My Cold Wedding - Bab 143 Aku Sangat Merindukanmu
David Li dengan hati-hati mengangkat tubuh yang berada di atas tandu, bagaikan sebuah permata berharga.
"Direktur, mayat nyonya muda harus segera diantar untuk dikremasi, sekarang takutnya tidak bersih."
"Jangan diantar pergi," suara David Li dingin sampai titik beku. "Dia adalah wanitaku, anakku masih berada di perutnya, apanya yang tidak bersih?"
Dia dengan lembut menggendong tubuh yang sudah menjadi mayat itu di lengannya, seperti memegang kerajinan yang rapuh. "Bella, jangan takut, aku akan membawamu pulang."
Di villa-villa pinggiran kota, malam yang sepi diterangi satu lampu remang, entah hendak menerangi jalan siapa.
Di balkon lantai tiga, ada dua buah kursi goyang. David Li membawa semangkuk bubur di tangannya dan mangkuk lain di atas meja. Dia berkata pada kekosongan, "Bella, aku tidak bisa memasak, aku tidak tahu makanan apa yang kamu suka, tetapi aku sudah memasak semangkuk bubur, kamu makan dulu, mulai besok aku akan belajar memasak, dan aku akan memasak untukmu setiap hari, bagaimana?"
Bubur memancarkan bau gosong, David Li tampaknya tidak sadar, sesendok demi sesendok disuapkan ke dalam mulut, tidak terasa panas, hanya ditelan begitu saja.
“Mengapa kamu tidak makan?” David Li bertanya dengan lembut, dan kemudian merasa kehilangan, “Ya, kamu pintar memasak, pasti tidak suka pada masakanku yang tidak enak ini.”
Orang di kursi goyang tetap tenang, namun Bella memang selalu tenang, bukan?
Ada rasa sakit yang menusuk hati, David Li memegang mangkuk dan melihat ada tetesan air jatuh ke dalam mangkuk, menciptakan sebuang lubangh kecil.
Apakah turun hujan?
Bulan tergantung tinggi di langit dan bintang berkelap-kelip, benar-benar cuaca yang bagus.
"Bella ..." David Li meletakkan mangkuknya. "Gudang ini terlalu kecil. Kita tidak bisa tidur bersama disini. Kamu tinggal di kamar tidur utama malam ini. Aku tinggal sendirian di gudang. Aku akan menjagamu."
"Bella ... Aku tadi juga menghitungnya beberapa kali. Jumlah tangga dan jumlah batu bata persis sama dengan apa yang kamu katakan. Aku menghafalkannya untukmu setiap hari, bagaimana?"
"Bella ... Aku sedang mencari seseorang untuk mengambil alih perusahaan. Ketika semuanya sudah aku serahkan, aku akan masuk penjara untuk menjalani hukumanku, tidak berhubungan dengan nama baikmu. Aku berjanji, aku akan mengembalikan semua yang sudah kuhutangi darimu."
"Bella ... Jika aku keluar penjara nanti, sudah memiliki janggut putih dan wajah yang dipenuhi kerutan, akankah kamu tidak mengenaliku lagi?"
"Bella ... Jika masih ada kehidupan setelah kematian, menikahlah denganku sekali lagi, ya?"
"Bella ... Aku ..." David Li akhirnya tidak tahan lagi, menenggelamkan wajah pada telapak tangannya, air matanya mengalir keluar dari celah-celah jarinya. "Aku sangat merindukanmu ..."
Tiga hari kemudian, kota Harriford terjadi kejadian besar.
Di halaman depan Gedung Perusahaan LS, bunga-bunga dan balon memenuhi pintu, terbang menghiasi udara. Pada tengah panggung tergantung foto pernikahan yang besar, David Li dengan setelan jas hitam terlihat mahal dan angkuh, dalam pelukannya terlihat seorang wanita dengan gaun putih pernikahan. Adegan ini terlihat indah manis, namun semua tamu yang hadir dalam acara tersebut tahu.
Foto pernikahan ini, diedit dan disatukan.
Dari dulu hingga sekarang, tidak ada satupun pernikahan, yang seperti pada hari ini.
Semua tamu yang hadir diwajibkan mengenakan pakaian putih, bunga mawar berwarna putih, bahkan balon, meja, dan kursi, juga berwarna putih semuanya.
David Li dengan setelan jas putih, menggendong seorang wanita naik ke atas panggung, kemudian bersumpah dengan serius pada pendeta, seumur hidup tidak akan pernah berpisah dan meninggalkan, bersatu hati hingga maut memisahkan dengan wanita ini.
Seorang mayat, menjadi istri dari direktur perusahaan LS.
Pada hari pernikahan, semua orang hadir dalam pemakaman Bella.
Angin meniupkan tudung putih dari kepala Bella, David Li dengan lembut menahan tudung kepala dan bertanya, "Dingin tidak? Tahan sebentar ya, aku ingin semua orang tahu, baik itu hidup atau mati, kamu tetap merupakan istriku, David Li."
Setelah kakek David meninggal, beberapa pemegang saham perusahaan LS menjadi heboh dua hari ini, ada satu orang yang berkata, "Direktur Li, kamu menyelenggarakan pernikahan dengan seorang mayat, ini sangat memperburuk profil perusahaan kita! Jika sampai berita ini tersebar keluar, orang-orang akan bagaimana menilai perusahaan LS?!"
"Terserah mereka mau bagaimana melihatnya." David Li berkata dengan suram.
Pemegang saham masih tidak terima, "Tapi saham perusahaan kita telah menurun lima kali lipat, tentu saja tidak ada alasan lagi untuk membiarkan saham terus merosot turun ..."
"Alasan?" David Li berkata dengan wajah dingin, "Perusahaan LS sekarang akulah pemimpinnya, jadi aku adalah alasannya. Jika kalian ada ketidakpuasan, boleh kapanpun meninggalkan perusahaan LS."
Setelah perkataan ini keluar, tidak ada lagi yang berani berkata lagi.
Proses pernikahan cukup ribet, David Li mengikuti semua tradisi hingga proses berakhir, pernikahan yang seperti kekacauan ini akhirnya selesai juga.
Setelah para tamu bubar, Albert Zhou berjalan ke atas, lalu berkata dengan nada lelah, "Direktur, sudah sampai waktu kremasi yang dijanjikan dengan rumah duka."
David Li hanya merasa bahwa dirinya seperti sedang direndam dalam keasaman yang pekat, korosi yang kuat membuatnya tidak bisa bernapas, "... Masih ada berapa lama lagi?"
"Sekitar setengah jam, dari sini menuju rumah duka, juga paling tidak membutuhkan dua puluh menit."
David Li sedikit oleng, berusaha berdiri, "Tunggu sebentar lagi ya, sepuluh menit saja, biarkan aku berduaan dengan Bella sepuluh menit saja ..."
Asisten Albert tidak tega lagi terus mendesak, diam-diam pergi agak jauh, melepaskan kacamata, kemudian menghapus airmata.
David Li akhirnya karena kekuatan fisik sedang tidak kuat, memeluk mayat Bella duduk di pojokan di atas rumput, lalu berbisik-bisik di telinga Bella sehingga hanya bisa didengar oleh mereka berdua. Bella tetap saja tidak ada reaksi apapun, namun David Li sedikitpun tidak mempedulikan hal itu.
"Bella, kamu adalah satu-satunya istriku di kehidupan ini, aku telah membeli satu makam di komplek kuburan. Kamu tunggu aku di sana, setelah aku membereskan urusan perusahaan, setelah aku keluar dari penjara, lalu membayar semua hutangku padamu, aku akan pergi menemanimu."
David Li menaruh tangannya di atas perut Bella, mengelusnya dengan lembut seperti sehampar bulu, "Di sini pernah hamil dua kali anak kita, jika kamu bertemu mereka di sana, jangan katakan pada mereka, ayah mereka adalah aku. Tunggu sampai aku ke sana, akan kukatakan sendiri pada mereka, ayah mereka adalah bajingan yang tak termaafkan kejahatannya."
Sepuluh menit berlalu dengan cepat, Albert melihat jam, hanya bisa mendesak lagi, "Direktur, sudah tiba waktunya ..."
"Baik," David Li menghirup napas dalam, menggendong Bella dari atas tanah, "Albert ..."
"Direktur, aku ada di sini."
David Li menyerahkan orang dalam pelukannya kepada Albert, "Kamu bantu antarkan Bella sampai pada perjalanan terakhirnya, aku benar-benar tidak ingin melihat dengan mata kepala sendiri ... Dia dimasukkan dalam ..."
Albert menjawab dengan susah, "... Baiklah."
***
Setelah hari itu, perusahaan LS tetap beroperasi seperti biasanya, prestasi semakin gemilang, saham terus meroket, pemegang saham yang sebelumnya memiliki ketidaksetujuan semuanya terdiam, tiada henti menghitung uang.
Hanya dalam waktu tiga bulan, David Li membuat lagi keajaiban bisnis yang baru, di sampingnya pun selalu terdapat poselen hijau berisi abu, yang tidak pernah ditinggalkannya.
Albert mengetuk pintu, setelah mendapat persetujuan, ia masuk ke dalam, "Direktur, orang dari agensi detektif pribadi telah datang."
David Li meninggalkan pekerjaannya lalu mengangguk, "Suruh mereka masuk."
Orang dari agensi detektif pribadi sudah beberapa kali berkomunikasi melalui email, hanya mengangguk kepala berarti salam lalu langsung masuk ke dalam inti masalah, "Direktur, masalah yang Anda perintahkan untuk kami selidiki, sudah ada hasilnya."
Novel Terkait
My Tough Bodyguard
Crystal SongWahai Hati
JavAliusBeautiful Lady
ElsaMi Amor
TakashiCinta Adalah Tidak Menyerah
ClarissaYou're My Savior
Shella NaviBaby, You are so cute
Callie WangMy Cold Wedding×
- Bab 1 Pernikahan Yang Hancur
- Bab 2 Tidak Mau Bercerai, Saya Hanya Bisa Membiarkan Dirinya Kehilangan Pasangannya
- Bab 3 Sepertinya Perkataan Saya Tidak Kamu Ingat Dengan Baik
- Bab 4 Kamu Menggangap Saya Tidak Berani Membunuhmu?
- Bab 5 Musuh Yang Tidak Dapat Di Kalahkannya
- Bab 6 Derita yang Dia Rasakan Harus Kamu Rasakan Juga
- BAB 7 Tidak Punya Jalan untuk Melarikan Diri
- Bab 8 Asalkan Bisa Menyelamatkan Satu Nyawa
- Bab 9 Harga Dirinya Terjual
- Bab 10 Ini Adalah Takdir Wanita
- Bab 11 Orang Lain Tidak Menginginkanmu, Tetapi Aku Menginginkanmu
- Bab 12 Gimana Jika Dia Benar-benar Mati?
- Bab 13 Berikan Kompensasi Anqila Pada Cindy
- Bab 14 Kebeneran Berdarah
- Bab 15 Melihat Ke Belakang
- Bab 16 Mengapa Kamu Tidak Bisa Mempercayaiku, Meskipun Hanya Sekali?
- Bab 17 Aku akan Memenuhinya dalam Waktu Satu Hari
- Bab 18 Diluar Kebenaran
- Bab 19 Aku Tidak Membunuh
- Bab 20 Kehidupan Di Penjara
- Bab 21 Video Pengawasan
- Bab 22 Pertempuran Pertama
- Bab 23 Dia Tidak Mengecewakanku, Rupanya Cukup Ganas
- Bab 24 Kita Akan Bertemu Lagi
- Bab 25 Kehidupan Yang Berantakan
- Bab 26 Kenyataan Memaksaku Untuk Menjadi Cuek
- Bab 27 Kehangatan yang Lama Tak di Rasakan
- Bab 28 Besok Kita Cerai
- Bab 29 Bukannya Aku Tak Pernah Berusaha
- Bab 30 Aku Tak Melihat Apapun
- Bab 31 Sahabat Wanita Yang Antusias
- Bab 32 Aku Sudah Cukup Dipermalukan
- Bab 33 Gosip Yang Merajalela Di Dunia Maya
- Bab 34 Kamu Ada Bukti Apa Berani Mengatainya
- Bab 35 Aku Menunggu Surat Pengadilanmu
- Bab 36 Grup A dan B
- Bab 37 Karyawan Sementara
- Bab 38 Masih Ingat Impianku Waktu Kecil?
- Bab 39 Kamu Tidak Aman Sendirian
- Bab 40 Masalah Reputasi Individu
- Bab 41 Siapa Bilang Kamu Tidak Mampu Membelinya
- Bab 42 Jelas Jelas Aku Sedang Memarahimu
- Bab 43 Keputusan Bukan Ditangannya
- Bab 44 Bahaya Ketika Mabuk
- Bab 45 Keluar Dari Mulut Harimau
- BAB 46 Rahasia ANQILA
- Bab 47 Bella, Kemari!
- Bab 48 Meskipun Aku Dijual, Aku Juga Tidak Akan Mau Uangmu
- Bab 49 Kalau Begitu Tidak Usah Cerai
- Bab 50 Aku Bukanlah Anqila
- Bab 51 Pesta Makan Menjelang Perceraian
- Bab 52 Sepertinya Ia Tidak Terburu-buru Untuk Bercerai
- Bab 53 Kamu yang Paling Mengerti Dia
- Bab 54 Ide Yang Cukup Bagus
- Bab 55 Aku Memiliki Cara untuk Menangkapmu Kembali
- Bab 56 Tangan Mana yang Menyentuhnya?
- Bab 57 Selera Yang Aneh
- Bab 58 Sengaja Mempersulit
- Bab 59 Spesifikasi Bercerai
- Bab 60 Bersiap Untuk Pergi Keluar Negeri
- Bab 61 Dia Sedang Mandi, Ada Perlu Apa, Sampaikan Saja Padaku
- Bab 62 Uangnya, Anggap Saja Aku Yang Meminjamnya Darimu
- Bab 63 Bella Akan Kembali Kujaga
- Bab 64 Mungkinkah Hamil?
- Bab 65 Lahir Kalau Memang Ada
- Bab 66 Masyarakat Di Kota Ini Bermain
- Bab 67 Apakah Kamu Merasa Sekotor Itu?
- Bab 68 Panggil Saya Suamimu
- Bab 69 Karena Sudah Tidak Peduli, Baru Bisa Sesadis Ini
- Bab 70 Masa Lampau Itu
- Bab 71 Selamat Tinggal,David
- Bab 72 Perceraian
- Bab 73 Petemuan Ini Seperti Takdir
- Bab 74 Kenapa Tidak Berani Melihatku
- Bab 75 Menjadi Kekasihku
- Bab76 Dia Tidak Punya Kaki Sampai Harus Di Antar?
- Bab 77 Aku Memberikanmu Satu Kali Kesempatan Untuk Mencintaiku
- Bab 78 Dijual Ke David
- Bab 79 Hanya Menyampaikan Ini, Jaga Diri Dengan Baik
- Bab 80 Perjodohan
- Bab 81 Adegan Familiar
- Bab 82 Petani Dan Ular
- Bab 83 Ini Hanya Kompensasi
- Bab 84 Mulai Sementara
- Bab 85 Menjalankannya Bersama Akan Ada Hasil
- Bab 86 Bella, Jalan Kita Masih Panjang
- Bab 87 Anak Tidaklah Bersalah
- Bab 88 Jika Ini Semua Bukanlah Cinta
- Bab 89 Kakak Ipar
- Bab 90 Identifikasi Orang Tua-Anak
- Bab 91 Kamu Hanya Menganggap Saya Masa Lalu
- Bab 92 Lagu Ulang Tahun
- Bab 93 Bersama Dalam Kesulitan
- Bab 94 Saya Tidak Bilang Selesai
- Bab 95 Willy
- Bab 96 Kita Menikah Kembali
- Bab 97 Atas Dasar Wanita Saya
- Bab 98 Balas Dendam Cindy
- Bab 99 Aku Tidak Taruhan Dengan Orang Gila
- Bab 100 Apakah Kamu Pernah Mencintaiku?
- Bab 101 Hanya Bisa Memilih Satu
- Bab 102 Aku Adalah Bajingan
- Bab 103 Aku Tahu Kamu Tidak Mencintai Aku
- Bab 104 Mimpi Besar Dan Belum Tersadar
- Bab 105 Berakting
- Bab 106 Bella, Aku Datang Mencarimu
- Bab 107 Jangan Usir Aku
- Bab 108 Pertunjukkan dari Ketiga Laki-laki
- Bab 109 Konfrontasi Kamar Mandi
- Bab 110 Bajingan Kecil
- Bab 111 Mesin Cuci Yang Kesepian
- Bab 112 Ibu-Anak Anti-View
- Bab 113 David Adalah Lelakiku
- Bab 114 Jika Kamu Tak Buka, Aku Yang Bantu Membukanya
- Bab 115 Kejujuran
- Bab 116 Aku Pasti Bisa Membawamu Ke Puncak
- Bab 117 Harga Diriku Melarangku Mengulangi Kesalahan Yang Sama
- Bab 118 Kembalilah, Ya?
- Bab 119 Menikah Dengan Sekali Lagi
- Bab 120 Kita Menikah Saja
- Bab 121 Tidak Bisa Berhasil Belajar
- Bab 122 Gembi Gu Dalam Bahaya
- Bab 123 Aku Ingin Kamu dengan Senang Hati Menikah Denganku
- Bab 124 Mulai Hari Ini, Kamu Harus Selalu Berada di Sampingku
- Bab 125 Hutang Wanitaku, Biar Aku Yang Membayarnya
- Bab 126 Keadaan Yang Baik
- Bab 127 Semua Ini Karena Sup Ayam
- Bab 128 Di Antara Kita Mana Ada Lagi Hubungan Keluarga Yang Bisa Dianggap
- Bab 129 Kebenaran Yang Tersembunyi dan Terlihat
- Bab 130 Akulah Alasannya
- Bab 131 Ucapan Buruk Yang Menjadi Nyata
- Bab 132 Menggoda
- Bab 133 Mengulang Trik Lama
- Bab 134 Aku Pernah Mencintaimu
- Bab 135 Bawa Aku Pergi
- Bab 136 Ayuk Ke Pantai
- Bab 137 Pembunuh
- Bab 138 Melarang
- Bab 139 Pergilah, Aku Membiarkanmu Pergi
- Bab 140 Kecepatan Hidup dan Mati
- Bab 141 Kali Ini, Giliranku Yang Menunggumu
- Bab 142 Patah Hati
- Bab 143 Aku Sangat Merindukanmu
- Bab 144 Aku Hanya Mau Satu Jawaban
- Bab 145 Memulai Kehidupan Baru
- Bab 146 Negara Asing
- Bab 147 Jika Suatu Hari Nanti Aku Bisa Melupakannya
- Bab 148 Tom
- Bab 149 Di Dunia Ini, Mana Ada Begitu Banyak
- Bab 150 Ditakdirkan Bersama tapi Terpisah oleh Lautan
- Bab 151 Selamat Tinggal yang Tidak Bisa Terucapkan
- Bab 152 Aku Membencinya, Aku Mencintainya
- Bab 153 Reinkarnasi Kehidupan
- Bab 154 Aku Akan Membayarnya dengan Segala Milikku
- Bab 155 Kembali ke Negeri Asal
- Bab 156 Berpapasan yang Terlewatkan
- Bab 157 Jika Suatu Hari Aku Membohongimu
- Bab 158 Eric Lee
- Bab 159 Dia Adalah Sumber Segala Ketakutanku
- Bab 160 Jangan Menolakku Ya
- Bab 161 Pada Akhirnya Kembali Bertemu
- Bab 162 Kamu Masih Membenciku
- Bab 163 Bintang di Langit, Dia di Hati
- Bab 164 Hanya Masa Lalu
- Bab 165 Tidak Ada Satupun Yang Bisa Dibandingkan Dengannya
- Bab 166 Aku Hanya Ingin Berbuat Baik Kepadamu
- Bab 167 Menebus Kesalahan
- Bab 168 Hebat
- Bab 169 Pengajaran Berkualitas
- Bab 170 Hai Orang Asing
- Bab 171 Mengadu Kecerdasan dan Keberanian
- Bab 172 Masih Ada Berapa Lama Waktu Dihabiskan Untuk Merasa Kesal
- Bab 173 Kapitalis Jahat
- Bab 174 Hati Kecil
- Bab 175 Keangkuhan, Fanatik, Sok Berkuasa, dan Tidak Gampang Menyerah
- Bab 176 Tuan Kelima
- Bab 177 Identitas Nino
- Bab 178 James-- Pahlawan Tanpa Tandingan
- Bab 179 James Pahlawan tiada tanding
- Bab 180 James-- Pahlawan Tanpa Tandingan (3)
- Bab 181 James Tang Ekstra - Pahlawan Yang Tidak Ada Bandingannya
- Bab 182 James Tang Ekstra - Pahlawan Yang Tidak Ada Bandingannya (5)
- Bab 183 James Tang Ekstra - Pahlawan Yang Tidak Ada Bandingannya (6)
- Bab 184 James Tang Ekstra - Pahlawan Yang Tidak Ada Bandingannya (7)
- Bab 185 James Tang Ekstra - Pahlawan Yang Tidak Ada Bandingannya (8)
- Bab 186 Karnaval Terakhir
- Bab 187 Pertaruhan Hidup
- Bab 188 Biar Aku yang Menemanimu Mati
- Bab 189 Jangan Tanya Tentang Masa Depan
- Bab 190 Epilog
- Bab 190 Epilog (2)
- Bab 191 Epilog (Benar) (1)
- Bab 191 Epilog (Benar) (2)
- Bab 192 Bagian Ekstra 一 Kehidupan Setelah Pernikahan (1)
- Bab 192 Bagian Ekstra 一 Kehidupan Setelah Pernikahan (2)
- Bab 193 Wawancara Suami Istri
- Bab 194 Bagian Ekstra James Tang —— Pahlawan Hebat (7)
- Bab 195 Bagian Ekstra James Tang —— Pahlawan Hebat (8)
- Bab 196 Bagian Ekstra James Tang —— Pahlawan Hebat (9)