelas."
“Itu bagus.” Tuan ke-5 Qi berkata, “Seorang pria, yang berdiri di puncak kekuasaannya tidak takut dengan senjata yang ditudingkan ke kepalanya, juga tidak takut dengan pisau di leher, tapi yang paling ditakuti adalah seorang wanita yang dapat menyentuh pikirannya. James, Anda harus ingat bahwa Anda adalah orang paling muda dalam sejarah Great Hsing, tidak ada wanita mana pun yang layak untuk Anda. "
Quenla sudah meninggal, dan orang yang mengikutinya di sisinya berubah menjadi Jane.
Jane tidak seperti Quenla yang seperti anak kecil banyak bicara, dia lebih pendiam dari wanita mana pun yang pernah dilihat James Tang.
Sepasang kerutan dahi yang tidak pernah bisa dihilangkan, bibir tipis, tubuh kurus dan kering, satu set riasan tebal yang tidak akan pernah berubah.
James Tang kadang-kadang bertanya padanya, "Apa yang Anda lakukan mengikuti saya?"
Jane menggelengkan kepalanya dan berkata, "Quenla menyuruhku mengikutimu."
"Dia?"
"Yah, dia takut kamu bertambah buruk dan menyuruhku mengawasimu."
"Jadi kamu pikir kamu bisa mangawasiku?"
Jane sangat jujur berkata, "Saya tidak bisa."
James Tang menertawakan kebodohannya, "Lalu apa yang kamu lakukan di sini?"
Jane memiliki sikap keras kepala, "Apa yang sudah saya janjikan pada Quenla harus dilakukan.”
James Tang membiarkan dia pergi, Jane mengikutinya, dan itu empat tahun.
Tidak ada banyak komunikasi di antara mereka. Jane mengawasinya secara bertahap mendapatkan pijakan yang kuat di Great Hsing. Dengan para pengikutnya, ia perlahan mengambil alih klub malam dari Tuan ke-5 Qi dan membiarkan Jane menjadi Bos disana.
Seluruh klub malam dan bahkan seluruh orang di Great Hsing berpikir dia dan Jane adalah pasangan.
Tapi faktanya hanya mereka berdua yang tahu jelas.
Sejak yang pertama kali, mereka tidak pernah tidur bersama lagi, dan kadang-kadang jika ada keinginan, dia cenderung lebih memilih gundik bintang kecil bernama Yuni Ruan.
Sebelumnya Yuni adalah atlet skating, cantiknya tidak perlu dikatakan lagi, bentuk tubuhnya juga bagus, yang terpenting dia fleksibel, di tempat tidur seperti ikan hidup, sangat tahu cara melayani pria.
Beralih ke dunia hiburan, Yuni juga mau orang yang tahu bagaimana cara untuk maju dan mundur. Dia muncul di sisi James Tang tanpa jejak, naik ke tempat tidurnya, dan tampak seperti tidak sengaja membicarakan tentang beberapa produksi besar baru-baru ini.
James Tang bukan lagi anak lelaki berambut kuning yang masih muda. Apa yang diinginkan Yuni? Dia mengerti, jadi mereka mengambil apa yang mereka sendiri butuhkan.
Jane seperti dulu, tidak mengatakan sepatah kata pun, dan mengurus klub malam dengan sangat tepat. Setiap kali dia datang kepadanya, dia akan memanggil Yuni, dan Jane juga akan dengan hati-hati menyiapkan kondom dan meletakkannya di tempat yang bisa dijangkau.
Terkadang James Tang berpikir, Jane ini sedikit menarik.
Hari ini, terjadi sesuatu yang tidak terlalu besar.
Seorang wanita ditelanjangkan dan ditempatkan di atas panggung, dihina oleh beberapa pria.
Ketika dia melihat pemandangan ini, dia hampir tidak bisa menahan amarahnya.
Pada akhirnya, Jane yang menahannya, "Tuan ke-9, itu orang seperti Pangeran, saya khawatir kita tidak bisa ikut campur."
"Pangeran? Dia tidak di Amerika?"
"Baru-baru ini kembali," kata Jane, "Saat ini, kekuatanmu sedang tumbuh. Setengah dari orang-orang di Great Hsing sudah percaya padamu. Tuan ke-5 Qi merasakan bahaya, jadi itu normal untuk meminta bantuan Pangeran."
James Tang berkata dengan ejekan, "Dia mengirim putranya ke Amerika Serikat untuk sekolah menjadi pengacara, sehingga dia tidak terkontaminasi dengan benar salah di Great Hsing. Saya khawatir ini keinginan Pangeran sendiri untuk kembali."
Jane mengangguk.
James Tang bertanya lagi, "Wanita itu, apa dia gadis klub malam kita?"
"Tidak, tapi itu juga pengunjung yang sering datang, dia sering datang ke sini untuk minum dan bermain kartu, dan mengambil banyak bisnis dari gadis-gadis kita. Aku mendengar bahwa itu adalah nona besar dari keluarga sailer Bella."
"Nona besar juga ikut pergi ke laut?"
"Keluarga yang mau uang dan tidak tahu malu. Wanita muda ini bahkan orang yang cukup terkenal. Dia bermimpi mengkait seorang pria kaya untuk dinikahi. Saya dengar bahwa dia sudah menjadi pacar Direktur Perusahaan LS."
"David? Hei, apa masih belum puas?"
"Puas sih sudah puas, tapi Direktur David menikah hari ini, dengan saudara perempuannya."
"Oh, itu saja," James Tang segera mengerti, dia berkata, "Biarkan Pangeran bermain, cari seseorang untuk merekam diam-diam, hati-hati, jangan sampai ketahuan."
"Ya."
Novel Terkait
Cinta Yang Terlarang
MinnieUntouchable Love
Devil BuddyPejuang Hati
Marry SuMeet By Chance
Lena TanMenantu Bodoh yang Hebat
Brandon LiBalas Dendam Malah Cinta
SweetiesCinta Dibawah Sinar Rembulan
Denny AriantoMy Cold Wedding×
- Bab 1 Pernikahan Yang Hancur
- Bab 2 Tidak Mau Bercerai, Saya Hanya Bisa Membiarkan Dirinya Kehilangan Pasangannya
- Bab 3 Sepertinya Perkataan Saya Tidak Kamu Ingat Dengan Baik
- Bab 4 Kamu Menggangap Saya Tidak Berani Membunuhmu?
- Bab 5 Musuh Yang Tidak Dapat Di Kalahkannya
- Bab 6 Derita yang Dia Rasakan Harus Kamu Rasakan Juga
- BAB 7 Tidak Punya Jalan untuk Melarikan Diri
- Bab 8 Asalkan Bisa Menyelamatkan Satu Nyawa
- Bab 9 Harga Dirinya Terjual
- Bab 10 Ini Adalah Takdir Wanita
- Bab 11 Orang Lain Tidak Menginginkanmu, Tetapi Aku Menginginkanmu
- Bab 12 Gimana Jika Dia Benar-benar Mati?
- Bab 13 Berikan Kompensasi Anqila Pada Cindy
- Bab 14 Kebeneran Berdarah
- Bab 15 Melihat Ke Belakang
- Bab 16 Mengapa Kamu Tidak Bisa Mempercayaiku, Meskipun Hanya Sekali?
- Bab 17 Aku akan Memenuhinya dalam Waktu Satu Hari
- Bab 18 Diluar Kebenaran
- Bab 19 Aku Tidak Membunuh
- Bab 20 Kehidupan Di Penjara
- Bab 21 Video Pengawasan
- Bab 22 Pertempuran Pertama
- Bab 23 Dia Tidak Mengecewakanku, Rupanya Cukup Ganas
- Bab 24 Kita Akan Bertemu Lagi
- Bab 25 Kehidupan Yang Berantakan
- Bab 26 Kenyataan Memaksaku Untuk Menjadi Cuek
- Bab 27 Kehangatan yang Lama Tak di Rasakan
- Bab 28 Besok Kita Cerai
- Bab 29 Bukannya Aku Tak Pernah Berusaha
- Bab 30 Aku Tak Melihat Apapun
- Bab 31 Sahabat Wanita Yang Antusias
- Bab 32 Aku Sudah Cukup Dipermalukan
- Bab 33 Gosip Yang Merajalela Di Dunia Maya
- Bab 34 Kamu Ada Bukti Apa Berani Mengatainya
- Bab 35 Aku Menunggu Surat Pengadilanmu
- Bab 36 Grup A dan B
- Bab 37 Karyawan Sementara
- Bab 38 Masih Ingat Impianku Waktu Kecil?
- Bab 39 Kamu Tidak Aman Sendirian
- Bab 40 Masalah Reputasi Individu
- Bab 41 Siapa Bilang Kamu Tidak Mampu Membelinya
- Bab 42 Jelas Jelas Aku Sedang Memarahimu
- Bab 43 Keputusan Bukan Ditangannya
- Bab 44 Bahaya Ketika Mabuk
- Bab 45 Keluar Dari Mulut Harimau
- BAB 46 Rahasia ANQILA
- Bab 47 Bella, Kemari!
- Bab 48 Meskipun Aku Dijual, Aku Juga Tidak Akan Mau Uangmu
- Bab 49 Kalau Begitu Tidak Usah Cerai
- Bab 50 Aku Bukanlah Anqila
- Bab 51 Pesta Makan Menjelang Perceraian
- Bab 52 Sepertinya Ia Tidak Terburu-buru Untuk Bercerai
- Bab 53 Kamu yang Paling Mengerti Dia
- Bab 54 Ide Yang Cukup Bagus
- Bab 55 Aku Memiliki Cara untuk Menangkapmu Kembali
- Bab 56 Tangan Mana yang Menyentuhnya?
- Bab 57 Selera Yang Aneh
- Bab 58 Sengaja Mempersulit
- Bab 59 Spesifikasi Bercerai
- Bab 60 Bersiap Untuk Pergi Keluar Negeri
- Bab 61 Dia Sedang Mandi, Ada Perlu Apa, Sampaikan Saja Padaku
- Bab 62 Uangnya, Anggap Saja Aku Yang Meminjamnya Darimu
- Bab 63 Bella Akan Kembali Kujaga
- Bab 64 Mungkinkah Hamil?
- Bab 65 Lahir Kalau Memang Ada
- Bab 66 Masyarakat Di Kota Ini Bermain
- Bab 67 Apakah Kamu Merasa Sekotor Itu?
- Bab 68 Panggil Saya Suamimu
- Bab 69 Karena Sudah Tidak Peduli, Baru Bisa Sesadis Ini
- Bab 70 Masa Lampau Itu
- Bab 71 Selamat Tinggal,David
- Bab 72 Perceraian
- Bab 73 Petemuan Ini Seperti Takdir
- Bab 74 Kenapa Tidak Berani Melihatku
- Bab 75 Menjadi Kekasihku
- Bab76 Dia Tidak Punya Kaki Sampai Harus Di Antar?
- Bab 77 Aku Memberikanmu Satu Kali Kesempatan Untuk Mencintaiku
- Bab 78 Dijual Ke David
- Bab 79 Hanya Menyampaikan Ini, Jaga Diri Dengan Baik
- Bab 80 Perjodohan
- Bab 81 Adegan Familiar
- Bab 82 Petani Dan Ular
- Bab 83 Ini Hanya Kompensasi
- Bab 84 Mulai Sementara
- Bab 85 Menjalankannya Bersama Akan Ada Hasil
- Bab 86 Bella, Jalan Kita Masih Panjang
- Bab 87 Anak Tidaklah Bersalah
- Bab 88 Jika Ini Semua Bukanlah Cinta
- Bab 89 Kakak Ipar
- Bab 90 Identifikasi Orang Tua-Anak
- Bab 91 Kamu Hanya Menganggap Saya Masa Lalu
- Bab 92 Lagu Ulang Tahun
- Bab 93 Bersama Dalam Kesulitan
- Bab 94 Saya Tidak Bilang Selesai
- Bab 95 Willy
- Bab 96 Kita Menikah Kembali
- Bab 97 Atas Dasar Wanita Saya
- Bab 98 Balas Dendam Cindy
- Bab 99 Aku Tidak Taruhan Dengan Orang Gila
- Bab 100 Apakah Kamu Pernah Mencintaiku?
- Bab 101 Hanya Bisa Memilih Satu
- Bab 102 Aku Adalah Bajingan
- Bab 103 Aku Tahu Kamu Tidak Mencintai Aku
- Bab 104 Mimpi Besar Dan Belum Tersadar
- Bab 105 Berakting
- Bab 106 Bella, Aku Datang Mencarimu
- Bab 107 Jangan Usir Aku
- Bab 108 Pertunjukkan dari Ketiga Laki-laki
- Bab 109 Konfrontasi Kamar Mandi
- Bab 110 Bajingan Kecil
- Bab 111 Mesin Cuci Yang Kesepian
- Bab 112 Ibu-Anak Anti-View
- Bab 113 David Adalah Lelakiku
- Bab 114 Jika Kamu Tak Buka, Aku Yang Bantu Membukanya
- Bab 115 Kejujuran
- Bab 116 Aku Pasti Bisa Membawamu Ke Puncak
- Bab 117 Harga Diriku Melarangku Mengulangi Kesalahan Yang Sama
- Bab 118 Kembalilah, Ya?
- Bab 119 Menikah Dengan Sekali Lagi
- Bab 120 Kita Menikah Saja
- Bab 121 Tidak Bisa Berhasil Belajar
- Bab 122 Gembi Gu Dalam Bahaya
- Bab 123 Aku Ingin Kamu dengan Senang Hati Menikah Denganku
- Bab 124 Mulai Hari Ini, Kamu Harus Selalu Berada di Sampingku
- Bab 125 Hutang Wanitaku, Biar Aku Yang Membayarnya
- Bab 126 Keadaan Yang Baik
- Bab 127 Semua Ini Karena Sup Ayam
- Bab 128 Di Antara Kita Mana Ada Lagi Hubungan Keluarga Yang Bisa Dianggap
- Bab 129 Kebenaran Yang Tersembunyi dan Terlihat
- Bab 130 Akulah Alasannya
- Bab 131 Ucapan Buruk Yang Menjadi Nyata
- Bab 132 Menggoda
- Bab 133 Mengulang Trik Lama
- Bab 134 Aku Pernah Mencintaimu
- Bab 135 Bawa Aku Pergi
- Bab 136 Ayuk Ke Pantai
- Bab 137 Pembunuh
- Bab 138 Melarang
- Bab 139 Pergilah, Aku Membiarkanmu Pergi
- Bab 140 Kecepatan Hidup dan Mati
- Bab 141 Kali Ini, Giliranku Yang Menunggumu
- Bab 142 Patah Hati
- Bab 143 Aku Sangat Merindukanmu
- Bab 144 Aku Hanya Mau Satu Jawaban
- Bab 145 Memulai Kehidupan Baru
- Bab 146 Negara Asing
- Bab 147 Jika Suatu Hari Nanti Aku Bisa Melupakannya
- Bab 148 Tom
- Bab 149 Di Dunia Ini, Mana Ada Begitu Banyak
- Bab 150 Ditakdirkan Bersama tapi Terpisah oleh Lautan
- Bab 151 Selamat Tinggal yang Tidak Bisa Terucapkan
- Bab 152 Aku Membencinya, Aku Mencintainya
- Bab 153 Reinkarnasi Kehidupan
- Bab 154 Aku Akan Membayarnya dengan Segala Milikku
- Bab 155 Kembali ke Negeri Asal
- Bab 156 Berpapasan yang Terlewatkan
- Bab 157 Jika Suatu Hari Aku Membohongimu
- Bab 158 Eric Lee
- Bab 159 Dia Adalah Sumber Segala Ketakutanku
- Bab 160 Jangan Menolakku Ya
- Bab 161 Pada Akhirnya Kembali Bertemu
- Bab 162 Kamu Masih Membenciku
- Bab 163 Bintang di Langit, Dia di Hati
- Bab 164 Hanya Masa Lalu
- Bab 165 Tidak Ada Satupun Yang Bisa Dibandingkan Dengannya
- Bab 166 Aku Hanya Ingin Berbuat Baik Kepadamu
- Bab 167 Menebus Kesalahan
- Bab 168 Hebat
- Bab 169 Pengajaran Berkualitas
- Bab 170 Hai Orang Asing
- Bab 171 Mengadu Kecerdasan dan Keberanian
- Bab 172 Masih Ada Berapa Lama Waktu Dihabiskan Untuk Merasa Kesal
- Bab 173 Kapitalis Jahat
- Bab 174 Hati Kecil
- Bab 175 Keangkuhan, Fanatik, Sok Berkuasa, dan Tidak Gampang Menyerah
- Bab 176 Tuan Kelima
- Bab 177 Identitas Nino
- Bab 178 James-- Pahlawan Tanpa Tandingan
- Bab 179 James Pahlawan tiada tanding
- Bab 180 James-- Pahlawan Tanpa Tandingan (3)
- Bab 181 James Tang Ekstra - Pahlawan Yang Tidak Ada Bandingannya
- Bab 182 James Tang Ekstra - Pahlawan Yang Tidak Ada Bandingannya (5)
- Bab 183 James Tang Ekstra - Pahlawan Yang Tidak Ada Bandingannya (6)
- Bab 184 James Tang Ekstra - Pahlawan Yang Tidak Ada Bandingannya (7)
- Bab 185 James Tang Ekstra - Pahlawan Yang Tidak Ada Bandingannya (8)
- Bab 186 Karnaval Terakhir
- Bab 187 Pertaruhan Hidup
- Bab 188 Biar Aku yang Menemanimu Mati
- Bab 189 Jangan Tanya Tentang Masa Depan
- Bab 190 Epilog
- Bab 190 Epilog (2)
- Bab 191 Epilog (Benar) (1)
- Bab 191 Epilog (Benar) (2)
- Bab 192 Bagian Ekstra 一 Kehidupan Setelah Pernikahan (1)
- Bab 192 Bagian Ekstra 一 Kehidupan Setelah Pernikahan (2)
- Bab 193 Wawancara Suami Istri
- Bab 194 Bagian Ekstra James Tang —— Pahlawan Hebat (7)
- Bab 195 Bagian Ekstra James Tang —— Pahlawan Hebat (8)
- Bab 196 Bagian Ekstra James Tang —— Pahlawan Hebat (9)